cover
Contact Name
Susanti
Contact Email
jkastikesalirsyadclp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
santirnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap 53223
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad
ISSN : 20860722     EISSN : 25496603     DOI : -
Core Subject : Health,
Al-Irsyad Health Journal is a journal that publishes articles or research results and critical analysis studies related to nursing, midwifery and physiotherapy problems. Al-Irsyad Health Journal is published by STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap twice a year (March and September). The mission of Al-Irsyad Health Journal is to disseminate and discuss scientific writings on nursing, midwifery and physiotherapy. This journal is intended as a communication medium for lecturers and people who have attention to nursing, midwifery and physiotherapy.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
SYSTEMATIC SYSTEMATIC REVIEW : PERENCANAAN STRATEGIS RUMAH SAKIT DI ERA PANDEMI VUCA (VOLATILE, UNCERTAIN, COMPLEX, AMBIGUE) CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) fransisren fransisren; Ascobat Gani
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.83 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.308

Abstract

Latar Belakang: Di Era Pandemi COVID-19, Rumah Sakit (RS) dihadapkan pada kondisi Volatile, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Sampai dengan tanggal 26 Mei 2021, secara global WHO tercatat angka kematian 2,1%, dan di Indonesia tercatat angka kematian 2,8%. Tujuan: mengevaluasi perencanaan strategis RS dan memberikan solusi dalam menghadapi disrupsi. Metode: Studi menggunakan metode PRISMA. Jurnal dikumpulkan dari jurnal berbahasa inggris terbatas pada perencanaan strategis rumah sakit di era pandemi COVID-19 (Proquest, Google Scholar, dan ScienceDirect). Hasil: Pencarian awal menghasilkan 145 artikel. 24 artikel dieksklusi karena tahun penerbitan tidak relevan, 55 artikel karena judul tidak relevan, dan 57 artikel karena abstrak tidak relevan. Dari 8 artikel yang tersisa, terdapat 6 artikel tambahan yang ditemukan dengan tahap pencarian manual. Sebanyak 14 artikel dimasukkan dalam studi untuk dikaji. Kesimpulan: Diperlukan perencanaan strategis yang tangkas dengan tata kelola korporat, tata kelola klinik, dan penerapan organisasi yang memiliki keandalan tinggi sehingga rumah sakit siap menghadapi kondisi yang tidak dapat diprediksi seperti di era pandemic COVID-19.
ANALISIS TINGKAT RESIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA PESERTA MAJELIS TAKLIM BAITUSSALAM MANTRIJERON Dika Rizki Dika
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.006 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.323

Abstract

Di dunia, Penyakit kardiovaskular (PKV) menempati posisi pertama sebagai penyebab kematian. Angka kematian karena penyakit kardiovaskuler pada tahun 2016 sejumlah 17,9juta orang. Penyebab PKV adalah gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, dan stroke. Pengetahuan tentang faktor risiko penyebab penyakit kardiovaskular sangat penting dalam upaya pencegahan. Salah satu bentuk pencegahan dini yang dapat dilakukan yaitu dengan memprediksi risiko penyakit kardiovaskuler kedepan selain dengan hidup sehat, terdapat beberapa metode untuk menskrining skor risiko penyakit kardiovaskular salah satunya dengan Jakarta Cardiovaskuler Score (JCS). JCS digunakan untuk menghitung perkiraan risiko penyakit kardiovaskular 10 tahun mendatang. Peserta majlis taklim yang berusia antara 25 – 65 tahun baik laki-laki dan perempuan dimana aktifitas fisik sangat kurang sehingga sangat beresiko munculnya penyakit kardiovaskuler. Tujuan : untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, perilaku merokok, tekanan darah diabetes militus, IMT dan aktifitas fisik terhadap resiko penyakit kardiovaskuler. Metode penelitian : adalah kuantitatif deskriptik analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah peserta majlis taklim baitussalam. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan model purposive sampling, yaitu Teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.Hasil : Penggambilan data dengan menggunakan Jakarta Cardiovaskuler Score (JCS) melalui google form diperoleh 96 responden yang mengisi dan diperoleh total nilai skor faktor risiko diketahui bahwa proporsi risiko tinggi mengalami mortalitas akibat penyakit kardiovaskular dalam 10 tahun mendatang.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN E-BOOKLET TERHADAP BREASTFEEDING SELF EFFICACY DAN MATERNAL DEPRESSIVE SYMPTOM DI MASA PANDEMI COVID 19 Siti Rochana; Septi Tri Aksari; Titi Alfiani
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.581 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.324

