cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
Strategi Pilihan Bahasa Pengusaha Industri di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Apriliyani, Nurul; Rokhman, Fathur
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.124 KB)

Abstract

Pelaku industri di Kecamatan Ajibarang tidak hanya melakukan hubungan bisnis dengan pelaku industri setempat, tetapi juga dengan pelaku industri dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Fenomena yang terjadi akibat interaksi bisnis tersebut tidak sekadar menggunakan bahasa sehari-hari untuk berinteraksi dengan mitra bisnisnya. Pelaku industri membutuhkan strategi dalam berinteraksi. Salah satu strategi yang dikuasai oleh pengusaha adalah strategi pemilihan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah menemukan wujud pilihan bahasa, strategi pilihan bahasa, dan mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa pengusaha industri di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan wawancara. Dalam melakukan teknik wawancara diterapkan teknik sadap sebagai teknik dasarnya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif. Berdasarkan hasil analisis data wujud pilihan bahasa pengusaha industri berupa 1) tunggal kode, 2) alih kode, dan 3) campur kode. Strategi pilihan bahasa yang digunakan oleh pengusaha Industri adalah 1) strategi memberikan penghormatan pada mitra tutur, 2) memberikan pilihan, 3) memperlihatkan keinginan penutur, 4) memberikan informasi secara tidak langsung, 5) menunjukan sikap pesimis pada mitra tutur, 6) memberi pujian pada mitra tutur, 7) memberikan dukungan, 8) memaksa dengan kalimat retoris, 9) mendramatisasikan peristiwa, dan 10) meyakinkan mitra tutur dengan sikap optimis. Faktor yang melatarbelakangi strategi pilihan bahasa adalah 1) untuk keakraban, 2) usia (mitra tutur lebih muda), 3) pengguna bahasa daerah yang sama, 4) kesetaraan kedudukan, 5) perubahan topik, 6) untuk mencapai tujuan, 7) penyesuaian bahasa, 8) penegasan, 9) keterbatasan kosakata, dan 10) penggunaan kosakata khusus.Various types of industries in this area, for example: tile industry, wood, sugar, poultry, and tofu. The businessman in Ajibarang not only do business relationship with local industry, but also with industry from various regions in Central Java. The industry players should have a strategy language selection. Language selection strategy carried out by industry players in Ajibarang not yet known, it is necessary to do further research. The purpose of this study is to found that the form of the language selection, find the language selection strategy and to identify the factors that underlying the language selection of  industrialists in Ajibarang district of Banyumas regency. Data collected by methods refer to. In conducting the methods refer to, applied the technique of tapping as the basic technique. Data was analyzed using the interactive model. Based on the result of data analysis, it was found that the form of language selection found were: 1) a single code, 2) over the code, and 3) mixed code. The strategy of  language selection in interaction that conducted by the industrialists: 1) Strategy paid tribute to the hearer, 2) giving selection, 3) shows the speakers desire, 4) giving information indirecctly, 5) shows pessimism on the interlocutors, 6) giving praise to interlocutors, 7) giving support, 8) forcing the rhetorical sentence, 9) dramatize events, and  10) reassure the interlocutors with optimistic attitude. Factors that underlying the language selection strategy 1) to familiarity, 2) age (opponents said the younger), 3) the use of traditional language, 4) equity position, 5) changes topic, 6) to reach the goal, 7) language adaptation, 8) confirmation, 9) limitation vocabulary, 10) the use of special vocabulary.
Pengembangan Bahan Ajar Membaca Sastra Legenda Bermuatan Kearifan Lokal Berbahasa Jawa Nisa, Hany Uswatun; Supriyanto, Teguh
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.264 KB)

