Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Citra Merek dan Pengaruh Sugrophobia Terhadap Niat Pembelian Mobil Mewah Mercedes Benz Dhean Dikky Kurniawan; Satria Fadil Persada; Gita Widi Bhawika
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.60361

Abstract

Perkembangan industri otomotif di Indonesia yang sangat pesat dan signifikan pada beberapa tahun terakhir ini, menjadikan industri otomotif di Indonesia sebagai penyumbang pajak terbesar bagi pemerintah Indonesia dengan nilai lebih dari 80 triliun pada tahun 2010. Salah satu merek mobil mewah di dunia yang juga sangat populer di Indonesia adalah Mercedes Benz yang menawarkan kekayaan fitur dan teknologi dengan kualitas yang sangat baik pada produk mereka. Penelitian akan difokuskan guna mengetahui pengaruh dari empat faktor yang diambil dari kacamata konsumen mobil mewah terhadap niat beli (purchase intention) pada Mercedes Benz. Empat faktor tersebut di antaranya yaitu citra merek (brand image), nilai yang dirasakan (perceived value), kepercayaan (trust), dan sikap (attitude). Penyebaran kuisioner dilakukan secara online dengan mengirimkan direct message melalui sosial media kepada target responden. Terdapat 9 hipotesis yang dirumuskan dan diuji secara kuantitatif dengan menggunakan metode Structural Equation Model (SEM)
Penentuan Lokasi Pusat Distribusi Penjualan Sepeda Motor Listrik Menggunakan Integrasi Faktor Objetif dan Subjektif: Kasus Pada PT Gesits Technologies Indo Sofia Fitri Ramadani; Gita Widi Bhawika; Imam Baihaqi
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.54343

Abstract

PT Gesits Technologies Indo merupakan perusahaan nasional Indonesia bergerak pada bidang otomotif sepeda motor listrik, Gesits. Pendistribusian telah dilakukan sejak Desember 2019. Sayangnya, permintaan unit tidak diimbangi pada proses pendistribusian. Untuk melayani daerah tengah dan timur Pulau Jawa, pengiriman unit ke setiap pasar masih dilakukan secara terpusat dari pabrik yang menyebabkan biaya transportasi membengkak. Hal ini disebabkan karena kurangnya fasilitas distribusi, sehingga manajemen berencana membuka pusat distribusi di salah satu kandidat lokasi yaitu Semarang atau Surabaya. Untuk menentukan lokasi, dibutuhkan pertimbangan kompleks dengan mempertimbangkan perhitungan serta kriteria. Penulis menggunakan metode kuantitatif melalui model Brown-Gibson karena dapat mengintegrasikan faktor objektif dan subjektif dengan baik. Input faktor objektif berupa proyeksi tiga tahunan (2021-2022) perusahaan diolah menggunakan model transportasi sehingga didapatkan kota alternatif dengan biaya transportasi terendah. Dari model tersebut juga akan didapatkan alokasi dari pabrik ke pasar. Sedangkan penilaian faktor subjektif dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) melalui identifikasi, verifikasi kriteria, dan kuesioner oleh pengambil keputusan di PT Gesits Technologies Indo. Setelah itu dilakukan analisis sensitifitas untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kedua faktor terhadap penentuan lokasi pusat distribusi. Hasil penelitian menunjukkan peringkat LPMi pertama jatuh pada Surabaya dengan nilai 0,539 dilanjutkan dengan Semarang (0,461). Biaya transportasi pada tahun 2021 dibandingkan dengan usulan lokasi awal turun sebesar 29,4%. Hal tersebut membuktikan bahwa dengan pembukaan pusat distribusi, maka biaya transportasi dapat ditekan sejalan dengan pertimbangan kriteria faktor subjektif dalam penentuan lokasi.
Peran Social Media Marketing terhadap Lokasi Usaha Pengusaha Perempuan di Surabaya selama Pandemi COVID-19 Adhyra Widyanti; Berto Mulia Wibawa; Gita Widi Bhawika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60026

