cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Barometer
ISSN : 1979889X     EISSN : 25499041     DOI : -
Core Subject : Engineering,
BAROMETER diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang sejak 1998. Kemudian tidak ada penerbitan dan diterbitkan kembali pada Juli 2016 dengan Vol.01 No.01 . BAROMETER dicetak dalam bentuk hardcopy dengan ISSN. 1979-889X dan dalam bentuk softcopy dengan e-ISSN. 2549-9041. BAROMETER menerbitkan artikel ilmiah yang merupakan hasil-hasil penelitian, telaah ilmiah/kajian ilmiah/hasil pemikiran, dan analisis/pemecahan permasalahan di industri yang relevan dengan bidang ilmu teknik, dimana belum pernah dipublikasikan dimanapun. Artikel yang dikirimkan ke BAROMETER harus terbebas dari Plagiarism maupun Autoplagiarsm. BAROMETER bertujuan untuk mendorong penelitian dalam studi keteknikan dan artikel-artikel yang dimuat berhubungan dengan bidang teknik.
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
TEKNOLOGI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT UDANG YANG DIOPTIMALKAN KEGUNAANNYA DALAM BERBAGAI BIDANG Iyan Iyan; Dessy Agustina Sari
BAROMETER Vol 5 No 1 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i1.3808

Abstract

Indonesia terkenal dengan hasil maritimnya yang sangat kaya, banyak hasil laut yang bisa dikelola dalam berbagai bidangnya seperti pangan, kosmetik dan lainnya. Kulit udang di Indonesia sebagai limbah sampingan dari produksi udang baku yang dimanfaatkan dalam aspek kehidupan. Peneliti dalam penelitiannya banyak menggunakan teknologi dan metode untuk mengelola limbah kulit udang yang tidak terpakai yang dijadikan berbagai macam hasil prodak yang bernilai. Kitin dan kitosan yang dimanfaatkan dari limbah kulit udang. Kitin dan kitosan tersebut merupakan polimer alam yang keberadaan di alam sangat melimpah. Kitin dan kitosan dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang misalnya industri, pangan kosmetik, dan kesehatan. Kitosan diperoleh dari mentransformasikan kitin dengan larutan basa konsentrasi tinggi, dari kitosan yang dihasilkan oleh kitin dapat memunsulkan pemanfaatan lain seperti membuat membran ultrafiltrasi untuk penyaring dalm proses pemisahan air, edible coating berperan sebagai lapisan tipis untuk menjaga buah buahan tetap segar, dan glukosamin untuk menjaga kesehatan sendi.
TEKNOLOGI DAN METODE PENGOLAHAN LIMBAH CAIR SEBAGAI PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Suci Dhiya Mayra Suherman; Muhammad Arif Firdaus; Muhammad Hafidz Dwiky Ryansyah; Dessy Agustina Sari
BAROMETER Vol 5 No 1 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i1.3809

Abstract

Pengolahan limbah cair sebagai pencegahan pencemaran lingkungan, limbah cair memiliki tingkat pencemaran yang tinggi, limbah cair juga mempunyai kandungan BOD dan COD yang tinggi dan bila tidak diolah akan merusak lingkungan. Kegiatan pengolahan limbah cair bertujuan untuk mereduksi volume, agar mempermudah dalam penanganan dalam pengolahan selanjutnya. Pengolahan limbah cair harus dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang sesuai dengan ketentuan, memenuhi frekuensi dalam pengambilan sampel limbah cair, memenuhi baku mutu efluen limbah cair, dan memenuhi penataan pelaporan hasil uji laboratorium limbah cair. Berbagai metode teknologi pengolahan limbah cair telah dikembangkan seperti elektrokoagulasi, advance oxidation process (AOP), reaktor microbial fuel cells (MFCs), elektrokoagulasi, proses film mikrobiologis (Biofilm), serta rotating biological contactors (RBC), Plasma Dielectric Barrier Discharge (DBD), teknologi membran.
TEKNOLOGI FERMENTASI BIOETANOL DARI BERBAGAI BAHAN ORGANIK Bima Ardana Syeh; Alwan Khoiri; Hanny Dian Kharisma; Luluatun Anwari; Dessy Agustina Sari
BAROMETER Vol 5 No 2 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i2.3810

