cover
Contact Name
Rahmita Nurul Muthmainnah
Contact Email
rahmita_nurul@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
fibonacci@umj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
ISSN : 24607797     EISSN : 26148234     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Fibonacci Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSSING Arlin Astriyani
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 2, No 1 (2016): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.753 KB) | DOI: 10.24853/fbc.2.1.23-30

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran ProblemPosing dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Jakarta mata kuliah Geometri Euclid pada tahun ajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, jurnal harian peserta didik, pedoman wawancara, tes pemecahan masalah matematika, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran ProblemPosing dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik 72 meningkat 9 menjadi 81 pada siklus II. Selain kemampuan pemecahan masalah, aktivitas belajar peserta didik dan respon peserta didik menunjukkan peningkatan. Rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada siklus I sebesar 63,5% dan meningkat 11,1% pada siklus II menjadi 74,6%. Berdasarkan jurnal harian, rata-rata persentase respon positif peserta didik mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I sebesar 57,2% meningkat 14,2% menjadi 71,4% pada siklus II.
PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI SUMBER BELAJAR MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR Hastri Rosiyanti; Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.199 KB) | DOI: 10.24853/fbc.4.1.25-36

Abstract

Latar belakang masalah ini didasari dari data rendahnya hasil belajar Matematika mahasiswa matematika dasar pada tahun 2017. Terdapat 2 dari 34 mahasiswa Matematika Dasar yang tidak lulus dengan nilai D atau E, dan terdapat 7 mahasiswa yang memiliki nilai C. Faktanya dalam proses pembelajaran matematika dasar, mahasiswa efektif menggunakan  gadget sebagai sumber belajar. Hal ini membuat penulis meneliti lebih lanjut untuk menguji adanya pengaruh dalam penggunaan sumber belajar melalui gadget terhadap hasil belajar Matematika mahasiswa matematika dasar tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian sebab akibat dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa matematika dasar kelas A angkatan 2017 sebanyak 34 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan hasil nilai mahasiwa dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis regresi sederhana dari data hasil belajar mahasiswa matematika pada mata kuliah matematika dasar dan hasil angket siswa. Hasil dari penelitian ini, terdapat pengaruh dan signifikan penggunaan gadget terhadap hasil belajar matematika dasar. Hal ini menunjukkan bahwa variabel hasil belajar matematika mahasiswa matematika dasar,  ditentukan oleh variabel penggunaan gadget sebagai sumber belajar dan sisanya ditentukan oleh variabel lain.
EFEKTIVITAS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA PADA MATERI PROGRAM LINIER Hanim Faizah; Erna Puji Astutik
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 2 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.006 KB) | DOI: 10.24853/fbc.3.2.103-110

Abstract

Pemanfaatan media berbasis komputer dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan dalam era komputasi yang berkembang pesat seperti sekarang ini. Hal ini berpengaruh terhadap penggunaan media pembelajaran yang tepat sehingga dapat memfasilitasi guru dalam menyampaikan pembelajaran. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam menyampaikan materi program linear adalah software GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil uji coba LKS berbantuan software GeoGebra pada materi Program Linier. LKS diujicobakan secara terbatas kepada 6 siswa kelas XI SMA Wachid Hasyim 2 Taman dan selanjutnya akan dianalisis secara kualitatif berdasarkan hasil kerja siswa, catatan yang diperoleh dari pengamatan langsung selama proses uji coba, dan hasil wawancara mengenai respon guru dan siswa terhadap LKS yang digunakan serta pemahaman siswa pada materi Program Linier setelah mengerjakan LKS berbantuan software GeoGebra. Berdasarkan hasil uji coba terbatas diketahui bahwa LKS efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi Program Linier. Respon siswa terhadap LKS tersebut baik, berdasarkan hasil wawancara diketahui baik siswa maupun guru merasa terbantu dengan adanya LKS berbantuan Software GeoGebra ini serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN SOFTWARE WINGEOM TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA Halimah Sya’diah; Prahesti Tirta Safitri
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.634 KB) | DOI: 10.24853/fbc.1.2.13-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran kuantum berbantuan software wingeom. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMA Negeri di Kota Tangerang tahun ajaran 2014/2015. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA dengan jumlah 69 siswa yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen tes kemampuan penalaran matematis baik tes awal dan tes akhir yang berbentuk uraian. Berdasarkan hasil analisis data hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diberi model pembelajaran kuantum berbantuan software wingeom dengan siswa yang diberi pendekatan saintifik.
EFEKTIVITAS MODUL MATEMATIKA DISKRIT BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES Sunyoto Hadi Prajitno; Erlin Ladyawati
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.204 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.11-22

