cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia)
ISSN : 20893566     EISSN : 25031872     DOI : -
Core Subject : Economy,
JESI: Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia adalah jurnal ekonomi yang memberikan kajian ekonomi syariah, lembaga keuangan syariah, dan bisnis syariah. Jurnal JESI berupaya untuk menyajikan hasil karya ilmiah, dalam bentuk tulisan yang mengulas pokok permasalahan perekonomian yang berlandaskan syariah islam.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
Studi Analisis Hukum Islam Terhadap Penerapan Akad Murabahah Pada Pembiayaan Modal Kerja ( Studi Kasus Bmt Bina Ihsanul Fikri Yogyakarta ) Muhammad Ngasifudin; Nur Fauziah
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.698 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Artikel ini berusaha untuk memeriksa konsep akad murabahah dalam fiqh dan beroperasi sesuai dengan fatwa DSN, akad murabahah di perbankan syariah sebagai salah satu produk perbankan syariah dengan skim permintaan dan menjadi penyumbang terbesar keuangan. Begitu besar minat pada produk murabahah ini, itu bukan berarti produk perbankan syariah lainnya dianggap tidak menguntungkan pertama produk yang ditawarkan oleh perbankan syariah adalah membeli dan menjual produk-produk keuangan. Dan hal itu dilakukan untuk mengetahui dan mengetahui karakteristik calon pelanggan perbankan Islam
Pengaruh Label Halal dan Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian (Survei pada Konsumen Wardah di Ponorogo) Premi Wahyu Widyaningrum
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.452 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Increasing public awareness in the running of living according Islamic religious rules, this affects consumer buying behavior. Consumers become selective in buying non food and food products with regards halal label. Promotion strategies are applied producers of halal products for positive impact of advertising messages can be delivered is primarily to use celebrities who have religious impression on her. The objective of this study is to analyze and explain the effect of halal label and celebrity endroses toward  Purchase Decision. The research belongs to explanatory research. The samples are taken by using systematic random sampling. The size of samples determined 30  people. Population in this study is customers wardah who studied Muhammadiyah University of Ponorogo. Empirical data was collected through survey methodology. Data has been analyzed through Generalized Structured Component Analysis (GSCA).  The findings of the study show: 1) Halal label significantly effect on Purchase Decision 2) Celebrity Endorser significantly effect on Purchase Decision. Limitations: The data for the study has been collected through one cluster only. However for the purpose of generalization insights from other significant clusters should be collected. The study should be replicated in other cities of the country to have more indiscriminate findings. 
Pendekatan Prinsip Good Corporate Governance dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani (SDI) Yusi Septa Prasetia; Mohammad Ghozali
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.39 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) merupakan konsep yang menekankan pentingnya para stakeholder untuk memperoleh informasi yang benar, akurat dan dapat dipertanggungajawabkan atau seperangkat regulasi yang mengatur hubungan antar stakeholder untuk mencegah terjadinya kesalahan yang signifikan dan memastikan bahwa kesalahan yang terjadi dapat dengan segera diperbaiki. Oleh karena itu untuk mewujudkan sistem GCG di butuhkan SDI yang berkualitas, memiliki professionalism Islam dan lingkungan kerja yang nyaman. Manajemen SDI berfungsi untuk mewujudkan pengelolaan SDI yang berkualitas sehingga mampu menerapkan GCG secara maksimal. Salah satu cara menajemen SDI itu adalah menumbuhkan prinsip-prinsip GCG pada kepribadian karyawan dan lingkungan kerja perusahaan.
POLITIK EKONOMI ISLAM DI INDIA : Studi Kasus Price System Control Policy Alauddin Khaldji (1296-1316 M) Arin Setiyowati; Abdul Hakam
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.017 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Sultan Alauddin Khalji (1296-1316 M) dalammemberlakukan kebijakan pengendalian harga di India. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif denganmenggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah buku-bukubacaan, literatur serta tentang kebijakan Price System Controlyang dijalankan oleh Sultan Alauddin Khaldji.Proses analisa data secara kualitatif dimulai dengan menelaah data-data yang diperoleh dari berbagai sumberatau informasi. Data yang terkumpul melalui dokumentasi dan studi pustaka setelah dibaca, dipelajaridan ditelaah, kemudian dianalisa. Selanjutnya menganalisa teks dokumen yang dijadikan rujukan dalampenelitian, sehingga ditemukan kata kunci dan alur tekstual yang menjelaskan apa yang berada di baliksuatu fenomena kebijakan tersebut. Sehingga sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini,maka metode analisa yang digunakan adalah secara kualitatif dengan menggunakan sumber yang relevanuntuk proses analisa.Alasan Sultan Alauddin Khalji memberlakukan kebijakan pengendalian harga adalahstabilitas negaranya dari permasalahan politik, ekonomi dan sosial. Implikasi dari kebijakannya rakyatmampu memenuhi kebutuhan pokoknya, sehingga keadaan dalam negeri menjadi aman, fasilitas perangdan mental tentara dapat ditingkatkan, pembangunan infrastruktur fisik dapat dijalankan yang mana terlihatdari banyaknya dibangun bangunan megah, peradaban ilmu dan budaya meningkat, serta penaklukannegeri di sekitar Kesultanan Khalji dapat dilakukan.
Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan Melalui Budaya Organisasi Yang Islami Teguh Suripto
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.413 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Jika kita perhatikan banyak perusahaan memiliki keunikan yang berbeda antara satu perusahaan dengan yang lainnya. Meskipun mereka menghasilkan barang atau jasa yang sama akan tetapi mereka memiliki sebuah perbedaan yang menjadi nilai  atau simbol dari perusahaan, nilai atau simbol tersebut membentuk sebuah budaya organisasi. Salah satu nilai-nilai yang dapat dikembang di perusahaan dalam upaya meningkatkan kinerjanya adalah dengan mengembangkan nilai – nilai islam sebagai sebuah budaya organisasi, atau dengan kata lain perusahaan dapat membentuk budaya organisasi yang islami untuk meningkatkan kinerjanya. konsep dasar yang menjadi landasan ekonomi Islam dapat dijadikan landasan budaya kerja sebagai budaya organisasional yang Islami. Budaya organisasional yang Islami tersebut antara lain didasarkan pada tiga konsep fundamental, yaitu tauhid (keimanan kepada Allah), khilafah (kepemimpinan), dan a’dalah (keadilan). Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif, dengan melakukan studi literatur dari beberapa jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan islami memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, yang pada akhirnya kinerja perusahaan akan menjadi lebih baik, kepemimpinan Islami memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja karyawan. Dengan meningkatnya motivasi kerja karyawan maka kinerja perusahaan akan meningkat menjadi lebih baik. danya pengaruh kepemimpinan Islami terhadap motivasi menunjukkan bahwa seorang pemimpin yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan pada syariat Islam akan dapat memberikan dan menciptakan suatu motivasi dari para karyawannya. Pada dasarnya, motivasi kerja Islami merupakan perasaan atau keinginan seseorang yang berada dan bekerja dalam upaya pemenuhan kebutuhan material atau nafkah yang didasarkan pada Al-Qur’an dan Hadits.
Analisis Efisiensi Dan Produktivitas Bank Syariah Di Indonesia Sebelum Dan Sesudah Spin Off Sri Norfitriani
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.007 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Efisiensi dan produktivitas menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja operasional bank syariah setelah spin off agar dapat bersaing dengan bank syariah lainnya. Pengukuran efisiensi dan produktivitas penting dilakukan untuk mengetahui pada tingkat mana efisiensi dan produktivitas dari bank syariah yang beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas dan efisiensi perbankan syariah di Indonesia sebelum dan sesudah spin off. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur efisiensi adalah Data Envelopment Analysis (DEA), dan analisis produktivitas perbankan syariah di Indonesia sebelum dan sesudah spin off menggunakan metode Malmquist Index (MI). Variabel Input terdiri dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Biaya Operasional, sedangkan variabel output terdiri dari Total Pembiayaan, Pendapatan Operasional, Dana Himpunan ZIS, Dana Penyaluran ZIS.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai efisiensi dan nilai produktivitas dari tiga bank syariah, yakni BRI Syairiah, BNI Syariah dan BJB Syariah sebelum dan sesudah spin off. Analisis DEA menunjukkan tingkat efisiensi BRI Syariah sebelum spin off adalah 98.1%, sedangkan BRI Syariah setelah spin off adalah 96.8%. Tingkat efisiensi BNI Syariah sebelum spin off sebesar 98.9%, dan  99.2% setelah spin off. Tingkat efisiensi BJB Syariah sebelum spin off sebesar 99.2%, dan setelah spin off sebesar 95.8%. Tingkat produktivitas BRI Syariah meningkat setelah spin off. BNI Syariah mengalami peningkatan produktivitas sebelum dan sesudah spin off. Sedangkan BJB syariah, baik sebelum maupun sesudah spin off tetap menunjukkan penurunan pada produktivitas. Hasil perhitungan dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat efisiensi dan produktivitas bank syariah sebelum dan sesudah spin off.

Page 1 of 1 | Total Record : 6