Abstract

Bioetanol sangat dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Proses produksi bioetanol dilakukan melalui teknologi fermentasi dari berbagai bahan organik, karena kegiatan fermentasi bioetanol bertujuan untuk memanfaatkan bahan organik terutama limbah organik agar limbah tersebut tidak hanya menjadi limbah semata tetapi bisa menghasilkan bioetanol dengan teknologi fermentasi. Berbagai bahan organik telah difermentasikan seperti kulit pisang kepok, rumput gajah, rumput laut, biji durian, keladi liar, jerami padi, limbah tongkol jagung, air limbah cucian beras, dan tepung ampas tebu. Hasil yang didapat berbeda-beda sebab ada beberapa faktor yang mempengaruhi kandungan kadar etanol tersebut, seperti waktu fermentasi, penambahan starter, dan lokasi pengambilan sampel
Pembuatan Dan Pengujian Alat Praktikum Penukar Kalor Tipe Double Pipe Reza Setiawan; Surya Ma’rufi Fajar; Vera Pangni Fahriani
BAROMETER Vol 5 No 1 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i1.3815

Abstract

Perpindahan panas telah menjadi matakuliah dibeberapa program studi teknik di seluruh Indonesia. Selain itu, mata kuliah penukar kalor juga telah banyak dibuka sebagai matakuliah pilihan di beberapa universitas. Namun, konsep perpindahan panas khususnya pada konduksi dan konveksi pada aplikasi penukar kalor yang bersifat abstak masih sulit dimengerti sebagian mahaiswa. Perlu dibuatnya alat praktikum penukar kalor untuk meningkatkan pemahaman konsep fenomena perpindahan panas konduksi dan konveksi pada penukar kalor. Double tube dipilih karena merupakan jenis penukar kalor yang sederhana dan mudah untuk dibuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan alur kegiatan studi literatur, perancangan alat, desain alat, pembuatan alat, pengujian alat dan  penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa alat penukar kalor tipe double tube yang dibuat telah bekerja baik dengan variabel-variabel percobaan yang dapat diatur adalah variasi aliran counter flow dan parallel flow, variasi material tembaga dan alumunium, variasi fluida yang digunakan air, oli, dan coolant, variasi laju aliran dan variasi temperatur masuk.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGHITUNG JUMLAH DAN MASSA BIJI KOPI BERBASIS MIKROKONTROLER PADA KONVEYOR SABUK Martinus Martinus; Mareli Telaumbanua; Meizano Ardi Muhammad; Adi Susilo
BAROMETER Vol 5 No 2 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i2.3816

Abstract

Kebutuhan manusia semakin lama semakin meningkat, berkembang dan bervariasi, untuk memenuhi kebutuhan tersebut industri membutuhkan suatu alat yang dapat mengontrol dan mengendalikan proses permesinan secara otomatis. Diantaranya industri yang memerlukan pengendalian kualitas secara otomatis adalah industri makanan dan minuman instan. Di Indonesia, industri minuman didominasi oleh hasil olahan minuman instan bubuk dan cair. Salah satunya minuman instan kopi, minuman kopi membutuhkan beberapa tahap pengolahan, salah satu yang terpenting adalah proses pemutuan biji kopi. Saat ini industri masih menggunakan tenaga konvensional yang memakan waktu, biaya, tenaga operator. Penentuan mutu dengan cara seperti ini mempunyai kelemahan dari sisi subyektivitas yang memungkinkan terjadinya kesalahan akibat kelelahan mata manusia terhadap contoh yang dianalisis. Untuk menanggulangi masalah tersebut perlu adanya mesin pemutuan biji kopi dengan sistem otomasi berdasarkan parameter besar dan kecilnya biji kopi. Dengan cara menghitung banyaknya biji kopi pada sampel 300 gram biji kopi. Penyelesaian rancang bangun ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu perancangan konveyor sabuk dan perancangan otomasi. Perancangan konveyor sabuk pemilah terdiri dari pemilihan konsep, desain rinci menggunakan aplikasi Solidwork dan proses pembuatan berdasarkan desain. Selanjutnya, perancangan otomasi menggunakan mikrokontroller Arduino Uno, sensor load cell dan sensor FC-51. Setelah peralatan sudah dipasang semua selanjutnya dilakukan pengujian didapatkan dari 300 gram biji kopi terhitung jumlah biji kopi yang bervariasi yaitu 907, 954, 976, 1007, dan 1036 biji kopi. Kemudian, ketinggian sensor yang optimal 6 cm dari permukaan belt conveyor dan kecepatan conveyor 1,52 m/menit agar pembacaan sensor FC-51 akurat.
PENGEMBANGAN WAHANA UKUR KECEPATAN ARUS ALIRAN SUNGAI Martinus Martinus; Ahmad Suudi; Rahmat Dendi Putra; Meizano Ardi Muhammad
BAROMETER Vol 5 No 1 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i1.3817

