J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Articles
33 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5 No 2 (2020): Desember"
:
33 Documents
clear
Pelayanan Promotif dan Preventif Meningkatkan Kesejahteraan Lansia di Desa Gaji Guntur Demak
Noveri Aisyaroh;
Friska Realita;
Isna Hudaya;
Alfiah Rahmawati;
Meilia Rahmawati
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1167
Populasi lansia di Indonesia semakin meningkat, supaya bisa berperan dalam pembangunan dan tidak menjadi beban Negara perlu adanya kebijakan dan program khusus bagi kelompok lansia. Timgginya UHH merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan nasional di bidang kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah deteksi dini adanya masalah kesehatan lansia melalui pelayanan promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan antropometri untuk mengetahui status gizi lansia dan pemeriksaan darah (glukosa dan asam urat) dengan sasaran para lansia di Desa Gaji, Guntur Demak. Sebagian besar usia lansia > 60 tahun, status gizi normal, banyak yang mengalami hipertensi, terdapat 124,39% glukosa dalam darah tinggi dan sebagian besar asam urat rendah. Pengkajian dan pemeriksaan yang didapatkan tidak normal dilakukan rujukan ke Puskesmas Guntur II.
Pembinaan dan Pengelolaan Faktor Risiko Melalui Penyuluhan Kesehatan Calon Jemaah Haji Kabupaten Jember
Ika Rahmawati Sutejo;
Nur Hasyimiyyah;
Wiwien Sugih Utami;
Baskoro Adi Prayitno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1431
Jumlah jemaah haji Indonesia mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir, meski disertai pertambahan jumlah tenaga kesehatan, namun tidak sebanding dengan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan jemaah haji tidak hanya dilaksanakan saat mereka di tanah suci, namun harus dimulai sejak awal saat jemaah haji masih di tanah air. Jumlah calon jemaah haji kabupaten Jember tahun 2018 sebanyak 1.981 orang. Separuh dari jumlah jemaah haji kabupaten Jember adalah lansia yang berusia lebih dari 60 tahun dengan kategori berisiko tinggi. Salah satu Kelompok Bimbingan Haji (KBIH) yang memiliki calon jemaah haji terbanyak di Jember adalah KBIH Al Ghazalie dengan jumlah jemaah 303 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dan pengumpulan data karakteristik jemaah. Target kegiatan pengabdian ini adalah calon jemaah haji KBIH Al Ghazaalie Jember. Luaran kegiatan ini selain meningkatkan pengetahuan dan kemandirian calon jemaah haji di bidang kesehatan, juga bertujuan mengungkap data karakteristik jemaah yang meliputi distribusi jenis kelamin, kelompok usia, dan jenis penyakit yang banyak diderita. Data ini menggambarkan kondisi riil kesehatan jemaah di lapangan, sehingga diharapkan menjadi fokus perhatian dalam pencegahan dan penanganan penyakit oleh tenaga kesehatan haji Indonesia. Penyuluhan kesehatan berisi materi mengenai penyakit-penyakit yang sering menyerang jemaah haji, status risiko kesehatan, penanganan pertama pada gangguan kesehatan jemaah haji, dan obat-obatan darurat yang disiapkan masing-masing jemaah haji. Karakteristik jemaah haji KBIH Al-Ghazaalie didominasi jemaah laki-laki, berusia 51-60 tahun, dengan penyakit terbanyak yaitu penyakit kardiovaskuler (hipertensi), diabetes melitus dan penyakit respirasi.
Implementasi IT Dalam Mengelola Keuangan UMKM untuk Mengalokasikan Aset Perusahaan di Kelurahan Sukahurip Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya
Kusuma Agdhi Rahwana;
Gea Aristi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1432
Kelurahan Sukahurip adalah salah satu kelurahan di Kota Tasikmalaya yang penghasilan penduduknya didapat dari berwirausaha diantaranya yaitu kelom geulis, spon bahan alas sandal, tas, aneka makanan ringan, alat pera ga interaktif. Akan tetapi masyarakat tersebut masih perlu pembinaan dan pendampingan terutama dalam pengelolaan keuangan dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum terlalu paham mengenai pengelolaan keuangan yang benar terutama pada pengalokasian aset perusahaan. Pada tahun pertama telah dilakukan pelatihan keuangan secara umum untuk meningkatkan pendapatan dan pelatihan keuangan dengan memanfaatkan IT yaitu dengan aplikasi excel. Akan tetapi selain pelatihan yang telah dilakukan pada tahun pertama diperlukan juga pelatihan managemen keuangan untuk mengalokasikan aset perusahaan. Selain itu diperlukan pelatihan pengelolaan pada segi laporannya dengan memanfaatkan aplikasi MYOB. Metode pelaksanaan adalah dengan cara pendekatan quality awareness , Metoda Rapid Rural Appraisal (RRA) untuk menyusun tindakan Pendampingan, Pelatihan, dan Pembinaan Metoda RRA digunakan untuk menyusun rencana tindak kesiapan masyarakat Kelurahan Sukahurip dalam menyongsong dan mengembangkan desa tersebut sebagai kawasan tujuan berbelanja, terutama rencana tindak yang berkaitan dengan bagaimana kelompok UMKM mengatasi masalah penentuan harga penjualan, pengelolaan keuangan.
