cover
Contact Name
Moh. Aziz Arifin
Contact Email
cendekiahijau@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cendekiahijau@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
ISSN : 24775096     EISSN : 25489372     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, the scientific journal of the Agrotechnology Study Program at the Faculty of Agriculture of the Islamic University of Kadiri, with a frequency of 2 times a year in February and September. This journal contains scientific papers, summaries of research results, discussion of literature and articles on community service information that have to do with the field of agricultural sciences
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L. var. achepala) VARIETAS NITA AKIBAT PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK Nurlingga, Muhamad Farid Dwi; Muharam, Muharam; Syafii, Muhammad
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.5626

Abstract

Untuk meningkatkan hasil tanaman kailan dapat dilakukan dengan cara pemupukan. Saat ini penggunaan pupuk organik belum bisa menggantikan pupuk anorganik sepenuhnya sehingga masih membutuhkan pemupukan tambahan dengan pupuk anorganik tetapi diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang memberikan hasil tertinggi tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan pada lahan milik kelompok tani Muncul Jaya yang berada di Desa Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan dilaksanakan pada Juli 2023 sampai dengan September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Terdapat 10 perlakuan yang diulang 3 kali, yaitu A (0 t/ha pukan ayam + 0 kg/ha NPK) B (15 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) C (15 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) D (15 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK) E (20 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) F (20 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) G (20 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK) H (25 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) I (25 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) J (25 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan F (20 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 35,87 cm, jumlah daun 8,07 helai, bobot segar pertanaman 75,75 gram, bobot segar perpetak 2,63 kg/petak, dan bobot segar perhektar 11,70 ton/ha.
PEMBERIAN ABU TERBANG BATUBARA DAN PUPUK ORGANIK GRANUL SLUDGE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharate Sturt) VARIETAS PARAGON Muhtadi, Deya Ammar; Agustini, Rika Yayu; Muharam, Muharam
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.5502

Abstract

Pemanfaatan abu terbang batubara (ATB) dan pupuk organik granul (POG) sludge limbah kertas perlu dilakukan karena limbah tersebut dapat merusak lingkungan, . salah satu pemanfaatannya adalah sebagai sumber unsur hara dan amelioran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis ATB dengan POG sludge terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung Manis pada tanah Aluvial. Penelitian dilakukan dilahan area lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Pasirjengkol dari bulan Januari 2024 sampai April 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial yang terbagi menjadi 2 faktor dengan 3 taraf dimasing – masing faktor dan menghasilkan 9 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Perlakuannya faktor ATB(M) meliputi 3 taraf m0= 0% ATB, m1= 7,5 % ATB atau 2,1 kg/polybag, m2= 15 % ATB atau 4,2 kg/polybag. Faktor Pupuk Organik Granul Sludge (P) meliputi 3 taraf p1= 15 ton/ha atau 210 gram/polybag, p2= 20 ton/ha atau 280 gram/polybag, p3= 25 ton/ha atau 350 gram/polybag. Data hasil pengamatan diuji dengan uji F, dan apabila berpengaruh nyata diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil percobaan menunjukan terjadi interaksi antara ATB dengan POG terhadap parameter tinggi tanaman umur 28, 35, dan 42 hst, jumlah daun umur umur 42 hst berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
INTENSITAS PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG (Sclerotium rolfsii) DAN KARAKTER AGRONOMI TANAMAN KEDELAI var. Anjasmoro AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS LIMBAH MEDIA JAMUR MERANG DAN Trichoderma harzianum Udin, Hasanudin Hasan; adhi, Satriyo restu
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.5609

Abstract

Kedelai merupakan salah satu sumber tanaman pangan terpenting di Indonesia karena besarnya jumlah kebutuhan kedelai di masyarakat. Kedelai memiliki peranan yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, dikarenakan dapat dijadikan sumber bahan baku industri tempe, tahu, dan pakan ternak berupa bungkil kedelai. Produksi kedelai tahun 2020 mengalami penurunan 135.521 ton atau 31,95% dari tahun 2019. Penurunan produktivitas tersebut diantaranya disebabkan oleh gangguan penyakit tanaman. Penyakit tersebut disebabkan jamur, bakteri, virus dan mikoplasma. Cendawan Sclerotium rolfsii merupakan patogen penting pada tanaman kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengendalian terbaik terhadap penyakit S. rolfsii terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dan penambahan bahan organik dan agens hayati dalam menekan intensitas penyakit busuk pangkal batang (S. rolfsii). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan kode; T0 = (Kontrol), T1 = Fungisida (Kontrol atas), T2 = Trichoderma harzianum, T3 = (Kompos limbah media jamur merang), dan T4 = (Kompos limbah media jamur merang + Trichoderma harzianum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enambahan kompos limbah media jamur merang dan Trichoderma harzianum pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot kedelai per tanaman, bobot per 100 polong dan severtias tanaman kedelai namun kerusakan terkecil terjadi pada perlakuan T4 (Trichoderma harzianum + kompos limbah media jamur merang di pengamatan 28 hst sampai 56 hst dengan nilai rata-rata 20,32%.