Abstract

Bahan ajar merupakan komponen penting yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran. Bahan ajar yang baik dapat membantu peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi. Sumber bahan ajar yang dipilih guru ada kecendrungan dititikberatkan hanya ada satu bahan ajar. Padahal banyak pilihan sumber bahan ajar yang digunakan. Pembelajaran membaca sastra legenda merupakan salah satu kompetensi dasar dalam kurikulum mata pelajaran bahasa Jawa pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VIII. Kenyataannya, belum banyak buku mengenai membaca sastra legenda. Maka dari itu, perlu pengembangan bahan ajar membaca sastra legenda. Penelitian ini dilandasi oleh pentingnya bahan ajar sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran, dan pentingnya muatan kearifan lokal dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar membaca sastra legenda yang bermuatan  kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) yang direduksi hanya sampai pada proses uji keefektifan. Adapun hasil penelitian ini berupa bahan ajar membaca sastra legenda yang bermuatan kearifan lokal yang telah memenuhi kelayakan sebagai buku. Berdasarkan hasil uji keefektifan, bahan ajar  ini efektif digunakan dengan bukti data uji t sebesar 10,546 dan tingkat signifikansi 0,000.One of most important components on the process of learning is that the existence of corse module which it is very valuable for the teacher. An appropriate course module helps students to understand deeper some competences of the study. Theachers are focused to the only course module. Although, there are many choices about the course modules themselves. Reading legend literature competence is one of appropriate course competence of the teacher in teaching Javanese toward eight grades Junior High School students . In fact, there are no books about it yet. This study is based on the importance of books enrichment as supporting successful learning , the importance of local wisdom charge , and the importance of a scientific approach to learning . This study aims to produce books enrichment read text -laden observations report the values ​​of local wisdom by using a scientific approach . The method used is research and development ( R & D ) is reduced only to the effectiveness of the testing process . The results of this study in the form of books read text enrichment -laden observations report the values ​​of local wisdom that has met the eligibility as a book . Based on the results of testing the effectiveness , book this enrichment effectively used with data evidence amounted to 10.546 t test and a significance level of 0.000.
Citra Publik Presiden Republik Indonesia pada Pemberitaan di Harian Suara Merdeka, Tabloid Tempo, dan Harian Republika : Kajian Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough Assidik, Gallant Karunia; Santoso, B.Wahyudi Joko
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.589 KB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah (a) mendeskripsikan dimensi tekstual, (b) memaparkan praktik wacana, dan (c) memaparkan dimensi sosiobudaya dari pemberitaan Harian Suara Merdeka, Tabloid Tempo, dan Harian Republika dalam membentuk citra presiden.Pendekatan penelitian yang digunakan meliputi pendekatan metodologis dan teoretis. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teoretis Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough. Ada tiga tahap analisis yang digunakan, yakni deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Data penelitian ini adalah penggalan wacana pemberitaan tentang Presiden Republik Indonesia dalam rentang masa penerbitan bulan November 2015 hingga Januari 2016. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, Harian Suara Merdeka lebih mengarah ke pembentukan citra positif bagi Presiden, dengan persentase citra positif 51,35%. Harian Republika juga condong ke pembentukan citra positif Presiden, melalui persentase 58,3%. Adapun Tabloid Tempo 66,67% condong ke pembentukan citra negatif bagi Presiden. Kedua, analisis praktik kewacanaan dipusatkan pada bagaimana teks diproduksi dan dikonsumsi. Harian Suara Merdeka, Harian Republika, dan Tabloid Kompas memiliki pertimbangan khusus dalam pemilihan isu yang akan disajikan kepada pembaca setiap harinya. Produksi teks berhubungan erat dengan ideologi wartawan dan tindakan yang hendak dicapai. Ketiga, teks berita yang diproduksi media dipengaruhi oleh teks, praktik wacana, dan praktik sosiokulturalThe focus of this study were (a) describe the textual dimension, (b) exposing the practice of discourse, and (c) exposing the sociocultural dimension of the preaching of Suara Merdeka, Tabloid Tempo and Republika newspaper in shaping the image of the president.The approach used in this study include the methodological and theoretical approaches. The methodological approach used is qualitative descriptive theoretical approaches Critical Discourse Analysis (AWK) Norman Fairclough. There are three stages of analysis used, the description, interpretation and explanation. This research data is a fragment of discourse proclamation of President of the Republic of Indonesia in the issuance of period November 2015 to January 2016.Based on research, obtained the following results. First, Suara Merdeka leads to the formation of a positive image for the President, with the percentage of 51.35% positive image. Republika newspaper also inclined to the formation of a positive image of the President, with the percentage of 58.3%. The Tabloid Tempo 66.67% incline to the formation of a negative image for the President. Second, the analysis of discourse practice focused on how the text is produced and consumed. Suara Merdeka daily, Republika and Kompas Tabloid has a special consideration in the selection of issues to be presented to the readers every day. Text production is closely linked to the ideology of journalists and actions to be achieved. Third, the text of the news produced media influenced by the text, discourse practice and socio-cultural practices.
Pengembangan Buku Pengayaan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi yang Bermuatan Kearifan Lokal untuk Peserta Didik Kelas X SMA Septarianto, Tomi Wahyu; Subyantoro, Subyantoro
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.494 KB)

