cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Mathematics Education Research
ISSN : 22526455     EISSN : 25024507     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017" : 30 Documents clear
Kemampuan Literasi Matematika dan Jiwa Kewirausahaan pada Pembelajaran Matematika Problem Based Learning Berpendekatan Entrepreneurial Pedagogy Supriatna, Hendra; Supartono, Supartono
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.312 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pembelajaran Matematika Model Problem Based Learning Berpendekatan Entrepreneurial Pedagogy, dan mendeskripsikan  Kemampuan Literasi Matematika dan Jiwa Kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan desain Concurrent Triangulation dengan dua jenis data. Data kuantitatif berupa skor pengamatan Kemampuan Literasi Matematika dan Jiwa Kewirausahaan, skor Kemampuan Literasi Matematika dalam Pre test dan Post test yang dianalisis dengan uji n-gain, uji statistik t dan uji F dan data kualitatif berupa transkrip hasil wawancara Kemampuan Litersi Matematika dan Jiwa Kewirausahaan dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran Matematika Model Problem Based Learning Berpendekatan Entrepreneurial Pedagogy terbukti berkualitas dalam membentuk Kemampuan Literasi Matematika dan Jiwa Kewirausahaan, Kemampuan Literasi Matematika pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Tetapi, dalam penelitian ini Kemampuan Literasi Matematika siswa tidak mencapai ketuntasan karena materi kalkulasi grafika belum diajarkan secara menyeluruh di kelas X.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran Problem Based Learning Bernuansa Etnomatematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Lenggo Geni, Putri Reno; Mastur, Zaenuri; Hidayah, Isti
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis (1) keefektifan pembelajaran model problem based learning bernuansa etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (2) peningkatan cinta budaya lokal siswa pada pembelajaran model problem based learning bernuansa etnomatematika, (3) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari gaya kognitif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 12 Sijunjung Sumatera Barat. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling, kelas X1 sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran model problem based learning bernuansa etnomatematika dan kelas X2 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi, tes dan non tes. Analisis data yang digunakan adalah uji ketuntasan, uji t dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran problem based learning bernuansa etnomatematika efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dan meningkatkan cinta budaya lokal siswa. Siswa dengan gaya kognitif field independent  mempunyai kemampuan pemecahan masalah matematika tergolong baik karena dapat mencapai semua indikator kemampuan pemecahan masalah dengan sedikit kesalahan. Siswa dengan gaya kognitif field dependent mempunyai kemampuan pemecahan masalah matematika tergolong cukup baik karena hanya dapat mencapai beberapa indikator kemampuan pemecahan masalah.
Kemampuan Literasi Matematika Berdasarkan Metakognisi Siswa pada Pembelajaran CMP Berbantuan Onenote Class Notebook Wahyuningsih, Purwanti; Waluya, St. Budi
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.919 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan:  (1) kemampuan awal  literasi matematika dan metakognisi siswa, (2) keefektifan pembelajaran CMP berbantuan OneNote Class NoteBook, dan 3) kemampuan literasi matematika ditinjau dari metakognisi siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian mixed methods concurrent embedded. Subjek  penelitian  ini adalah siswa  kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Ungaran. Teknik pengambilan data dengan menggunakan tes, wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji statistik banding dan uji peningkatan gain. Hasil penelitian diperoleh (1) kondisi awal literasi matematika siswa rata-rata berada pada level yang rendah yaitu level 1 dan 2 serta metakognisi rata-rata berada pada level aware use; (2) diperoleh keefektifan pembelajaran yang ditunjukkan dengan rata-rata kemampuan literasi matematika siswa kelas eksperimen yang sudah tuntas yaitu memperoleh nilai minimal 68 mencapai 90%, kemampuan literasi matematika kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, peningkatan kemampuan literasi matematika kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol serta metakognisi siswa meningkat; dan (3) setelah  pembelajaran CMP berbantuan OneNote Class NoteBook, kondisi metakognisi siswa meningkat rata-rata berada pada level strategic use.  Kondisi literasi matematika siswa juga mengalami peningkatan pada level 3 ke atas sejalan dengan peningkatan metakognisinya.
Kemampuan Penalaran Geometris Siswa pada Pembelajaran RME dengan Penekanan Handso on Activity Berdasarkan Aktivitas Belajar Fauziah, Isyatul; Mariani, Scolastika; Isnarto, Isnarto
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.989 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) keefektifan pembelajaran menggunakan pendekatan RME pada penekanan hands on activity pada kemampuan penalaran geometris siswa materi kubus dan balok, (2) mendeskripsikan kemampuan penalaran geometris siswa berdasarkan aktivitas belajar. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi. Analisis data dimulai dari analisis butir soal tes uji coba kemudian analisis uji prasyarat. Pengujian hipotesis menggunakan uji rara-rata (uji-t), kemudian uji banding proporsi (uji-z) untuk menghitung ketuntasan klasikal. Selanjutnya pengujian untuk mengetahui perbedaan antara 2 kelas menggunakan uji beda rata-rata (uji-t pihak kanan). Analisis data kualitatif menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa kelas dengan pembelajaran berpendekatan RME dengan penekanan hands on activity mencapai tuntas individu dan tuntas klasikal mencapai 85%. Uji beda rata-rata menunjukkan hasil kelas dengan pembelajaran berpendekatan RME dengan penekanan hands on activity lebih baik dari kelas dengan pembelajaran metode ekspositori. Subyek yang memiliki kecenderungan pada akivitas visual, subyek mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran geometris. Subyek yang memiliki kecenderungan pada aktivitas  lisan, subyek mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran geometris.Subyek yang memiliki kecenderungan pada aktivitas motorik mampu memenuhi 6 indikator kemampuan penalaran geometris.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Karakter Kreatif dalam Pembelajaran MEA Berbantuan Modul Scientific Budhiharti, Susi Juwita; Suyitno, Hardi
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.094 KB)