Abstract

The river has potential as a power plant with indicators in the form of river flow. Flowmeter is a measuring tool used to determine of the flow.Conventional flowmeters have limited use in a wide and deep coverage area. So it was designed a new measurement vehicle for rapid movement in waters that were difficult to reach. A GPS is used to help the accuracy of the measurement location so that data is realtime. This research was conducted by developing a measurement vehicle in the form of a ship. This vehicle had a length of 84 cm, a width of 25,5 cm, and a height of 11 cm. This measuring vehicle has a flowmeter and GPS that are controlled using Arduino. The measuring vehicle has 3 stages of manufacture in the form of physical design, control design, and assembly. Field testing is done by crossing 5 points of reference that have been. The test was carried out with 3 times the data collection on 3 sides of the river. The result of this test was the floating vehicle could measure current speed with high mobility in realtime data. One of the result of water flow measurement on the flowmeter is 430.98 cm/s with error probability 12,6%.
Simulasi Proses Bending Arm Rear Brake dengan Variasi Kecepatan Pembebanan Terhadap Stress Material Menggunakan Ansys Reza Setiawan; Rieval Ade Putra; Vera Pangni Fahriani
BAROMETER Vol 5 No 2 (2020): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v5i2.3819

Abstract

Proses pembuatan arm rear brake atau tuas rem belakang motor masih banyak ditemukan produk yang tidak sesuai dengan standar mutu. Kegagalan sering terjadi pada proses produksi bending 1. Faktor kegagalan proses Bending 1 disebabkan oleh kecepatan pembebanan material yang tidak sesuai atau pressure pembebanan yang terlalu besar. Simulasi analisis ini bertujuan untuk menentukan kecepatan pembebanan bending 1 pada arm rear brake jenis KWBA agar tidak mengalami tegangan lebih dan kerusakan material. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi dengan tahapan studi literatur, studi lapangan, pembuatan desain, simulasi dan kesimpulan. Hasil simulasi menunjukan dari variasi kecepatan pembebanan 15, 20, dan 25 m/s pada proses Bending 1 didapatkan kecepatan pembebanan yang terbaik adalah 20 m/s dengan perbandingan maximum tegangan (stress) material dan tampilan visual material setelah diproses.
PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid) Fidiyya Astuti; Wahyudin Wahyudin
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4444

Abstract

Kualitas merupakan karakteristik atau nilai yang melekat pada suatu produk, kualitas menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Pengendalian kualitas dalam sebuah home industry sangat perlu untuk dilakukan mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk home industry, diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya pengendalian kualitas dapat dimulai dengan memperbaiki sistem kerja yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Analisis sistem kerja dapat dilakukan dengan metode seven tools, dengan memperhatikan aspek-aspek 5M+1E (man, money, machine, method, material, dan environment) maka kekurangan-kekurangan sistem kerja pada saat ini dapat diketahui dan diperbaiki. Hasil analisis sistem kerja pada produksi gentong tanah liat menunjukkan bahwa cacat produk yang sering terjadi di home industry ini adalah cacat pada saat penyimpanan produk, pada saat pengeringan, dan pada saat pembakaran. Jumlah cacat produk pada sepuluh hari produksi adalah 32 produk dengan persentase kumulatif sebanyak 5% dari total produksi. Setelah dilakukan analisis, maka perbaikan yang  dapat dilakukan meliputi perbaikan manusia, mesin, material, dan metode.
Analisis Perencanaan Persediaan Suku Cadang dengan Metode ABC dan Metode Min-Max di Bagian Fields Service Engineer PT. Merck Chemicals and Life Science Raihan Alif Maulana; Dene Herwanto; Kusnadi Kusnadi
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4480

