cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2017): Desember" : 14 Documents clear
IbM KELOMPOK TANI KUBIS DESA BALUNG LOR KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Dr. Ir. M. Syarief, MP; Suratno Suratno; Alwan Abdurahman
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.466

Abstract

ABSTRAK IbM Produksi  insektisida Nematoda Entomoppatogen (NEP) untuk mengendalikan hama kubis ulat plutella (Plutella xylostella) dan ulat kroksi (Crocidolomia binotalis) telah dilaksanakan di kelompok tani “Mulia 1” dan kelompok tani “Mulia 2”, desa Balung Lor, Kecamtan Balung, Kabupaten Jember. Permasalahan yang dihadapi petani kubis di desa ini adalah kelompok tani kubis di desa ini masih terbiasa menggunakan insektisida sintetik untuk mengendalikan hama utama tanaman kubis. Mengingat dampak negatif yang dapat timbul akibat penggunaan pestisida  sintetik  yang tidak bijaksana, maka perlu memasyarakatkan teknik pengendalian hama utama pada tanaman kubis  yang aman bagi manusia dan lingkungan, dalam upaya mengurangi pemakaian insektisida  sintetik yang berlebihan. Solusi yang ditawarkan adalah membuat dan menggunakan sendiri insektisida NEP dengan memanfaatkan bahan baku yang tersedia di alam. Insektisida yang dihasilkan lebih murah dan ramah lingkungan.Metode pelaksanaan yang dilakukan menggunakan  metode ceramah, diskusi dan demonstrasi plot.Target luaran  dari kegiatan Program IbM adalah menghasilkan NEP berbahan aktif Steinernema carpocapsae isolat lokal dan bakteri simbion Xenorhahabdus sp. yang efektif untuk hama kubis, kelompok tani dapat mengaplikasi  sendiri hasil  insektisida  NEP ke  tanaman  kubis dan modul teknik pembuatan NEP. Kata kunci: Crocidolomia binotalis, Nematoda Entomopatogen Plutella xylostella, Steinernema carpocapsae
KEGIATAN LITERASI MELALUI PEMBUATAN BAHAN AJAR CALISTUNG (MEMBACA, MENULIS, BERHITUNG) DI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TK DI KECAMATAN LIMO DAN CINERE anastasia dewi anggraeni
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.528

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pedagogik para guru TK di Kecamatan Limo dan Cinere dengan memberikan pelatihan membuat bahan ajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung). Metode kegiatan ini dengan memberikan tugas membuat soal-soal calistung dengan bertahap, mulai dari tingkat mudah sampai dengan sulit. Hasil dari kegiatan ini yaitu para guru menjadi termotivasi dan dapat menghasikan sebuah karya dalam bentuk lembar kerja anak yang dapat digunakan sebagai media dan sumber belajar siswa.
IBM PENGRAJIN GULA MERAH DESA TANJUNG BAIK BUDI KECAMATAN MATAN HILIR UTARA KETAPANG Nenengsih Verawati; Nur Aida; Khairul Muttaqin
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.566

Abstract

Desa Tanjung Baik Budi memiliki lahan yang sangat berpotensi terutama dalam bidang perkebunan kelapa yang semuanya tersebar diberbagai dusun yang ada di Desa Tanjung Baik Budi. Tujuan dari Program Pengabdian Kepada Masyarakatan ini adalah: meningkatkan keterampilan masyarakat pengrajin gula kelapa dalam meningkatkan sistem produksi menjadi lebih baik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas gula kepala, memberikan motivasi dalam membangun jiwa berwirausaha yang mandiri, memberikan bantuan berupa peralatan, pelatihan dalam menghasilkan produk yang lebih baik dan baru yaitu pembuatan gula semut, memperbaiki sistem pengolahan, pengemasan, sanitasi dan pemasaran produk gula kelapa. Metode Progam Pengabdian Kepada Masyarakat yang dipakai untuk mencapai tujuan  yaitu, melakukan sosialisasi program bisnis gula semut dan keuntungan bisnis ini kepada mitra binaan, memberikan pelatihan atau workshop tentang teknologi proses pembuatan gula yang lebih baik dan pelatihan tentang pembuatan gula semut serta proses pengemasan produk, mempersiapkan peralatan dan sarana penunjang lainnya selain dimiliki oleh mitra binaan, memberikan praktek kepada mitra tentang pembuatan gula semut, pengemasan produk serta teknik pemasaran. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kedua mitra yaitu semua peserta dapat mengetahui ilmu baru terutama teknologi pembuatan gula semut, sehingga petani kelapa dapat memanfaatkan nira kelapa dalam pembuatan gula semut dan memiliki nilai jual yang tinggi.Keywords— Gula cetak, gula semut dan nira. 
IbM PORTABLE INSULATED FISH STORAGE BOX UNTUK NELAYAN DESA SUMBERBENING KABUPATEN MALANG Syarifah Hikmah Julinda Sari; Hartati Kartikaningsih; Defri Yona
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.488

