cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
ISSN : 2477605X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
The publication of Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi indeed participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains eight articles consisting of Education topics.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Inside Outside Circle Guna Meningkatkan Prestasi Belajar Ips Materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada Siswa Kelas V B SD Negeri 1 Batu Badinding Yelita Yelita
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1892

Abstract

Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas V B dengan Pokok Bahasan Proklamasi kemerdekaan Indonesia, setelah diadakan evaluasi pada kondisi awal diperoleh hasil yang tidak memuaskan dimana sebanyak 9 siswa atau 34,62% tidak tuntas karena di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Sedangkan yang mempunyai nilai di atas KKM sebanyak 17 siswa atau 65,38%. Untuk itu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode Inside Outside Circle. Hasil siklus I adalah sebanyak 22 siswa atau 84,62% tuntas, sedangkan 4 siswa atau 15,38% siswa tidak tuntas. Hal ini berarti ada peningkatan terhadap ketuntasan belajar siswa. Tingkat ketuntasan ini sudah di atas 85%. Tetapi rata-rata prestasi belajar (79,15) masih berada di bawah rata-rata sesuai indikator keberhasilan yaitu 75, maka diadakan lagi perbaikan pembelajaran dengan siklus II. Hasil yang dicapai pada siklus II adalah sebanyak 24 siswa atau 92,31% tuntas dan 2 siswa atau 7,69% tidak tuntas. Hal ini berarti ada peningkatan terhadap ketuntasan belajar siswa. Ketuntasan 92,31% yang berada di atas 85% ini menandakan bahwa perbaikan pembelajaran pada siklus II dengan menggunakan metode Inside Outside Circle telah berhasil.
Peningkatan Keterampilan Menulis Anekdot Menggunakan Strategi Genius Learning Untuk Siswa Kelas XI IPS 2 Sma Negeri 1 Dusun Selatan Tahun 2015/2016 Nuriati Nuriati
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1905