Abstract

Pengembangan buku pengayaan merupakan salah satu inovasi dalam pembelajaran. Buku pengayaan menulis teks laporan hasil observasi dikembangkan atas persepsi kebutuhan peserta didik dan guru, serta ketersediaan buku pengayaan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kebutuhan pengembangan buku pengayaan, menyusun prinsip-prinsip buku pengayaan, menyusun prototipe buku pengayaan, dan menguji keefektifan buku pengayaan tersebut dalam skala terbatas. Muatan kearifan lokal diberikan pula guna menggugah kesadaran peserta didik untuk lebih mencintai budayanya. Muatan nilai-nilai kearifan lokal diintegrasikan dalam teks-teks yang terdapat dalam buku pengayaan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dari Borg and Gall. Langkah penelitian Borg and Gall diadaptasi menjadi tiga tahap, yakni penelitian, pengembangan, dan pengujian. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil angket kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan peserta didik yang selanjutnya disusun menjadi prinsip-prinsip pengembangan buku. Prinsip-prinsip tersebut meliputi prinsip pengorganisasian isi, penyajian materi, bahasa dan keterbacaan, serta grafika. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di kelas X-MIPA10 SMA Negeri 1 Semarang menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi yang bermuatan kearifan lokal. Uji t hitung = 11,010, sedangkan t tabel  = 2,00. Artinya t hitung > t tabel. Maka dapat dikatakan produk tersebut efektif.The development of enrichment books are one of the innovations in learning. Enrichment book in writing a  report text of observation result was developed on the perception of the needs of learners and teachers, as well as the availability of books enrichment inadequate. This study aims to describe the development needs enrichment books, compiling principles of enrichment books, prepare a prototype book enriching, and test the effectiveness of the enrichment books on a limited scale. Payload local wisdom given also to raise awareness of students to love the culture. Payload values ​​local knowledge are integrated in the texts contained in the book of enrichment. This study research design Research and Development (R & D) from Borg and Gall. Borg and Gall research step was adapted into three stages: research, development, and testing. The results of this study are based on the results of questionnaires enrichment guide development needs as perceived by teachers and learners which then compiled into a book development principles. Such principles include the principle of organizing the content, presentation material, language and legibility, and graphics. Effectiveness test results done in class X-MIPA10 SMAN 1 Semarang showed no increase in the average value of pretest and posttest learning to write text-laden report on the observation of local wisdom. Test t = 11.010, while t table = 2.00. This means that t> t table. So we can say the product is effective.
Pengembangan Model Pembelajaran Kuantum Simulatif untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik SMP Hadi, Sholihul; Rustono, Rustono
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.143 KB)

Abstract

Kemampuan berbicara peserta didik SMP masih rendah meskipun beberapa model pembelajaran telah diterapkan dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Hal itu diharapkan dapat diatasi dengan penggunaan model pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi kebutuhan model pembelajaran keterampilan berbicara menurut peserta didik dan guru, menyusun model pembelajaran, dan menguji keefektifan model pembelajaran tersebut dalam skala terbatas. Model pembelajaran yang diteliti adalah model pembelajaran kuantum simulatif yang berbantuan permainan monopoli. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Pengembangan model dilakukan melalui tahap pendahuluan, pengembangan, uji coba, dan sosialisasi produk. Hasil  uji  keefektifan  yang  dilakukan  di  kelas  VIII SMP Kesatrian 2 Semarang menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara  nilai rata-rata kelompok kontrol dan eksperimen pada pembelajaran keterampilan berbicara. Uji t hitung = 15,6710, sedangkan t tabel = 1,991. Artinya t hitung > t tabel. Oleh karena itu, dapat dikatakan produk tersebut efektif. The speaking ability of learners in SMP remains low despite some learning model has been applied in learning of  speaking. It is expected to be overcome by the use of more effective learning model. This research aims to describe the needs of model development needs,   to create a model of learning, and and test the effectiveness of the learning model on a limited scale. The learning model researched is simulative quantum learning model which aided monopoly game. The type of research is research and development (R & D). Development of the model is done through the preliminary stage, development, testing, and socializing product. Effectiveness test results done in class VIII SMP Kesatrian 2 Semarang showed that there was significant difference between the average value of the control group and experimental. Test t = 15.6710, while t table = 1.991. This means that t > t table. Therefore, it can be said that product effectively.
Pandangan Harian Suara Merdeka dalam Konflik KPK vs Polri Jilid II: Analisis Wacana Kritis pada Tajuk Rencana Wasono Aji, Endro Nugroho; Rokhman, Fathur
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.098 KB)