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengembangan modul Matematika Diskrit. Penelitian ini diawali dengan pengembangan modul Matematika Diskrit yang dilanjutkan dengan uji coba untuk mengetahui efektivitas modul tersebut. Data efektivitas diperoleh melalui lembar angket yang berisi lima indikator yaitu: (1) memenuhi kebutuhan kompetensi pengembangan pembelajaran, (2) memenuhi tujuan modul, (3) memenuhi fungsi modul, (4) kebermanfaatan modul, dan (5) mengembangkan multiple intelligences. Angket yang dikembangkan pada penelitian ini adalah angket berdasarkan bentuk skala Likert dengan 5 alternatif jawaban. Responden dari penelitian ini adalah 76 mahasiswa program studi pendidikan Matematika semester 8 dan 4 teman sejawat (dosen pengampu mata kuliah Matematika Diskrit). Hasil dari penelitian dan pengembangan ini berupa modul Matematika Diskrit berbasis Multiple Intelligence. Dari hasil pengisian angket diperoleh bahwa responden yang memilih pilihan jawaban “setuju (S)” dan “sangat setuju (ST)” lebih banyak daripada memilih jawaban lain. Hal ini sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian dan pengembangan bahwa Modul Matematika Diskrit berbasis multiple intelligence dikatakan efektif apabila memenuhi kedua responden lebih banyak memilih pilihan jawaban “setuju (S)” dan “sangat setuju (ST)”. Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul Matematika Diskrit ini dikatakan efektif sehingga dapat direkomendasikan untuk diperbanyak dan digunakan pada proses pembelajaran yang sesungguhnya.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PESERTA DIDIK DENGAN IQ TINGGI MEMPEROLEH HASIL BELAJAR MATEMATIKA RENDAH Rahmita Nurul Muthmainnah; Mega Purnamasari
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.75 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.81-86

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di SMP Al Ghazali Gunung Sindur yang bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab peserta didik dengan IQ tinggi memperoleh hasil belajar matematika rendah (underachiever). Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah adalah siswa kelas VIII-3 dengan skor IQ superior (di atas 120) dan hasil belajar matematika dibawah KKM. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 subjek (A, B, dan C) dengan IQ superior dengan haril belajar di bawah KKM. Penyebab utama ketiga subjek menjadi siswa underachiever karena faktor kepribadian individu. Subjek A merasa masa bodoh dengan pelajaran matematika, tidak teliti, serta tidak mengecek kembali jawaban matematika yang telah dikerjakan sehingga hal tersebut menyebabkan kesalahan dalam menjawab soal. Subjek B tidak mempunyai rasa percaya diri dan ragu dalam menjawab pertanyaan. Sedangkan subjek C tidak mempunyai rasa percaya diri dan cenderung pesimis dalam pelajaran matematika, sering menyalin jawaban teman serta tidak serius dalam menjawab pertanyaan.
ANALISIS HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED MATEMATIKA Maylita Hasyim; Febrika Kusuma Andreina
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.5.1.55-64

Abstract

Saat ini siswa dituntut untuk lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah matematika yang mengarah pada berpikir High Order Thinking Skill (HOTS) yaitu siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dikembangkan selama pembelajaran dalam konteks baru. Pemberian Open Ended Problems (OEP) atau problem terbuka artinya permasalahan dengan pemecahan berbagai cara (flexibility) dan solusinya juga bisa beragam (multi jawab, fluency) sehingga siswa diberi kesempatan untuk berpikir HOTS dalam menyelesaikan OEP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis HOTS siswa dalam menyelesaikan soal OEP dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif, dengan metode penyajian deskriptif dan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu enam orang siswa kelas X MIPA-5 SMA Negeri 2 Trenggalek tahun pelajaran 2017/2018 yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan menyelesaikan soal OEP. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes tertulis yang disajikan dalam OEP dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa HOTS siswa ditentukan oleh kemampuan siswa dalam memecahkan OEP, semakin tinggi kemampuan siswa dalam memecahkan OEP maka semakin banyak indikator HOTS yang dicapai. HOTS siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi indikator menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta. HOTS siswa dengan kemampuan sedang mampu memenuhi indikator menganalisis dan mengevaluasi. HOTS siswa dengan kemampuan rendah mampu hanya memenuhi indikator menganalisis, dan belum dapat dikatakan memenuhi indikator mengevaluasi dan mencipta.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN OSCAR UNTUK MELATIH PENALARAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Iis Holisin; Chusnal Ainy; Wiwi Wikanta
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.037 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.1-10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran OSCAR yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model  dari Plomp yang terdiri dari 5 fase, yaitu (1) investigasi awal, (2) desain, (3)realisasi,(4) tes, evaluasi, dan revisi, serta (5) implementasi. Subyek penelitiannya adalah guru matematika dan siswa-siswi kelas V SD tahun ajaran 2017/2018. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2017 sampai April 2018 di SD Muhammadiyah 5, SD Islam Maryam, SD Islam Saroja, dan SD Negeri Sidotopo Wetan I. Semua sekolah berlokasi di Kota Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar observasi dan masalah matematika. Selain mengembangkan model pembelajaran, perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah RPP, LKS, dan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran OSCAR yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan nilai rata-rata validitas sebesar 3,32 yang menunjukkan kriteria valid. Aspek kepraktisan ditunjukkan oleh pernyataan para validator bahwa model pembelajaran OSCAR dapat dilaksanakan di lapangan. Aspek efektif ditunjukkan oleh nilai rata-rata keterlaksanaan proses pembelajaran sebesar 3,56 termasuk kategori sangat baik; respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran OSCAR 68% menyatakan senang, 78% menganggap baru, seluruh siswa senang terhadap cara guru mengajar; rata-rata kemampuan penalaran siswa mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan oleh besarnya rata-rata nilai N-gain antara 0,35-0,43 dan termasuk kategori sedang.
REPRESENTASI VISUAL MATEMATIS MAHASISWA DALAM MEMODELKAN KEJADIAN DINAMIS DITINJAU DARI PERBEDAAN GAYA KOGNITIF DAN JENIS KELAMIN Ulumul Umah; Ciptianingsari Ayu Vitantri
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.541 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.87-96

