cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019" : 11 Documents clear
Gambaran Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Puskesmas Getasan Paulete Esterlina Pesiwarissa; Sanfia Tesabela Messakh; Bagus Panuntun
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.314

Abstract

Remaja rentan mengalami berbagai masalah terkait dengan kesehatan reproduksi. Peran Puskesmas sebagai pemberi layanan kesehatan adalahmeningkatkan keterampilan dan pengetahuan remaja terkait pencegahan masalah kesehatan reproduksi.Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi PKPR di Puskesmas Getasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian adalah pengelola program kesehatan remaja dan Kepala Puskesmas.Data diperoleh melalui wawancara mendalam, kemudian data yang diperoleh diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2018.Dari hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu program Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja, kebijakan dan fasilitas Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja dan kendala yang dialami dalam mengimplementasikan program. Kesimpulan dari penelitian ini adalahimplementasi program kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Getasan sudah terlaksanakan dengan baik melalui program-program yang ada didukung oleh kebijakan dan fasilitas yang tersedia demi memberikan pelayanan terbaik bagi para remaja yang ada di lingkup kerjanya, juga terdapat kendala dalam pelaksanaan program yaitu waktu sehingga untuk mengatasi kendala yang ada pihak Puskesmas melakukan negosiasi waktu agar program dapat terlaksanakan.
Terapi Musik dalam Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia Ryan Nuari Pratama; Warih Andan Puspitosari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.302

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah terapi musik. Mendengarkan musik dapat mempengaruhi sistem saraf otonom (sistem saraf simpatis dan parasimpatis) yang dapat  menghasilkan respon relaksasi. Hal ini akan memperbaiki perilaku dan gejala psikologis pada lansia yang mengalami depresi. Tujuan artikel ini adalah untuk mereview literature tentang efektifitas terapi musik terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Pencarian literatur review ini menggunakan database Science Direct, PubMed dan Goggle Scholar dengan menggunakan keywords: “Music Therapy AND Depression AND Elderly”. Hasil pencarian artikel menemukan sebanyak 3.570 artikel dalam jurnal internasional dalam rentang tahun  2016 sampai 2019. Artikel tersebut diseleksi dan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah sebanyak 10 artikel. Hasil dari 10 jurnal tersebut, 8 penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan efek yang signifikan dalam penurunan gejala depresi pada lansia setelah dilakukan beberapa jenis terapi diantaranya China Traditional Music, Preferred Music Combined, Interaktive Music, Choral Singing Therapy, Turkis Traditional Music, Combined Music and Tai Chi. Literatur review ini menunjukkan bahwa metode terapi musik mempunyai peranan yang sangat penting dalam tatalaksana non-farmakologi. Terapi musik ini menunjukkan sebagai salah satu metode yang efektif dalam menurunkan gejala depresi pada lansia. Tinjauan literatur review ini mendapatkan hasil bahwa pemberian terapi musik efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia.
Dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang Terhadap Peningkatan Kinerja Puskesmas Bancak Terkait Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) Delyn Viona Tomilanton; Sanfia Tesabela Messakh; Bagus Panuntun
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.315

Abstract

Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mendukung kinerja puskesmas agar mencapai hasil yang optimal. Penurunan AKB merupakan salah satu aspek kesehatan yang terus menerus diupayakan. Data menunjukkan bahwa AKB tingkat Jawa Tengah belum mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang terhadap peningkatan kinerja puskesmas bancak terkait AKB. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara semi terstruktur untuk melihat dukungan pemerintah daerah kabupaten semarang dan penurunan AKB di puskesmas. Subjek penelitiannya adalah kepala puskesmas, bidan koordinator anak, dan bidan koordinator ibu. Lokasi penelitian yaitu di Puskesmas Bancak, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian, ditemukan tiga tema yaitu: penyebab kematian bayi, upaya-upaya yang dilakukan puskesmas dalam menurunkan AKB, dan dukungan-dukungan yang diberikan kepada puskesmas untuk menurunkan AKB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk menurunkan AKB di Puskesmas Bancak yang disebabkan oleh kematian bayi prematur dilakukan dalam 12 program kerja yang sudah dijalankan dengan beberapa dukungan yang diberikan baik dari pemerintah daerah kabupaten semarang maupun dari dinas kesehatan kabupaten semarang dan Puskesmas Bancak sendiri dalam upaya menurunkan AKB.
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review Wulida Litaqia; Iman Permana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.305

