cover
Contact Name
Susanti
Contact Email
jkastikesalirsyadclp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
santirnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap 53223
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad
ISSN : 20860722     EISSN : 25496603     DOI : -
Core Subject : Health,
Al-Irsyad Health Journal is a journal that publishes articles or research results and critical analysis studies related to nursing, midwifery and physiotherapy problems. Al-Irsyad Health Journal is published by STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap twice a year (March and September). The mission of Al-Irsyad Health Journal is to disseminate and discuss scientific writings on nursing, midwifery and physiotherapy. This journal is intended as a communication medium for lecturers and people who have attention to nursing, midwifery and physiotherapy.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
HUBUNGAN POSTUR KERJA SCHOOL FROM HOME (SFH) TERHADAP KELUHAN MECHANICAL NECK PAIN PADA MAHASISWA DI ERA COVID-19 Dwi Aryani; Nurwahida Puspitasari
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.773 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.307

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Pembelajaran School From Home (SFH) merupakan pembelajaran yang dilakukan mahasiswa dari rumah didukung dengan peralatan laptop maupun smartphone menggunakan jaringan internet. Apabila saat pembelajaran dilakukan dalam postur tubuh yang buruk maka kemungkinan akan menimbulkan keluhan muskuloskeletal seperti mechanical neck pain. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan observasional analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Program Studi Fisioterapi S1 berjumlah 87 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai p-value sebesar 0,632 > 0,05 dan nilai koefisien kontingensi didapatkan hasil sebesar 0.134 (tidak ada korelasi). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan postur kerja School From Home (SFH) terhadap keluhan mechanical neck pain pada mahasiswa di era COVID-19. Kata Kunci : Postur kerja SFH, Mechanical neck pain, Mahasiswa
SYSTEMATIC SYSTEMATIC REVIEW : PERENCANAAN STRATEGIS RUMAH SAKIT DI ERA PANDEMI VUCA (VOLATILE, UNCERTAIN, COMPLEX, AMBIGUE) CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) fransisren, fransisren; Gani, Ascobat
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.83 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.308

Abstract

Latar Belakang: Di Era Pandemi COVID-19, Rumah Sakit (RS) dihadapkan pada kondisi Volatile, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Sampai dengan tanggal 26 Mei 2021, secara global WHO tercatat angka kematian 2,1%, dan di Indonesia tercatat angka kematian 2,8%. Tujuan: mengevaluasi perencanaan strategis RS dan memberikan solusi dalam menghadapi disrupsi. Metode: Studi menggunakan metode PRISMA. Jurnal dikumpulkan dari jurnal berbahasa inggris terbatas pada perencanaan strategis rumah sakit di era pandemi COVID-19 (Proquest, Google Scholar, dan ScienceDirect). Hasil: Pencarian awal menghasilkan 145 artikel. 24 artikel dieksklusi karena tahun penerbitan tidak relevan, 55 artikel karena judul tidak relevan, dan 57 artikel karena abstrak tidak relevan. Dari 8 artikel yang tersisa, terdapat 6 artikel tambahan yang ditemukan dengan tahap pencarian manual. Sebanyak 14 artikel dimasukkan dalam studi untuk dikaji. Kesimpulan: Diperlukan perencanaan strategis yang tangkas dengan tata kelola korporat, tata kelola klinik, dan penerapan organisasi yang memiliki keandalan tinggi sehingga rumah sakit siap menghadapi kondisi yang tidak dapat diprediksi seperti di era pandemic COVID-19.
HUBUNGAN TINGKAT KEMAMPUAN KOGNITIF DAN SOCIAL LIFE PADA ANAK AUTISM: LITERATURE REVIEW Agus Widodo; Fitria Maharani Nugraha; Arini Nur Hidayati
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.495 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.355

Abstract

Latar belakang: Autism merupakan gangguan perkembangan saraf ditandai dengan kurangnya interaksi sosial, kurangnya komunikasi verbal dan nonverbal seperti menghindari kontak mata, sulit menunjukan ekspresi wajah, masalah dengan kontrol emosi, serta berbagai kegiatan dan minat yang sangat terbatas. Gangguan tersebut meliputi area kognitif terdapat kesulitan dalam bahasa yang merupakan indikator penting dalam tahap perkembangan anak kemudian akan menyebabkan kurangnya dalam berkomunikasi sehingga mengakibatkan kurangnya interaksi sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kemampuan kognitif dan social life pada anak autism. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengidentifikasi semua artikel yang membahas hubungan tingkat kemampuan kognitif dan social life pada anak autism. Dasar pencarian data dengan menggunakan mesin pencarian literatur Google Scholar, PubMed, NCBI, BMC dan Science Direct dengan kata kunci “Autism”, “Cognitive”, dan “Social Life”. Hasil: Kemampuan kognitif berkolerasi dengan sosialisasi yang ditandai anak autism mengalami kesulitan dalam berinteraksi terhadap pendekatan orang lain, memahami norma sosial, atau memulai interaksi sosial dengan orang lain. Kesimpulan: Tingkat kemampuan kognitif berhubungan dengan social life pada anak autism. Kata kunci: autism, tingkat kemampuan kognitif, social life, interaksi sosial
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pecegahan Penularan Hiv/Aids Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Cilacap Selatan sohimah sohimah; Dhiah Dwi Kusumawati
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 2 (2022): Vol. 15 No. 2 (2022) : Vol. 15, No. 2 Edisi September 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.248 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i2.445