Abstract

Pembelajaran matematika materi geometri di SMK membutuhkan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan MEA berbantuan modul scientific dan mendeskripsikan proses pembentukan karakter kreatif dan pemecahan masalahnya untuk materi geometri kelas X. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibentuk dalam 6 kelompok dan diberi permasalahan melalui modul. Setiap kelompok mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi informasi serta mengkomunikasikan untuk diperoleh suatu kesimpulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kombinasi kualitatif dan kuantitatif tipe Concurrent Embedded. Populasi penelitian ini siswa kelas X SMK Negeri 8 Semarang yang terdiri dari 11 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling dan terpilih kelas X TKJ 1 sebanyak 36 siswa. Diambil 2 siswa kelompok rendah, 1 siswa kelompok sedang dan 2 siswa kelompok tinggi. Keefektifan model pembelajaran didasarkan pada analisis ketuntasan hasil tes kemampuan pemecahan masalah serta pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah, peningkatan karakter kreatif dan peningkatan ketrampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian diperoleh efektif, karena kemampuan pemecahan masalah matematika telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yakni sudah mencapai lebih dari 75%. Besarnya pengaruh karakter kreatif dan kerampilan pemecahan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 37,5%. Karakter kreatif siswa menjadi lebih baik yaitu sudah memiliki kemampuan untuk melaksanakan exploring, planning, doing/acting, communicating dan reflecting dalam memecahkan masalah matematika.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dalam Problem Based Learning dengan Strategi Scaffolding Ditinjau dari Adversity Quotient Ismawati, Anik; Mulyono, Mulyono; Hindarto, Nathan
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.931 KB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik SMA Negeri 1 Pecangaan masih rendah. Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan strategi scaffolding digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pembelajaran PBL dengan strategi scaffolding dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan desain concurrent embedded. Sampel penelitian kuantitatif adalah peserta didik kelas XI MIA4 (kelompok eksperimen) dan XI MIA5 (kelompok kontrol) sementara pada penelitian kualitatif, subjek penelitian diambil dari enam peserta didik yang dipilih dari kelompok eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran PBL dengan strategi scaffolding sedangkan variabel terikat kemampuan pemecahan masalah matematika. Pengambilan data dilakukan dengan tes, angket dan wawancara. Data diolah menggunakan uji t dan gain yang ternormalisasi. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika mencapai ketuntasan dengan rata-rata 77,726 mengalami peningkatan tinggi dengan gain 0,732 dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Peserta didik yang memiliki AQ kategori climber mempunyai kemampuan pemecahan masalah matematika tergolong baik, sedangkan peserta didik yang memiliki AQ kategori camper mempunyai kemampuan pemecahan masalah matematika tergolong cukup baik.
Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Open-Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Fauziyah, Laini; Kartono, Kartono
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.98 KB)

Abstract

Perangkat pembelajaran yang tersedia belum mengarah pada aktivitas pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model PBL dengan pendekatan open-ended untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model Thiagarajan atau 4-D. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Silabus, RPP, Buku Siswa, LKS, dan TKPM. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, tes, dan observasi. Teknik analisis data kevalidan perangkat pembelajaran berdasarkan tim ahli, kepraktisan berdasarkan kemampuan guru mengelola pembelajaran dan respon siswa, serta keefektifan berdasarkan uji-z, uji pengaruh dan uji peningkatan. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) perangkat pembelajaran yang dikebangkan valid dengan skor (a) silabus 4,3, (b) RPP 4,3, (c) buku siswa 4,4, (d) LKS 4,3, dan (e) TKPM 4,4 dari skor maksimal 5; (2) perangkat pembelajaran praktis dengan skor (a) kemampuan guru mengelola pembelajaran baik dengan skor rata-rata 4,171, (b) respon siswa positif dengan rata-rata persentase 84,5%; (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif, ditunjukkan (a) tuntas klasikal 96,2% siswa, (b) kontribusi uji pengaruh keterampilan proses dan rasa ingin tahu terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 89,3% , (c) rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol, (d) peningkatan kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen tinggi sebesar 0,702 lebih baik dari kelas kontrol sebesar 0,549 dengan kategori sedang.
Kemampuan Aljabar Siswa pada Pembelajaran Kooperatif Berbasis Concept Mapping Huda, Khoirul; Rochmad, Rochmad; Supriyadi, Supriyadi
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.852 KB)

