cover
Contact Name
Dr. Deris Stiawan
Contact Email
deris@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Keperawatan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
HUBUNGAN FAKTOR INTERNALDAN EKSTERNAL IBU DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN MP-ASI Okta Winarsih; Putri Widita Muharyani; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak berusia 6 bulan, selain ASI bayi memerlukan makanan pendamping ASI (MP-ASI) guna memenuhi kebutuhan nutrisinya. Namun pada kenyataannya masih banyak ibu yang melakukan praktik pemberian makan yang tidak tepat bagi bayinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal ibu dengan ketepatan pemberian MP-ASI di Poskesdes Harjowinangun Belitang OKU Timur. Desain dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 ibu yang memiliki anak berusia 6-24 bulan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan faktor internal yang berhubungan dengan ketepatan pemberian MP-ASI meliputi umur (p=0,005; OR=6), pendidikan (p=0,002; OR=4,667), status pekerjaan (p=0,005; OR=4,030), paritas (p<0,001; OR=11), pengetahuan (p<0,001; OR=12,964) dan sikap (p<0,001; OR=11,333). Faktor eksternal yang berhubungan dengan ketepatan pemberian MP-ASI meliputi dukungan keluarga (p<0,001; OR=13,182), dukungan petugas kesehatan (p<0,001; OR=15,583) dan dukungan sosial budaya (p<0,001; OR=8,250). Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi pada ibu tentang waktu dan variasi yang tepat dalam memberikan MP-ASI, serta mengadakan konseling gizi dan diskusi berbagai permasalahan yang dihadapi ibu selama memberikan MP-ASI pada anak. Kata kunci: anak, MP-ASI, nutrisi, pemberian makan
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN MEKANISME KOPING PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS Dea Venizelia; Dhona Andhini; Sigit Purwanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efikasi mempengaruhi proses berpikir, motivasi dan kondisi perasaan, semuanya berperan terhadap jenis perfomansi yang dilakukan. Efikasi diri adalah keyakinan individu akan kemampuannya untuk mengatur dan melakukan perilaku yang mendukung kesehatannya berdasarkan pada tujuan dan harapan yang diinginkannya.Koping yang efektif adalah koping yang sesuai dengan masalah, situasi, dan stres yang dihadapi. Penderita penyakit ginjal kronik menjalani terapi hemodialisis yang dilakukan 2 sampai 3 kali seminggu dengan durasi waktu 4 sampai 5 jam setiap kali hemodialisis. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSMH. Metode penelitian yang digunakan adalah  pendekatancross sectional. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan purposivesampling dengan jumlah sampel sebanyak 99 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Hasil analisis uji Fisher’s Exact didapatkan p-value 0,04 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara efikasi diri dan mekanisme koping  pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: Efikasi Diri, Mekanisme Koping, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP CUCI TANGAN SISWA DI SD NEGERI 117 PALEMBANG Ria Putri Utami; Antarini Idriansari; Khoirul Latifin
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lingkungan yang buruk, kurangnya air bersih dan tumpukan sampah disekitar lingkungan dapat menimbulkan penyakit seperti diare dan infeksi saluran pernapasan. Penyakit ini bisa dihindari dengan meningkatkan kebersihanpada tangan. Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap cuci tangan pada anak usia sekolah terutama di SD Negeri 117 Palembang, maka perlu dilakukan promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadapperubahan pengetahuan dan sikap cuci tangan pada siswa SD Negeri 117 Palembang. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-experimentaldengan pretest and postest group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 SD Negeri 117 Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah responden 40 orang. Hasil analisis uji Marginal Homogeneity didapatkan bahwa promosi kesehatan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan.Hasil analisis uji Mc Nemar didapatkan bahwa promosi kesehatan berpengaruh terhadap sikap. Promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap cuci tangan siswa di SD Negeri 117 Palembang. Kata Kunci: Cuci Tangan, Pengetahuan, Promosi Kesehatan, Sikap, Siswa
PENGARUH PSIKOEDUKASI SEKSUALITAS TERHADAP MASALAH DISFUNGSI SEKSUAL PADA PASIEN GINEKOLOGI ONKOLOGI Adelia Pradita; Jum Natosba