Pelatihan Melukis Dengan Cat Air Untuk Siswa Rumah Pintar Anak Pesisir Muara Angke
Bayyinah Nurrul Haq;
Vidya Kharishma;
Muhammad Iqbal K
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1436
Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di RPAP Muara Angke adalah pelatihan berkarya seni rupa untuk guru dan siswa yang bertujuan membangun kecerdasan mutlilingual dan multikultural. Kegiatan berkarya seni rupa diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan imajinasi. Sehingga dapat membangun kepercayaan diri dan optimisme. Kurang optimalnya kegiatan berkarya senirupa di RPAP saat ini dkarenakan ; kurangnya pemanfaatan tema sebagai upaya mengajak siswa untuk menyadari keberadaan dirinya dan lingkungannya (kecerdasan lingkungan); berkarya rupa untuk membangun kesadaran lingkungan sekitarnya; Terbatasnya teknik dan media berkarya.Pelaksanaan kegiatan meliputi : 1)Inventarisasi kondisi sosial, ekonomi dan budaya di lingkungan RPAP, 2) Pelatihan dan Pendampingan 3) Evaluasi. Pelatihan melukis dilaksanakan dengan Metode demontrasi, materi yang diberikan adalah melukis dengan cat air dengan Teknik wet on wet, atas pertimbangan kemudahan dan memberikan kebebasan ekspresi sesuai dengan tujuan awal pelatihan. Kegiatan abdimas secara umum berjalan lancar dan direspon positif baik oleh pengajar di RPAP, peserta dari anak putus sekolah yang menjadi sasaran pelatihan dan anak yang masih bersekolah
Pelatihan Pembuatan Briket Berbasis Limbah Pertanian Bagi Pemuda Karang Taruna Karya Muda, Desa Pontang, Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember
Bambang Piluharto;
Asnawati;
Ahmad Roziq
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1437
Karang Taruna Karya Muda adalah wadah dan pengembangan pemuda dari desa Pontang, kecamatan Ambulu Kabupaten Jember yang bergerak khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial. Program kegiatan dari karang taruna selama ini lebih banyak membantu program dari pemerintahan desa seperti gotong royong, keolahragaan dan kegiatan peringatan hari besar nasional dan keagamaan. Kegiatan yang diarahkan pada tumbuhnya kewirausahaan bagi para pemuda belum banyak dilakukan. Wilayah desa Pontang sebagai daerah pertanian dan memiliki jumlah pemuda usia produktif yang banyak memiliki potensi untuk mengembangkan suatu usaha berbasis sumber daya lokal. Kegiatan pengabadian yang dilakuan oleh tim ini bertujuan mengembangkan keterampilan pemuda karang taruna melalui pembuatan briket dengan bahan baku utama limbah pertanian yang melimpah di desa Pontang. Bentuk kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan briket. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah tentang potensi pemuda untuk berwirausaha, potensi limbah pertanian menjadi material yang bernilai ekonomis dan briket sebagai alternatif bahan bakar pengganti minyak bumi. Sementara pelatihan ditekankan pada pembuatan briket menggunakan limbah pertanian sebagai bahan bakunya. Setelah kegiatan pelatihan selesai kemudian dilakukan kegiatan pendampingan sampai perserta pelatihan yait u pemuda karang taruna mahir membuat briket. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah pemuda karang taruna mendapatkan pengetahuan tentang potensi-potensi limbah pertanian menjadi barang yang bernilai ekonomi dan briket merupakan salah satu potensi tersebut. Selain itu pemuda juga mendapatkan ketrampilan pembuatan briket menggunakan bahan-bahan berbasis limbah pertanian.Luaran pelatihan ini berupa produk briket yang dibuat secara mandiri oleh pemuda karang taruna. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan wirausaha pemuda karang taruna khususnya dalam pembuatan briket dan mendorong para pemuda karang taruna untuk berwirausaha.
