cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 20887469     EISSN : 24076864     DOI : -
Core Subject : Social,
Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal terdiri dari sosial, politik, komunikasi. Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Politik diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jurnal ini diterbitkan setiap enambulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2024)" : 17 Documents clear
Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Izhar, Gusti Maulana; Irawanto, Irawanto; Misransyah, Misransyah; Risal, Semuel; Yani, Anhar
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5216

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of compensation and work discipline on employee performance with work motivation as an intervening variable at the Hulu Sungai Selatan Regency Ministry of Religion office. The research is quantitative in nature. The population in this study were all State Civil Apparatus at the Office of the Ministry of Religion of Hulu Sungai Selatan Regency as many as 47 people with total sampling techniques. The data collection technique used is a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The data analysis method used is path analysis using the Smart PLS 3.0 program. The results showed that: 1) compensation (X1) has a positive and significant effect on performance (Y); 2) work discipline (X2) has a positive but insignificant effect on performance (Y); 3) compensation (X1) has a positive but insignificant effect on motivation (Z); 4) work discipline (X2) has a positive and significant effect on motivation (Z); 5) motivation (Z) has a positive and significant effect on performance (Y); 6) compensation (X1) has no significant effect on performance (Y) through work motivation (Z) as an intervening variable; 7) work discipline (X2) has a significant effect on performance (Y) through work motivation (Z) as an intervening variable.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Aparatur Sipil Negara pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 47 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan program Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kompensasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y); 2) disiplin kerja (X2) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja (Y); 3) kompensasi (X1) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap motivasi (Z); 4) disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi (Z); 5) motivasi (Z) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y);  6) kompensasi (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) melalui motivasi kerja (Z) sebagai variabel intervening; 7) disiplin kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) melalui motivasi kerja (Z) sebagai variabel intervening.
Membongkar Strategi Kota Layak Anak: Evaluasi Dampaknya Terhadap Penurunan Risiko Kekerasan Seksual Pada Anak Sili, Aditya Peten; Sasmito, Cahyo; Trihardianto, Willy
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5473

Abstract

Sexual violence against children is a pervasive issue demanding urgent attention and effective preventive measures. The Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) reported a disturbing rise in cases, reaching 9,588 in 2022 from 4,162 the previous year. As of January 1, 2023, the figures escalated to 15,820, highlighting a pressing need for intervention. This research proposes evaluating the effectiveness of the Child-Friendly City policy in mitigating the risk of sexual violence against children through qualitative methods, including in-depth interviews with stakeholders. Preliminary findings suggest the policy has positively impacted communities by enhancing access to sexual education, bolstering child protection systems, and raising awareness. However, challenges like ambiguous policy implementation and insufficient public understanding persist. To address these, recommendations include expanding sexual education initiatives, refining policy implementation strategies, and fostering stronger institutional collaboration. Ultimately, the research underscores the potential of the Child-Friendly City policy as a strategic tool in combatting sexual violence against children. Its efficacy hinges on a comprehensive understanding of policy execution, with proposed recommendations aimed at fortifying its success. By advocating for these enhancements, there's optimism for a future where children are better safeguarded within their communities.AbstrakKekerasan seksual pada anak merupakan ancaman serius yang memerlukan tindakan pencegahan yang efektif. Berdasarkan catatan KemenPPPA, kasus kekerasan seksual terhadap anak mencapai 9.588 kasus pada 2022. Jumlah itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni 4.162 kasus. Data terakhir yang tersaji yang di imput pada 1 januri 2023 terdapat 15.820 kasus kekerasan seskual dengan korban laki-laki 3.128 kasus dan perempuan 14.092 yang sudah terverifikasi dan belum terverifikasi. Penelitian ini mengusulkan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan Kota Layak Anak dalam menurunkan risiko kekerasan seksual pada anak, dengan fokus pada penelitian kualitatif. Metode penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, praktisi perlindungan anak, dan masyarakat setempat. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan Kota Layak Anak telah memberikan dampak positif dengan peningkatan akses pendidikan seksual, penguatan sistem perlindungan anak, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Evaluasi mengungkap beberapa tantangan, seperti implementasi kebijakan yang kurang jelas dan kurangnya pemahaman masyarakat. Rekomendasi termasuk perluasan program pendidikan seksual, perbaikan pelaksanaan kebijakan, dan peningkatan kolaborasi antarlembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kota Layak Anak berpotensi sebagai landasan strategis dalam menangani kekerasan seksual pada anak. Kesimpulan ini didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap implementasi kebijakan, dengan harapan bahwa rekomendasi yang diajukan dapat meningkatkan keberhasilan kebijakan ini.
Implementasi Kebijakan UU No. 20 Tahun 2003 dalam Menangani Anak Putus Sekolah di Kota Malang Purwatiningsih, Annisa; Suprojo, Agung
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.4784

