Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penentuan Masa Tanam Jagung (Zea mays L.) Berdasarkan Curah Hujan dan Analisis Neraca Air di Kabupaten Pohuwato Musa, Nikma
Jurnal Agroteknotropika Vol 1, No 1, 2012
Publisher : Jurnal Agroteknotropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.671 KB)

Abstract

The aimed of this research was to determining of maize growing periods based on rainfall and water balance analysis in Pohuwato Regency. Identify agro-climate and climate interpretation of data based on years of observation during 1994-2008. The evapotranspiration using methods Blaney-Criddle measured with the water temperature and latitude as prime criterions. The result showed that the annual rainfall was 1.382 mm-1 year. Variations in rainfall ranges from 48.40 mm to 203.11 mm. the lowest rainfall in August and highest in January. The results of calculation of the year every decade showed that the highest rainfall is in the third decade (75.78 mm) in January and the lowest rainfall is in the decade of 23, 24, 26, 27, 29 (11-16 mm) in August, September and early October. Data obtained from the calculated potential evapotranspiration, the highest 60, 64 mm/decade or 170.903 mm/month. Based on the analysis of water balance 0.5 ETP and rainfall (P), then look rainfall values exceeding 0.5 ETP in January until mid-July and early November to December, so that in the months that have a surplus of water, with thus in the months which will serve as the initial basis of the growing season. Late July to late October water deficit. The analysis showed Plant period available for the maize crop in the region Pohuwato in November too early or mid-July and planting can be done three times by the age of the plant is 80-110 days.
Pengaruh Giberelic Acid terhadap Perkecambahan Embrio Kelapa Genjah Salak Abdurahman, Mey Nurlaila; Musa, Nikmah; Pembengo, Wawan
Jurnal Agroteknotropika VOL 01, NO 02, 2012
Publisher : Jurnal Agroteknotropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.139 KB)

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of plant growth regulators GA3 administration of early maturing coconut embryo germination Salak (GSK) is not yet mature and to know the germination rate and germination, the embryo early maturing coconut Salak (GSK) is not yet mature. The method used in this research using Complete Randomized Design (CRD) with six treatments and three replications. Each treatment used 10 embryos that embryonic research is needed 180 Coconut GSK. The results indicate that the substance of growth regulators GA3 greatly affect the speed of germination and embryo germination of immature coconut GSK (which comes from the age of nine months). and the concentration of GA3 70 ppm gave the optimal results of germination rate, concentration of GA3 50 ppm to 80 ppm gave the same results germination
KOMUNITAS SERANGGA HAMA PADA KOMODITI JAGUNG DI KECAMATAN MOOTILANGO, KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO Rahman, Muskina Dj.; Dien, Moulwy F.; Mamahit, J. E.
EUGENIA Vol 18, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/eug.18.3.2012.4093