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menginfeksi Indonesia yang membuat masyarakat dan pemerintah ikut berperan serta dalam mengatasi COVID-19, salah satunya yaitu penerapan PSBB. Namun, adanya PSBB tersebut menimbulkan kerugian ekonomi, sehingga diterapkan kebijakan new normal untuk memulihkan ekonomi yang terdampak COVID-19. Pengusaha perempuan di Indonesia khususnya Surabaya sebagai ibukota provinsi Jawa Timur mengalami penurunan pendapatan dikarenakan kebijakan PSBB. Pandemi COVID-19 menimbulkan beberapa masalah bagi pelaku UMKM, namun terdapat kesempatan yang timbul, yaitu pelaku UMKM dapat menggunakan social media marketing. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan social media marketing berdasarkan faktor lokasi usaha pada pengusaha perempuan selama pandemi COVID-19. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan ANOVA. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 161 sampel. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan diantara kelompok lokasi usaha terhadap dampak pada bisnis pengusaha perempuan. Terdapat implikasi manajerial yang disusun untuk pihak pengusaha perempuan dengan tujuan meningkatkan dampak pada bisnis mereka.
Using ADDIE Model to Appraise MOOC English for Non-Academic Staffs (ENAS) Designed for University Non-Academic Staffs Amid the COVID 19 Outbreak Kartika Nuswantara; Banu Prasetyo; Gita Widi Bhawika; Ni Wayan Suarmini
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v14i1.8349

Abstract

To help universities non-academic staffs maintain their productivity amid the COVID 19 outbreak, MOOC ENAS was developed. To guarantee the eligibility of the program, through this research, ADDIE model was employed to evaluate the course plan. Step 1 and 2 out of the whole 5 steps of ADDIE were used to describe qualitatively about the course design. Using an online questionnaire, the authors received 110 responses and were able to demonstrate that the design had the quality for a good course design. This was led by the results of investigation on the participants’ background correspond to the course plan including the description and objectives. It was figured out that the design was able to accommodate the participants’ language learning demands. The course design facilitated students learning by serving their education background, their workplace origin, and their already existing language learning experience. However, the study was lacking in the generalizability. To serve this, further research is needed by adding quantitative data so that the results of the evaluation could be presented in numbers that were more accurate and elusive. Finally, in terms of design, the MOOC ENAS is quite accommodating to be further continued into development of course content, implementation, and evaluation as assigned in ADDIE Model.
RISIKO DEHUMANISASI PADA CROWDFUNDING SEBAGAI AKSES PENDANAAN BERBASIS TEKNOLOGI DI INDONESIA Gita Widi Bhawika
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.086 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v10i1.2355

Abstract

Crowdfunding is a new phenomena. This fundraising based technology has increased in popularity since a decade ago. Crowdfunding can help people to fund their initiatives workings without boundaries because it only need internet connection to ask and give money. It is not necessary to gain relationship between initiator and funder. Yet, from the conventional fundraising point of view, it is important to build relationship in increasing the loyal funder who can easily fund the future initiator’s initiatives. Thus, crowdfunding has a potential dehumanization risk. This descriptive research will discuss about crowdfunding in Indonesia, and its dehumanization risks. Moreover, this paper will propose the model of donor relationship management to minimize the dehumanization risk.
Feasibility Study Pusat Herbal Dan Teknologi Park Berbasis Circular Economy Di Kota Batu Gogor Handiwibowo; Lissa Rosdiana Noer; Reny Nadlifatin; Gita Widi Bhawika; Choirul Mahfud; Arman Hakim Nasution
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Politeknik Dharma Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v1i3.347

Abstract

Kota Batu telah dikenal sebagai kota pariwisata. Kota Batu juga dikenal sebagai agrobisnis yang potensial. Keunikan ini menjadikan ITS mencoba berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batu untuk membuat program Pusat Herbal dan Teknologi Park. Untuk mendukung program tersebut, melalui skema pengabdian masyarakat berbasis produk, dibuatlah studi kelayakan untuk melihat secara detail potensi program Pusat Herbal dan Teknologi Park berbasis circular economy yang akan dikembangkan bersama antara ITS dan Pemerintah Kota Batu. Melalui studi kelayakan ini diharapkan akan dapat menggandeng pihak ketiga seperti investor, program CSR, BUMN dan lain-lain yang akan membantu terwujudnya Pusat Herbal dan Teknologi Park berbasis circular economy di Kota Batu ini.
Desain Elemen Branding dan Implementasi Digital Marketing untuk Penguatan Citra Destinasi Benteng Kedung Cowek Surabaya Berto Mulia Wibawa; Gita Widi Bhawika; Geodita Woro Bramanti; Anandita Ade Putri; Rachma Rizqina Mardhotillah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Politeknik Dharma Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v1i3.365

Abstract

Benteng Kedung Cowek (BKC) dengan keindahan destinasi benteng kuno dan cerita sejarah kepahlawanan yang terkandung dibaliknya, sangat berpotensi untuk menjadi tujuan wisata sejarah yang terkenal di Kota Surabaya. Tetapi, kawasan tersebut belum sepenuhnya dikembangkan untuk keperluan pariwisata, sehingga belum banyak dikenal oleh masyarakat maupun wisatawan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu pengelola dan stakeholders BKC dalam merancang aspek branding kawasan dan peningkatan citra destinasi. Melalui desain elemen merek dan implementasi strategi digital marketing yang tepat, diharapkan BKC yang sejak Tahun 2019 telah menyandang predikat bangunan cagar budaya, akan semakin dikenal dan berdampak positif bagi peningkatan kontribusi sektor pariwisata di Jawa Timur, peningkatan aspek perekonomian kota, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal disekitar BKC.
Membangun Ekosistem Halal Kantin Asrama Institut Teknologi Sepuluh Nopember Mushonnifun Faiz Sugihartanto; Nugroho Priyo Negoro; Geodita Woro Bramanti; Nabila Silmina Hakim; Gita Widi Bhawika
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i1.777

