cover
Contact Name
Evandro Manuputty
Contact Email
evandro_willem@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
evandro_willem@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Iron (sipil, elektro,mesin)
ISSN : 26547309     EISSN : 26567989     DOI : -
IRON merupakan jurnal pengabdian masyarakat (ABDIMAS) di bidang rekayasa yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal IRON terkonsentrasi pada tiga bidang rekayasa yaitu Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
PENGELASAN TINGKAT LANJUT PEMBUATAN TENDA KNOCK DOWN BAGI UPD JEMAAT GPM RUMAHTIGA Julius Sesa; Nanse Henny Pattiasina; Semuel Holle
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.485 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.469

Abstract

Potensi warga desa Rumahtiga yang variatif, memberikan peluang peningkatan ekonomi warga yang dibangun sesuai ketrampilan yang telah ada. Salah satunya melalui sebuah unit pelayanan duka (UPD) Jemaat Rumahtiga. Dalam realitanya, keberagaman sumber daya manusia yang tergabung dalam UPD ini memberikan nilai tambah, sumber daya manusia yang biasanya bekerja mengelas, tukang bangunan, tukang batu, tukang besi yang kesehariaanya juga melakukan kerja pembesian, nelayan dan lainnya, dapat berkolaborasi untuk memfasilitasi kebutuhan UPD saat prosesi kedukaan. Bertolak dari pengalaman pelatihan yang pernah dilakukan oleh beberapa pengurus dan anggota UPD dengan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun 2017 di bidang pengelasan, sehingga hal ini dirasa perlu untuk ditindaklanjuti dalam bentuk pelatihan lanjutan berupa peningkatan pengelasan menggunakan profil lasan yang bermaterial besi dengan bentukan ruang. Kegiatan ini berlokasi di Laboratorium Pengelasan SMAW Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ambon.  Metode kegiatan yang digunakan adalah proses pengelasan busur listrik. Hasil kerja menunjukkan peningkatan ketrampilan partisipan dinyatakan dalam optimalisasi durasi atau waktu kerja selama 3 hari, dapat menghasilkan bentukan tenda dengan system knock down. Bentuk profil lasan yang dihasilkan adalah berongga menggunakan material pipa galvanis, dengan ukuran panjang (p) = 600 cm atau 6 m, lebar (l) = 300 cm atau 3 m dan tinggi (t) = 150 cm atau 1,5 m.
SOSIALISASI PEMANFATAAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PAVING BLOK UNTUK MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA Hezliana Syahwanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.537 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.478

Abstract

Banyak solusi yang telah dilakukan masyarakat untuk meminimalisir limbah plastik salah satunya adalah pembuatan kerajinan tangan dari limbah tersebut. Tetapi karena konsumsi masyarakat yang meningkat setiap tahunnya membuat limbah plastik juga tidak mengalami pengurangan. Sehingga dibutuhkan banyak solusi untuk memanfaatkan limbah plastik yang semakin meningkat jumlahnya setiap tahun. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan menjadikan limbah plastik sebagai bahan pembuatan paving blok. Metode pembuatan paving blok yaitu dengan mencuci limbah plastik dan dikeringkan terlebih dahulu kemudian dilelehkan di dalam tungku, setelah semua limbah plastik meleleh kemudian dimasukkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama kurang lebih 2 minggu. Hasil cetakan ini berupa paving blok yang ramah lingkungan. Cara tersebut kemudian disosialisasikan kepada masyarakat yang diwakili oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti. Metode sosialisai yang digunakan ada 2 yaitu Metode Ceramah dan Metode Pendampingan (Workshop). Metode ceramah yaitu diskusi dan tanya jawab yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang pengolahan limbah menjadi paving blok. Metode Pendampingan yaitu bersifat konsultatif tentang pembuatan paving blok dari limbah plastik. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan serta membuka pikiran mahasiswa untuk memanfaatkan limbah menjadi bahan dengan nilai jual dan nilai guna yang lebih tinggi.Kata kunci: Limbah Plastik, Paving Blok
DESAIN DAN PEMBUATAN PAPAN INFORMASI PERAWATAN MESIN DI LABORATORIUM TEKNIK MESIN POLNAM Raymond Saptenno; Izaac H. Keppy; Jhorge Soselisa
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.769 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.471

