cover
Contact Name
Basri La Pabbaja
Contact Email
basri.philosophy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aqidah-ta@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah
ISSN : 24775711     EISSN : 26153130     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Aqidah-Ta; Journal of Aqidah is a journal that discusses aqidah, morality, theology and Islamic thought. This journal is published by the Department of Aqidah and Islamic Philosophy Faculty of Ushuluddin and Philosophy UIN Alauddin Makassar. This journal is published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2021)" : 3 Documents clear
ETIKA PENDIDIKAN DALAM PEMIKIRAN AL-GHAZALI DAN KI HADJAR DEWANTARA: SEBUAH TELAAH PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Indah, Astrid Veranita
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v7i2.23931

Abstract

This study discusses the development of globalization, advances in science and technology that have an impact on human life. Ease of transportation, communication and access to education are positive impacts. Meanwhile, the degradation of moral values, namely individualistic, selfish, and competitive attitudes is a negative influence on the development and advancement of science. Moral education and among system education is an ideal educational alternative in facing the development of technology in Indonesia. Moral education according to al-Ghazali, teaches a child to understand the Qur'an and Hadith from an early age. By learning religion from an early age, children are able to strengthen beliefs. The basic character of children who are mature and supported by strong religious beliefs are able to avoid the bad effects of globalization. Meanwhile, among system education according to Ki Hadjar Dewantara is education that fosters mutual respect for fellow human beings. Appreciating and respecting fellow human beings will foster a sense of humanity and humanize humans, thus avoiding individualism, egoism, and competition between individuals.
GERAKAN LITERASI MASA ABBASYIAH (KEKHALIFAAN HARUN AL-RASYID DAN MAKMUN AL-RASYID) Hery, Hery
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v7i2.22980

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang gerakan literasi pada masa Abbasyiah, terkhusus dalam periode kekhalifaan Harun al-Rasyid dan Ma’mun al-Rasyid (786 – 833 M). Dalam ulasannya, dijabarkan berbagai hal yang menjadi pokok permasalahan. Mulai dari hakikat gerakan literasi, gerakan literasi yang diterapkan pada masa Abbasyiah, hingga dampak dari gerakan literasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan masa Abbasyiah.Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif yang berdasar pada penelitian kepustakaan (library research). Kajian yang penulis teliti ini berkenaan dengan penelitian sejarah, maka penelitian ini menggunakan metode sejarah sebagai pemecahan masalah yang telah dirumuskan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gencarnya gerakan literasi masa Abbasyiah memberikan banyak kontribusi positif untuk peradaban Islam kala itu. Di bawah kepemimpinan Harun al-Rasyid, lahir sejumlah pusat gerakan literasi yang didirikan seiring berkembangnya konsep pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti kuttab, madrasah, masjid, perpustakaan, toko buku, istana, dan sebagainya. Di sisi lain, masa kepemimpinan Ma’mun al-Rasyid juga tak kalah memberi kontribusi kemajuan ilmu pengetahuan. Pada masa kepemimpinannya, telah lahir sejumlah tokoh ilmuan dan cendekiawan yang berasal dari latar belakang keahlian yang berbeda-beda. Mulai dari ilmu agama hingga ilmu umum. Kemajuan ilmu agama meliputi tafsir Alquran, hadits, fiqih, tasawuf, dan lainnya. Sedangkan ilmu umum itu meliputi etika, matematika, filsafat, astronomi, kedokteran, dan lainnya.Sebagai impilkasi, Diharapkan penelitian ini menjadi acuan bagi lembaga dewasa ini (pemerintahan maupun  swasta) dalam menggalang gerakan literasi. Mengingat gerakan literasi menjadi salah satu aspek pemicu berkembanganya pengetahuan, sebagaimana yang tergambar dalam sejarah peradaban masa Abbasyiah.
IMPLEMENTASI SUFISTIK DALAM AJARAN ANNANG GURU POCCI DI POLEWALI MANDAR SULAWESI BARAT Damis, Rahmi; Nurbaethy, Andi
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v7i2.54254

Abstract

Pengamalan keagamaan yang dipraktekkan oleh masyarakat, khususnya para ulama tokoh masyarakat yang menjadi guru, banyak yang mengandung praktek kesufian sekalipun tidak menamakan diri mereka sebagai sufi, seperti yang dilakukan oleh salah seorang tokoh di Polewali Mandar yakni Annang Guru Pocci, sehingga perlu dikaji ajarannya untuk mengetahui implementasi tasawuf di dalamnya. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yang diperlukan adalah melalui wawancara dan observasi, karena jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Adapun Hasil penelitian Annang Guru Pocci memiliki ajaran yang bernuansa sufistik seperti; Masalah keimanan yang meyakini semua yang terdapat dalam rukun Iman. Masalah ibadah adalah semua ibadah yang diwajibkan harus dilaksanakan. Secara khusus Annang Guru Pocci memiliki ajaran shalat yang cepat untuk shalat sunnat. Zikir (Zikir tubuh, lailahaillallah, Zikir nyawa, allah, Zikir hati, hu, Zikir rahasia, ah) dan pandangan tentang Manusia memiliki unsur lahir (Hati, Nyawa, Rahasia, Syariat, Hakikat, Ma’rifah) dan bathin (Ahadiyah, Wahdah, Wahidiyah, Alam Arwah, Alam Misal, Alam ajsam, Alam Insan). Pelaksanaan ajaran Annang Guru Pocci dilakukan secara; Syari’at, Tarekat dan Hakikat. Walaupun tidak dijelaskan oleh pengikut Annang Guru Pocci terkait dengan tujuan yang akan dicapai dalam ajarannya, akan tetapi pada umumnya dalam tarekat bertujuan untuk mencapai Ma’rifatullah.

Page 1 of 1 | Total Record : 3