Abstract

Kemampuan aljabar merupakan suatu bentuk penalaran yang melibatkan variabel, generalisasi, representasi berbagai bentuk hubungan dan abstraksi dari bentuk perhitungan. Pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pencapaian kemampuan aljabar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji kualitas pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping pada pencapaian kemampuan aljabar siswa; dan (2) mendeskripsikan kemampuan aljabar siswa pada pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan strategi concurrent embedded. Penelitian kuantitatif menggunakan nonrandomized control group. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII. Data kuantitatif diuji dengan uji z dan Independent t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping berkualitas. Secara kualitatif, hasil penilaian perangkat oleh validator ahli masuk pada kategori baik; hasil observasi kualitas dan keterlaksanaan pembelajaran masuk pada kategori baik; dan respon positif siswa terhadap pembelajaran melampaui 70%. Sedangkan secara kuantitatif, proporsi siswa yang mencapai ketuntasan melampaui 75%; kemampuan aljabar siswa pada pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping lebih tinggi dari kemampuan aljabar siswa pada pembelajaran ekspositori; dan peningkatan kemampuan aljabar siswa pada pembelajaran kooperatif berbasis concept mapping lebih tinggi dari peningkatan kemampuan aljabar siswa pada pembelajaran ekspositori. Siswa kelompok tinggi telah mampu menggunakan aljabar sebagai alat pemecahan masalah, siswa kelompok sedang mampu membuat model matematika berdasarkan permasalahan yang diberikan, namun kurang mampu dalam menyelesaikannya, sementara siswa kelompok rendah telah mampu menggunakan aturan dasar aljabar namun belum mampu memodelkan masalah matematika dan menyelesaikannya.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa dan Pembentukan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa pada Pembelajaran Open Ended Berbasis Etnomatematika Saironi, Moh; Sukestiyarno, YL.
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.029 KB)

Abstract

Kemampuan Berpikir Kreatif  Matematis (KBKM) siswa dan pembentukan karakter rasa ingin tahu siswa merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran Open Ended (OEL) berbasis etnomatematika, salah satu model pembelajaran yang  dapat diterapkan untuk meningkatkan KBKM  siswa dan pembentukan Karakter Rasa Ingin Tahu (KRIT) siswa. Penelitian ini bertujuan : (1) mendeskripsikan kondisi awal  KBKM siswa, (2) menguji  keefektifan pembelajaran OEL bernuansa etnomatematika terhadap KBKM, (3) menganalisis  hasil pembentukan KRIT siswa pada pembelajaran OEL bernuansa etnomatematika, (4) menganalisis hasil pembentukan Keterampilan Proses Berpikir Kreatif Matematis (KPBKM) siswa pada pembelajaran OEL bernuansa etnomatematika,(5) menganalisis hasil pembentukan  Karakter Cinta Budaya Lokal  (KCBL) siswa pada pembelajaran OEL bernuansa etnomatematika. Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan desain sequential exploratory.  Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MA.          Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kondisi awal kemampuan berpikir kreatif siswa rata-rata berada pada tahap kemampuan yang rendah ; (2) Efektifitas pembelajaran ditunjukkan dengan rata-rata KBKM siswa kelas eksperimen mencapai KKM yaitu 70 mencapai 87%, Uji ketuntasan diperoleh , Uji beda rata-rata diperoleh   KRIT siswa berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, dengan besar pengaruh 51,7% dengan  persamaan   dan uji gain selisih beda rata-rata diperoleh  dengan 3) Diperoleh analisis pembentukan KRIT siswa dan  peningkatan KRIT siswa dengan skor gain setiap pertemuannya 0,05; 0,12; 0,58; 0,52; 0,33; 0,89; peningkatan keterampilan proses  berpikir kreatif siwa dengan skor gain setiap pertemuannya 0,07; 0,13; 0,54; 0,31; 0,36; 0,84; peningkatan karakter cinta budaya lokal  siswa pada skor angket pertemuan pertama dan terakhirnnya dengan rata-rata 3,06 dan 4,27.
Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Karakter Tanggung Jawab pada Model Brain Based Learning Prayogi, Agung; Widodo, A.T.
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Unnes Journal c.q. Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.92 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pembelajaran model BBL menggunakan pendekatan saintifik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari karakter tanggung jawab dalam pembelajaran matematika dengan model BBL menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed methods) dengan tipe strategi embedded konkuren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran dengan model BBL menggunakan pendekatan saintifik berkategori baik yang ditunjukkan dengan: (1) pada tahap perencanaan, perangkat pembelajaran yang telah disusun valid, (2) pada tahap pelaksanaan, keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik dan mendapatkan respon positif dari siswa, serta (3) pada tahap evaluasi, telah memenuhi uji keefektifan. Selain itu, siswa dengan karakter tanggung jawab tinggi sudah mampu mencapai kelima aspek kemampuan berpikir kritis matematika, sedangkan siswa dengan karakter tanggung jawab sedang dan rendah belum mampu mencapai kelima aspek kemampuan berpikir kritis matematika.

Page 1 of 3 | Total Record : 30