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan di dunia sejak tahun 1981, penyakit ini berkembang secara pandemik. Obat dan Vaksin untuk mengatasi masalah tersebut belum ditemukan, yang dapat mengakibatkan kerugian tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga di bidang sosial, ekonomi, politik, budaya dan demografi. The Joint United Nations Programme on HIV/ AIDS (UNAIDS) melaporkan pada akhir tahun 2016 terdapat 6,7 juta orang di dunia hidup dengan infeksi HIV, 2,1 juta di antaranya berusia kurang dari 15 tahun. Diperkirakan pula bahwa 1,8 juta orang baru terinfeksi HIV setiap tahunnya dan 1,4 juta wanita dengan infeksi HIV hamil setiap tahun. (Hartanto, 2019). Berdasarkan informasi dari kepala VCT RSUD Cilacap bahwa berdasarkan data yang ada dalam akumulasi 10 tahun terakhir tercatat 983 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Cilacap dan menjadikan Cilacap dalam urutan ke 3 diPropinsi Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut 75% pengidap HIV/AIDS berasal dari kelompok usia produktif antara 25 hingga 49 Tahun.(Cilacap & Kabupaten, 2017) .Pada tahun yang sama 5,1 juta (14%) orang terinfeksi HIV berada di Asia Pasifik; Asia memiliki prevalensi HIV terbesar kedua setelah Afrika.3 Wilayah Kabupaten Cilacap terdiri dari 24 Wilayah kecamatan. Berdasarkan informasi dari Manajer Kasus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cilacap Sampai bulan Juni 2019, temuan HIV/AIDS di Kabupaten Cilacap tercatat mencapai 1.444 dan kasus kecamatan Cilacap Selatan menjadi wilayah dengan temuan HIV/AIDS tertinggi di Kabupaten Cilacap, mencapai 138 kasus. Disusul Kecamatan Kesugihan 94 kasus, Jeruklegi 62 kasus, Cilacap Tengah 55 kasus, dan Adipala 48 kasus. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Ibu hamil. Tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan tekhnik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil Tidak ada hubungan antara umur (p-value 0,065), penghasilan kepala keluarga (p-value 0.641) dan pekerjaan suami (p-value 0.062) dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS Ada hubungan antara tingkat pendidikan (p- value 0.004), tingkat pengetahuan (p-value 0.000), dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS
Relationship of Work Load to The Level of Work Stress Intensive Nurses At Al Ihsan Hospital, West Java Province, 2015 M Iqbal Angga Kusuma
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 1 (2021): Vol. 14 No. 1 (2020): Vol. 14, No. 1 Edisi Maret 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.752 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i1.177

Abstract

This research is motivated by many nurses who still experiencing high workload and high stress level of heavy work, especially among intensive nurses. Preliminary study with interviews to 10 nurses in Al Ihsan Hospital’s ICU and ICCU results with six nurses (60%) feel exhausted to work in the intensive room. Eight nurses are experiencing symptoms such as work stress often complained of headache, disorders of sleep patterns, and lethargic, and often feel anxiousness, irritability and restlessness. Eight nurses (80%) said the responsibility of nurses in the intensive is heavy as it relates to critical patient, patient's family demands and the use of tools supporting intensive patients. In addition there are some nurses who have not yet received training. The research aims to find out the relationship of workload toward intensive nurse stress level in the provincial hospital of Al Ihsan West Java Province. The design of the research is correlation survey of cross sectional approach. The number of samples as many as 22 managing nurses in Al Ihsan Hospital’s ICU and ICCU using total sampling techniques. Data collection using primary data by questionnaires. The results of the univariate analysis processed with data (frequency distribution) and bivariate (rank spearman). The results showed intensive nurse workload most are heavy (54,55%), moderate (36,4%), and lighter (9.1%). The level of intensive nurse's work stress most is being (86.4%) and lightweight (13.6%). There is a relationship with workload stress levels among intensive nurses who works in Al-Ihsan Hospital (p-value 0,010).
PENGARUH KADAR HAEMOGLOBIN (HB) IBU TERHADAP PERDARAHAN ANTEPARTUM DI RSUD CILACAP PERIODE TAHUN 2016-2018 sohimah sohimah; Frisca Dewi Yunadi
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.318 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.192