Abstract

KPK dan Polri merupakan lembaga penegak hukum di Indonesia, tetapi beberapa kali keduanya justru mengalami konflik. Konflik dua lembaga penegak hukum ini tidak lepas dari sorot pemberitaan, baik koran lokal maupun nasional. Suara Merdeka sebagai korannya Jawa Tengah juga ikut memberitakan konflik tersebut. Tujuan penelitian adalah mengungkap pandangan harian Suara Merdeka dalam konflik KPK vs Polri jilid II dengan menggunakan analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang secara simultan mengkaji: teks-teks bahasa baik lisan maupun tulisan; praktik kewacanaan; dan praktik sosiokultural. Data penelitian ini berupa penggalan wacana yang diambil dari teks tajuk rencana yang dimuat di dalam harian Suara Merdeka. Pandangan harian Suara Merdeka yang tercermin dari penggunaan kosakata dalam tajuk rencana cenderung berpihak pada institusi KPK. Hal itu tampak pada penggunaan pola klasifikasi, kosakata yang diperjuangkan secara ideologis, metafora, dan relasi makna. Dengan demikian, pandangan harian Suara Merdeka dalam hal pemberitaan konflik KPK vs Polri jilid II cenderung tidak objektif.KPK and Polri are law enforcement institutions, but both several times just had conflict. Conflict between the two law enforcement agencies could not be ignored by local and national higlight newspapers. A newspaper in central Java, Suara Merdeka, also highlighted the conflict. This article studied how Suara Merdeka view in conflict between KPK and Polri volume II used critical discourse analysis model of Fairclough. Based on text description, vocabulary used in editorial tend on KPK side. Therefor, Suara Merdeka view in the conflict between KPK and Polri volume II was not objektive.
Konstruksi Realitas Seratus Hari Pertama Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla di Media Online: Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough Hasanah, Alif; Mardikantoro, Hari Bakti
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.263 KB)

