cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA
ISSN : 23560215     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal AL - AZHAR SERI HUMANIORA merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel hasil penelitian atau kajian teoristis dalam bidang Humaniora. Kata Al-Azhar berakar dari z-h-r. Verba zahara bermakna to shine, give light, be radiant, to glow, gleam, glare, shine, to blossom, be in bloom (Wehr, 1974:384). Dengan demikian kata Al-Azhar berarti sesuatu yang bersinar, yang memberi cahaya, yang berseri-seri atau yang mekar. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 8 Documents clear
Analisis Kebutuhan Pengembangan Kolaborasi Metode Pembelajaran Bahasa Tri Budianingsih; Nanda Lailatul Qadriani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode pembelajaran yang baru dibutuhkan oleh mahasiswa dalam mempelajari bahasa Mandarin, juga mengetahui metode yang bagaimana mereka butuhkan agar metode tersebut tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu dosen dan mahasiswa tingkat 2 (dua) semester 3 (tiga) pada mata kuliah keterampilan tertulis bahasa Mandarin yang berjumlah 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data adalah Teknik langsung dan data yang digunakan adalah kusioner. Data tersebut dianalisis dengan perhitungan sederhana yaitu rata-rata. Total pencapaian dari analisis kebutuhan dari 9 komponen sebesar 3.89, lebih besar dari pencapaian yang diharapkan yaitu sebesar 3.00, jika diurutkan dari otal pencapaian tertinggi adalah (1) Komponen kriteria kebutuhan kegiatan refreksi, (2) Kriteria kebutuhan kegiatan penutup, (3) Komponen kriteria kebutuhan kegiatan inti, (4) Komponen kriteria tema, (5) Komponen kriteria pendekatan, (6) Komponen kriteria pembelajaran, (7) Komponen kriteria kegiatan awal, (8) Komponen kriteria identifikasi kebutuhan RPS dan, (9) Komponen kriteria tujuan pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan mahasiswa juga membutuhkan metode pembelajaran yang baru agar materi yang disampaikan tersampaikan dengan baik, metode yang dibutuhkan oleh mahasiswa adalah metode gabungan tutor teman sebaya dengan quantum teaching.Kata kunci - Quantum Teaching, Tutor Sebaya, Mandarin.
Pendidikan Kebencanaan Pada Lembaga PAUD Rawan Banjir di Jakarta Pusat Nurfadilah Nurfadilah; Deira Razzaaq Darsono
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.637

Abstract

Salah satu daerah di Jakarta Pusat yang rawan terjadi banjir adalah daerah Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil). Kelurahan Benhil dilintasi anak Kali Kerungkut yang saluran utamanya adalah Banjir Kanal Barat. Penyebab utama banjirnya adalah pada saat di Banjir Kanal Barat volume air sedang tinggi, aliran anak Kali Kerungkut menjadi tidak lancar sehingga menyebabkan volume air di anak Kali Kerungkut menjadi naik dan menyebabkan banjir di pingir-pinggir daerah aliran. Banjir ini terjadi di Benhil setiap tahun. Oleh karena itu, edukasi mengenai pendidikan kebencanaan, menjadi penting untuk dilakukan sejak dini, khususnya kepada anak-anak usia dini yang tergolong ke dalam kelompok rentan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai pendidikan kebencanaan yang dilakukan oleh guru dari beberapa lembaga PAUD yang ada di Kelurahan Bendungan Hilir. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengungkap bahwa 1) guru-guru sudah mencoba memberikan pendidikan kebencanaan dengan cara yang mereka sendiri namun masih belum memanfaatkan lingkungan dan potensi sumber daya alam sekitar; 2) Pendidikan kebencanaan yang dilakukan belum jelas terlihat integrasinya dengan kurikulum pembelajaran yang dilakukan; 3) Koordinasi untuk penanganan bencana banjir dengan dinas setempat sudah dilakukan namun belum maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya-upaya yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk membantu menyiapkan guru PAUD demi terwujudnya budaya siaga, budaya aman dan budaya pengurangan risiko bencana di lembaga PAUD.Kata Kunci - Pendidikan Bencana,Kesiapsiagaan Bencana Banjir, ECE Center
Revitalisasi dan Perubahan Fungsi Sastra Lisan dalam Komunitas Srandul Suketeki Rahma Ari Widihastuti
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.440

