cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Primary Education
ISSN : 22526404     EISSN : 25024515     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Primary Education publishes research articles results and conceptual studies in field of elementary mathematics education, science, Indonesian languange and social studies for primary education level. Journal of Primary Education publishes research studies employing a variety of qualitative and/or quantitative methods and approaches in the field of primary education.
Arjuna Subject : -
Articles 750 Documents
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI MEDIA DADU DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MATEMATIKA BAGI ANAK USIA DINI
Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i1.12891

Abstract

Tujuan penelitian1) menganalisis hasil belajar kemampuan matematika antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol; 2) menganalisis keefektifan model pembelajaran kooperatif melalui media dadu dalam pengembangan kemampuan matematika bagi anak usia dini; dan 3) memaparkan respons anak-anak terhadap model pembelajaran kooperatif melalui media dadu dalam pengembangan kemampuan matematika bagi anak usia dini.Desain peneitian yang digunakan adalah quasi eksperimental designtipe nonequivalent control group design. Hasil Penelitian penelitian: 1) hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kelompok kontrol; 2) model pembelajaran kooperatif lebih efektif daripada model konvensional; dan 3) anak-anak lebih banyak memberikan respons positif terhadap pembelajaran kooperatif melalui media dadu. Disarankan dilakukan penelitian lanjutan terkait pengembangan kemampuan menyebut bentuk geometri dan membedakan kemampuan matematika antara anak-anak yang menggunakan model berkelompok dengan model individual.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SAINS DENGAN MEDIA FOTONOVELA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD/MI
Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i1.12892

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di kelas V SDN 3 Sedayu, Grobogan ditemukan permasalahan rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan potensi kewirausahaan siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mendesain perangkat pembelajaran matematika menggunakan model PjBL dengan pendekatan matematika realistik yang terdiri dari silabus, RPP, LKS, bahan ajar, dan soal TKPM yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model Borg and Gall yang secara garis besar meliputi: 1) studi pendahuluan, 2) perencanaan desain, and 3) pengembangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat berupa silabus, RPP, bahan ajar, LKS, dan soal TKPM. Validasi terhadap perangkat pembelajaran menyatakan bahwa perangkat pembelajaran valid. Kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh dari pencapaian kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran, respon guru terhadap perangkat, dan respon siswa terhadap pembelajaran tergolong ke dalam kategori sangat baik. Keefektifan pembelajaran ditunjukkan dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 81,25% dan berdasarkan uji beda rata-rata menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen meningkat berdasarkan uji N-Gain sebesar 0,64 atau dengan kriteria sedang. Potensi kewirausahaan siswa kelas eksperimen meningkat berdasarkan skor rata-rata hasil pengamatan telah mencapai kriteria baik. Simpulan dari penelitian ini yaitu bahwa perangkat PjBL dengan pendekatan matematika realistik valid, praktis, dan efektif. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut sebagai pengembangan dari penelitian ini pada materi pokok yang lain.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD MENGGUNAKAN TWO-TIER TEST MELALUI PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF
Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i1.12893

Abstract

Pemahaman konsep IPA siswa SD menjadi tonggak penguasaan konsep IPA pada jenjang pendidikan selanjutnya. Ketercapaian pemahaman konsep siswa dapat dilakukan melalui pembelajaran konflik kognitif dengan alat evaluasi two-tier test. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan pembelajaran konflik kognitif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa SD. Jenis penelitian menggunakan true experimental dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N Srondol Wetan 02, Semarang. Hasil penelitian menunjukkan melalui pembelajaran konflik kognitif mencapai ketuntasan klasikal 90%, rata-rata pemahaman konsep dan peningkatan pemahaman konsep lebih baik daripada pembelajaran ekspositori, dan kualitas pembelajaran dalam kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran konflik kognitif efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa SD. Saran penelitian ini yaitu : 1) memperhitungkan alokasi waktu pembelajaran dengan cermat, 2) guru memperhatikan konsepsi awal siswa, dan 3) two-tier test tidak hanya terbatas pada konsep sifat-sifat cahaya.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 BERBASIS LITERASI SAINS PADA MATERI BIOTEKNOLOGI
Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i1.12894