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaah literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi seksualitas terhadap disfungsi seksual pada permasalahan onkologi ginekologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review dengan metode pencarian menggunakan electronic data base. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu jurnal intervensi untuk mengatasi masalah disfungsi seksual dengan permasalahan ginekologi onkologi yang dapat diakses full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2006 – 2018. Berdasarkan telaah literatur pada 10 jurnal, didapatkan bahwa psikoedukasi dapat diberikan dalam bentuk pemberian informasi dengan menggunakan booklet atau flipchart, pemberian konseling dan diskusi tentang respon seksual dan disfungsi seksual, dan mengajarkan beberapa latihan yang dapat mengurangi keluhan disfungsi seksual misalnya latihan kegel. Psikoedukasi dapat diberikan dalam 3-4 sesi. Setiap sesi dapat dilakukan selama 1 jam dan jarak antar sesi yaitu 1-2 minggu. Penilaian fungsi seksual dapat menggunakan instrumen Female Sexual Function Index (FSFI) yang terdiri dari penilaian sexual desire, aurosal, vaginal lubrication, dyspareunia, orgasme, dan sexual satisfication. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa psikoedukasi seksualitas dapat menurunkan masalah disfungsi seksual pada permasalahan onkologi ginekologi. Diharapkan perawat dapat lebih memperhatikan aspek seksual penderita kanker ginekologi dan mengaplikasikan psikoeduksi seksualitas sehingga tercapai asuhan keperawatan yang bersifat holistik. Kata Kunci: psikoseksual, psikoedukasi seksualitas, disfungsi seksual, kanker serviks, ginekologi onkologi
HUBUNGAN PEMBERIAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI Meta Nurbaiti
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak tidak dilakukan inisiasi menyusu dini pada bayi adalah terjadinya kegagalan menyusui sehingga bayi tidak mendapatkan kolostrum yang bermanfaat untuk menurunkan angka kematian bayi. Disamping itu resiko tidak dilakukan inisiasi menyusu dini pada bayi adalah terjadinya kematian di jam pertama kelahirannya karena bayi tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan inisiasi menyusu dini (IMD) dengan kelancaran pengeluaran ASI.Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua seluruh ibu yang melahirkan normal di RSI Siti Khodijah Palembang sebanyak 50 responden, dengan menggunkan  Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Hasil univariat menunjukkan bahwa dari 50 ibu didapatkan sebagian besar inisiasi menyusu dini (IMD) secara tidak tepat yaitu sebanyak 60% dan bahwa dari 50 ibu didapatkan sebagian besar kelancaran pengeluaran ASI lancar yaitu sebanyak 54%.Hasil uji Chi-Square didapatkan p value ,006 <α (0,05) menunjukkan bahwa ada Hubungan Pemberian IMD dengan Kelancaran Pengeluaran ASI. Bahwa ada hubungan Pemberian IMD dengan Kelancaran Pengeluaran ASI. Memberikan pendidikan kesehtan tentang IMD dan juga bisa berupa poster atau leafleat yang diberikan pada saat ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan. Kata Kunci: IMD, Kelancaran ASI
BEKAM BERPENGARUH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA STROKE Mia Audina; Dian Wahyuni; Putri Widita Muharyani
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita stroke yang diberikan kunjungan rumah menunjukan rendah pada domain;emosi, kognitif, komunikasi, mobilitas kelelahan, merasa sakit, gangguan istirahat dan tidur. Jika seseorang tidak mendapatkan kuantitas dan kualitas tidur yang baik maka menyebabkan pelupa, konfusi, disorientasi. Salahsatu terapi komplementer yang dipilih oleh pasien riwayat stroke adalah bekam. Penelitian dilakukan untukmengetahui pengaruh  bekam terhadap kualitas tidur pada klien stroke. Desain yang digunakan Pra Eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Subjek penelitian adalah semua penderita stroke yang melakukan homecare bekam dari Rumah Bekam “IS” sebanyak 19 responden dan diberikan kuesioner PSQI.. Analisa data menggunakan marginal homogeneity,dengan hasil pvalue 0,000. Ini menunjukan  adanya pengaruh bekam terhadap kualitas tidur pada penderita stroke. Implikasipenelitianini bekam meingkatkan kualitas tidur pada pendertia stroke. Diharapkan  perawat mampu memberikan terapi komplementer bekam dan mensosialisasikan manfaat bekam bagi penderita stroke. Kata Kunci: terapi komplementer, bekam, kualitas tidur, stroke
PENGALAMAN PASIEN STROKE MENGGUNAKAN TERAPI BEKAM Ella Meilani; Dian Wahyuni; Sri Maryatun