Abstract

Perkembangan jaman mengakibatkan semakin tergerus dan tergusurnya sastra lisan dalam kehidupan bermasyarakat. Kesenian-kesenian modern berhasil menggantikan posisi kesenian tradisional termasuk sastra lisan srandul. Perkembangan dan improvisasi adalah salah satu cara yang ditempuh untuk menyelamatkan sastra lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui revitalisasi dalam upaya pelestarian srandul khususnya komunitas Srandul Suketeki dan perubahan fungsi dalam sastra lisan srandul. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan metode etnografi serta menggunakan teori sastra lisan yang dikemukakan Ruth Finnegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi dalam kesenian srandul Komunitas Suketeki dilakukan dalam tiga segi:1) composition (penciptaan), transmission (pewarisan), dan performance (pertunjukkan). Sesuai pendapat Finnegan ketiga hal tersebut dijaga agar tetap menjadi ciri agar srandul Komunitas Suketeki tetap menjadi sastra lisan. Perubahan fungsi yang muncul akibat adanya revitalisasi adalah fungsi awal sastra lisan srandul yang pada mulanya sebagai penyebar dakwah islam, menjadi hiburan, dan saat ini menjadi sarana kritik terutama pada kebijakan pemerintah.Keyword - Perubahan Fungsi, Sastra Lisan, Revitalisasi, Srandul suketeki
Aspek Budaya Prancis dalam Metropop Autumn In Paris Karya Ilana Tan Tania Intan
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aspek-aspek budaya Prancis dalam novel metropop Autumn in Paris karya Ilana Tan serta mengkaji signifikansinya terhadap narasi yang dibangun oleh pengarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan sosiologi sastra dan kajian struktural. Data berupa kata, frasa, dan kalimat yang berkaitan dengan aspek budaya Prancis dalam objek penelitian dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Data kemudian diklasifikasi dan diinterpretasi dengan teori-teori yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek budaya Prancis yang ditampilkan meliputi penamaan tokoh, penggambaran fisik dan karakter orang Prancis, penggunaan latar tempat di Prancis,  deskripsi kuliner Prancis, dan aktivitas keseharian orang Prancis. Penggambaran aspek budaya Prancis tersebut tidak bersifat spesifik dan elemen-elemen yang disebutkan masih merupakan pengetahuan superfisial bagi pembaca. Penggunaan istilah dan kata-kata berbahasa Prancis pun sangat minimalis. Ada introduksi fenomena multikultural namun tidak dikembangkan lebih jauh. Secara keseluruhan, dapat dinyatakan bahwa aspek budaya Prancis yang ditampilkan Ilana Tan pada novel Autumn in Paris bersifat stereotipikal dan dekoratif.Kata Kunci - Budaya Perancis, Ilana Tan, Metropop, Stereotip
Konsep Cinta Pada Puisi-Puisi Karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Semiotika Carles Sanders Pierce Ika Mustika; Heri Isnaini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.436

Abstract

Artikel ini membahas konsep cinta pada puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono. Konsep cinta seperti yang dikemukakan oleh Erich Fromm merupakan jawaban atas masalah pada eksistensi manusia. Konsep cinta yang universal dapat dilihat sebagai seni kehidupan (art of life) yang meliputi: cinta manusia kepada manusia, cinta manusia kepada alam, dan cinta manusia kepada tuhan. Masalah yang muncul dalam artikel ini adalah: bagaimana konsep cinta direpresentasi dalam puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono; serta bagaimana pemaknaan konsep cinta tersebut dilihat dari penggunaan tanda-tanda di dalam puisi. Berdasarkan permasalahan tersebut, konsep cinta akan dibahas pada kekuatan tanda yang hadir di dalam puisi. Tanda-tanda tersebut kemudian dianalisis berdasarkan teori semiotika yang dikemukakan oleh Pierce, yakni dengan memperhatikan representament, object, dan interpretant. Di samping itu, artikel ini juga menunjukkan hubungan (relasi) tanda dengan teks lain dan penggunaan gaya bahasanya. Pembahasan-pembahasannya kemudian bermuara pada pemaknaan konsep cinta yang terdapat pada puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono. Akhirnya, pemaknaan konsep cinta ini dapat dilihat sebagai konsep universal yang merujuk pada keperiadaan manusia sebagai bentuk eksistensinya di dunia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep cinta pada puisi-puisi Sapardi Djoko Damono ditemukan dalam tataran diksi, citraan, dan gaya bahasa. Konsep cinta yang ditemukan pada tataran struktur tersebut menjadi bagian penting dalam memahami puisi secara keseluruhan dan memaknai puisi-puisi tersebut.Kata Kunci - Konsep Cinta, Semiotika, Intertektualitas, Stilistika, Puisi
Telaah Kritis-Evaluatif Psikologi Pendidikan Masyarakat di Tengah Pandemi: Fenomena New Normal di Mal Raiza Aulia; Duta Nurdibyanandaru
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.477