Abstract

Representasi matematis memiliki peran penting dalam proses pemahaman konsep, penyampaian gagasan, mengoneksikan antar ide matematis, serta memodelkan masalah situasi nyata. Masalah situasi nyata yang melibatkan penyelesaian matematis antara lain berupa masalah yang berkaitan dengan kejadian dinamis yaitu perubahan nilai-nilai pada variabel seperti kecepatan dan laju. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa ada kecenderungan perbedaan cara belajar antar individu dengan gaya kognitif field dependent dan field independent. Selain itu, juga ditemukan perbedaan performa akademik antara laki-laki dan perempuan, meskipun tidak semua penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Artikel ini mendeskripsikan bentuk representasi visual yang ditunjukkan oleh masing-masing subjek ketika memodelkan suatu kejadian dinamis terkait dengan perubahan nilai-nilai variabel. Analisis data penelitian dilakukan melalui metode kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari empat mahasiswa dengan kombinasi gaya kognitif dan jenis kelamin yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek laki-laki dengan gaya field independent memiliki kecenderungan lebih kuat untuk menggunakan bantuan representasi nonkonvensional sebelum menyatakannya dalam representasi yang lebih konvensional berupa grafik.
ANALISIS PENDUGAAN UKURAN KEMISKINAN MONETER PADA CONTOH BERUKURAN KECIL Nurul Hidayati; Asep Saefuddin; Anang Kurnia
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.09 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.37-54

Abstract

Kemiskinan merupakan sebagian dari masalah pembangunan yang berkaitan dengan berbagai dimensi yang meliputi sosial, ekonomi, budaya, politik, regional dan waktu.Penelitian ini bertujuan untuk menilai ukuran sampel dari ukuran kemiskinan moneter yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) dan juga untuk mencari solusi alternatif dalam mengestimasi ukuran kemiskinan moneter dalam contoh berukuran kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah estimasi langsung yang dilengkapi dengan simulasi yang bertujuan untuk mengevaluasi ukuran sampel dalam perhitungan estimasi pengukuran kemiskinan dan Bayes empiris sebagai solusi alternatif dalam mengestimasi ukuran kemiskinan moneter dengan ukuran sampel kecil. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai estimasi memiliki varians kecil dan tidak bias jika ukuran sampel yang digunakanbesar, dan sebaliknya. Ini terbukti dalam perbandingan ukuran sampel, seperti yang ditunjukkan padaperilaku indeks bias Relative Bias (RB), Absolute Relative Bias, dan Relative Mean Square Error (RMSE). Dengan demikian, estimasi langsung dapat dikoreksi dengan estimasi Bayesian empiris dalam menangani masalah ukuran sampel yang kecil.

Page 7 of 19 | Total Record : 190


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 10, No 2 (2024): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 10, No 1 (2024): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9, No 2 (2023): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9, No 1 (2023): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 8, No 2 (2022): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 8, No 1 (2022): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7, No 2 (2021): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7, No 1 (2021): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 6, No 2 (2020): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 6, No 1 (2020): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 2 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 2 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 2 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 1 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 2, No 2 (2016): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 2, No 1 (2016): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 1 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika More Issue