Pengenalan Produk Makanan dan Kosmetik Berbahan Dasar Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) yang Kaya Antioksidan dan Baik Bagi Kesehatan
Elfia Siska Yasa Putri;
Vivi Anggia
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1448
Indonesia tengah menghadapi tantangan masalah kesehatan meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), kanker dan diabetes justru menduduki peringkat tertinggi. Kurangnya kesadaran akan pola hidup dan makan yang sehat merupakan salah satu penyebab kondisi ini. Kecenderungan kehidupan masyarakat yang memilih segala sesuatunya serba instan termasuk dalam konsumsi makanan dan kosmetik yang saat ini banyak yang menggunakan bahan-bahan berbahaya termasuk pewarna menyebabkan banyak timbulnya penyakit. Begitu pula dengan kehidupan masyarakat pada lingkungan Kampung Jati, Desa Parung, Bogor. Pendekatan terpadu untuk merubah perilaku masyarakat agar mengkonsumsi makanan sehat yang akan memberikan dampak yang positif dimasa depan yang akan menurunkan PTM. Pada saat ini gaya hidup sehat atau kembali ke alam (back to nature) telah menjadi tren baru masyarakat. Konsumsi buah setiap hari memberikan banyak manfaat bagi tubuh kita, bukan saja rasanya yang enak tapi buah dan sayur kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah terjadinya stres oksidatif, sehingga pada pengabdian masyarakat ini kami mencoba memanfaatkan pigmen pada buah naga merah sebagai sumber antioksidan alami dan pewarna alami pada pembuatan produk makanan dan produk kosmetik sederhana. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang manfaat konsumsi buah naga merah dan cara pemanfaatan buah naga merah sebagai bahan dasar makanan dan kosmetik. Dengan meningkatnya pemahanam dan pengetahuan tersebut, diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk mengikuti gaya hidup sehat sehingga terhindar dari penyakit.
Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan
Fadia Fitriyanti;
Ani Yunita
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1452
Lokasi desa wisata Lava Bantal menjadikan Dusun Sumber Kidul sering dikunjungi banyak para wisatawan, yang berakibat pada masalah pengelolaan sampah di Dusun tersebut. Warga masyarakat berharap adanya solusi untuk mengatasi permasalahan di sekitar desa wisata lava bantal sehingga tidak mengganggu pencemaran lingkungan desa wisata dan masyarakat sekitar. Selain itu, kerajinan yang bernilai ekonomi untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar. Solusi yang ditawarkan bagi permasalahan kelompok PKK adalah pendampingan pengelolaan sampah dijadikan kerajinan tangan dan sosialisasi hukum bisnis dan lingkungan bagi kelompok PKK. Metode yang ditawarkan ialah Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pendampingan dan sosialisasi hukum bisnis dilakukan dengan metode pendampingan praktek. Hasil yang dicapai adalah anggota kelompok PKK yang semula belum mengetahui dan belum dapat membuat kerajinan tangan yang berasal dari sampah layak pakai maka menjadi mengetahui dan bisa membuat kerajinan tangan yang berasal dari sampah layak pakai. Selain itu, semula sampah dikumpulkan dan dijual ke pengepul dengan harga yang murah menjadi hasil karya produk bunga dan piring plastik yang sangat berinovasi, bervariatif .Antusiasme Kelompok PKK dalam mengikuti program penyuluhan dan pelatihan sangat tinggi sehingga dapat mendukung keberhasilan proses pembuatan produk kerajinan sampah kreatif.
Pendampingan Legalitas Layak Edar Produk Emping Industri Rumah Tangga
Fadia Fitriyanti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1465
Tujuan program KKN 089 PPM didusun Dermojurang, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 14 Januari sampai dengan 14 Februari 2019 ini adalah untuk legalitas produk usaha kecil menengah untuk produk emping melinjo yang diproduksi oleh Usaha Kecil Menengah yaitu UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) di Dusun Dermojurang, Bantul, sehingga pemasaran produk emping melinjo dapat lebih luas dan akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di dusun Dermojurang.Target khusus dan luaran yang dihasilkan dari program KKN PPM ini adalah pertama pemberdayaan masyarakat melalui pensertifikatan produk pangan emping melinjo kedua pendampingan pengurusan persertifikatan P-IRT produk emping melinjo. Persoalannya adalah keterbatasan pemasaran produk emping melinjo disekitar dusun Dermojurang karena tidak mempunyai ijin P-IRT sehingga perlu diurus ijin PIRTnya. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah Produk emping yang mendapatkan sertifikasi pengurusan IRT,laporan pelaksanaan KKN, artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal ber-ISSN, publikasi repocitory PT, video kegiatan KKN dipublish diyoutube; peningkatan pemasaran produk, perbaikan tata nilai masyarakat swa-daya, peningkatan kedisiplinan dan partisipasi peserta dalam kegiatan KKN-PPM (dibuktikan dengan daftar hadir atau form presensi, dedikasi dan kekompakan tim pelaksana); Metode yang akan dipakai untuk mencapai tujuan tersebut yaitu focus group discussion, praktek, perantara atau penghubung. Rencana yang akan dicapai dengan mengadakan sosialisasi kepada kelompok UPPKS Demojurang dan pendampingan pengurusan sertifikasi ijin-IRT.