Abstract

Berdasarkan Laporan World Bank Tahun 2017, dalam sehari ada empat Ibu di Indonesia yang meninggal akibat melahirkan. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai Negara dengan angka kematian tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Laos dengan AKI 357 per 100 ribu(WHO, 2017). Penyebab kematian Ibu terdiri dari penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu disebabkan karena perdarahan sampai saat ini masih memegang peranan penting sebagai penyebab utama kematian maternal. Perdarahan dapat terjadi disetiap usia kehamilan, pada kehamilan muda ssering dikaitkan dengan abortus, misscariiage, early pregnancy loss. Perdarahan yang terjadi pada umur kehamilan yang lebih tua terutama setelah melewati trimester III disebut perdarahan antepartum.(WHO, 2017) Survey pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 4 Januari 2019 dan didukung data pada Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, selama tahun 2016 sebanyak 25 kasus, 2017 sebanyak 20 kasus dan 22 kasus selama Tahun 2018. Penyebab kematian ibu sebagian besar terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan yaitu perdarahan (30,37%), eklampsia (32,97%), infeksi (4,34%), Gangguan sistem peredaran darah 8%, Gangguan metabolism 4,34 %, dan lain-lain 0,87 % .(Endang L Achadi, 2019) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Pengaruh Kadar Hb terhadap kejadian perdarahan antepartum di RSUD Cilacap Tahun 2016 – 2018. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode pendekatan case control yang bertujuan Pengaruh Kadar Hb terhadap kejadian perdarahan antepartum di RSUD Cilacap. Tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan total sampling dengan kriteria inklusi rekam medik lengkap. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis Kadar Hb terhadap kejadian perdarahan dengan p value 0.005 yang berarti ada pengaruh faktor Hb terhadap kejadian perdarahan antepartum dengan OR: 1,867. Kesimpulan: Kadar Hb ibu hamil dengan Anemia berpengaruh 1,867 kali lebih besar terhadap perdarahan antepartum dibanding dengan usia yang tidak anemia Key Word : Perdarahan Antepartum, Kadar Hb
GAMBARAN USG DAN GEJALA KLINIS PENDERITA NEPHROLITHIASIS DIRAWAT DI RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2018 Mukramin Amran; Ni ketut Garnis; Nani Sahrudin
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.368 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.230

Abstract

Nephrolithiasis merupakan salah satu penyakit ginjal dimana ditemukannya batu yang mengandung komponen kristal dan matriks organik yang merupakan penyebab terbanyak kelainan saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis dan USG pada penderita nephrolithiasis yang dirawat di RSU Anutapura dan RSU Undata Palu Tahun 2018. Jenis penelitian adalah deskriptif. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 April-10 Juni dan 16 September-29 Desember 2018. Tempat penelitian di RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu. Jumlah sampel adalah 149 orang. Hasil penelitian yaitu penderita nephrolithiasis yang ada nyeri kolik 145 responden (97,3%) dan 4 responden (2,7%) yang tidak; penderita nephrolithiasis yang klinis ada hematuria 61 responden (40,9%) dan yang tidak 88 responden (59,1%); gambaran USG penderita nephrolithiasis terbanyak batu berlokasi di kaliks 61 responden (40,9%), pelvis renis 53 responden (35,6%), Infundibulum 27 responden (18,1%) dan ureter 8 responden (5,4%); penderita nephrolithiasis yang ada nyeri kolik terbanyak memiliki batu berlokasi di kaliks yaitu sebanyak 61 responden (42,1%) dan yang ada hematuria terbanyak memiliki batu berlokasi di pelvis renis yaitu sebanyak 32 responden (52,5%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan penderita nephrolithiasis yang ada nyeri kolik sebanyak 97,3% terbanyak memiliki batu berlokasi di kaliks (42,1%) dan penderita nephrolithiasis yang ada hematuria sebanyak 40,9% terbanyak memiliki batu berlokasi di pelvis renis (52,5%).
THE RELATIONSHIP OF THE USE OF 3 MONTHS DMPA INJECTING CONTRACEPTION WITH MATERNAL WEIGHT INCREASE AT BAUMATA PUBLIC HEALTH CENTER Siti Nur Asyah Jamillah Ahmad Nur; Dina M.S Henukh; Frida S Pay
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.262 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.277