Abstract

Post partum experience physical and psychological changes that can be affected by the COVID-19 pandemic. Mothers who cannot adapt to the critical postpartum period can experience psychological disorders that also affect breast milk production. The design used was quasi experimental with a pre and post test approach with control group design. The sampling technique used was consecutive sampling with a sample size of 60. The instruments used were the Breastfeeding Self Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) and the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). The statistical tests used were the Mann Whitney test and the Wicoxon Signed Rank Test. The results of the analysis showed that health education with e-booklets had a significant effect on breastfeeding self-efficacy with a value of =0.039 (<0.05) and an average increase of 7.16 which was higher than the control group. Meanwhile, on the EPDS score, the group with the provision of health education with e-booklets decreased by 1.5 points on average and the results of the analysis showed a significant effect with a value of =0.002 (<0.05). In conclusion, the provision of health education with e-booklets has an effect on breastfeeding self-efficacy and EPDS scores. Suggestions for breastfeeding mothers to read e-booklets to increase mother's self-efficacy and reduce EPDS scores. Keywords: Education, Breastfeeding self efficacy, Maternal depressive symptom, Covid-19
HUBUNGAN SOSIALISASI KB METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DENGAN KESERTAAN KB MKJP ERA PANDEMI COVID-19 DI DESA JATIREJO Nurul Kodiyah; Rizki Sahara; Mun Aminah
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.377 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.326

Abstract

Latar belakang: Proyeksi situasi kependudukan dan Program Keluarga Berencana (KB) Nasional tahun 2020, menunjukkan angka fertilitas total atau TFR sebesar 2,26 anak per wanita, yang berarti seorang wanita di Indonesia rata-rata melahirkan 2,26 anak selama hidupnya jika ia mengikuti pola Age-Spesifik Fertility Rate (ASFR) saat ini. Angka fertilitas total di daerah pedesaan (2,4 anak), 13 persen lebih tinggi dibandingkan dengan daerah perkotaan (SKAP, 2019). Masa Pandemi Covid-19, akseptor KB tidak dapat secara bebas mengakses layanan kontrasepsi. Hal tersebut berdampak langsung pada pelayanan KB, antara lain penurunan peserta metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), akseptor mengganti cara metode jangka pendek yang kegagalannya lebih tinggi (Wardoyo, 2020). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor sosialisasi yang mempengaruhi kesertaan KB MKJP di era Pandemi Covid-19 di Desa Jatirejo. Metode: Uji analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan analisis Uji Chi Square. Analisis bivariat digunakn untuk mengukur hubungan antara sosialisasi terhadap kesertaan KB MKJP. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah di Desa Jatirejo Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar pada bulan Mei-Agustus 2021. Populasi penelitian ini adalah semua aksptor KB atau PUS di wilayah Desa Jatirejo sebanyak 586 akseptor, Sampel yg digunakan sebanyak 120 subjek. Penulis melaksanakan penelitian dengan memberi kuesioner kepada responden. Hasil: Responden yang mendapat sosialisasi oleh tenaga kesehatan ataupun kader yang memilih untuk tidak mengikuti program MKJP yaitu 79 responden (65.8%) sedangkan responden yang mendapat sosialisasi yang cukup dan baik, lebih memilih untuk mengikuti program MKJP yaitu sebanyak 41 responden (34.2%). Dengan nilai p value 0.000 menunjukkan bahwa sosialisasi dari tenaga kesehatan mempunyai hubungan yang signifikan. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara sosialisasi dengan kesertaan KB MKJP.
INOVASI SENAM HAMIL PERSIAPAN PERSALINAN DENGAN ABSES (APLIKASI MOBILE ABDOMEN EXERCISE) Lina Puspitasari Lina; Verry
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.792 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.334

Abstract

ABSTRAK Senam hamil merupakan kegiatan yang sangat penting bagi ibu hamil Trimester III dalam persiapan persalinan, karena kegiatan tersebut akan melatih otot uterus supaya elastis dan uterus dapat berkontraksi secara maksimal saat bersalin. Namun dengan adanya pandemi COVID 19, para ibu hamil mengalami kendala dalam melakukan senam hamil. Hal ini disebabkan pedoman layanan ibu hamil selama social distancing, dimana terdapat anjuran kelas ibu hamil tidak boleh dilaksanan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Penggunaan aplikasi pada smart phone merupakan solusi yang tepat dalam permasalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan aplikasi mobile senam ibu hamil untuk persiapan persalinan. Aplikasi dirancang sesuai kebutuhan dengan metode ADDIE. Metode ADDIE ini menekankan perancangan berdasarkan pada kebutuhan user. Dengan mendasarkan pada konteks kegunaan, sebuah aplikasi mobile dapat dirancang berdasarkan metode ADDIE. Output dari penelitian ini adalah produk terapan teknologi tepat guna dalam bidang teknologi informasi khusus kesehatan yaitu aplikasi mobile senam hamil untuk persiapan persalinan. Kata Kunci: Multi media; Aplikasi; Mobile; Ibu; Hamil
SIGNIFIKANSI LAMA KERJA DENGAN KELUHAN NECK PAIN PADA KOMUNITAS OJEK ONLINE Riska risty Wardhani
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.339 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.335

Abstract

Pendahuluan: Pekerja transportasi umum yang sering bekerja mencapai 8-15 jam perhari akan menghabiskan waktu dengan duduk sepanjang hari terutama menghabiskan banyak waktu di mobil dan motor yang sangat rentan terjadi gangguan Muskuloskeletal. Lamanya waktu aktivitas kerja mengharuskan seorang pengendara transportasi umum mempertahankan posisi berkendara yang statis yang dapat menimbulkan keluhan pada sistem muskuloskeletal. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimen, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi analitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan model purposive sampling. Analisa data pada penelitian ini dilakukan untuk melihat keluhan neck pain dan distribusi faktor individu (usia dan lama kerja). Uji analisis data berupa analisis univariat dan bivariat dengan kendall’s tau-b. Hasil: uji korelasi kendall’s tau-b bahwa nilai signifikansi antara variabel Lama kerja dan kategori nyeri leher (NDI) adalah sebesar 0,042 < 0,05, tingkat kekuatan hubungan antar variabel lama kerja dan nyeri leher adalah sebesar 0,351. Kesimpulan: Hasil penelitian ini adalah adanya hubungan lama kerja dengan keluhan nyeri leher secara signifikan, serta diperoleh hubungan Korelasi antara lama kerja dengan keluhan nyeri leher adalah cukup. Kata kunci: Lama kerja, Neck pain, Ojek online
HUBUNGAN KONSUMSI SEDUHAN TEH HIJAU DENGAN PEWARNAAN EKSTRINSIK GIGI PADA KELOMPOK TANI DESA SINDANGKASIH KECAMATAN PURBARATU KOTA TASIKMALAYA Samjaji Samjaji; Aan Kusmana
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.555 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.342

Abstract

Pewarnaan ekstrinsik adalah pewarnaan yang terdapat pada permukaan gigi akibat pewarnaan pelikel dari luar. Pewarnaan ekstrinsik biasanya disebabkan oleh konsumsi minuman berwarna, merokok dan penggunaan obat-obatan tertentu. Salah satu minuman berwarna yang dapat menyebabkan pewarnaan ekstrinsik adalah teh. Jika konsumsi teh dilakukan secara rutin, zat warna dalam teh akan terdeposit pada plak dan lapisan biofilm pada permukaan email yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Salah satu kandungan teh hijau adalah katekin yang bersifat anti mikroba dan dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans yakni bakteri yang dapat menyebabkan karies gigi. Selain kandungan yang memberikan efek yang baik bagi kesehatan gigi, tetapi perlu diingat juga bahwa kandungan Chromogen dan tannin atau pigmen pada teh juga mudah menempel pada gigi sehingga dapat menimbulkan pewarnaan ekstrinsik pada gigi. Pewarnaan ekstrinsik secara tekstur merupakan tempat akumulasi sisa makanan dan plak yang dapat menimbulkan penyakit gigi dan jaringan penyangganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi seduhan teh hijau dengan pewarnaan ekstrinsik pada kelompok tani di Sindangkasi Desa Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode menggunakan rancangan cross sectional dengan pengisisan kuesioner dan pemeriksaan intra oral berupa pewarnaan ekstrinsik dengan menggunakan ukur menurut Shaw dan Murray pada kelompok tani yang berjumlag 56 orang. Hasil menunjukkan dengan kriteria sangat baik berjumlah 4 orang (7,14%), kriteria baik berjumlah 24 orang (42,86%), kriteria sedang berjumlah 17 orang (30,36%), kriteria buruk berjumlah 10 orang (17,86%) dan kriteria sangat buruk berjumlah 1 orang (1,78%). Simpulan tidak ada hubungan konsumsi teh hijau dengan pewarnaan ekstrinsik gigi pada kelompok tani Desa Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, dilihat dari uji statistik dimana p value 0,705
STUDI KOMPARATIF POSISI CONDONG KEDEPAN, PURSED LIPS BREATHING (PLB) DAN POSISI CONDONG KEDEPAN DIPADUKAN DENGAN PURSED LIPS BREATHING (PLB) TERHADAP KAPASITAS VITAL PARU (VC) DAN SATURASI OKSIGEN (SaO2) PADA PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PP Edi Ruhmadi; Agus Nurdin
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.682 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui adanya pengaruh latihan napas Pursed Lips Breathing (PLB), posisi condong kedepan dan paduan antara latihan napas pursed lips breathing dan posisi condong kedepan terhadap kapsitas vital paru (VC) dan saturasi oksigen (SaO2) pada pasien PPOK di Satuan Pelayanan (SATPEL) RSP Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan pendekatan pretest-postest intervention. Subjek penelitian terdiri dari 9 responden yang terbagi menjadi tiga kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis program komputer, didapatkan hasil Pvalue VC (0,109) dan SaO2 (0,180) artinya tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna untuk nilai VC dan SaO2 sebelum dan setelah dilakukan intervensi dengan dilakukan pemberian posisi condong kedepan yang dipadukan dengan latihan napas Pursed Lips Breathing (PLB) pada penderita PPOK dengan nilai p<0,05, akan tetapi secara substansial tindakan CKD yang dipadukan dengan PLB dapat meningkatkan nilai VC dan SaO2
PENGARUH LATIHAN SWISS BALL TERHADAP RESIKO JATUH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Noor Fitriyani Noor Fitriyani; Annisa Cindy Nurul Afni; Maula Maratus Sholihah
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.392 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.344

