FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Jurnal Fibonacci Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Articles
190 Documents
PENGGUNAAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING UNTUK ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA FIP UMJ
Ririn Widiyasari;
Mutiarani Mutiarani
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 2 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1095.214 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.3.2.147-160
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara cara belajar, fasilitas belajar dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa, serta faktor mana yang paling berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 192 mahasiswa (FIP) UMJ angkatan tahun 2013-2015 yang aktif mengikuti perkuliahan. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kuantitatif survey. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan program LISREL 8.3. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-square dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel cara belajar memiliki kontribusi yang paling besar, selanjutnya variabel kedua yang berkontribusi meningkatkan motivasi belajar adalah lingkungan belajar dan terakhir fasilitas belajar memberikan pengaruh yang paling kecil terhadap motivasi belajar. Jadi, variabel laten cara belajar dan lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan fasilitas belajar berpengaruh negatif terhadap motivasi belajar.
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PETA KONSEP TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Ika Eryanti
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.341 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.1.2.45-58
Salah satu strategi belajar yang dapat mengoptimalkan proses belajar adalah melalui strategi peta konsep. Dengan demikian pembelajaran dengan strategi belajar peta konsep menunjang siswa dalam memahami keterkaitan antara konsep-konsep yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Efektifitas pembelajaran matematika dengan strategi belajar peta konsep, (2) Perbandingan ketuntasan belajar matematika siswa antara siswa yang diajarkan dengan strategi belajar peta konsep dan pembelajaran konvensional, (3) Aktivitas siswa selama proses pembelajaran dengan strategi belajar peta konsep. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 87 Jakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2010/2011. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian two grouprandomized subject posttest only. Penentuan sampelnya dengan clusterrandom sampling. Tes yang diberikan sebanyak 10 soal berbentuk uraian. Uji prasyarat analisis dalam penelitian ini menggunakan Uji Kai Kuadrat (chi square), Uji Fisher dan teknik analisis data menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis diperoleh thitung=2,11, pada taraf signifikansi 5% dan db=76, diperoleh ttabel=1,99. Karena thitung> ttabel (2,11>1,99), maka Ho ditolak, artinya skor rata-rata tes akhir siswa kelompok eksperimen yang dalam pembelajarannya menggunakan strategi belajar peta konsep lebih tinggi dari pada skor rata-rata tes akhir siswa kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TRIGONOMETRI BERBASIS KONTEKSTUAL MELALUI METODE GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA
Nunu Nurhayati
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 1 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (670.945 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.3.1.31-44
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan bahan ajar Trigonometri berbasis Kontekstual melalui metode Guided Discovery untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pendidikan matematika Universitas Kuningan. Metode dalam penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (Research and Development) dengan tahapan pengembangan mengacu pada model Procedural Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahap yaitu analisis, pengembangan, dan uji coba untuk pematangan bahan ajar. Subjek penelitian adalah mahasiswa tingkat 1 semester 2 program studi pendidikan matematika Universitas Kuningan tahun akademik 2015/2016. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi bahan ajar, skala sikap mahasiswa, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan seperangkat tes kemampuan pemahaman konsep mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dihasilkan bahan ajar Trigonometri berbasis Kontekstual melalui metode Guided Discovery. Bahan ajar dikembangkan dengan tiga tahapan pengembangan yaitu tahap analisis meliputi analisis kurikulum, analisis kebutuhan mahasiswa dan dosen, serta analisis karakteristik mahasiswa. Tahap selanjutnya adalah tahap pengembangan yang meliputi pengembangan bahan ajar dilanjutkan dengan penyusunan instrumen penelitian serta validasi bahan ajar. Tahap berikutnya adalah uji coba untuk pematangan bahan ajar. Pada tahap ini diketahui kualitas bahan ajar yaitu berdasarkan penilaian validator tergolong kategori baik dengan persentase keidealan 74,54%. Berdasarkan uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa hasil uji coba bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa diperoleh dari nilai gain 0,36 yang tergolong kategori peningkatan sedang. Uji statistik didukung oleh hasil observasi sebesar 80% dan angket dengan rata-rata persentase sebesar 86,7%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahan ajar trigonometri berbasis kontekstual melalui Guided Discovery untuk meningkatkan pemahaman konsep yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA
Dian Novitasari
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 1 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (611.037 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.1.1.43-56
Penelitian ini untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran CreativeProblem Solving (CPS) lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari a) keseluruhan b) kemampuan awal matematis siswa (tinggi, sedang, dan rendah). Penelitian dilakukan dalam bentuk kuasi eksperimen dan pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian menggunakanNonequivalent Control Group Design, dengan subjek sampel 65 siswa kelas VIII pada MTs Negeri 32 Jakarta Selatan. Hal yang diperoleh adalah: (a) peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatanCreative Problem Solving lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional, (b) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pendekatan Creative Problem Solving dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional berdasarkan kategori kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, dan rendah).