Abstract

Kurikulum 2013 mempersyaratkan penggunaan penilaian autentik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik dan menentukan kepraktisan instrumen, serta menjelaskan profil kemampuan literasi sains peserta didik materi bioteknologi. Jenis penelitian adalah research and development. Subjek penelitian terdiri atas subjek yang berperan sebagai validator terhadap hasil pengembangan/produk yaitu dosen dan guru, serta subjek pemakai produk yaitu peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) karakteristik instrumen penilaian autentik berdasarkan empat aspek literasi, yaitu sains sebagai batang tubuh pengetahuan, cara bepikir, cara menyelidiki, dan interaksi sains, teknologi, dan masyarakat dinyatakan valid dan reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,99; (2) kepraktisan instrumen penilaian autentik menunjukkan kriteria respons peserta didik sangat baik (94,69%), respons guru baik (75%); (3) Profil kemampuan literasi sains peserta didik menunjukkan, sains sebagai cara menyelidiki 8,68%; cara berpikir 26,12%; interaksi antara sains, teknologi, dan masyarakat 35,07%; dan sebagai batang tubuh pengetahuan 67,58%. Simpulan dari penelitian ini adalah instrumen penilaian autentik berbasis literasi sains materi bioteknologi yang meliputi empat aspek literasi sains, tergolong kategori sangat layak digunakan dengan reliabiitas sangat tinggi. Instrumen penilaian mudah digunakan, tidak memberikan beban tambahan bagi guru dan peserta didik. Profil kemampuan literasi sains peserta didik materi bioteknologi menunjukkan hasil yang kurang baik dengan penguasaan terendah pada aspek sains sebagai cara untuk menyelidiki.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PRBLEM BASED LEARNING BERMUATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Journal of Primary Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i1.12895

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya bahan ajar bermuatan pendidikan multikultural. Kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) bagaimana deskripsi bahan ajar yang selama ini digunakan, (2) bagaimana karakteristik bahan ajar yang dikembangkan, (3) bagaimana kevalidan bahan ajar PBL bermuatan pendidikan multikultural untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, (4) bagaimana kepraktisan bahan ajar PBL bermuatan pendidikan multikultural untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Bahan ajar ini disesuaikan dengan muatan materi yaitu keberagaman budaya dan suku bangsa. Karakteristik bahan ajar ini adalah dengan mengembangkan bahan ajar berbasis PBL dengan muatan pendidikan multikultural. Bahan ajar ini dari uji kevalidan termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan uji gain, bahan ajar yang dikembangkan efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Bahan ajar PBL bermuatan pendidikan multikultural praktis dan dapat diterima untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas IV.
PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERVISI SETS DALAM MENGOPTIMALKAN MULTIPLE INTELLIGENCE DAN HASIL BELAJAR
Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i2.12896