Abstract

This research aims to determine the implementation of the policy of Law No. 20 of 2003 in dealing with out-of-school children in Malang City. This research uses a qualitative approach to understand the implementation of Law No. 20 of 2003 in addressing out-of-school children in Malang City. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. The research findings indicate that the policy has successfully increased the number of children returning to school in Malang City. Despite obstacles such as lack of awareness and parental involvement, as well as economic factors, steps are recommended to enhance the implementation of the policy, including increasing parental roles, providing financial assistance, improving accessibility and quality of education, and conducting monitoring and evaluation. With improved and more integrated collaboration, it is expected that the number of out-of-school children in Malang City will continue to decrease and contribute positively to improving access and quality of education. Regular evaluation and monitoring, as well as attention to the quality of education, are also important. The Malang City government has implemented various programs, including free schools, zoning systems, school bus facilities, and free clothing assistance. Despite the need for further discussions, the implementation of this policy has yielded positive results with increased participation of children in formal education.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan UU No. 20 tahun 2003 dalam menagani anak putus sekolah di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami implementasi kebijakan UU No. 20 Tahun 2003 dalam menangani anak putus sekolah di Kota Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tersebut telah berhasil meningkatkan jumlah anak yang kembali bersekolah di Kota Malang. Meskipun ada hambatan seperti kurangnya kesadaran dan keterlibatan orang tua serta faktor ekonomi, langkah-langkah direkomendasikan untuk meningkatkan penerapan kebijakan tersebut, termasuk meningkatkan peran orang tua, memberikan bantuan keuangan, memperbaiki aksesibilitas dan kualitas pendidikan, serta melakukan monitoring dan evaluasi. Dengan perbaikan dan kolaborasi yang lebih terpadu, diharapkan jumlah anak putus sekolah di Kota Malang dapat terus berkurang dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala serta perhatian terhadap kualitas pendidikan juga penting. Pemerintah Kota Malang telah melaksanakan berbagai program, termasuk sekolah gratis, sistem zonasi, fasilitas bus sekolah, dan bantuan pakaian gratis. Meskipun terdapat beberapa pembahasan yang perlu dilakukan, implementasi kebijakan ini telah memberikan hasil positif dengan peningkatan partisipasi anak-anak dalam pendidikan formal.
State Centric Atau Society Centered: Telaah Lebih dalam Tentang Kolaborasi Penanganan Sampah Kota Surabaya Ilman, Ghulam Maulana; Hariyoko, Yusuf; Megananda, Astrid Eka Wahyu Cahya; Rosida, Khafidatuz
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5423

Abstract

This research aims to raise the issue of collaborative governance in managing urban waste from its source to its management at the landfill in the city of Surabaya. Waste management cannot be completed by the city government alone, but requires intervention from the private sector, the community, non-profit institutions and other parties interested in waste. The research is qualitative, with a case study approach that aims to gain a deeper understanding of urban waste management. The success of implementing collaborative governance in urban waste management in Surabaya can be seen from several findings, including (1) The involvement of various stakeholders, both government, community, and private, in the planning and implementation process has positive implications for the sustainability of waste management; (2) Utilization of technology to increase the efficiency and effectiveness of waste management so that it can become an alternative renewable electrical energy; (3) The role and enthusiasm of the community in their involvement in managing waste can be seen from two perspectives, namely state-centric collaboration and society centered collaboration. So, that's the practice of collaborative governance.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengangkat masalah collaborative governance dalam pengelolaan sampah perkotaan dari sumber sampah sampai pengelolaannya di TPA yang ada pada Kota Surabaya. Pengelolaan sampah tersebut tidak akan dapat diselesaikan oleh pemerintah kota saja, namun butuh campur tangan dari pihak swasta, masyarakat, lembaga nirlaba, dan pihak lain yang berkepentingan dengan sampah. Penelitian merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam pada proses pengelolaan sampah perkotaan. Keberhasilan penerapan collaborative governance dalam pengelolaan sampah perkotaan di Surabaya dapat dilihat dari beberapa temuan, antara lain (1) Keterlibatan berbagai stakeholder, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, dalam proses perencanaan dan pelaksanaan berimplikasi positif bagi keberlanjutan pengelolaan sampah; (2) Pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah sehingga dapat menjadi alternatif energi listrik yang terbarukan; (3) Peran dan semangat masyarakat dalam keterlibatanya untuk mengelola sampah ternyata dapat dilihat dari dua perspektif yaitu state centric collaboration dan society centered collaboration sehingga praktik Collaborative governance.
Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Melalui Penerapan Surat Digital (SURADI) Larasati, Dewi Citra; Rohman, Abd.
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5809

Abstract

The SURADI application is an official correspondence system in digital form. where this application is used as an information system Throughout the Malang City Regional Apparatus Organization, besides that at the sub-district level this application is the Regulation of the Minister of State for Administrative Reform and Bureaucratic Reform Number 6 of 2011 concerning Electronic Service Manuscripts in Government Environments. SURADI is designed to improve the city's script system, handle incoming and outgoing mail digitally, and optimize mail management within the government. The main objective of this research is to explore how the SURADI application contributes to improving administrative services. Based on the research that has been carried out, it is concluded that the digitalization of sub-district administration services through the application of Suradi has been carried out in the processing of letters such as cover letters, marriage transfer letters, marriage certificates, unmarried certificates, SKTM, SKCK, and crowd permit certificates. However, there are several obstacles faced in using this digital letter, there have been no updates and improvements, so the initial aim was to help, but instead it has become an obstacle to service. Apart from that, there needs to be communication and renewal of the MOU between the Malang City Government and the Ministry of Home Affairs regarding the authority to use dukcapil data so that data access can be achieved. NIK can be easier to use in the Suradi application.Keywords: Suradi application and administrative services.AbstrakSURADI adalah surat digital yang berfungsi sebagai alat informasi dalam Organisasi Perangkat Daerah Kota Malang. Selain itu, pada tingkat yang lebih luas, digunakan untuk mendukung digitalisasi layanan administrasi. Pembentukan sistem ini berakar pada Permendagri Nomor 6 Tahun 2011 tentang Naskah Kota Elektronik dalam Lingkungan Pemerintah. Surat digital dirancang untuk meningkatkan sistem naskah kota, menangani surat masuk dan keluar secara digital, dan mengoptimalkan pengelolaan surat di dalam pemerintah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana aplikasi SURADI berkontribusi pada peningkatan layanan administrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa digitalisasi pelayanan administrasi kelurahan melalui penerapan Suradi telah dilakukan dalam pengurusan surat seperti surat pengantar, surat pindah nikah, surat keterangan nikah, surat keterangan belum menikah, SKTM, SKCK, dan Surat keterangan ijin keramaian. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pemakaian surat digital ini belum adanya pembaharuan dan penyempurnaan, sehingga tujuan awalnya adalah membantu malah menjadi penghambat pelayanan, selain itu perlu adanya komunikasi dan pembaharuan MOU antara Pemkot Malang dengan Kemendagri terkait wewenang penggunaan data Dukcapil sehingga akses data NIK bisa lebih mudah digunakan di aplikasi Suradi.
Program Wirausaha Muda Bank Mandiri sebagai Implementasi Corporate Social Responsibility Sesuai PP No. 47/2012 Akhyar, Dani Miftahul
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5771