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit stroke di Indonesia menduduki peringkat pertama penyebab kematian dan peringkat pertama jumlah terbanyak di Asia. Penderita akan mengalami berbagai masalah fisik, gangguan psikososial, spiritual. Oleh karena itu diperlukan pendekatan interdisiplin dalam perawatan paliatif termasuk penggunaan terapi komplementer diantanya bekam. Tujuan penelitian untukmenggalipengalaman pasien stroke menggunakan terapi bekam. Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan wawancara mendalam. Analisis data menggnunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian berupa pengalaman pasien stroke yang menggunakan terapi bekam memiliki alasan yang beragam. Pasien merasakan badannya terasa ringand an terasa tidur nyenyak. Diharapkan sosialisasi terapi bekam untuk pasien stroke. Kata Kunci: pengalaman, terapi komplementer, terapi bekam, stroke
PENGARUH TEKNIK PERKUSI DAN VIBRASI TERHADAP PENGELUARANSPUTUM PADA BALITA DENGAN ISPA DI PUSKESMAS INDRALAYA Henita Chania; Dhona Andhini; Jaji Jaji
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita merupakan anak yang telah menginjak usia 1 sampai usia dibawah 5 tahun. Penyakit yang sering dialami balita adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang satu atau lebih dari saluran pernafasan mulai dari saluran pernafasan atas sampai saluran pernafasan bawah. Masalah yang sering dialami balita dengan ISPA yaitu pengeluaran sputum yang tidak lancar. Pengeluaran sputum yang tidak lancar dapat dilakukan dengan penatalaksaan nonfarmakologis yaitu teknik perkusi dan vibrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik perkusi dan vibrasi terhadap pengeluaran sputum pada balita dengan ISPA. Desain penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif Quasi Eksperimental pretest posttest with control group. Teknik perkusi dan vibrasi diberikan selama 1 kali sehari selama 10-15 menit. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden dengan 15 responden kelompok kontrol dan 15 responden kelompok intervensi dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis statistik Mc Nemar pada kedua kelompok didapatkan tidak ada pengaruh pengeluaran sputum antara sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol p value 0,5 sedangkan pada kelompok intervensi didapatkan hasil p value 0,002 dapat diartikan terdapat pengaruh teknik perkusi dan vibrasi terhadap pengeluaran sputum pada balita dengan ISPA di Puskesmas Indralaya. Hasil uji Chi Square pada kedua kelompok menunjukkan p value= 0,004 yang berarti terdapat perbandingan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi terhadap pengeluaran sputum pada balita dengan ISPA di Puskesmas Indralaya. Berdasarkan penelitian teknik perkusi dan vibrasi dapat menjadi penatalaksanaan untuk membantu dan membersihkan jalan nafas dari sputum yang tertahan didinding dada pada balita dengan ISPA. Kata Kunci: Balita, Perkusi dan vibrasi, Pengeluaran Sputum, ISPA
LITERATURE REVIEW PENGGUNAAN HIGH FLOW NASAL CANNULA (HFNC) PADA PASIEN GAGAL NAFAS AKUT DI UNIT GAWAT DARURAT Rohmah Ninda Arofah; Agus Sudaryanto
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui perbandingan penggunaan HFNC dengan COT pada pasien gagal nafas akut di UGD. Metode naratif yang digunakan dalam penelitian ini. Penelusuran artikel menggunakan Science Direct, PubMed, Hindawi untuk menemukan artikel yang sesuai criteria, setelah itu dilakukan review.Dari 64 literature yang disaring terpilih 6 literature yang dipertahankan sampai tahap analisa. Pemberian HFNC berbeda setiap literature tergantung dengan kondisi pasien, pemberian oksigen dimulai 35-50L/ menit. Lebih efektif HFNC dalam menurunkantingkat pernafasan dalam 1 jam pertama intervensi. Tidak ada perbedaan statistik yang signifikan dalam lama menjalankan rawat inap, kebutuhan ventilasi mekanik maupun kematian, tetapi pasien dengan HFNC lebih sedikit yang mengalami skor koma menurut penilaian GCS. Terapi HFNC dapat menurunkan tingkat pernafasan pada pasien gagal nafas akut di UGD. Kata kunci:high flow nasal cannula, unit gawat darurat, gagal nafas akut
RESPONSE TIME DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI UNIT GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DR. A. K .GANI PALEMBANG Desy Anggraini; Arly Febrianti
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui hubungan response time dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit dr. A.K. Gani Palembang.Metode survei analitikdengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari keluarga pasien diUnit Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. A.K. Gani Palembang. Analisis univariat response time keluarga responden sesuai berjumlah 67 orang (69,8%) dan tingkat kecemasan keluarga responden pada kategori sedang berjumlah 40 orang (41,7%). Analisis bivariat uji Chi-Squarep value 0,035 ≤ α = 0,05.Ada hubungan response time dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit dr. A.K. Gani Palembang. Kata kunci: Response time, kecemasan