cover
Contact Name
Muhammad Baidawi
Contact Email
m.baidawi@wisnuwardhana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
peduli@wisnuwardhana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25974653     EISSN : 25974688     DOI : -
PEDULI adalah Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Wisnuwardhana Malang dengan ISSN 2597-4653 (cetak), 2597-4688 (elektronik). Jurnal PEDULI memuat artikel hasil pengabdian pada masyarakat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021)" : 15 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA PADA TANAMAN CABAI DI DESA HULAWA KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Musa, Nikmah; Lihawa, Mohamad
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.385

Abstract

Penerapan pertanian organik dengan memanfaatkan potensi lokal dengan bahan-bahan ramah lingkungan untuk mengendalikan hama penyakit dapat menjamin kesehatan masyarakat umum yang mengkonsumsi produk hortikultura dan tanaman pangan yang berasal dari Desa Hulawa, bebas dari residu bahan kimia sintetik.Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo merupakan daerah pertanian yangmengembangkan tanamanCabai merah (Capsicum annum L.). Komoditi ini mempunyai nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati oleh seluruh lapisan masyarakat karena rasa pedas yang berguna sebagai penyedap rasa masakan baik yang di konsumsi dalam keadaan segar maupun dalam Bentuk hasil olahan seperti saus cabai, bubuk cabai serta produk lainnya. Salah satu kendala budidaya tanaman cabai di Desa Hulawa adalah adanya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) sejak fase vegetative sampai fase generative yang dapat menimbulkan kegagalan panen. Hama yang cukup potensial sering menyerang tanaman cabai di Desa Hulawa antara lain adalah hama kutu daun (Aphis gossypii), hama ini merupakan hama penting pada tanaman cabai.Alternatif pengendalian yang aman bagi lingkungan, bagi produk panen dan manusia yang dapat ditawarkan adalah memanfaatkan potensi tumbuhan sebagai pestisida nabati ( daun papaya, daun kemangi, tanaman serai). Hal ini diharapkan menjadi suatu solusi bagi petani dengan memanfaatkan teknologi pestisida nabati dalam mengendalikan hama tanaman cabai.Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan KKN Tematik Desa Membangun Program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka adalah meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif.Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberdayaan petanimelaluisosialisasi/penyuluhan tentang manfaat menggunakan teknologi pengendalian hama dengan pestisida nabati, Pelatihan/demontrasi membuat pestisida nabatidan melakukan langsung pembuatan pestisida nabati, Implementasi/ aplikasi dilaksanakan pada lahan yang telah ditanami sebelumnya dengan tanaman cabe.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sasaran yaitu kelompok tani Ibu pkk yang berada di Desa Hulawa memberikan tanggapan yang sangat baik dengan apresiasi melalui kegiatan membuat langsung pestisida nabati dan mengaplikasikan dilahan pertanaman cabai. Pestisida nabati dapat dilakukan oleh petani melalui metode pembelajaran dan sosialisasi berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan mereka
STUDI OF LOCAL CAPACITY IN DISASTER MANAGEMENT IN TOLIKARA REGENCY Sitorus, Yannice Luma Marnala; Nurmaningtyas, Anggia Riani; Usman, Syamsuddin; Yanthy, Normalia Ode
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.246

Abstract

Disaster events that have often occurred recently in Indonesia reminded us of the importance of disaster mitigation that must be carried out by all stakeholders to avoid greater casualties. Local governments are representatives of the state who must be present when their citizens need assistance when a disaster occurs and must play a more dominant role in disaster mitigation, especially in relatively isolated areas with limited stakeholders, both in terms of number and type of organization. The local capacity of Tolikara Regency, one of the regencies in the Central Highlands region of Papua, is at a low level and needs to increase the capacity index with the initial step of increasing the capacity of local governments. The preparation of a disaster risk assessment document and outreach activities are an effort to increase the capacity of the area. The results of this document review serve as input for the local government to determine further policies. The FTSP-USTJ Study Center Team from Jayapura City was involved in this activity because there was no higher education institution in Tolikara Regency that could play a role as a stakeholder in disaster mitigation there.
PENINGKATAN KAPASITAS SOFT SKILL REGULASI DIRI MELALUI PELATIHAN BAGI KARYAWAN DI PERUSAHAAN “XYZ” Wibowo, Doddy Hendro; Raharja, Kho Susan; Paijanto, Yohanes
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.285