Abstract

Masalah utama dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar yaitu rendahnya hasil belajar siswa dan belum berkembangnya multiple intelligences peserta didik. Masalah tersebut diprediksi dapat diatasi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) bervisi Science Environment Technology and Society (SETS). Populasi adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri di Kabupaten Kudus. Sampel sebanyak empat kelas diambil secara acak. Metode pengambilan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase, uji gain score, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan persentase skor multiple intelligence kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada kelas kontrol. Sembilan aspek multiple intelligence peserta didik, meliputi verbal, matematis, kinetis, musikal, visual-spatial, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan eksistensial pada kelas eksperimen terlihat berkembang. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Gain score kelas eksperimen sebesar 0,75 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil uji t signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL bervisi SETS mampu mengoptimalkan multiple intelligence dan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu sebaiknya guru dapat menerapkannya pada pembelajaran IPA dengan materi yang lain.
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN BAHAN AJAR BERORIENTASI SUMBERDAYA PERAIRAN TERHADAP KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN HASIL BELAJAR IPA
Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i2.12897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran yang memberikan karakter peduli lingkungan lebih berkembang dan hasil belajar IPA lebih baik antara pembelajaran berbasis masalah dengan bahan ajar berorientasi sumberdaya perairan dan pengajaran langsung dengan buku sekolah elektronik pada siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design menggunakan the randomized pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN se-Kecamatan Juwana Kabupaten Pati 2015/2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data adalah tes untuk hasil belajar kognitif, angket untuk karakter peduli lingkungan, observasi untuk hasil belajar afektif, psikomotor, dan karakter peduli lingkungan. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas, dengan α = 0,05dengan kondisi awal tidak berbeda nyata. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian disimpulkan bahwa 1) penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan bahan ajar berorientasi sumberdaya perairan memberikan karakter peduli lingkungan lebih berkembang daripada pengajaran langsung dengan buku sekolah elektronik, dan 2) penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan bahan ajar berorientasi sumberdaya perairan memberikan hasil belajar IPA lebih baik daripada pengajaran langsung dengan buku sekolah elektronik.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU CD INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN AKTIVITAS SISWA
Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i2.12898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantu CD interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan aktivitas siswa kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda, tes uraian dan lembar observasi. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, uji gain score, uji t dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian: (1) terdapat perbedaan (N-gain=0,75 dalam kategori tinggi) kemampuan berpikir kritis secara signifikan antara siswa yang belajar menggunakan model discovery learning berbantu CD interaktif dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional, dan (2) ada perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan antara siswa yang belajar menggunakan model discovery learning berbantu CD interaktif dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional (thitung (8,619) > ttabel (2,021). (3) Peningkatan aktivitas kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yakni pada pertemuan 1= 64%, pertemuan 2=91%, pertemuan 3=94%, dan (4) Hasil uji regresi menunjukkan rentang antara 0,80-1,000 termasuk kategori sangat kuat. Simpulan penelitian adalah model discovery learning berbantu CD interaktif mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan aktivitas siswa.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA PROBLEM BASED LEARNING ETHNOMATHEMATICS BERDASARKAN MINAT BELAJAR
Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i2.12900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan model PBL Ethnomathematics serta untuk menganalisis profil dan proses berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed methods, desain concurrent embedded. Analisis data untuk keefektifan pembelajaran yaitu uji ketuntasan hasil belajar, uji banding dengan independent t-test, dan uji peningkatan dengan gain. Sedangkan analisis data profil dan proses berpikir kreatif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi data reduction, data display, dan verivication.Hasil yang diperoleh yaitu (1) pembelajaran ini efektif karena kemampuan berpikir kreatif siswa telah mencapai ketuntasan lebih dari 75%; rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol; adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa; (2) siswa dengan minat belajar matematika tinggi termasuk dalam TKBK 3 (Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif 3) atau kreatif dan menguasai aspek berpikir kreatif dengan baik, namun masih kurang dalam aspek kelancaran. Siswa kelompok minat sedang termasuk dalam TKBK 2 (cukup kreatif), mereka menguasai aspek kelancaran, keluwesan dan keterincian tapi memiliki kelemahan dalam keorisinilan. Siswa dengan minat belajar rendah berada pada TKBK 1 (kurang kreatif), menguasai aspek kelancaran dan keterincian tetapi masih kesulitan dalam menguasai aspek keorisinilan dan keluwesan. (3) Siswa dengan minat belajar tinggi mampu melewati semua tahap model Wallas dengan baik, siswa dengan minat sedang berada pada tahap iluminasi, dan siswa dengan minat belajar rendah cenderung berada pada tahap inkubasi.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI SOSIAL DALAM MEMBENTUK PERILAKU SOSIAL SISWA SD
Journal of Primary Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpe.v5i2.12901

Abstract

Pengaruh globalisasi terus menggerus budaya timur yang dianut dan berpengaruh terhadap perilaku sosial siswa. Nilai-nilai sosial perlu ditanamkan agar siswa tidak mudah terprovokasi pengaruh buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui latar belakang kultural siswa, implementasi nilai-nilai sosial pada proses pembelajaran IPS, perilaku sosial siswa SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumenter. Pengujian keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang kultural siswa tercermin dalam hal berbahasa yang sopan, sistem mata pencaharian, sistem religi dan kesenian; implementasi nilai-nilai sosial dengan menanamkan nilai kemerdekaan, nilai toleransi, nilai kejujuran dan nilai menghormati kebenaran telah dilaksanakan dengan maksimal; perilaku sosial sebagian besar siswa sesuai nilai-nilai sosial baik tercermin dari gaya berpakaian, cara berkomunikasi, pergaulan dan tata krama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latar belakang kultural dan implementasi nilai-nilai sosial berpengaruh dalam membentuk perilaku sosial siswa. Perilaku siswa tidak hanya dipengaruhi oleh arena sekolah, akan tetapi ada arena keluarga dan masyarakat yang berperan penting. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu diciptakan kegiatan siswa yang dapat menumbuhkan budaya timur seperti ektrakurikuler di sekolah dan mengaji ketika di luar sekolah.