Abstract

Program pengabdian masyarakat untuk membangun ekosistem halal Kantin Asrama ITS merupakan program pendampingan para pelaku UMKM di Kantin Asrama ITS untuk mendapatkan sertifikat halal. Hal ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberdayakan stakeholder terdekat yang tentu saja harus merasakan kebermanfaatan dan keilmuan dari civitas akademika ITS. Konsep pendampingan ini akan dilakukan dengan tujuan agar produk makanan dan minuman di Kantin Asrama ITS dapat memenuhi sertifkasi halal agar dapat meningkatkan kepercayaan konsumen (penghuni asrama ITS), serta value dari layanana asrama ITS. Kegiatan ini berbentuk pelatihan dan pendampingan kepada UMKM serta pembinaan saat pendaftaran sertifikasi, hingga membantu publikasi dan sosialisasi setelah UMKM mendapatkan sertifikat halal. Luaran dari kegiatan ini adalah produk makanan dan minuman yang tersertifikasi serta pemasangan plakat halal pada kantin asrama ITS.
PEMBANGUNAN ALAT PENGOLAH AIR LIMBAH DENGAN KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KEL. PANJANG JIWO Gita Widi Bhawika; Gogor Arif Handiwibowo; Lissa Rosdiana Noer
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i2.512

Abstract

Permasalahan sistem sanitasi yang kurang baik terjadi di wilayah dengan tingkat kepadatan cukup tinggi. Salah satunya di Kel. Panjang Jiwo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Masih banyak terdapat saluran-saluran air yang tidak mengalir lancar serta cenderung kotor dan menggenang. Saluran air yang demikian akan mudah untuk tempat penyakit dan berkembangnya nyamuk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, diperlukan pembangunan alat pengolah air limbah (APAL). Pembangunan APAL dimaksudkan untuk mengolah dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang biasanya terbuang dan sering kali menggenang di saluran air untuk menjadi air yang cukup bersih yang dapat digunakan untuk air cuci dan air siram tanaman. Konsep pemberdayaan masyarakat Kel. Panjang Jiwo yang dilaksanakan dalam hal ini adalah pelibatan masyarakat sejak perencanaan, pembuatan, hingga manajemen perawatan APAL agar APAL dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah telah dibangunnya APAL yang telah berfungsi dengan baik serta telah dilaksanakannya perumusan kesepakatan perawatan APAL untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan APAL di Kel. Panjang Jiwo.
Pendampingan dan Pengembangan UMKM Kupang Lontong Balap Pak Warno Pasca Pandemi Covid-19 Gita Widi Bhawika; Mochammad Andy Rizqy; Bertonius Vrando Haloho; Arsyta Dewi Tri Cahyani; Alvionita Vernica Shaf Akhdina; Sonia Zaki Aditya; Nunik Isyidhun Nai’mah; Muhammad Baskoro Aji
Jurnal Pemberdayaan Umat Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Umat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jpu.v2i1.1726

Abstract

Purpose: This community service activity aims to: (1) Identify the current conditions of the marketing and sales activities of the UMKM Kupang Lontong Balap Pak Warno to expedite traditional culinary development efforts in the post-covid-19 pandemic era through social entrepreneurship; (2) Developing Lontong Kupang innovation products in the form of Frozen Food with UMKM Kupang Lontong Balap Pak Warno; And (3) Designing appropriate business processes including digital marketing and online sales for UMKM Kupang Lontong Balap Pak Warno, which can then be duplicated and adapted for other regions in Indonesia. Method: This was done by developing the Kupang Lontong Balap Pak Warno MSME business through Lopang product innovation in the Post-Covid-19 Pandemic Era using the Design Thinking approach, Social Business Model Canvas, and Value Proposition Design. Result: The results of observations made in community service to develop the Kupang Lontong Balap Pak Warno MSME business, the author succeeded in formulating a Value Proposition Design for this MSME after conducting group discussion forums and online surveys Conclusion: This service activity was carried out were the creation of instant kupang rice cake product innovations, digitalization of sales using the online shop platform, and transformation of financial records using the SiApik accounting application.