Abstract

Background: The World Health Organization (WHO) reports data on injection contraceptive users worldwide about 45%. BKKBN data in 2017 shows that the use of contraception in Indonesia is 63.6% consisting of injectable family planning (29.0%), pills (12.2%/), implants (4.7%), IUDs (4.7%). ) and others. Data shows that couples of childbearing age (EFA) in the province of East Nusa Tenggara (NTT) 0.8% choose to use condoms, 56.6% injections, 11.5% pills, 7.2% IUDs, 0.4% MOP, 5.1% MOW, 18.3% implants. Based on the pattern of choosing contraceptives in the city of Kupang 2.2% chose to use condoms, 50.7% injections, 13.0% pills, 10.9% IUDs, 0.0% MOP, 5.6% MOW, and those who chose implants. 17.7%. Based on data in 2020 at the Baumata Health Center, the number of active family planning participants was 2,192 participants, of which 80.15% used injectable contraceptives, 16.83% used pills, 0.86% used steady contraception, 2.1% used implants, and 0.04 using a condom. The purpose of this study was to analyze the relationship between the use of DMPA 3-month injectable contraceptives with maternal weight gain at the Baumata Health Center. Methods: The design used in this study was a cross sectional research design. Where the dependent variable is weight gain, the independent variable is DMPA 3-month injectable contraception. The population in this study were all mothers of DMPA injection family planning acceptors at the Baumata Health Center. The sample was selected by purposive sampling technique. Then the data were analyzed by bivariate analysis to test the presence or absence of the influence of the independent variable on the dependent variable. The researcher used the chii square test. Results: Chi-Square test analysis at = 0.05, it can be seen that the value of P = 0.001 <0.05, which means Ha is accepted if the probability (Asymp Sig <0.05). Conclusion: There is a relationship between the use of DMPA 3-month injectable contraceptives with maternal weight gain at the Baumata Health Center Keywords: DMPA Injectable Contraception, Weight Gain
HUBUNGAN RIWAYAT OBESITAS DI USIA ANAK SEKOLAH DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI USIA DEWASA sarwa; Agus Prasetyo; Yuni Sapto Rahayu
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.034 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.291

Abstract

Prevalensi anak obesitas di Indonesia mengalami peningkatan, kondisi ini meyatakan bahwa saat ini Indonesia mengalami permasalahan beban ganda masalah gizi. Berdasarkan RISKESDAS Provinsi Jawa Tengah tahun 2010 prevalensi obesitas pada anak usia sekolah (10-12 tahun) mencapai hingga angka 10,9%. Obesits pada anak cenderung berlanjut sampai dewasa dan beresiko munculnya penyakit degeneratif di usia dewasa, seperti penyait kardovaskular dan diabetes mellitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas pada anak usia sekolah dengan kejadian diabetes mellitus pada usia dewasa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross-sectional . Sempel penelitian adalah orang dewasa usia 45-65 tahun sebanyak 35 sampel. Variable penelitian meliputi riwayat obesitas pada usia anak sekolah dan kejadian diabetes mellitus di usia dewasa. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara total sampling. Data yang terkumpul di analisa dengan uji statistik chi-square. Hasil Penelitian menunjukan bahwa riwayat obesitas di usia sekolah pada peserta prolanis Puskesmas Cilacap Tengah 1 tidak mempunyai hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian diabetes mellitus tingkat 2 di usia dewasa (pv=0,336 pada a=0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan tentang hubungan antara riwayat obesitas di usia dewasa dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2.
The PENGARUH MYOFASCIAL TRIGGER POINT RELEASE DAN MYOFASCIAL RELEASE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA TENSION HEADACHE: NARRATIVE REVIEW: PENGARUH MYOFASCIAL TRIGGER POINT RELEASE DAN MYOFASCIAL RELEASE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA TENSION HEADACHE: NARRATIVE REVIEW Mutiara Husnayati; Lailatuz Zaidah; Asyhara Naela Arifin
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.315 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.293

Abstract

Tension headache is a type of pain referred to the surface of the head that comes from the inner structure. Tension headaches that are aggravated by coughing, exertion, sexual activity, Valsalva maneuver, or sleep suggest arteriovenous malformation, subarachnoid hemorrhage, or vascular disease. The study aimed to determine the effect of myofascial release and myofascial trigger point release in reducing pain in tension headaches. The study applied narrative review using the PICO method. Journal searches were conducted on online journal portals such as Google Scholar, PubMed, and Science direct. Myofascial release and myofascial trigger point release can reduce pain in tension headaches from 10 journals that have been reviewed. Suggestion in this study for someone with tension headache condition, it is recommended to do myofascial release or myofascial trigger point release in reducing pain in tension headache.

Page 8 of 12 | Total Record : 120