Abstract

Tugas utama media massa adalah mengonstruksi realitas. Konstruksi realitas di media massa direpresentasikan melalui penggunaan kosakata dan gramatikal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wujud konstruksi realitas seratus hari pertama pemerintahan Jokowi-JK yang tercermin secara terkstual di media online Detik.com, Kompas.com, dan Republika Online. Metode pengumpulan data dalam penelitian yaitu metode simak dan metode pustaka. Adapun metode analisis data yang digunakan mengacu pada kerangka analisis wacana kritis Norman Fairclough yang mencakup deskriptif, interpretatif, dan eksplanatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks-teks berita seratus hari pertama pemerintahan Jokowi-JK menampilkan Jokowi sebagai presiden yang ingkar janji, presiden yang dikendalikan oleh partai politik pendukung, dan presiden yang berani dan tegas. Secara tekstual ketiga media online tersebut merepresentasikan kepemimpinan Jokowi dengan menggunakan kosakata dan gramatikal yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Perbedaaan penggunaan kosakata dan gramatikal berimpilikasi pada pada perbedaan orientasi penggunaan bahasa oleh media online Detik.com, Kompas.com, dan Republika Online. Wujud konstruski realitas seratus hari pertama pemerintahan Jokowi-JK dapat diamati melalui teks-teks berita yang dimuat oleh media online Detik.com, Kompas.com, dan Republika Online. Melalui teks-teks berita tersebut, Jokowi ditampilkan sebagai presiden yang ingkar janji, presiden yang dikendalikan oleh partai politik, dan presiden yang berani dan tegas. Namun, Peran bahasa di media online Detik.com cenderung mengubur dan mengaburkan realitas. Berbeda dengan Kompas.com yang menggunakan bahasa untuk mengkritisi tetapi sekaligus juga membela Presiden Jokowi. Peran bahasa di Republika Online juga berbeda dengan kedua media online sebelumnya. Republika Online menggunakan bahasa untuk mengkritisi dan memperjelas realitas, sekaligus juga untuk menunjukkan sikap oposisionalnya terhadap pemerintahan Jokowi-JK.The main task of mass media is to construct reality. Reality construction in mass media is presented through the use of vocabularies and grammar. The aim of this study is to analyze the pattern of reality construction of the first 100 days of Jokowi-JK administration textually reported in some online media (Detik.com, Kompas.com, and Republika.com). The method of data collection is observation and literature review whereas the data method analysis used refers to Norman Fairclough critical discourse analysis covering description, interpretation, and explanation. The study found that textual news of the first 100 days of Jokowi-JK government shows that Jokowi is a liar president and is fully controlled by his supporting political party, but he is strict and a risk taker.
Dimensi Ekonomi, Politik, dan Ideologi pada Artikel-Artikel di Media Massa Cetak Jawa Pos dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis Supriyadi, Supriyadi; Zulaeha, Ida
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.028 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengungkap dimensi ekonomi, politik, dan ideologi yang terdapat pada media massa cetak Jawa Pos dalam perspektif analisis wacana kritis. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut digunakan metode kualitatif untuk mengunkapkapnya. Sumber datanya adalah artikel-artikel ekonomi, politik, dan ideologi dan data berpa segmen-segmen dari artikel-artikel ekonomi, politik, dan ideologi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa (a) ekonomi politik media dalam kajian media secara luas digunakan untuk mengkaji ekonomi, politik, dan ideologi dalam perspektif analisis wacana kritis, (b) sebagai sebuah konstruksi, media masa cetak dalam hal ini Jawa Pos sering merepresentasikan kepentingan ekonomi, politik, dan ideologi tertentu, (c) analisis wacana kritis menjadi salah satu model penting untuk melakukan kegiatan analisis keterkaitan antara realitas, ekonomi, politik, dan ideologi secara berturutan, dan kombinasi keilmuan secara interdisipliner antara teori kritis, teori linguistik kritis, dan (d) teori ekonomi politik dapat dimanfaatkan untuk menganalisis bagaimana kepentingan ekonomi, politik, dan ideologi memainkan peranan dalam penerbitan media, termasuk media massa catak dalam hal ini media masa cetak Jawa Pos.This study was conducted to reveal of the economic, politic, and ideology contained in Jawa Pos mass media in perspective of critical discourse analtsis. In order to achieve these objectives used qualitative method to reveal. Data source was the articles of economic, politic, and ideology and research data was segments got from the articles of economic, politic, and ideology. Data analysis technique was qualitative technique. Based on the results of the research saw that (a) the political economy of media in media studies were widely used to assess the economic, politic, and ideology perspective of critical discourse analysis, (b) as a construction, in this case of Jawa Pos mass media often represent the interests of economic, politic, and ideology particular, (c) critical discourse analysis be one of important models for conducting the analysis of the relationship between reality, economic, politic, and ideology, respectively, and (d) the combination of knowledge in an interdisciplinary manner between critical theory, the theory of critical linguistics, and the theory of political economy can be used to analyze how is economic interest, politic, and ideology play a role in the publishing of media, including Jawa Pos mass media in this case.
Inferioritas Tokoh Perempuan dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy Alimatussa’diyah, Alimatussa’diyah; Nuryatin, Agus
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.771 KB)