Abstract

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi pada individu yang memiliki masalah gangguan mental. Bunuh diri dapat berawal dari depresi yang terjadi dalam diri penderita. Aspek spiritual seringkali dihubungkan dengan pencegahan perilaku bunuh diri. Beberapa penelitian terkait telah menjelaskan bagaimana dukungan spiritual dapat mengurangi tingkat depresi pada individu. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran spiritual dalam mempengaruhi resiko perilaku bunuh diri pada orang dewasa. Penulisan jurnal ini menggunakan pendekatan studi literatur yang berasal dari beberapa database, yaitu EBSCO, PROQUEST, PubMed, dan Google Cendekia (Google Scholar) dengan menggunakan kata kunci ‘spiritual support’ OR ‘religious support’ AND ‘risk of suicide’ OR ‘suicide attempt’ AND ‘adults’. Menyaring dari 159.320 jurnal dan berhasil mendapatkan 14 jurnal terkait. Menggunakan kriteria inklusi yang mencakup sumber literatur yang diambil mulai tahun 2015 sampai dengan 2018, menggunakan bahasa inggris, kesesuaian kata kunci penulisan, keterkaitan hasil penulisan literatur dengan pembahasan yang diangkat  Terdapat 4 tema yang ditemukan dalam telaah literatur ini, yaitu faktor-faktor yang menyebabkan ide bunuh diri, pengalaman bunuh diri dari orang terdekat, dukungan ahli agama terhadap resiko perilaku bunuh diri, serta intervensi psiko-religius. Masalah kesehatan mental seperti depresi dapat dicegah dengan melibatkan peran agama didalamnya. Peran perawat dalam hal ini sangat penting dalam mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan ide bunuh diri muncul serta membantu memberikan intervensi pencegahan resiko perilaku bunuh diri dengan mendorong aspek keagamaannya.
Pandangan Pengobat Tradisional Terhadap Gangguan Jiwa: A Literature Review Muhammad Chaidar Baharta; Shanti Wardaningsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.307

Abstract

Dewasa kini, banyak perdebatan tentang kesehatan mental secara global yang semakin membutuhkan dan mempertimbangkan kolaborasi antara pengobatan berbasis biomedik dan tradisional. Meskipun pada saat ini tidak banyak penelitian yang menuliskan variable yang akan mempengaruhi kolaborasi tersebut. Tujuan dari literature review ini adalah untuk menganalisa hasil penelitian terkait pengaruh pengobatan tradisional terhadap pasien dengan gangguan mental.Penulisan jurnal ini menggunakan pendekatan studi literature dari beberapa database, yaitu PubMed, Clinical key dan google scholar. Secara total, literature review terdiri dari 5 jurnal; 5 penelitian melaporkan hasil yang efektif terkait kolaborasi antara pengobat tradisional dan pengobatan medis dalam menangani pasien dengan gangguan mental. Berdasarkan penelitian ini bahwa, pengobat tradisional bisa dijadikan referensi pengobatan bagi pasien dengan gangguan mental. Kolaborasi antara praktisi kesehatan dan tradisional dapat memberikan pengobatan yang lebih konverhensif dan efektif, meningkatkan akses perawatan dan berpotensi mengurangi beban penyakit mental yang dialami oleh pasien.
Efek Sitotoksik Madu Dan Silver Dressing Terhadap Sel Fibroblas Dalam Media Tinggi Glukosa: Studi In Vitro Januar Rizqi; Denny Agustiningsih; Dwi Aris Agung; Nur Arfian
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.316

Abstract

Penyembuhan luka diabetes merupakan proses yang unik dan kompleks. Sejumlah dressing dikembangkan untuk mengetahui manfaat yang diharapkan meningkatkatkan proses penyembuhan. Penelitian in vivo maupun in vitro madu dan silver menunjukan hasil yang berbeda. Diperlukan penelitian lebih lanjut aktifitas sitotoksik madu dan silver terhadap sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah madu dan silver bersifat sitotoksik terhadap sel fibroblast dalam media tinggi glukosa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental  dengan post test only desain. Kultur sel fibroblast di uji sitotoksik dengan meggunakan metode MTT Assay secara in vitro. Kelompok penelitian dibagi menjadi  kelompok madu dengan konsentrasi 6%, 3% 1.5% dan kelompok Silver. Silver memiliki efek sitotoksik terhadap sel fibroblas dengan nilai penghambatan sebesar 100%. Madu dengan konsentrasi 6% dan 3% memiliki nilai penghambatan lebih dari 50%. Madu konsentrasi 1,5% menujukan proses penghambatan kurang dari 50% dan meningkatkan proses priliferasi sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Madu memiliki aktifitas sitotoksik yang lemah terhadap sel fibroblas dan dapat meningkatkan proliferasi sel, sedangkan silver memiliki aktifitas sitotoksik yang kuat terhadap sel fibroblast.
Efektifitas Diabetes Self Management Education Terhadap Self Care Penderita Diabetes Mellitus: A Literature Review Ratna Agustiningrum; Kusbaryanto Kusbaryanto
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.309