Abstract

Changes in the business competition landscape have forced companies to realize the importance of managing and improving a positive reputation in the eyes of stakeholders, one of which is done by creating a corporate social responsibility (CSR) program. This research discusses the implementation of CSR which is carried out in improving the company's reputation through its implementation in the "Mandiri Young Entrepreneur (WMM)" program. This CSR program from Bank Mandiri has been implemented since 2007 until now. However, this research limits the program implementation period to the first five years of its implementation, namely 2007-2012. The type of research used is qualitative with the nature of descriptive research and case studies. Data collection methods were carried out through in-depth interviews and literature study. The research results show that the WMM program has also run well from the CSR planning strategy stage to implementation. The company's reputation in the eyes of program participants and the community increases as seen from the output and outcomes obtained from implementing this WMM program. Among other things, it can be seen from the level of company publicity which has continued to increase since 2007-2012, and the many awards received by this WMM program from various institutions.AbstrakPerubahan lanskap persaingan bisnis telah memaksa perusahaan utnuk menyadari pentingnya mengelola dan meningkatkan reputasi yang positif di mata stakeholders, yang salah satunya dilakukan dengan membuat program corporate social responsibility (CSR). Penelitian ini membahas tentang implementasi (CSR) yang dijalankan dalam meningkatkan reputasi perusahaan melalui implementasinya pada program “Wirausaha Muda Mandiri (WMM)”. Program CSR dari Bank Mandiri ini telah dijalankan sejak tahun 2007 hingga sekarang. Namun penelitian ini membatasi periode pelaksanaan program di lima tahun pertama pelaksanannya yaitu tahun 2007-2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif dan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program WMM juga telah berjalan dengan baik mulai dari tahapan strategi perencanaan CSR hingga implementasi. Reputasi perusahaan di mata peserta program dan masyarakat meningkat dilihat dari output dan outcome yang didapatkan dari pelaksanaan program WMM ini. Antara lain dilihat dari level publisitas perusahaan yang terus meningkat sejak tahun 2007-2012, dan banyaknya penghargaan yang diterima oleh program WMM ini dari berbagai lembaga.
Digitisasi Pemilihan Kepala Desa Melalui E-Voting di Desa Puntik Dalam Kecamatan Mandastana Kabupaen Barito Kuala Abdurahman, Husein; Purnamawati, Nike; Oktaviani, Tiara Nisfu
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5230

Abstract

The electronic voting system has advantages and disadvantages compared to previously existing systems. With this, it certainly makes it interesting to know about the Digitization of Village Head Elections Through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency. The research method used in this research is a qualitative research approach with a descriptive type. The aim of this research is to find out how to digitize village head elections through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency. The benefits of research that can be obtained are the development of knowledge in the field of digitization and general elections, especially in General Elections using an E-Voting system, while the practical benefits of research are being taken into consideration in implementing the use of digitization in other general elections that use an E-Voting system. The results show that the implementation of Digitization of Village Head Elections Through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency starting from the Planning, Organizing, Actuating and Controlling stages has been successfully implemented and effective.AbstrakSistem electronic voting memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan sistem yang telah ada sebelumnya. Dengan adanya hal tersebut tentunya menjadikan hal menarik terkait pemilihan umum kepala desa di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, dilakukan secara digital melalui pemungutan suara secara elektronik. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara terbaik penerapan pemungutan suara secara elektronik untuk jabatan kepala desa di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Manfaat penelitian yang dapat diperoleh adalah pengembangan ilmu bidang digitisasi dan Pemilihan umum terutama dalam Pemilihan Umum dengan sistem E-Voting sedangkan manfaat praktis penelitian yaitu menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan penggunakan digitisasi pada pemilihan umum lainnya yang menggunakan sistem E-Voting. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan Digitisasi Pemilihan Kepala Desa Melalui E-Voting Di Desa Puntik Dalam Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala mulai dari tahap Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan) dan tahap Controlling (pengawasan) sudah berhasil dilaksanakan dengan baik dan efektif.

Page 2 of 2 | Total Record : 17