Abstract

Subjek penelitian yang dijadikan subjek tindakan adalah 32 siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Dusun Selatan. Model penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan pelaksanaan tindakan tersebut dibagi menjadi dua bagian. Setiap siklus dilakukan tiga kali. Penelitian ini difokuskan pada masalah yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan menulis total dengan menerapkan strategi pembelajaran genius. Data diperoleh melalui (1) angket, (2) catatan lapangan, dan (3) dokumentasi berupa tugas siswa dan foto kegiatan selama penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan yang dicapai siswa dalam penelitian ini dilihat dari perubahan ke arah yang lebih baik dan peningkatan tindakan dan hasil pembelajaran dalam praktik menulis anekdot. Keberhasilan ini dilihat dari dua kriteria yaitu keberhasilan proses dan produk. Hasilnya menunjukkan sebagai berikut. Pertama, penggunaan strategi pembelajaran genius dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis anekdot. Adanya peningkatan proses pada aspek situasi pembelajaran, fokus siswa, dan keaktifan membuat perubahan yang positif sehingga pembelajaran menulis anekdot menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Kedua, pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran genius dapat meningkatkan kemampuan menulis anekdot siswa. Hal ini terlihat dari skor rata-rata keterampilan menulis anekdot sebelumnya adalah 64,53, sedangkan setelah melalui siklus II skor rata-rata menjadi 85,00. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 20,47.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Concept Sentence Pada SMP Negeri 6 Palangka Raya Endang Sri Suyati; Herlianah Herlianah
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan aktivitas belajar peserta didik pada saat proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan model pembelajaran Concept Sentence, (2) meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan model pembelajaran Concept Sentence pada peserta didik kelas VII-2 di SMP Negeri 6 Palangkaraya. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII-2 SMP Negeri 6 Palangka Raya yang berjumlah 30 orang peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model pembelajaran Concept Sentence. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) peserta didik lebih aktif pada saat pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Concept Sentence. Siklus I, skor rata-rata 3,44 dengan kriteria baik kemudian pada siklus II meningkat dengan skor rata-rata 3,85 dengan kriteria baik, (2) ada peningkatan hasil belajar IPS peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran Concept Sentence. Terlihat dari hasil belajar peserta didik pada tes awal memperoleh nilai rata-rata 47 (dibawah nilai KKM ≥70) dengan ketuntasan klasikal 3,33 % dengan kriteria tidak tercapai. . Pada Siklus I hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata 65 dengan ketuntasan klasikal 33,33% dengan kriteria tidak tercapai. Pada Siklus II terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata 81 dengan ketuntasan klasikal 90% dengan kriteria tercapai.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Model Student Team Achievement Division Pada SMP Muhammadiyah Palangkaraya Muhammad Asrori; Diana Lupy
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan aktivitas belajar peserta didik pada saat proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division, (2) meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division pada peserta didik kelas VII-C di SMP Muhammadiyah Palangkaraya. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII-C SMP Muhammadiyah Palangka Raya yang berjumlah 25 orang peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) peserta didik lebih aktif pada saat pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division. Siklus I, skor rata-rata 3,2 dengan kriteria baik kemudian pada siklus II meningkat dengan skor rata-rata 3,8 dengan kriteria baik, (2) ada peningkatan hasil belajar IPS peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division. Terlihat dari hasil belajar peserta didik pada tes awal memperoleh nilai rata-rata 34 (dibawah nilai KKM ≥70) dengan ketuntasan klasikal 4 % dengan kriteria tidak tercapai. . Pada Siklus I hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata 50 dengan ketuntasan klasikal 20% dengan kriteria tidak tercapai. Pada Siklus II terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata 84 dengan ketuntasan klasikal 92% dengan kriteria tercapai
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Fish Bowl Berbantuan Media Audio Visual Pada SMP Muhammadiyah Palangkaraya Iin Nurbudiyani; Novia Novia
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Aktivitas belajar peserta didik pada pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran fish bowl berbantuan media audio visual pada kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah Palangkaraya, (2) Peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran fish bowl berbantuan media audio visual pada kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah Palangkaraya. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah Palangkaraya yang berjumlah 24 orang peserta didik. Model dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran fish bowl berbantuan media audio visual dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa Pre Test dan Post Test dengan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas belajar peserta didik kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah Palangkaraya menggunakan model pembelajaran fish bowl berbantuan media audio visual menjadi lebih baik. Hal ini terlihat dari data hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didik. Pada Siklus I memperoleh nilai rata-rata 3,29 dengan kategori baik dan pada Siklus II memperoleh nilai rata-rata 3,88 dengan kategori baik, (2) Ada peningkatan hasil belajar IPS peserta didik menggunakan model pembelajaran fish bowl berbantuan media audio visual di kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah Palangkaraya. Hasil belajar peserta didik pada tes awal diperoleh nilai rata-rata 51 (dibawah nilai KKM ≥70) dengan ketuntasan klasikal 25%, pada Siklus I hasil belajar peserta didik diperoleh nilai rata-rata 75 dengan ketuntasan klasikal 79% dan pada Siklus II peserta didik memperoleh nilai rata-rata 94 dengan ketuntasan klasikal 100%.
Pengaruh Modal, Penerapan Cash Basis dan Perilaku Kewirausahaan Terhadap Pendapatan Penjual Masker Kota Palangka Raya San Petro; Warjeni Antrianingsih
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i2.2637

Abstract

Tujuan dari penelitian menguji kembali secara empiris pengaruh dari modal, penerapan cash basis dan prilaku kewirausahaan terhadap pendapatan penjual masker. Metode penelitian merupakan penelitian kuantitatif deskriptif untuk melihat pengaruh dari modal, penerapan cash basis, dan perilaku kewirausahaan pada pendapatan penjual masker Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan 40 responden pedagang masker yang tersebar di Kota Palangka Raya secara accidental sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa modal, penerapan cash basis, dan perilaku kewirausahaan berpengaruh positif terhadap pendapatan penjual masker baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menunjukan bahwa perlu adanya pencatatan keuangan berbasis kas, untuk menghindari pencatatan keuangan yang bersifat sederhana serta perlunya kegiatan pelatihan akuntansi dan pemanfaatan teknologi aplikasi akuntansi UMKM melalui media smartphone
Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Siskomdig Menggunakan Media E-Learning Si-Bajakah Dikelas X Smkn 3 Palangkaraya Ade Salahudin Permadi; Hairunnisa Hairunnisa
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i2.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar Siskomdig menggunakan media pembelajaran SI-Bajakah kelas X di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif . Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara kepada peserta didik kelas X Perhotelan 2 dan Guru mata pelajaran Siskomdig di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Palangka Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peserta didik yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran jarak jauh pada mata pelajaran Sistem Komunikasi Digital dikarenakan keterbatasan kemampuan peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran SI-BAJAKAH, selain itu ada kesulitan atau kendala lain yaitu keterbatasan jaringan
Peningkatan Pembelajaran Sepakbola Menggunakan Permainan Sepakbola Mini Pada Peserta Didik Kelas V-A Sdn 4 Bukit Tunggal Marhat Marhat
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i2.2639