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a non-communicable disease due to metabolic disorders that must be managed immediately. Type 2 diabetes mellitus has the highest percentage of sufferers.The diagnosis duration of diabetes patients has a high risk of sensitivity and motor symptoms since it has an impact on the risk of falling for the sufferer. An Effort that could be implemented is physical exercise in the form of swiss ball training as one of the diabetic management pillars. Objective: The study was conducted to ascertain the effect of swiss ball exercises on the risk of falling in Type 2 DM patients. Method: This study used a quasi-experiment with a pre-test and post-test one group only design. The total sampling technique of 25 patients with type 2 diabetes mellitus was the participants of the study. The correlation test was analyzed by the Wilcoxon signed-rank test. Result: The study obtained a falling risk score from 25 respondents in the pre- and post- swiss ball exercise intervention with a mean value of 37.64 to 43.48; the standard deviation value from 2.158 to 3.490; minimum value 34 to 37; and the maximum value of 42 to 50. The result of comparative test presented p-value = 0,000 (p-value <0.05). It implied that there is an effect of swiss ball exercises on the risk of falling in type 2 DM patients.Swiss ball exercises could be involved in the physical exercise program for type 2 DM patients with over 45 years old who are at high risk of falling and it was statistically significant.
PENGARUH PEMBERIAN SARI MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA WILAYAH KERJA DESA WAKADIA fitriani fitriani; Tien
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.943 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i1.345

Abstract

Hipertensi salah satu penyakit yang tergolong silent killer atau penyakit yang dapat membunuh manusia secara tidak terduga. Sari mentimun diduga dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh pemberian sari mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di posyandu lansia Wilayah Kerja Pusekmas Desa Wakadia . Desain yang digunakan quasy-eksperimental, dengan metode non equivalent control group design. Sebagai populasi adalah lansia yang menderita hipertensi . Dengan jumlah sampel 20 lansia yang dipilih secara non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tekanan darah. Data dianalisa dengan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah yang di beri sari mentimun mengalami penurunan sebesar 13 mmHg untuk tekanan darah sistolik, sedangkan 7 mmHg untuk tekanan darah diastolik. Untuk kelompok yang tidak di beri sari mentimun mengalami peningkatan sebanyak 2 mmHg pada tekanan darah sistolik dan tidak ada perubahan pada tekanan darah diastolik. Hasil uji t-test didapatkan p = 0,000 dan p = 0.031. Hal ini berarti terdapat perbedaan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah intervensi pemberian sari mentimun. Implikasai dari penelitian ini adalah sari mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sehingga bagi para lansia ada baiknya mengkonsumsi sari mentimun sebagai salah satu pengobatan non farmakologis untuk menurunkan hipertensi” Kata kunci: Pemberian Sari Mentimun, Tekanan darah tinggi

Page 10 of 12 | Total Record : 120