Abstract

Habibburrahman El Shirazy merupakan seorang novelis muslim yang terkenal di Indonesia. Salah satu karya Habibburrahman El Shirazy yang fenomenal adalah novel Bumi Cinta, (2010). Pendekatan yang digunakan adalah feminisme. Pendekatan feminisme dalam kajian sastra sering dikenal dengan kritik sastra feminisme. Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian kulitatif. Data berasal dari penggalan-penggalan teks dari novel Bumi Cinta berupa kata, kalimat, atau dialog. Hasil penelitian berupa (1) gambaran tokoh utama perempuan yang direpresentasikan pengarang dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. (2) Inferioritas yang dialami tokoh perempuan dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. (3) Kompensasi yang dilakukan tokoh perempuan dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. (4) kajian feminis terhadap tokoh perempuan dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Kesimpulan yang dapat diambil adalah (1) gambaran tokoh perempuan yang direpresentasikan pengarang melalui dimensi fisiologis, dimensi psikologis, dan dimensi sosiologis menggunakan cara langsung dan tidak langsung. (2) Inferioritas yang dialami tokoh perempuan disebabkan faktor intern (dalam diri) dan faktor ekstern berupa kekerasan yang dialami tokoh perempuan.  (3) Kompensasi yang dilakukan tokoh perempuan berupa kompensasi menarik diri dan agresif. (4) Kajian dari segi feminis menunjukkan masih adanya dominasi dari tokoh laki-laki terhadap tokoh perempuan.Habibburrahman El Shirazy is a famous Muslim novelist in Indonesia. One of Habibburrahman El Shirazy's phenomenal works are the novel Bumi Cinta, (2010) . The approach used is feminism. The approach from feminism in literary studies is often known as the critique of feminist literature. This research includes skin research. The data comes from text fragments of the Earth Love novel by words, sentences, or dialogues. The results of the study are (1) the description of the main female characters represented by the author of the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. (2) The inferiority experienced by female characters of the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. (3) Compensation by female characters of the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. (4) feminist studies of female characters of the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. The conclusions can be drawn are (1) the image of female characters represented by the author of physiological dimensions, psychological dimension, and sociological dimension using direct and indirect way. (2) The inferiority experienced by women figures is due to internal factors and external factors in the form of violence experienced by women figures. (3) Compensation by female figures of the form of compensation withdraws and aggressive. (4) Feminist studies to indicate the dominance of male characters of female characters.
Perilaku Berbahasa Pengembang Perumahan, Pengelola Hotel, dan Pengelola Toko Rizkiansyah, Rio Anugrah; Rustono, Rustono
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.913 KB)

Abstract

Wujud perilaku berbahasa dan faktor yang melatarbelakangi sikap bahasa mencerminkan sikap bahasa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) menganalisis perilaku berbahasa pengembang perumahan, pengelola hotel, dan pengelola toko dan (2) mengevaluasi kecenderungan sikap bahasa pengusaha ke arah tertentu. Penelitian ini menggunakan teori sosiolinguistik, sikap bahasa, bahasa bisnis, pedoman pengindonesiaan kata dan istilah asing, dan cara penggunaan istilah asing. Hasil penelitian ialah (1) wujud perilaku berbahasa pengembang perumahan, pengelola hotel, dan pengelola toko dikonstruksi tiga komponen, yaitu komponen kognitif, komponen afektif, dan komponen konatif dan (2) kecenderungan sikap bahasa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa identitas dan prestise, sementara itu, faktor eksternal berupa kebutuhan penamaan menyesuaikan lokasi. Temuan penting dari penelitian ini ialah wujud perilaku berbahasa dan faktor yang melatarbelakangi sikap bahasa mempengaruhi sikap bahasa pengembang perumahan, pengelola hotel, dan pengelola toko. Hasil penelitian bermanfaat untuk menambah khazanah ilmu sosiolinguistik terutama yang berkaitan dengan sikap bahasa.Form of language behavior and factor of language attitude reflect language attitude of entrepreneur. The purpose of this study is (1) analyze instances of enterpreneur’s language act and (2) evaluate factors of language attitude that inclined to one side. This study used sosiolinguistic theory, language attitude theory, language business theory, word and technical foreign word reserving orientation, and foreign word used method. The results of the study are (1) the instance of language attitude which were found in the enterpreneur writing and spoken speech are 1) cognitive component, 2) affective component, and 3) conative component and (2) the factors that influenced the language attitude are internal and external factor. Internal factors are identity and prestige. Furthermore, the external factor are name based location. The invention of this research are form of language behavior and factor of language attitude that reflect language attitude of entrepreneur. The results of this research have benefit to increase knowledge of sosiolinguistic.

Page 9 of 58 | Total Record : 576


Filter by Year

2012 2023