Abstract

Operasional mesin dan proses perawatan (maintenance) merupakan faktor utama penunjang kerja dalam menghasilkan sebuah rangkaian proses produksi yang berkesinambungan. Dalam menjembatani knowledge dan skill mahasiswa, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ambon menyediakan berbagai sarana laboratorium yang dilengkapi dengan mesin dan peralatan-peralatan penunjangnya. Dalam dinamika pembelajaran khususnya bidang praktikum, mahasiswa mengalami kendala akibat masalah kerusakan mesin atau peralatan praktikum yang belum terfasilitasi melalui manajemen perawatannya. Sehingga untuk mengantisipasi keberlanjutan faktor kerusakan yang bisa saja lebih banyak terjadi terhadap mesin atau peralatan yang masih berjalan secara baik, maka diperlukan sebuah manajemen pengelolaan bengkel atau laboratorium yang lebih terencana serta terstruktur. Metode yang diterapkan berupa perawatan pencegahan (preventive maintenance) dengan ketersediaan papan informasi perawatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan proses desain atau rancangan yang diaplikasikan menggunakan AUTOCAD, memberikan hasil akhir melalui proses assembling papan informasi perawatan berukuran lebar (width) l = 60 cm, tinggi (height) = 120 cm atau 1.20 m dan tebal (depth) = 12 cm. Tempat peletakan daftar inventaris mesin berukuran lebar (l) = 25 cm dengan tinggi (t) = 30 cm, tebal = 12 cm yang akan diposisikan pada bagian atas dari papan informasi. Proses pemasangannya secara vertikal pada dinding ruang laboratorium.
UPAYA PENDAMPINGAN PENATAAN RUANG DI DESA KOBI KABUPATEN MALUKU TENGAH DALAM SEBAGAI DAERAH PENGEMBANGAN PROGRAM TRANSMIGRASI Ansye Nanlohy; Abraham Tuanakotta
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.71 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.483

Abstract

Desa Kobi adalah salah desa yang dikembangkan sebagai bagian pengembangan daerah Transmigrasi di Kabupaten Maluku Tengah dan  akan dijadikan sebagai KTM (Kota Terpadu Mandiri) sehingga dalam penataan ruang sangat penting untuk menata sarana dan prasarana serta fasilitas umum demi kepentingan dan mensejahterakan masyarakat desa serta peran dari apatur desa dalam menata ruang desanya sesuai dengan topografi daerah dan pembuatan layout yang meliputi sarana dan prasarana perumahan rakyat, kesehatan, pendidikan, transportasi dan fasilitas lainnya demi pengembangan masyarakat dan desa tersebut.
MODIFIKASI RANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM EXHAUST PADA LABORATORIUM PENGELASAN JURUSAN TEKNIK MESIN POLNAM Semuel Holle; Julius Sesa; Edison Mabessi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.53 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.470

Abstract

Implementasi dari hasil  kerja sebuah proses pengelasan memerlukan penanganan yang lebih kompleks terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Dampak yang paling signifikan terjadi adalah penyebaran asap hasil pengelasan yang seringkali tidak dapat terdistribusi keluar dari tempat pengelasan secara baik melalui sebuah saluaran pembuangan. Hal tersebut akan memberikan pengaruh negatif, jika operasional kerja yang panjang dan lama. Laboratorium pengelasan yang berlokasi di Jurusan Teknik Mesin POLNAM, memiliki salah satu kendala bahwa dengan adanya penambahan beberapa sekat untuk ruang kerja las, masih belum optimal mengantispasi penyebaran asap hasil lasan, dikarenakan belum efektifnya fungsi kerja sistem exhaust. Sehingga perlu dilakukan suatu modifikasi rancangan sistem exhaust yang baru. Metode pelaksanaannya menggunakan metode pengelasan SMAW (sheet metal arc welding) atau las listrik. Hasil  kegiatan menunjukan ketersediaan jumlah modifikasi hasil rancangan system exhaust yang baru berjumlah 2 buah dengan ukuran rangka meja las dengan panjang (p) : 100 cm, lebar (l) : 65 cm dan tinggi (t) : 75 cm, berbahan dasar besi siku ukuran 50 x 50 x 5 mm. Dimensi rangka box exhaust adalah 100 x 100 cm yang dilapisi dengan pelat senk ukuran 0.25 mm melalui pemasangan menggunakan proses keeling. Dimensi exhaust adalah 40 x 40 cm.
PELATIHAN PENYUSUNAN DETAILED ESTIMTE DAN PENJADWALAN PEKERJAAN BAGI TUKANG DAN PEKERJA KONSTRUKSI DI NEGERI HALONG Lenora Leuhery; Tonny Sahusilawane; Herry Henry Roberth
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.741 KB) | DOI: 10.31959/jpmi.v3i1.460

Abstract

Negeri Halong dengan luas wilayah ± 16 KM, memiliki jumlah penduduk mencapai 10.675  jiwa dan bervariasi dalam profesi/pekerjaan dan pendapatan, didalamnya terdapat sekitar 137 orang menekuni profesi sebagai tukang dan pekerja konstruksi untuk menghidupi keluarganya. Para tukang tersebut memiliki ketrampilan yang cukup memadai dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menyusun Detailed Estimate/menghitung RAB secara detail dan menentukan durasi waktu pelaksanaan pekerjaan secara pasti, inilah yang menjadi masalah dan perlu dicari solusinya. Tujuan dari pengabdian ini adalah mentransfer ilmu pengetahuan melalui pelatihan agar para tukang dan pekerja konstruksi mampu menyusun Detailed Estimate/membuat RAB secara rinci dan menentukan durasi waktu pelaksanaan pekerjaan secara pasti. Pengabdian dilakukan dengan metode survey awal, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Hasil pelaksanaan kegiatan disimpulkan bahwa tingkat pencapaian pemahaman para tukang dan pekerja konstruksi adalah diatas 60%. Untuk pendampingan dilakukan selama 3 bulan setelah selesai pelaksanaan kegiatan pengabdian.

Page 1 of 1 | Total Record : 6