Abstract

Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit yang masih mengancam kesehatan masyarakat di dunia. Beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan dengan upaya primer, sekunder, dan tersier. Salah satu upaya tersier yang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi atau cacat melalui penyuluhan atau pendidikan kesehatan (pendidikan). Makalah ini bertujuan untuk menguji penerapan Edukasi Manajemen Diri Diabetes untuk perawatan diri pasien dengan diabetes mellitus. Pencarian artikel mulai dari Desember 2017. Tinjauan literatur dilakukan dengan mencari artikel publikasi tentang Proquest, PubMed, Sciencedirect, dan Cochrane Library dengan menggunakan kata kunci diabetes mellitus tipe 2 dan manajemen diri diabetes mellitus + perawatan diri, kemudian melakukan pemilihan berdasarkan kriteria inklusi dan dilakukan penilaian kritis sehingga artikel yang relevan berjumlah 6 artikel. Data akan diekstraksi dari artikel tersebut dan kemudian dikelompokkan untuk diskusi dan disimpulkan. Dari 5 artikel penelitian diindikasikan bahwa edukasi manajemen diri diabetes efektif dalam meningkatkan perawatan diri pada pasien DM. Satu artikel menunjukkan bahwa selain edukasi manajemen diabetes mellitus mandiri salah satu faktor pendukungnya adalah dukungan keluarga. Penerapan Edukasi Diabetes Self Management efektif terhadap peningkatan perawatan diri pada penderita Diabetes Mellitus.
Pengaruh Biblioterapi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah di Paud Terpadu Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta Rosikhah Al Maris; Yayi Suryo Prabandari; Akhmadi Akhmadi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.308

Abstract

Kecemasan masuk sekolah secara sederhana dapat diartikan sebagai bagian dari kecemasan umum akibat rasa takut berpisah dari ibu atau pengganti ibu, dan ketidakmampuan berdiri sendiri. Kecemasan yang dialami oleh anak usia prasekolah  akan berisiko mengganggu tumbuh kembang anak. Pada anak, membaca merupakan bagian dari fokus perkembangan. Biblioterapi merupakan salah satu bentuk dari terapi yang melibatkan buku untuk membantu anak dengan masalah mental maupun emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biblioterapi terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah di PAUD Terpadu Aisyiyah Nur’Aini Yogyakarta. Penelitian ini adalah quasi experimental dengan pre-test dan post-test design tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan di PAUD Terpadu Aisyiyah Nur’Aini Yogyakarta pada bulan September 2015 dengan besar sampel 27 responden yang pada pelaksanaan biblioterapi dibagi menjadi tujuh kelompok kecil. Instrumen pengukuran tingkat kecemasan yang digunakan adalah SCAS (Spence Children’s Anxiety Scale) yang ditulis oleh Susan H. Spence tahun 2000.  Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dengan nilai p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah biblioterapi berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah di PAUD Terpadu Aisyiyah Nur’Aini Yogyakarta.
Pengaruh Multiple Micronutrient Powder Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Usia 6-59 Bulan Dengan Anemia Murgi Handari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.303

Abstract

Anak Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap gizi dan kesehatan. Pada masa ini daya tahan tubuh anak masih belum kuat, sehingga risiko anak menderita penyakit infeksi lebih tinggi. Salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada Anak balita adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Multiple Micronutrient Powder  merupakan multimineral yang diberikan pada balita untuk membantu tumbuh kembang balita secara optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, mencegah anemia dan mencegah kekurangan zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Multiple Micronutrient Powder Terhadap Kejadian ISPA Anak Dengan Anemia Usia 6-59 Bulan. Metode penelitian adalah Randomized Control Trial dengan sampel Anak dengan anemia usia 6-59 bulan dipilih secara random. Sampel dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang diberi Multiple Micronutrient Powder dan kelompok lain diberi plasebo. Keduanya diberi perlakuan selama 12 minggu. Kejadian ISPA diobservasi sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan analisis regresi linier ganda didapatkan hasil bahwa balita yang diberi Multiple Micronutrient Powder menurun kejadian ISPA sebesar 0,076 dibandingkan yang diberi plasebo, walaupun secara statistik tidak signifikan (p=0,455). Pemberian Multiple Micronutrient Powder pada balita dengan anemia menurunkan kejadian ISPA, meskipun secara statistik tidak signifikan.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Depresi Pada Penderita Kusta Di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto Rina Nur Hidayati; Ifa Roifah; Nur Wahyuni; Thomas Aquino Erjinyuare Amigo
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.311

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menimbulkan masalah yang sangat kompleks. Masalah yang dihadapi pada penderita bukan hanya dari segi fisik saja, tetapi juga masalah psikososial yaitu depresi. Keluarga merupakan sumber koping terdekat, sehingga dukungan yang diberikan akan sangat berarti bagi penderita kusta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat depresi pada penderita kusta di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penderita kusta yang mengalami cacat tingkat II.Sampel yang diambil dengan teknik consecutive sampling sebanyak 54 responden.Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan depresi ZSDS (Zung Self-Rating Depression Scale).Hasil penelitian menunjukkan responden yang mendapat dukungan keluarga baik sebanyak 32 responden (59.3%) dan tidak mengalami depresi sebanyak 30 responden(55.6%). Berdasarkan hasil uji Spearman Rho bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi penderita kusta (Pv 0,000 < 0,05). Dukungan keluarga dapat menurunkan tingkat depresi penderita kusta.Keluarga hendaknyamemberikan perhatian, menghargai dan mendengarkan keluhan penderita kusta, serta mengantar penderita kusta dalam memeriksakan kesehatannya.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue