cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA
ISSN : 23560215     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal AL - AZHAR SERI HUMANIORA merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel hasil penelitian atau kajian teoristis dalam bidang Humaniora. Kata Al-Azhar berakar dari z-h-r. Verba zahara bermakna to shine, give light, be radiant, to glow, gleam, glare, shine, to blossom, be in bloom (Wehr, 1974:384). Dengan demikian kata Al-Azhar berarti sesuatu yang bersinar, yang memberi cahaya, yang berseri-seri atau yang mekar. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2016)" : 7 Documents clear
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Akademik di Fakultas Sastra UAI Lusi Lian Piantari; Era Bawarti
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.37 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.211

Abstract

Abstrak - Penelitian ini membahas strategi kesantunan yang digunakan oleh dosen ketika melakukan bimbingan skripsi dengan mahasiswa. Hasil analisis yang dilaporkan dalam penelitian ini adalah tipe strategi kesantunan yang digunakan oleh dosen ketika memproduksi tuturan yang mengandung tindakan mengancam muka (Face Threatening Acts) kepada mahasiswa. Data diperoleh secara natural dari percakapan antara seorang dosen dan dua mahasiswa pada saat proses bimbingan skripsi. Tuturan yang mengandung tindakan mengancam muka yang dianalisis dalam penelitian ini adalah pada saat dosen meminta siswa untuk melakukan sesuatu. Data percakapan direkam secara audio untuk dianalisis berdasarkan teori strategi kesantunan dan konsep muka Brown & Levinson (1987) dan tipe permintaan (request) Blum Kulka & Olshtain (1984). Hasil penelitian menunjukkan permintaan yang dituturkan oleh dosen dilakukan dengan tiga tipe strategi yaitu secara eksplisit (bald-on record), menggunakan strategi kesantunan positif yang meliputi claim common ground, hedge opinion, dan avoid disagreement dan gabungan antara strategi kesantunan positif dan negatif. Relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa juga merupakan faktor penting dalam penggunaan strategi kesantunan. Kata kunci - strategi kesantunan, konsep muka, permintaan, relasi kuasa Abstract - This research discusses the politeness strategy used by lecturers when doing thesis guidance with students. The result of analysis reported in this research is the type of politeness strategy used by the lecturer when producing speech that contains Face Threatening Acts to the students. The data obtained naturally from the conversation between a lecturer and two students during the process of thesis tutoring. The words that contain the face-threatening actions analyzed in this study is when the lecturer asks the student to do something. The conversation data was recorded by audio for analysis based on the politeness strategy and concept of Brown & Levinson face (1987) and Blum Kulka & Olshtain (1984). The result of the research shows that the demand given by the lecturer is done with three types of strategy that is explicitly (bald-on record), using positive politeness strategy which includes common ground claim, hedge opinion, and avoid disagreement and combination between positive and negative politeness strategy. The power relations between lecturers and students is also an important factor in the use of politeness strategies. Keywords – strategy of unity, concept advance, demand, power relations  
Blog sebagai Media Pembelajaran Mengarang Bahasa Jepang Arianty Visiaty
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.734 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.212

Abstract

Abstrak – Salah satu masalah yang dihadapi pembelajar bahasa Jepang di Indonesia adalah kurangnya kesempatan untuk berkomunikasi dalam bahasa Jepang. Salah satu media belajar untuk mengatasi hal ini adalah Blog. Penelitian ini memfokuskan pada manfaat dan kendala penggunaan blog dalam pembelajaran mengarang bahasa Jepang. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Manfaat dari penggunaan blog dalam pembelajaran mengarang bahasa Jepang, terdiri dari 4 kategori, yaitu manfaat yang terkait dengan pengetahuan bahasa, isi blog, komentar, serta kerjasama antar pembelajar, 2) kendala yang dihadapi pembelajar pada kegiatan blog, terdiri dari 9 kategori, yaitu kendala yang terkait dengan pengetahuan bahasa, teknologi dan jaringan, tema, komentar, waktu, koreksi, isi blog, dan kepercayaan diri. Kata Kunci: Blog, Pelajar Jepang di Indonesia Abstract – One of the problems faced by Japanese leaners is opportunity to communicate using Japanese Language. This study focuses on benefits and problems faced by learners during blog writing activities. The results of this study are as mentioned below. There are four categories of benefits on writing blog in Japanese. Those benefits are related to Japanese language knowledge, blog content, comment activities, and leaners collaboration. Therefore, there are eight categories of problems on writing blog in Japanese. Those problems are problems that related to Japanese language knowledge, blog technology and network, blog topics, comment activities, time, blog correction, blog content, and self-confidence.  Keywords – Blog, Indonesian Japanese Learners
Bahasa Amiyah Mesir (Sejarah, Kaidah, dan Perbedaanya dengan Bahasa Arab Klasik) Afridesy Puji Pancarani; Zaqiatul Mardiah; Ariadna Ayu Miranda
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.949 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.208

Abstract

Abstrak - Penelitian ini mengupas sejarah dan asal-usul bahasa Arab Amiyah Mesir yang juga menelusuri negara-negara mana saja yang bahasanya diserap oleh bahasa Amiyah Mesir. Teori yang digunakan  penulis sebagai rujukan utama dalam menelaah kaidah bahasa Amiyah Mesir adalah teori Ahmad Akram Malibary yang kemudian membandingkannya dengan bahasa Arab Klasik. Dari perbandingan tersebut terlihat cukup signifikan perbedaannya antara kedua bahasa tersebut, baik dari sisi pengucapan hurufnya, maupun penambahan huruf akhir pada verba tertentu. Kata kunci - Bahasa Amiyah Mesir, Bahasa Arab Klasik,  Ahmad Akram Malibary Abstract – This research examines the hisory and origins of Arabic language “Amiyah Mesir” wich also explores wich country absorbed by the “ Amiyah Mesir “Language. The theory used the author as the main reference in examining the rues of “Amiyah Mesir” adalah Ahmad Akram Malibary’s theory which then compares it with Clasical Arabic. From the comparison it looks quite significnt difference between the two languages, both in terms of pronounciations of the letters, as well as the addition of the final letter on a particular verb. Keywords – Amiyah Mesir Language, Arab Clasical Language, Ahmad Akram Malibary
Representasi Gender dalam Folklor Jepang Nina Alia Ariefa; Mutiawanthi Mutiawanthi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.104 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.213

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi gender dalam folklor Jepang. Data utama dalam penelitian ini adalah sembilan buah cerita rakyat Jepang yang terdiri dari Issunboshi, Tanishi no Shusse, Kaguya Hime, Tsuru no Ongaeshi, Ningyou no Oyomesan, Hito no Yome ni Natta Neko, Harikazuki Hime, Yomesan ni Natta Ichou no Ki no Sei, dan Yome no Jumyou. Pendekatan gender digunakan dalam analisis penelitian ini melalui pengamatan terhadap relasi gender yang terjadi antara tokoh perempuan dan laki-laki. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat penggambaran representasi yang berbeda antara tokoh perempuan dan tokoh laki-laki terkait masalah gender yang mencakup perbedaan ruang aktivitas, penggambaran karakter, serta peran/tanggung jawab.Kata Kunci: Gender, Representasi, Folklor JepangAbstract - This research aims to discover gender representation in Japanese folklore. The main data are nine Japanese folklores consist of Issun-bōshi, Tanishi no Shusse, Kaguya Hime, Tsuru no Ongaeshi, Ningyou no Oyomesan, Hito no Yome ni Natta Neko, Harikazuki Hime, Yomesan ni Natta Ichou no Ki no Sei, and Yome no Jumyou. Gender approach used to analysis these folklores by observing the gender relation between women and men characters. The results show that there are different representations portrayal related to gender between women and men characters, which depicted from their activities, behaviours, and roles/responsibilities. Keywords: Gender, Representation, Japanese  Folklore
Penyusunan Model Korpus Al-Qur’an Digital Nur Hizbullah; Fazlur Rachman; Fuzi Fauziah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.708 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.209

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan menyusun sebuah model file korpus Al-Qur'an digital yang dapat digunakan sebagai bahan data primer bagi penelitian kebahasaan dalam kerangka cabang ilmu linguistik korpus yang berkenaan dengan daftar kata (word list) dan konkordansi (concordance) dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi antara eksplorasi dan eksperimen yang digunakan untuk mencari berbagai aplikasi pengolah korpus dan menguji coba satu persatu aplikasi itu untuk mengolah korpus teks Al-Qur'an bertulisan Arab dengan segala karakteristiknya. Setelah aplikasi yang tepat ditemukan, langkah berikutnya menggunakan metode deskriptif yaitu menguraikan secara faktual mekanisme pengolahan bahan digital menjadi format korpus Al-Qur'an sekaligus menyusun dafar kata dan konkordansinya dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi WordSmith adalah yang paling memadai untuk melakukan pengolahan teks berbahasa Arab dalam kerangka linguistik korpus. Dengan prosedur dan langkah-langkah yang sesuai dengan sistematika aplikasi tersebut, dapat dihasilkan file Al-Qur'an digital yang memenuhi syarat teknis untuk diolah guna menyusun daftar kata dan konkordansi. Kata kunci : linguistik korpus, korpus Al-Qur'an, daftar kata, konkordansi Abstract – This research aims to develop a model of the corpus file digital Qur'an that can be used as primary data for the study of language in terms of corpus linguistics branch of science with regard to word list and concordance in the Qur'an. This research is using a combination method of exploration and experimentation that are used to search for a variety of corpus processing applications and tested one by one to process Arabic Qur'an text with all its characteristics. And after having found the right application, the next step is using descriptive method that describes in factual material processing mechanisms into digital format at the same corpus of the Qur'an and its concordance and word list. This study shows that the WordSmith software is the most adequate to do the Arabic text processing within the framework of corpus linguistics. With procedures and measures in accordance with the application, it can produces a digital file of the Qur'an that is technically qualified to be processed in order to compile a list of words and a concordance. Keywords: corpus linguistics, corpus Al-Qur'an, word list, concordance
Pelatihan Optimalisai Tumbuh Kembang Anak pada Orangtua Anak Usia Dini Radhiya Bustan; Nurfadilah Nurfadilah; Nila Fitria
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.452 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.214

Abstract

Abstrak - Mendidik dan mengasuh seorang anak tentunya membutuhkan pengetahuan akan tumbuh kembang anak. Adapun aspek perkembangan anak usia dini meliputi tiga aspek, yaitu aspek fisik, kognitif dan psikososial (Papalia & Olds, 1995). Anak usia dini adalah anak-anak yang berada pada usia 0-8 tahun. Pendidikan keorangtuaan menjadi penting bagi orangtua supaya orangtua dapat memaksimalkan perkembangan semua potensi anak, baik fisik, kognitif, maupun psikososial anak. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, diperoleh hasil bahwa sebagian besar orangtua berharap memperoleh pengetahuan terkait pendidikan keorangtuaan yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan karena mereka masih sangat minim memperoleh informasi yang terkait dengan tatanan praktisnya. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan intervensi berupa pelatihan dengan tujuan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui Pelatihan pada Orangtua Anak Usia Dini. Setelah melakukan pelatihan, diperoleh hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa (1) 90% peserta pelatihan merasa bahwa materi yang dibawakan pembicara sesuai dengan kebutuhan serta materinya mudah untuk dipahami, (2) 80% peserta pelatihan berusaha mempraktekkannya dalam mengajar di lembaga PAUD atau mendidik anaknya, (3) 80% peserta pelatihan menjadi bersemangat menjalani hari-hari sebagai orangtua setelah melakukan kegiatan pelatihan ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa intervensi yang dilakukan tepat guna dan sesuai dengan hasil penelitian terdahulu meskipun topik yang diberikan belum menyeluruh. Oleh karena itu, perlu ada pelatihan untuk pemberian materi dasar lanjutan tentang perkembangan anak, yang mencakup aspek fisik, seni, dan moral agama. Sebagai saran selanjutnya, pelatihan yang sifatnya aplikatif terhadap permasalahan tertentu akan efektif dilaksanakan jika peserta telah memahami pengetahuan dasar secara menyeluruh. Materi tersebut sebaiknya diidentfikasi pada saat pelatihan dasar lanjutan berakhir agar tepat guna. Kata Kunci – Mengasuh anak, latihan, Anak Usia Dini Abstract – Parent needs to know about child care education to help children grow and develop their potential according their age and capability, especially in early years. Parents have to stimulate the three areas of child development, physics, cognitive, and psychosocial (Papalia & Olds, 1995). According to our preliminary research,  parents needs practical knowledge that can help them in optimizing their children at their best. The research was followed by an intervention program in a form of training. The training was begun with providing general topic, such as parent’s role in educating the children, and then continued with a specific topic such as child’s psychosocial development and child’s cognitive development. Effectivity of training was measured trough questioner. The result are (1) 90% of participants stated that the materials that were given to them is easily understood and suitable for their needs, (2) 80%  of participants have tried to practiced with the children in their institution and their home, (3) 80% of participants become highly motivated to run their role as a parent and educator for the children. It can be concluded that the intervention has been appropriate and in accordance with the results preliminary research although a given topic has not been all thorough. Therefore, there needs to do advanced training of basic materials on child development, which includes the physical, art, and moral religion topics. For further advice, the training that will be conducted later are more practical to specific issues and the material should be identified during the basic training in order to get the best benefit to the participants. Keywords – parenting, training, early childhood
Pembelajaran Linguistik Arab di Program Studi Sastra Arab Fakultas Sastra UAI Zaqiatul Mardiah; Afridesy Puji Pancarani; Dede Ridwanullah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.519 KB) | DOI: 10.36722/sh.v3i3.210

Abstract

Abstrak – Paper ini bertujuan untuk mengungkapkan masalah pembelajaran linguistik bahasa Arab di Program Studi Sastra Arab UAI dalam kegiatan perkuliahan di setiap semester dan tesis akhir.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% siswa di program studi sastra Arab menulis tesis sarjana mereka, seperti topic linguistik daripada topic lainnya. Namun, ketertarikan pada linguistic tidak diikuti oleh pemahaman dan penguasaan bahasa linguistic yang lebih baik. Dengan mewawancarai dan mengamati 20 responden siswa yang telah menyelesaikan tesis sarjana mereka, dan 4 orang dosen linguistik, masalah pembelajaran linguistik bahasa Arab akan terungkap dan solusi potensial akan diajukan. Kata Kunci – Mata Kulia Linguistik Arab, Permasalahan, dan Solusi Abstract - This paper aims to reveal the problems of Arabic linguistics learning in the Department of Arabic Letter UAI in the lecture activities in each semester and the final thesis. The result of the study revealed that more than 75% of students  in the Department of Arabic Letter that are writing their bachelor thesis, like a linguistics topics than other topics. However, the interest in the linguistics are not followed by the better understanding and  mastery about linguistics. By interviewing and observing 20 student respondents that have been finishing their bachelor thesis, and 4 linguistics lecturer respondents , the problem of Arabic linguistics learning will be revealed and the potential solutions  will be proposed.  Keywords: Arabic Linguistics learning, problems, and solutions

Page 1 of 1 | Total Record : 7