Abstract

ABSTRACT   The research was aimed to determine the types of insect pests that attack corn in storage. This was conducted from April to July, 2011 in the district of Mootilango, Gorontalo Province. The sampling was conducted in a purposive sampling, which is taking the samples of suspected commodity corn pests. Samples were taken by the corn at the corner and the center of the diagonal area of which as many as 250 grams, then put them into a jar and covered with a soft cloth. Sampling was carried out four  times in every two weeks. The research found seven types of insect pests on the corn in storage, which consisted of six orders of Coleoptera and 1 order of Lepidoptera. The results showed that, the identification of insect pests were: Sitophilus sp., Ahasverus sp., Oryzaephilus sp., Tribolium sp., Rhyzopertha sp., Cryptolestes sp., and Sitotroga sp. Sitophilus sp., an insect pest with the highest population, was reached an average of 79.01 individuals, followed by Tribolium sp. (14.79 individuals), Cryptolestes sp. (13.30 individuals), Oryzaephilus sp. (11.26 individuals), Ahasverus sp. (7.45 individuals), Sitotroga sp. (4.30 individuals) and Rhyzopertha sp. (2.15 individuals). Keywords : Insect pest storage, corn   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama yang menyerang jagung pipilan di penyimpanan. Penelitian telah dilakukan sejak bulan April sampai dengan Juli 2011 di Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu dengan mengambil sampel komoditi jagung pipilan yang diduga terserang hama.  Sampel komoditi jagung pipilan diambil pada bagian sudut dan bagian tengah (diagonal) yang masing-masing sebanyak 250 gram, kemudian dimasukkan ke dalam stoples dan disungkup dengan kain kasa halus.  Pengambilan  sampel dilakukan sebanyak 4 kali dengan interval waktu 2 minggu sekali. Hasil penelitian ditemukan 7 jenis serangga hama pada jagung pipilan dipenyimpanan yang terdiri dari 6 ordo Coleoptera dan 1 ordo Lepidoptera.  Hasil identifikasi menunjukkan bahwa serangga hama yang ditemukan adalah Sitophilus sp., Ahasverus sp., Oryzaephilus sp., Tribolium sp.,  Rhyzopertha sp.,  Cryptolestes, dan Sitotroga sp. Sitophilus sp. merupakan serangga hama dengan populasi tertinggi yakni mencapai rata-rata 79,01 individu, kemudian diikuti oleh Tribolium sp. (14,79 individu), Cryptolestes sp.  (13,30 individu),  Oryzaephilus sp. (11,26 individu), Ahasverus sp. (7,45 individu), Sitotroga sp. (4,30 individu) dan Rhyzopertha sp. (2,15 individu) Eugenia Volume 18 No. 3  Desember 2012 Kata kunci : serangga hama gudang, jagung pipilan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA PADA TANAMAN CABAI DI DESA HULAWA KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Musa, Nikmah; Lihawa, Mohamad
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v5i2.385

Abstract

Penerapan pertanian organik dengan memanfaatkan potensi lokal dengan bahan-bahan ramah lingkungan untuk mengendalikan hama penyakit dapat menjamin kesehatan masyarakat umum yang mengkonsumsi produk hortikultura dan tanaman pangan yang berasal dari Desa Hulawa, bebas dari residu bahan kimia sintetik.Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo merupakan daerah pertanian yangmengembangkan tanamanCabai merah (Capsicum annum L.). Komoditi ini mempunyai nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati oleh seluruh lapisan masyarakat karena rasa pedas yang berguna sebagai penyedap rasa masakan baik yang di konsumsi dalam keadaan segar maupun dalam Bentuk hasil olahan seperti saus cabai, bubuk cabai serta produk lainnya. Salah satu kendala budidaya tanaman cabai di Desa Hulawa adalah adanya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) sejak fase vegetative sampai fase generative yang dapat menimbulkan kegagalan panen. Hama yang cukup potensial sering menyerang tanaman cabai di Desa Hulawa antara lain adalah hama kutu daun (Aphis gossypii), hama ini merupakan hama penting pada tanaman cabai.Alternatif pengendalian yang aman bagi lingkungan, bagi produk panen dan manusia yang dapat ditawarkan adalah memanfaatkan potensi tumbuhan sebagai pestisida nabati ( daun papaya, daun kemangi, tanaman serai). Hal ini diharapkan menjadi suatu solusi bagi petani dengan memanfaatkan teknologi pestisida nabati dalam mengendalikan hama tanaman cabai.Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan KKN Tematik Desa Membangun Program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka adalah meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif.Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberdayaan petanimelaluisosialisasi/penyuluhan tentang manfaat menggunakan teknologi pengendalian hama dengan pestisida nabati, Pelatihan/demontrasi membuat pestisida nabatidan melakukan langsung pembuatan pestisida nabati, Implementasi/ aplikasi dilaksanakan pada lahan yang telah ditanami sebelumnya dengan tanaman cabe.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sasaran yaitu kelompok tani Ibu pkk yang berada di Desa Hulawa memberikan tanggapan yang sangat baik dengan apresiasi melalui kegiatan membuat langsung pestisida nabati dan mengaplikasikan dilahan pertanaman cabai. Pestisida nabati dapat dilakukan oleh petani melalui metode pembelajaran dan sosialisasi berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan mereka
ANALISIS USAHATANI JAGUNG PADA LAHAN KERING DI KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Ikbal Bahua
Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 1 (2008): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.776 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v4i1.2168

