cover
Contact Name
Kaliandra Saputra Pulungan
Contact Email
kaliandrasaputra5@gmail.com
Phone
+6285295445764
Journal Mail Official
kaliandrasaputra5@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/hikmah
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISSN : 20858663     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles 317 Documents
Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Literasi Informasi Guru untuk Mengembangkan Materi Pembelajaran Muslimin; Suprapno; Ide Ayu Nur Sholeha
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi informasi merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki guru dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memanfaatkan berbagai sumber informasi untuk mengembangkan materi pembelajaran yang relevan dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya kepala sekolah dalam meningkatkan literasi informasi guru untuk pengembangan materi pembelajaran di SMP Negeri 18 Sarolangun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta pihak terkait, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah meningkatkan literasi informasi guru melalui penyediaan sumber belajar, pelatihan, pemanfaatan sumber informasi digital, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, program pembinaan, serta monitoring, evaluasi, dan pemberian penghargaan. Upaya tersebut meningkatkan kemampuan guru dalam memilih sumber informasi yang kredibel, memanfaatkan perpustakaan dan media digital, berkolaborasi, memperbarui pengetahuan, serta mengembangkan materi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, resistensi terhadap perubahan, keraguan terhadap kredibilitas informasi, padatnya kurikulum, dan keterbatasan akses sumber informasi. Kendala tersebut dapat diatasi melalui sinergi antara kepala sekolah, guru, dan seluruh warga sekolah sehingga peningkatan literasi informasi dapat berlangsung secara optimal.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAHAN TENTANG STANDARPROSES PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH (KMA) Amin Syahputra
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the KMA policy Number 1503 of 2025 concerning the Standards for Islamic Religious Education Processes in madrasas, especially in the aspect of the Lesson Implementation Plan (RPP). The method used is qualitative with a descriptive approach through documentation and literature studies. The results of the study show that this policy emphasizes the simplification of the RPP administratively but remains oriented towards the quality of studentcentered learning. The RPP is positioned as a contextual, flexible learning design, and integrates Islamic values and 21st-century skills. However, its implementation still faces challenges such as limited teacher competency and infrastructure
Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra Tiara Puspa Tsurayya; Ahmad Muqaffi; Sudadi
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan Islam tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga oleh keberhasilan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas peserta didik. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam adalah kepemimpinan kepala madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah sebagai informan utama dan beberapa guru sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memaknai kepemimpinan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, lembaga, dan masyarakat. Peran kepemimpinan dijalankan melalui lima dimensi utama, yaitu sebagai murabbi (pendidik jiwa), mudir (manajer kelembagaan), motivator dan inspirator, mediator dan penghubung, serta muhasib (evaluator berkesinambungan). Implementasi kelima peran tersebut dilakukan melalui keteladanan dalam kegiatan keagamaan, pengelolaan lembaga yang efektif, penguatan motivasi warga madrasah, pembangunan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, serta evaluasi berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam di madrasah.
Pendidikan Islam Berbasis Toleransi sebagai Strategi Perdamaian dalam Masyarakat Multikultural: Sintesis Komparatif Indonesia dan Malaysia A. Mustafit Lutfi; Mudzakkir Ali; Ifada Retno Ekaningrum
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dan Malaysia sebagai negara dengan keberagaman budaya, agama, dan etnis menghadapi tantangan besar dalam membangun perdamaian sosial. Pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menanamkan nilai-nilai toleransi yang relevan dalam konteks masyarakat plural. Artikel ini bertujuan menganalisis kontribusi pendidikan Islam terhadap perdamaian di kedua negara melalui pengintegrasian nilai-nilai toleransi dalam kurikulum, metode pengajaran inklusif, dan karakter pendidikan. Metode yang digunakan adalah descriptive literature review. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan Islam, toleransi, multikulturalisme, dan perdamaian sosial di Indonesia dan Malaysia. Data kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, tantangan, dan strategi penerapan pendidikan Islam berbasis toleransi di kedua negara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengadopsi pendekatan multikultural, menggunakan strategi pengajaran yang inklusif, dan memperkuat pendidikan karakter, pendidikan Islam dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis. Artikel ini juga memberikan rekomendasi strategi untuk memperkuat peran pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.
Membangun Masyarakat Pembelajar di Era Society 5.0 melalui Pendidikan Luar Sekolah Khalilah Ramadhani; Hidayati; Alya Zubaidah
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan luar sekolah dalam membangun masyarakat pembelajar di era Society 5.0 di Desa Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, pengelola pendidikan nonformal, serta warga masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan cukup baik, namun budaya belajar sepanjang hayat masih belum berkembang secara optimal. Pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran juga masih terbatas, meskipun akses terhadap teknologi sudah semakin tersedia. Pendidikan luar sekolah berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan literasi digital masyarakat melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan belajar, keterbatasan program yang berkelanjutan, dan minimnya pemanfaatan teknologi untuk tujuan edukatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan luar sekolah berbasis kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat pembelajar yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing di era Society 5.0.
Pendidikan Agama Islam Berbasis Kesadaran Diri untuk Mengatasi Krisis Moral Remaja Dwi Restiana; Hesty Febina Pingky; Dimas Ramadianto
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral remaja merupakan persoalan serius dalam kehidupan masyarakat modern yang ditandai dengan menurunnya perilaku etis, melemahnya komitmen keagamaan, serta meningkatnya perilaku menyimpang. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Pendidikan Agama Islam berbasis kesadaran diri (self-awareness) sebagai upaya preventif dalam menangkal krisis moral remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan artikel jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berbasis kesadaran diri menekankan refleksi internal, kesadaran moral, dan tanggung jawab spiritual sehingga nilai-nilai Islam terinternalisasi sebagai komitmen pribadi. Pendekatan ini berkontribusi pada penguatan kontrol diri, penalaran moral, dan kecerdasan spiritual remaja dalam menghadapi tantangan moral era modern.
Menjawab Dekadensi Moral Remaja Melalui Optimalisasi Ekstrakurikuler Ketaqwaan Heridianto; Putri Fatimatul Aini
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena dekadensi moral dikalangan remaja menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan khususnya dalam konteks pendidikan karakter dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, peran dan optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler ketaqwaan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian berupa Field Research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kegiatan ekstrakurikuler ketaqwaan seperti hadrah Al-Banjari, qiro’at, kaligrafi, peringatan hari besar Islam dan kegiatan pondok Ramadhan memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kebiasaan religius peserta didik. Kedua, kegiatan ekstrakurikuler ketaqwaan memiliki kontribusi signifikan dalam menanamkan nilai-nilai religius seperti kebiasaan ibadah, cinta terhadap seni Islam, disiplin, jujur serta bertanggung jawab dan kebersamaan dan uhkwah. Ketiga, pembinaan yang konsisten dan keteladanan pembina menjadi faktor kunci keberhasilan. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi ekstrakurikuler ketaqwaan dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi dekadensi moral remaja dilingkungan sekolah.