Abstract

Desa Sumberbening terletak di Pesisir Pantai Kondangmerak dan berpenduduk mayoritas adalah nelayan yang menggunakan perahu yang berukuran sedang untuk menangkap ikan dan menyimpan hasil tangkapannya sebelum di labuhkan ke pelabuhan terdekat untuk dipasarkan. Permasalahan  yang  dialami  oleh  Mitra IbM  yaitu  pada  kondisi tempat penyimpanan sehingga es mudah mencair dan menurunkan kualitas ikan tangkapan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah diatas adalah dengan memberikan bantuan alat  portable insulated  fish storage  box  pada mitra  IbM yaitu sebuah kotak berinsulasi, yang akan mempertahankan kondisi dingin lebih lama karena es tidak   mudah   mencair. Selain   itu,   alat   tersebut   bisa   dipindah-pindah   sehingga memudahkan penanganan ikan untuk dipasarkan dan dipindahkan apabila kapal/perahu tidak beroperasi sehingga keamanan alat tersebut bisa terjaga. Kurangnya keterampilan fish handling dan sanitasi pada mitra akan diatasi dengan pelatihan penanganan ikan sehingga mutu ikan yang dijual akan baik dan pada akhirnya akan membantu menaikkan kesejahteraan nelayan Desa Sumberbening.
PERBAIKAN PROSES PEMBUATAN PETIS IKAN KELOMPOK NELAYAN PENGUSAHA PETIS IKAN DI PUGER - JEMBER Siti Djamila; Iswahyono Iswahyono; Amal Bahariawan
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.562

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk  membantu kelompok ibu-ibu nelayan dalam memproduksi petis ikan. Selama ini petis ikan dibuat dengan cara memanaskan bahan petis ikan dalam bentuk cair diatas wajan besar sambil dilakukan pengadukan secara berkala sampai mengental seperti petis. Proses ini sangat lama sekali selama kurang lebih 16 jam. Pekerjaan pemasakan selama 16 jam ini dirasakan sangat berat sekali terutama pada proses pengadukan. Pengadukan kurang sempurna akan mengakibatkan rasa pahit dan warna tidak cerah, dan daya simpan relatif lebih pendek. Proses pemasakan yang cukup lama akan membutuhkan bahan bakar yang sangat banyak, dan juga tenaga yang cukup besar sehingga biaya produksi akan semakin besar. Selain itu belum dilakukan pengemasan produk petis ikan yang menarik, untuk membantu meningkatkan pemasaran. Target yang ingin dicapai adalah pemasakan petis yang seefisien mungkin dan dihasilkan petis yang berkualitas, dan juga produk petis sudah dikemas dalam wadah plastik dengan label yang menarik. Metode yang digunakan untuk mencapai target tersebut maka perlu dirancang dan dibuat mesin pengaduk dengan sirip ganda yang ujung menggunakan bahan kayu. Dua unit Mesin Pengaduk Petis telah diuji coba dan diserahterimakan kepada  mitra pengusaha petis ikan.   Keywords—  ikan laut, mesin pengaduk, petis 
TEKNOLOGI PENGERING PADI UNTUK KETAHANAN PANGAN DI DESA WRINGIN PUTIH, BANYUWANGI IGNB. Catrawedarma; Zulis Erwanto; Danang Sudarso WPJW; Akhmad Afandi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.567