Abstract

Penelitian ini adalah perlunya meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran sepakbola dengan menggunakan permainan sepakbola mini pada Peserta didik Kelas V-A SDN 4 Bukit Tunggal Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran sepakbola menggunakan permainan sepakbola mini pada Peserta didik Kelas V-A. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran sepakbola menggunakan permainan sepakbola mini pada Peserta didik Kelas V-A. Dari hasil pengamatan yang diperoleh dengan bantuan check list dapat diperoleh hasil bahwa prosentase kemampuan aspek psikomotor, kognitif, dan afektif dari Peserta didik Kelas V-A SDN 4 Bukit Tunggal Kota Palangka Raya setelah diberikan pembelajaran terjadi peningkatan, pada siklus I dan siklus II prosentase mengalami peningkatan dari 73,9 % menjadi 86,4 %. Begitu juga dengan prosentase ketuntasan pada siklus I hanya mencapai 57,1 % dari jumlah Peserta didik yang ada. Dan pada siklus II mengalami kenaikan menjadi 92,9 %. Dengan demikian tindakan pembelajaran sepakbola dengan menerapkan permainan sepakbola mini pada Peserta didik Kelas V-A SDN 4 Bukit Tunggal Kota Palangka Raya dapat dikatakan berhasil. Dan diharapkan bagi guru Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar untuk dapat menerapkan permainan sepakbola mini pada Peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Peningkatan Kemampuan Lompat Jauh Peserta Didik Menggunakan Media Kardus Bekas Kelas IV Sdn 4 Bukit Tunggal Palangkaraya Ipie Ipie
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i2.2641

Abstract

Untuk mempelajari penjaskses maka tugas guru adalah menyajikan mata pelajaran tersebut dalam situasi yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi peserta didik. Selain itu dipahami bahwa peserta didik kelas tinggi khususnya kelas IV sekolah dasar.Untuk menghadirkan pengalaman konkrit dalam bentuk nyata khususnya dalam pelajaran Penjaskes konsep ataupun praktek (pengelolaan jasmani), maka seorang guru hendaknya menggunakan media/ alat peraga sehingga pengalaman belajar yang dimilikioleh peserta didik benar-benar nyata dan tersimpan dengan baik dalam pemahaman peserta didik. Aktifitas olahraga bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar bukanlah merupakan pengalaman yang bersifat abstrak. Oleh karena itu penggunaan alat peraga kardus bekas yang tepat sangat penting dilakukan untuk memudahkan peserta didik dalam mempelajari praktek lompat jauh.Salah satu alternative alat peraga yang bias digunakan dalam praktek lompat jauh adalah Kardus Bekas (KB). Rata-rata skor perolehan kemampuan lompat jauh peserta didik dari siklus I ke siklus 2 terjadi peningkatan. Selain skor rata-rata ketuntasan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II jugaterjadipeningkatan.Hal ini disebabkan karena penggunaan alat peraga Kardus Bekas (KB) dengan perbaikan manajemen kelas yang lebih baik yang dilakukan secara berkelompok.Terjadi peningkatan kualitas pembelajaran peserta didik yang ditandai dengan peningkatan keaktifan peserta didik baik dalam bentuk minat belajar, perhatian terhadap pelajaran, angka partisipasi, dan presentasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran Penjaskes dengan menggunakan alat peraga Kardus Bekas (KB).
Penerapan Pendekatan Supervisi Kolaboratif untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Herlilawati Herlilawati
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i2.2642

Abstract

Guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan. Profesionalisme seorang guru terlihat dari kompetensinya sebagai seorang guru yang terdiri dari kompetensi pedagogik, profesional, keperibadian dan sosial. Efektivitas pelaksanaaan kinerja profesional guru sangat bergantung pada kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya diantaranya dalam melakukan supervisi akademik. Untuk melaksanakan supervisi akademik, kepala sekolah sebagai supervisor dan penanggungjawab kegiatan di sekolah harus mampu menyusun program, melaksanakan, dan melakukan tindak lanjut supervisi akademik di sekolah yang dipimpinnya. Faktor eksternal dan Internal yang diduga mengakibatkan rendahnya kompetensi profesional guru. Fungsi penelitian adalah mencari jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi, dan penelitian ini dilakukan sesuai dengan prosedur ilmiah, yakni merumuskan masalah yang akan diteliti, mengumpulkan data, mengolah data, dan melakukan analisis guna menarik suatu kesimpulan atas apa yang berkembang dalam menyusun strategi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Fungsi pelatihan merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan keterampilan kepala sekolah dalam suatu bidang.

Page 6 of 16 | Total Record : 159