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis mengenai kondisi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di Surabaya Jawa Timur. Tujuan dari tulisan ini menganalisis perilaku masyarakat saat pandemi berdasarkan psikologi pendidikan masyarakat. Manfaat yang diharapkan yakni membangun pemahaman mengenai dampak perilaku yang muncul di tengah pandemi serta penyusunan rekomendasi aktivitas dalam menghadapi New Normal di pusat perbelanjaan Surabaya. Temuan telaah kritis ini terdapat perubahan kebiasaan (habit) masyarakat saat mengunjungi pusat perbelanjaan terutama mal. Terdapat penurunan minat belanja masyarakat dikarenakan terdapat pembatasan-pembatasan yang diterapkan pemerintah serta norma-norma baru yang muncul saat pandemi, seperti kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Keberhasilan dari rekomendasi ini tidak lepas dari campur tangan seluruh masyarakat dan Pemkot Surabaya, agar perekonomian membaik dan kenyamanan pengunjung pusat perbelanjaan juga ditingkatkan. Dampak Covid-19 telah merubah beberapa perilaku yang muncul dan menjadi sorotan psikologi pendidikan masyarakat untuk menelaah lebih dalam dan mengaikatkan dengan beberapa literatur dalam psikologi pendidikan masyarakat.Kata Kunci - Habit, Covid-19, Pandemi, Psikologi Publik
Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia Nibras Syafriani Manna; Shinta Doriza; Maya Oktaviani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.443

Abstract

Data Badan Peradilan Agama (BADILAG) menyatakan bahwa perceraian di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat. Rata-rata perceraian didominasi oleh cerai gugat. Hal ini menarik perhatian untuk diteliti. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berdasarkan studi literatur dan wawancara mendalam pada istri yang melakukan gugat cerai. Hasil studi literatur tentang perceraian di Indonesia terlihat bahwa penyebab perceraian antara lain faktor ekonomi, faktor komunikasi yang buruk, faktor adanya orang ketiga atau perselingkuhan, serta faktor sosial dan budaya. Hasil wawancara mendalam menunjukan bahwa pasangan yang ingin menikah menganggap pendidikan pra-nikah hanya sebatas formalitas proses untuk melaksanakan pernikahan serta rata-rata pasangan yang sudah bercerai mengakui bahwa minimnya kesadaran terhadap makna pernikahan.Kata Kunci – Gugatan Perceraian, Faktor Perceraian, Studi Pustaka.
Persepsi Mahasiswa Tingkat Dasar dalam Membedakan Nada Kedua dan Ketiga Bahasa Mandarin Nanda Lailatul Qadriani; Tri Budianingsih
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.487

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui jenis persepsi mahasiswa tingkat dasar dalam membedakan nada kedua dan ketiga dalam bahasa mandarin, apakah tergolong jenis category perception atau continuum perception. Metode yang digunakan adalah metode tes yang terbagi menjadi tes penggolongan stimulus bunyi dan tes penentuan sama atau tidaknya sepasang stimulus bunyi yang diperdengarkan. Peserta dari penelitian ini adalah 18 orang mahasiswa semester 1 dengan tingkat kemampuan bahasa Mandarin dasar. Hasil penelitian menunjukkan jenis persepsi mahasiswa dengan kemampuan berbahasa Mandarin tingkat dasar tergolong persepsi kontinuitas (continuum perception). Ini dikarenakan hasil tes penggolongan bunyi menunjukkan mahasiswa mempersepsi adanya batasan kategori antara nada kedua dan ketiga, namun tidak signifikan. Pada tes, ketepatan jawaban mahasiswa dalam membedakan sama atau tidaknya nada yang didengar sangat rendah. Selain itu, tingkat kepekaan mahasiswa dalam membedakan stimulus-stimulus bunyi turun-naik yang menjadi ciri nada kedua dan ketiga dalam bahasa Mandarin juga masih rendah. Kata Kunci - Kategori Persepsi; Second-tone; Third-tone; Bahasa Cina

Page 1 of 1 | Total Record : 8