Abstract

Abstract: Human resources that are well managed will provide roles in an effective and efficient manner for the company. Companies need to improve the quality of human resources in facing challenges. One of the soft skills that need to be developed and improved is the ability in self-regulation for employees. The objectives of this activity are: to improve employees' self-regulation skills. Participants in this activity were 27 employees in the A department of XYZ Company. The employee development program consists of three stages, namely: a) the assessment stage; b) the training and development stage and; 3) the evaluation stage. Based on the development activities, it was concluded that there was an increase in employee self-regulation skills. Employees get learning and sharing skills between employees and department leaders, get role models and motivation, and employees can reflect on being able to be used adaptively in their work. Key words: Self-regulation skills, training, human resources
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG PROGRAM VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA Efendi, Ferry; Dewi, Yulis Setiya; Arifin, Hidayat; Hargono, Arief; Apriyanto, Yogo; Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah; Gudia, Amel Dawod Kamel
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.379

Abstract

The increasing number of cases and deaths due to Covid-19 has become a global problem. The Covid-19 vaccination program becomes one of the efforts by the government to save lives and protect the citizens. The safety, effectiveness, and postvaccination impact are often discussed and debated by the community. This community service aimed to increase the knowledge of health workers regarding the Covid-19 vaccine in Indonesia. This activity was attended by 26 nursing students and was carried out virtually. The evaluation of participants' knowledge was carried out using a knowledge questionnaire consisting of 10 questions related to knowledge of the Covid-19 vaccination. The analysis was performed by paired t-test. The results of community service showed that the socialization participants were enthusiastic and motivated nurses as one of the health workers to play an essential role to deliver the appropriate information promotions to assist the government in achieving vaccination programs. The level of knowledge of participants increased after being given socialization (p-value 0.000). The government and health workers are the basis for program preparation and appropriate information to achieve the vaccination target in Indonesia.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN INTERNET SEHAT DAN AMAN BAGI MASYARAKAT DESA PURWASARI KECAMATAN GARAWANGI KABUPATEN KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PENDEKATAN SOSIO KULTURAL
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.380

Abstract

Perkembangan yang sangat luar biasa dalam penggunaan internet di Indonesia ditunjukan dengan data survey dari APJII 2020, bahwa 73,7% dari total penduduk Indonesia telah menggunakan Internet dan 37,2% dari angka tersebut adalah generasi muda rentang 10-40 tahun. Sementara tidak sedikit masyarakat, khususnya remaja dan pemuda yang justru mendapatkan dampak negatif dari penggunaan internet yang disebabkan faktor kurangnya pengetahuan tentang internet, literasi teknologi dan edukasi terkait internet yang aman dan sehat, sebagaimana menjadi kondisi riil di desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Sejalan dengan rencana strategis nasional dalam upaya membangun budaya internet sehat dan aman, maka pendekatan sosio kulktural melalui penyuluhan dan pelatihan Internet sehat dan aman bagi masyarakat desa Purwasari kecamatan Garawangi kabupaten Kuningan provinsi Jawa Barat dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman terkait pemanfaatan internet secara sehat dan aman serta mengetahui apa saja dampak negative dan positif internet. Hasil survey setelah penyuluhan dan pelatihan menunjukan kenaikan tingkat pemahaman internet sehat dan aman menjadi 87,5 % yang sebelumnya 50,7 % serta manfaat dalam aspek sosio kultural mampu menggunakan internet secara bijak agar dapat memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif penggunaan internet

Page 2 of 2 | Total Record : 15