Abstract

PT. Merck Chemicals and Life Science terdiri dari beberapa departemen yang saling terkait dan secara terpadu berusaha mewujudkan tujuan perusahaan Dikarenakan belum adanya peramalan pada permintaan suku cadang, dan juga jenis dan jumlah dari produk peralatan yang banyak. Dengan begitu, penelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah persediaan suku cadang yang dihadapi PT. MCLS. Pada penelitian ini, pengendalian persediaan suku cadang akan menggunakan metode ABC, yang mana akan membagi suku cadang yang ada kedalam 3 kelompok berdasarkan nilai jual tertinggi diantara suku cadang yang lain dan tingkat kebutuhannya. Hasil dari penelitian ini menunjukan perencanaan persediaan suku cadang di PT. Merck Chemicals and Life Science sangat diperlukan, mengingat belum adanya perencanaan persediaan suku cadang di perusahaan. Berdasarkan hasil pengklasifikasian ABC pada hasil penjualan suku cadang, PT. MCLS dapat memprioritaskan untuk memesan suku cadang kelompok A dikarenakan kelompok suku cadang A bernilai 56% dari seluruh penjualan suku cadang dengan menjual 33% dari total permintaan suku cadang yang ada pada periode Juli 2018 hingga Maret 2020.
PENERAPAN ALGORITMA KUNANG – KUNANG UNTUK PENENTUAN LOKASI SERTA KAPASITAS KAPASITOR PADA JARINGAN DISTRIBUSI Yoakim Simamora; Septianissa Azzahra
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4489

Abstract

Meningkatkanya pertumbuhan penduduk, pertumbuhan industri serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia berbanding lurus dengan tingkat kebutuhan konsumen akan kebutuhan tenaga listrik, hal ini menyebabkan semakin luasnya topologi jaringan listrik dari pembangkit, sistem transmisi, sistem distribusi tegangan menengah hingga sistem distribusi tegangan rendah. Pada saat ini sistem distribusi yang masih sering digunakan adalah sistem distribusi radial, dampak dari penggunaan sistem distribusi radial adalah rugi daya aktif dan jatuh tegangan yang tinggi, salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan pemasangan kapasitor. Penelitian ini membahas tentang algoritma kunang-kunang (firefly algorithm) untuk memberi solusi yang tepat pada penentuan lokasi dan kapasitas kapasitor. Algoritma kunang - kunang merupakan salah satu algoritma kecerdasan buatan yang terinspirasi dari perilaku berkedip kunang-kunang, tujuan utama dari perilaku berkedip kunang-kunang adalah untuk menarik kunang-kunang yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalkan rugi daya aktif pada jaringan distribusi radial. Skema ini akan di ujikan pada sistem distribusi IEEE 12,66 kV. Hasil simulasi sebelum dilakukan optimasi pemasangan kapasitor pada sistem distribusi IEEE 12,66 kV diperoleh rugi daya aktif sebesar 202,69 kW dengan tegangan minimum sebesar 0,91 pu. Optimasi ini dilakukan dengan 4 skenario yaitu pemasangan kapasitor dengan 2 kapasitor, 3 kapasitor, 4 kapsitor, dan 5 kapasitor, dari hasil simulasi yang telah dilakukan dengan 4 skenario diperoleh skenario dengan pemasangan 5 kapasitor mengahsilakn penurunan rugi daya aktif yang paling kecil yaitu sebesar 134,38 kW (33,7%) dengan tegangan minimum 0,94 pu.

Page 6 of 11 | Total Record : 109