Pemilih Pemula "Cerdas Pemilu"
Iwan Satriawan;
Yordan Gunawan;
King Faisal Sulaiman;
Mohammad Bima Aoron Hafiz
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1468
Fokus utama pengabdian ini adalah mencerdaskan pemilih pemula dengan memberikan pengayaan materi pendidikan politik di kalangan siswa-siswi Madarasah Aliyah Muallimin dan Muallimat Yogyakarta sebagai kelompok sasaran dalam mengikuti pemilihan Presiden/Wakil dan para wakil rakyat di tahun 2019. Indikator bagi pemilih cerdas diasumsikan paling tidak : 1. Memahami jejak rekam para kontestan secara baik. 2. memahami visi-misi calon Presiden/Wakil, dan wakil rakyat dengan baik. 3. Memahami komitmen keberpihakan kontestan terhadap isu-isu kepentingan rakyat, isu anti korupsi dan non diskriminasi terhadap semua orang. 4. Mampu mengatasi isu/berita kampanye negatif (negative campaign ) dan isu/berita hoax terhadap para kontestan. 5. Terinternalisasi sikap anti money politics, kesediaan untuk turut mengawasi terselanggaranya Pemilu yang jurdil dan luber. Metode pendekatan berbasis partisipatif aktif dan interaktif dengan model ceramah, pelatihan, dan participatory learning/role playing disertai diskusi interaktif dan bedah kasus seperti kasus-kasus Hoax, money politics, dan negative campaign. Pola ini lebih menempatkan mitra sebagai mitra/partsipan aktif, dalam suasana kegiatan yang non formal/atraktif sehingga mampu menghasilkan serapan pengetahuan pendidikan politik yang mencedaskan. Terpenuhinya pemahaman dan perilaku pemilih pemula yang cerdas akan mendorong terwujudnya hasil Pemilu 2019 yang berkualitas dalam menghasilkan pemimpin dan para wakil rakyat yang amanah dan berjiwa negarawan.
PKM Pasar Syariah Ulul Albab
Idel Waldelmi;
Wita dwika Listihana;
Afvan Aquino
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1492
Lembaga keuangan syariah / BMT adalah lembaga usaha yang berusaha memberi manfaat dan bukan lembaga sosial. Permasalahan yang dihadapi pedagang dalam mengakses modal dari lembaga keuangan yang diakui oleh pedagang memang sulit dan rumit. Oleh karena itu alternatif yang dimanfaatkan Padagang adalah jasa pelapas bagi para rentenir. Dari hasil pelayanan yang telah dilakukan, pedagang mulai menyadari modal yang diperolehnya, oleh karena itu upaya yang dilakukan tidak lain adalah mendirikan lembaga keuangan syariah / BMT di lingkungan pasar syariah maupun dari jasa yang dilakukan pada ulul. Pasar syariah albab bersama mitra penyuluhan hal ini kepada para pelaku usaha yaitu para pedagang di pasar sangat membantu para pedagang untuk mengenal dan memahami untuk dapat mengamalkan pentingnya lembaga keuangan syariah / BMT yang sesuai dengan syariah dan keberadaannya. adanya kepercayaan yang tinggi dari para pedagang / pelaku usaha untuk segera mewujudkan keinginan para pelaku usaha / pedagang untuk dapat mendirikan lembaga keuangan syariah / BMT di lingkungan pasar syariah. Pada intinya lembaga keuangan syariah akan memberikan kesempatan kepada pelaku usaha / perdagangan untuk ikut serta dalam berdagang untuk mendirikan lembaga keuangan syariah / BMT, penggunaan dan akses BMT oleh para pedagang tentunya akan sangat membantu bagi para pelaku usaha pedagang.