Abstract

Desa Wringin Putih merupakan salah satu desa di Kabupaten Banyuwangi yang mengalami permasalahan dalam penanganan pasca panen padi. Selama ini penanganan yang dilakukan adalah dengan mengeringkan padi dibawah sinar matahari, cara ini terkendala disaat musim hujan, sehingga tidak bisa melakukan pengeringan. Jika proses ini terlambat, maka mengganggu tingkat kestabilan produktivitas beras dan pasokan beras ke masyarakat menjadi terlambat sehingga pada akhirnya mengganggu ketahanan pangan. Pengering dengan konsep natural convection menjadi salah satu solusi untuk membantu petani dalam meningkatkan nilai jual gabahnya. Pada prinsipnya pengering ini akan mengurangi kadar air secara perlahan-lahan karena udara panas secara alami mengalir kedalam ruang pengering tanpa bantuan blower mirip dengan pengering sinar matahari tetapi tidak perlu ruang yang luas, disamping itu kontaminasi oleh debu dan kotoran dapat dihindari. Berdasarkan hasil sosialisasi dan workshop alat pengering yang dilakukan di desa Wringin Putih didapatkan bahwa penerapan teknologi pengering sangat membantu petani dalam penanganan pasca panen khusunya dimusim hujan. Prototipe alat pengering ini dirancang dengan konsep yang sederhana untuk dapat dibuat dalam skala rumah tangga. Bed pengeringnya dengan diameter 60 cm dan lebar 30 cm, serta menggunakan motor listrik dengan daya 1 HP. Diharapkan dengan adanya penerapan teknologi pengering ini dapat membantu penanganan pasca panen dari petani di desa wringin putih. Keywords— Padi, Natural Convection Dryer
IbM DESA TANGGAP TSUNAMI BAGI DESA PUGER, KABUPATEN JEMBER, JAWA TIMUR Abu Bakar Sambah; Nurin Hidayati; M Arief Zainul Fuad
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.499

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember maupun data Provinsi Jawa Timur, wilayah Desa Puger merupakan salah satu wilayah yang dikategorikan sangat rentan terhadap tsunami. Dalam usaha meminimalkan dampak bencana tsunami di wilayah pesisir maka selain upaya-upaya penilaian kerentanan dan resiko wilayah terhadap tsunami, penyadaran masyarakat dengan pendekatan pembelajaran bencana tsunami penting untuk dilakukan. Pelaksanaan pembelajaran gempa dan tsunami di Desa Puger ini sudah di-inisiasi oleh kelompok masyarakat pesisir setempat, namun terkendala kurangnya pengetahuan tentang gempa dan tsunami, serta belum adanya sarana prasarana yang dapat digunakan untuk mendukung pendidikan kebencanaan. Kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kebencanaan, dan memberikan bantuan Alat Peraga Edukasi (APE) sebagai sarana alat bantu pembelajaran. APE yang diberikan yaitu model rumah gempa yang dibuat bisa bergerak dan bergetar sebagaimana jika gempa bumi terjadi, serta model kejadian tsunami. Selain itu juga diberikan poster dengan tema penanganan gempa dan tsunami, serta komik kebencanaan yang akan berguna bagi pelajar. Nantinya masyarakat pesisir akan mengetahui dengan baik tanda-tanda gempa dan tsunami, apa yang harus dilakukan saat terjadi maupun setelah bencana tersebut. Dengan meningkatnya kesiapsiagaan dan ketanggapan terhadap bencana alam, maka korban bencana tersebut bisa semakin berkurang. Kata kunci: Gempa, tsunami, pendidikan kebencanaan, Alat Peraga Edukasi
IbKIK JAMUR TIRAM VARIETAS GREY OYSTER DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SKIIL KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA IKIP PGRI JEMBER Hasni Ummul Hasanah; Dwi Nur Rikhma Sari; David Kristian Susilo
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.563