PENGGUNAAN SOFTWARE LINDO DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA MATEMATIKA ANGKATAN 2013 PADA MATAKULIAH PROGRAM LINIER
Hastri Rosiyanti
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 2, No 2 (2016): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.88 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.2.2.19-27
Dalam matakuliah Program Linier peneliti melakukan penelitian tindakakan kelas untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa angkatan 2013 dengan menggunakan metode pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan softwareLINDO. Program Linier adalah metode matematik dalam mengalokasikan sumberdaya yang langka untuk mencapai tujuan tunggal seperti memaksimumkan keuntungan atau meminimumkan biaya. Metode penemuan terbimbing merupakan metode pengembangan dari Teori Konstruktivisme Pieget yaitu pembelajaran yang menekankan pentingnya kegiatan mahasiswa yang aktif dalam mengkonstruksikan pengetahuannya sendiri. Secara umum, software LINDO akan menyediakan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam belajar merumuskan, menyelesaikan serta menaksir kebenaran dan kelayakan rumus berdasarkan penyelesaiannya. Secara umum terjadi peningkatan motivasi belajar mahasiswa sebesar 2,82% dari siklus I (69,46%) ke siklus II (72,28%) dan sebesar 2,83% dari siklus II (72,28%) ke siklus III (75,11%). Motivasi belajar mahasiswa pada matakuliah program linier dengan metode pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan software LINDO telah mencapai 75,11% dengan kategori tinggi. Lebih lanjut mahasiswa menyukai pembelajaran penemuan terbimbing dengan softwareLINDO dengan hasil persentasi 93,75%.
GENERALISASI TEOREMA APROKSIMASI WEIERSTRASS
Arta Ekayanti
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 2 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (841.572 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.4.2.105-112
Teorema Aproksimasi Weierstrass menyatakan bahwa untuk setiap fungsi kontinu dapat diaproksimasi dengan menggunakan polinomial. Secara matematis untuk setiap fungsi kontinu, terdapat polinomial yang konvergen seragam ke fungsi kontinu tersebut. Fungsi kontinu pada teorema ini dapat digeneralisasi menjadi keluarga fungsi kontinu. Proses generalisasi dilakukan dengan memanfaatkan sifat bahwa keluarga fungsi kontinu merupakan aljabar, serta memanfaatkan teori klosur seragam, memisah titik dan tidak nol pada himpunan. Bentuk generalisasinya adalah untuk setiap aljabar fungsi kontinu bernilai real yang didefinisikan pada himpunan kompak K, dimana aljabar tersebut memisah titik pada dan tidak nol di setiap titik pada K , maka klosur seragam dari aljabar tersebut adalah aljabar itu sendiri Sedangkan untuk fungsi yang bernilai kompleks diperlukan syarat tambahan dimana aljabar tersebut harus tertutup terhadap konjugat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI MEDIA TANGRAM
Wirda Rahmani;
Nurbaiti Widyasari
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (627.662 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.4.1.17-24
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sehingga penulis melakukan penelitian dengan menggunakan media tangram dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengkaji peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas yang mendapat pembelajaran dengan penggunaan media tangram lebih baik daripada siswa di kelas yang mendapatkan pembelajaran biasa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan bentuk desain Nonequivalent Control Group Design, dimana subyek penelitian tidak dikelompokkan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan penggunaan media tangram terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas V SDN Pamulang 01 Tangerang Selatan. Hal ini terbukti dari perhitungan menunjukkan hasil uji ANOVA dua jalur nilai signifikansi sebesar 0,000 kurang dari taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini semoga bermanfaat kepada pihak-pihak yang terkait.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TIPE TANDUR DIINTEGRASIKAN DENGAN KARTU TANGRAM TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Annisa Laras Khairani;
Ismah Ismah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 2, No 1 (2016): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (609.686 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.2.1.9-22
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran QuantumTeaching tipe TANDUR diintegrasikan dengan kartu tangram terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan design penelitian yaitu Posttest-Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 7 SMPIT Ulil Albab dengan sampel sebanyak 2 kelas (kelas 7 Ali dan kelas 7 Shaffiyah), pengambilan ini dilakukan dengan teknikpurposive sampling dan simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes dan wawancara, uji hipotesis menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung = 5,54 lebih besar daripada ttabel (dk = 52 pada taraf signifikan 0,05) = 1,67, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR diintegrasikan dengan kartu tangram terhadap hasil belajar matematika siswa. Selain itu dari analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR diintegrasikan dengan kartu tangram, dilihat dari rata-rata skor tes pada kelas eksperimen yaitu 76,96 dan pada kelas kontrol yaitu 64,73. Dari kesimpulan wawancara, siswa merasa senang dengan pembelajaran tersebut karena tidak menjenuhkan dan dengan mudah dapat mengerti dan memahami materi.
Transformasi Geometri Rotasi Berbantuan Software Geogebra
Muhamad Hanafi;
Kathrin Nur Wulandari;
Rizki Wulansari
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 2 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1145.221 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.3.2.93-102
Penelitian ini bertujuan untuk membantu visualisasi dan menemukan konsep pada Transformasi geometri Rotasi di titik Pusat dengan menggunakan software GeoGebra. Penelitian ini mengulas tentang Koordinat Kartesius dan Polar, dan selanjutntya Transformasi geometri Rotasi di titik Pusat .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Ahmad Fadillah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.215 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.1.2.1-12
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian ini adalah eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan model pembelajaran mind mapping dengan kemampuan komunikasi matematika dan kelompok kontrol diberikan model pembelajaran jigsaw dengan kemampuan komunikasi matematika. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematika dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 10 Tangerang di Propinsi Banten dengan subjek sampel adalah siswa kelas VIII sebanyak dua kelas dari sepuluh kelas yang ada dipilih secara acak. Analisis data yang digunakan adalah analisis perbandingan dengan Uji-t dan uji Anova, pada taraf signifikansi alpha=0,05. Dari analisis data disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.