Abstract

The objectives of this action research are 1) to describe the structure of expenses of the maize farming at dry farming system, 2) to describe the production and farmers earnings at maize dry farming system. Research Method used is survey method, consisted of the survey of primary and secondary data. Variable perceived is maize farmer labouring maize crop to fulfill its requirement, maize farming conducted at dry farming, produce the maize farming, earnings of maize farming, medium produce, and good labour of labour in and also household outdoors labour of doorstep. Intake sampel conducted by purposive summed uply is farmer becoming sampel is 30 people deputize the population of maize farmer of counted 150 people. Result of research of there are ratio difference of between production cost and production rate at maize farming of maize of hibrida and composite maize farming in dry farming with the value R/C ratio more than 1. For the earnings of, farmer planting compared to higher maize hibrida of farmer earnings planting composite maize with the comparison ratio is 2,60.
Morfologi, Anatomi dan Taksonomi Bambusa vulgaris Koleksi Kebun Raya Bogor Nikmah Musa; Y. C. Sulistyaningsih; Elizabeth A. Widjaja
Floribunda Vol. 1 No. 1-15 (1997)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1420.847 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v1i1-15.1997.29

Abstract

Morphology, Anatomy and taxonomy of Bogor Botanical gardens collection of Bambusa vulgaris
SIMPANAN BIJI GULMA DALAM TANAH PADA LAHAN PERTANIAN YANG BERBEDA Abdul Gani; Sutrisno Hadi Purnomo; Nikmah Musa
Journal TABARO Agriculture Science Vol 6, No 1: MEI 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tabaro.v6i1.1258

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui komposisi dan dominansi jenis gulma pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian, keanekaragaman, kesamaan jenis gulma dan indeks kekayaan jenis pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai januari 2021 di kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo. Parameter pengamatan yaitu mengidentifikasi nama jenis gulma dan menghitung jumlah gulma pada jenis yang sama, dengan menggunakan metode kuadran. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 417 gulma yang terdiri dari 6 jenis gulma yaitu Acalypha indica L, Phylanthus urinaria L, Euophorbia hirta L, Acmella uliginosa (Sw) Cass, Digitarius sanguinalis L (Scop) dan Peperomia pelucida. Pada lahan perkebunan di dominansi oleh Acalypha indica L, pada lahan tegalan di dominansi oleh Phylanthus urinaria L, pada lahan pekarangan di dominansi oleh Acmella uliginosa (Sw) Cass dan pada lahan sawah di dominansi oleh Digitarius sanguinalis L (Scop). Nilai indeks keanekagaragamn dilahan perkebunan dan tegalan termasuk dalam klriteria sedang, Nilai indeks keanekaragaman dilahan pekarangan dan sawah termasuk dalam kriteria rendah. Nilai indeks kesamaan dilahan perkebunan dan sawah termasuk kedalam kriteria sangat tinggi, Nilai indeks kesamaan dilahan tegalan dan pekarangan termasuk dalam kriteria rendah. Nilai indeks kekayaan disemua lahan pertanian memiliki kriteria rendah.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN INTERVAL PEMBERIAN AIR DAN PUPUK MAJEMUK DI TILOTE, KABUPATEN GORONTALO Nikmah Musa; Wawan Pembengo; Nurdin Nurdin; Nursiah Oktrizqia Adri Akis
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Percetakan Umi Toaha Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/agrotek.v5i1.153

Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L.) is a vegetable that has high economic value and beneficial for health but in its cultivation, there are still obstacles, especially related to the plant water needs and dosage of fertilizer. This study aims to examine the growth and yield of lettuce and the interaction between water and fertilizer application time intervals in Tilote Village, Gorontalo District. This research was carried out in an acclimatization room using a randomized block design with two factors, namely the water supply interval factor (interval 2 days-A1, interval 3 days-A2) and the second factor fertilizer dosage (50 kg ha-P1, 100 kg/ha-P2). Growth parameter data (plant height, number of leaves, leaf length and leaf width) as well as plant yield (wet weight, leaf weight and percentage of leaf weight to base weight) were analyzed by ANOVA and further tested with the DMRT test at 50% level. The results showed that the water supply interval and the dosage of fertilizer has significantly affect to growth and yield of lettuce. There were an interaction between the water supply interval and the dose of fertilizer that affects the growth and yields of lettuce with the best combination were interval of 2 days and fertilizer dosage of 100 kg/ha.
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DAN PEKARANGAN MELALUI PEMBERDAYAAN PETANI HORTIKULTURA DI DESA HUNTU BARAT KABUPATEN BONE BOLANGO Nikmah Musa; Nurdin; Yunnita Rahim
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i3.337

Abstract

Desa Huntu Barat merupakan suatu kawasan yang secara geografis terletak berdekatan dengan Kota Gorontalo dan pusat ibukota Kabupaten Bone Bolango. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo dan pusat ibukota Kabupaten Bone Bolango telah ditetapkan sebagai zona merah dan zona kuning penyebaran wabah Covid-19 sehingga hal tersebut berimbas terhadap tingginya resiko penyebaran Wabah Covid-19 di Desa Huntu Barat. Di sini yang lain, Desa Huntu Barat memiliki potensi pengembangan komoditas hortikultura sebesar 78,62% (BPS Kabupaten Bone Bolango, 2020) yang harus dioptimalkan agar tetap dapat menjadii sumber ketahanan pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah untuk pengembangan hortikultura di masa pandemi Covid-19. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberdayaan petani dan ibu PKK melalui perencanaan pengembangan komoditas, pendampingan pemanfaatan lahan kosong, pembuatan sarana dan prasarana budidaya tanaman di pekarangan rumah, sekaligus sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan program KKN Covid-19 di Desa Huntu Barat melalui kegiatan pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah tangga telah menghasilkan perencanaan pengembangan komoditas hortikultura, memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya tanaman hortikultura, menghasilkan sarana dan prasarana budidaya hortikultura di pekarangan rumah, serta telah berhasil mensosialisasikan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, maka disarankan perlunya pendampingan terus menerus kepada kelompok tani hortikultura dan ibu PKK baik oleh penyuluh pertanian maupun perguruan tinggi agar pengembangan komoditas hortikultura dapat berjalan secara berkelanjutan, perlu adanya ajang kompetisi dalam pembuatan gazebo dan diberikan reward agar motivasi warga dalam memanfaatkan pekarangan semakin meningkat, dan perlunya pendampingan penerapan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 sampai pada skala rumah tangga
UJI PESTISIDA NABATI DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUTU DAUN (Aphid sp.) PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Sri AlvionitaDjau; Nikmah Musa; Mohamad Lihawa
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : Percetakan Umi Toaha Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/agrotek.v6i2.234

Abstract

This research aimed to determine the test of clove leaf vegetable pesticide in controlling aphids on the shili pepper. This research was conducted in HulawaVilalge, Telaga Sub-district, Gorontalo Regency, Gorontalo Province, using a Randomized Block Design (RAK) method consisten of 4 levels, namely P0 = control, P1 = 5% clove leaf vegetable pesticide concentration, P2 = 10% clove leaf vegetable pesticide concentration, P3 = 15% clove leaf vegetable pesticide concentration. Each treatment was repeated three times so that 12 experimental units (polybags) were obtained. Data were analyzed using the Analysis of Variance (ANOVA) and Least Significant Difference (BNT) at the 5% leave as an advanced test. The result showed that the clove leaf vegetable pesticide affected aphids in mortality, attack intensity, and population. The concentration of 15% clove leaf vegetable pesticide was the most effective in inhibiting the development of aphids and was able to protect chili pepper from aphids.