Abstract

Jamur tiram varietas grey oyster yang sedang dikembangkan di IKIP PGRI Jember merupakan salah satu jamur tiram hibrida yang diperoleh dari rekayasa kultur jaringan dengan persilangan secara fusi protoplasma antara jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan jamur tiram cokelat (Pleurotus cystidiosus) dan memiliki prospek kedepan yang sangat baik untuk dikembangkan, dapat memberikan banyak manfaat serta memiliki dampak positif baik bagi IKIP sendiri maupun masyarakat luas. Model usaha jamur tiram putih yang dijalankan oleh Unit IbIKK pada tahun pertama masih bertumpu pada persilangan vareietas jamur tiram, produksi baglog serta difersivikssi produk dari jamur tiram, namun untuk tahun kedua dan ketiga akan lebih bervariasi, yaitu produksi jamur varietas baru hasil persilangan secara masal, penjualan baglog, jasa paket kemitraan investasi usaha tani jamur tiram, dan budidaya jamur tiram dengan sistem kemitraan. Usaha ini juga telah menjadi sarana pembelajaran mahasiswa, dan Dosen di wilayah IKIP PGRI Jember. Keywords— Jamur Tiram varietas Grey Oyster, Kewirausahaan, skill
PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM BUDIDAYA PADI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS GABAH DI DUSUN PLANJAU DESA CAOKNG KECAMATAN MEMPAWAH HULU Antonius Antonius; Karnisius Jeramat; Reky Rermango; Fradian Adisyahputra; Acun Acun; Kornelius Yopenus; Roki Pradana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.568

Abstract

Program bina desa ini dilakukan di dusun Planjau desa Caokng Kecamatan Mempawah Hulu dari bulan Juni sampai dengan September 2017. Masyarakat sasaran adalah Kelompok Tani Sungai Pandan II yang sebagian besar mempunyai mata pencaharian sebagai petani. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan sosialisasi penggunaan benih unggul, pelatihan pembuatan trikompos jerami, dan menggunakan sistem tanam jajar legowo. Kegiatan budidaya padi dilakukan dengan membuat demplot budidaya padi seluas 0,4 hektar. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adanya perubahan pola pikir anggota kelompok tani dimana anggota kelompok  tidak lagi membakar jerami tetapi jerami tersebut sudah dicacah mengunakan mesin pencacah rumput untuk dijadikan trikompos, petani sudah melakukan sistem tanam dengan jajar legowo dan menggunakan benih unggul.  Hasil demplot seluas 0,4 hektar menghasilkan GKP sebanyak 1,25 ton jika dikonversikan menjadi 3,12 ton.ha-1. Keywords— benih padi berlabel, jarak tanam jajar legowo, trikompos jerami
PEMBANGUNAN ALAT PENGOLAH AIR LIMBAH DENGAN KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KEL. PANJANG JIWO Gita Widi Bhawika; Gogor Arif Handiwibowo; Lissa Rosdiana Noer
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.512

Abstract

Permasalahan sistem sanitasi yang kurang baik terjadi di wilayah dengan tingkat kepadatan cukup tinggi. Salah satunya di Kel. Panjang Jiwo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Masih banyak terdapat saluran-saluran air yang tidak mengalir lancar serta cenderung kotor dan menggenang. Saluran air yang demikian akan mudah untuk tempat penyakit dan berkembangnya nyamuk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, diperlukan pembangunan alat pengolah air limbah (APAL). Pembangunan APAL dimaksudkan untuk mengolah dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang biasanya terbuang dan sering kali menggenang di saluran air untuk menjadi air yang cukup bersih yang dapat digunakan untuk air cuci dan air siram tanaman. Konsep pemberdayaan masyarakat Kel. Panjang Jiwo yang dilaksanakan dalam hal ini adalah pelibatan masyarakat sejak perencanaan, pembuatan, hingga manajemen perawatan APAL agar APAL dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah telah dibangunnya APAL yang telah berfungsi dengan baik serta telah dilaksanakannya perumusan kesepakatan perawatan APAL untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan APAL di Kel. Panjang Jiwo.

Page 1 of 2 | Total Record : 14