cover
Contact Name
WIWI SARTIKA
Contact Email
wiwi.sartika@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jomis.kebidanan@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOMIS (Journal of Midwifery Science)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25492543     EISSN : 25797077     DOI : -
Core Subject : Health,
JOMIS (Journal Of Midwifery Science) atau Jurnal Ilmu Kebidanan menerima berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian asli yang relevan dengan bidang kebidanan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. JOMIS terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan bulan Juli dengan ISSN : 2549-2543 dan E-ISSN : 2579-7077.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
Risiko Osteoporosis Pada Lansia Di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru Rita Afni; Ahmad Hanafi
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.753 KB)

Abstract

Osteoporosis juga dikenal sebagai suatu penyakit yang tidak dirasakan ”silent disease" karena kejadian penurunan masa tulang dapat terjadi bertahun-tahun tanpa disertai gejala (asimptomatic). World Health Organisation (WHO) memperkirakan pada pertengahan abad mendatang, jumlah patah tulang karena osteoporosis akan meningkat tiga kali lipat, dari 1,7 juta pada tahun1990 menjadi 6,3 juta kasus pada tahun 2050 nanti. Di Indonesia prevalensi osteoporosis untuk umur kurang dari 70 tahun sebanyak 18-30%. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi risiko osteoporosis pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Metode pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Waktu penelitian pada tanggal 26 Februari - 23 Juli 2018. Seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel (total sampling) yang berjumlah 75 responden. Hasil penelitian didapatkan dari 4 variabel independen 2 variabel yang memiliki hubungan bermakna yaitu usia dengan p value = 0.002 dengan POR 9,671 dan jenis kelamin p value = 0,005 dengan POR 4,158. Kesimpulan risiko osteoporosis pada lansia secara statistik dipengaruhi oleh 2 variabel yaitu usia dan jenis kelamin. Saran dalam penelitian ini perlu dilakukan pemeriksaan osteoporosis secara rutin untuk mengetahui kepadatan tulang terutama wanita.
Efektifitas Kompres Hangat Dan Kompres Dingin Terhadap Intensitas Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Siti Julaeha Pekanbaru Elly Susilawati; Wita Raniva Ilda
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.135 KB)

Abstract

Setiap ibu yang telah menjalani proses persalinan dengan luka perineum akan merasakan nyeri, nyeri yang dirasakan oleh setiap ibu post partum menimbulkan dampak yang tidak menyenangkan seperti kesakitan dan rasa takut untuk bergerak, sehingga diperlukan manajemen nyeri secara nonfarmakologi yakni dengan kompres hangat dan kompres dingin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas kompres hangat dan kompres dingin terhadap intensitas nyeri luka perineum pada ibu post partum. Desain penelitian menggunakan quasy experiment dengan rancangan one group pretest and posttet design dengan uji Mann Whitney. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Juni 2018. Jumlah sampel penelitian yaitu 30 orang, 15 orang kelompok kompres hangat dan 15 orang kelompok kompres dingin. Populasi penelitian yaitu ibu post partum yang mengalami luka perineum di BPM Siti Julaeha. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik kompres hangat dan kompres dingin dilakukan selama 20 menit setelah 6 jam post partum. Alat ukur yang digunakan yaitu Numerical Rating Scale (NRS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara terapi kompres hangat dan kompres dingin dengan perbedaan penurunan intensitas nyeri dengan nilai rata-rata 1,33 lebih kecil dibandingkan rata-rata kompres hangat 2,60 dengan p value 0,003 (p < 0,05). Terapi kompres dingin lebih efektif dalam mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum dibandingkan dengan terapi kompres hangat. Terapi kompres dingin dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Personal Hygiene Saat Menstruasi Di SMA Negeri 3 Pekanbaru Tahun 2018 Shofy Rohidah; Nurmaliza Nurmaliza
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.219 KB)

Abstract

Kebutuhan personal hygiene merupakan suatu kebutuhan perawatan diri yang dibutuhkan untuk mempertahankan kesehatannya baik secara fisik maupun psikologis. Pengetahuan seseorang tentang personal hygiene memiliki pengaruh bagi perilaku seseorang dalam menjaga dan merawat kesehatan reproduksinya apalagi pada saat menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri terhadap personal hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 3 Pekanbaru tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian Analitik yaitu dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu remaja putri kelas X SMA Negeri 3 Pekanbaru dengan jumlah 120 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis yang digunakan dua yaitu univariat dan bivariate dengan uji Chi-square. Dari hasil perhitungan menggunakan uji chi-square, hasil Pvalue yang digunakan adalah uji fisher’s exact test (0.246) dan nilai α (0.05) ini menunjukan bahwa nilai Pvalue lebih besar dari nilai α (0.246 > 0.05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara stastik antara tingkat pengetahuan terhadap personal hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 3 Pekanbaru Tahun 2018.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Dengan Perilaku Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Noni Dewi Anggraini Ismun; Tyagita Widya Sari
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.909 KB)

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah suatu alat untuk mencegah kehamilan yang efektif, aman, dan reversibel. Suntik dan pil adalah cara KB modern yang paling diketahui oleh masyarakat di semua golongan usia risiko tinggi di atas 35 tahun, namun dinilai kurang efektif untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan bagi wanita risiko tinggi adalah AKDR. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan perilaku penggunaan AKDR di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Proportionate Stratified Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah WUS yang menggunakan alat kontrasepsi di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan WUS (p-value = 0,0003) dan sikap WUS (p-value = 0,0003) dengan perilaku penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Pengetahuan WUS yang baik terhadap AKDR diharapkan akan menghasilkan sikap WUS terhadap AKDR yang baik pula. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap WUS dengan perilaku penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
Keikutsertaan Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) Dalam Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Tahun 2017 Maria Arani
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.466 KB)

Abstract

Angka kematian kanker serviks sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan immunisasi dengan vaksin HPV dan diikuti dengan deteksi dini kanker serviks tersebut melalui pemeriksaan pap smear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Cakupan screening deteksi dini kanker serviks di Indonesia melalui pap smear dan IVA masih sangat rendah (sekitar 5 %), padahal cakupan “screening” yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena kanker serviks adalah 85 %. Design penelitian ini adalah case control dengan sampel kasus 139 orang dan sampel kontrol 139. Metode sampling yang digunakan systematis random sampling. Analisa data dilakukan secara bivariat. Hasil analisis bivariat variabel yang berhubungan dengan pemeriksaan iva adalah variabel pengetahuan P value <0,0015 (5,670 C.I.95% : 3,101-10,369). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa ada hubungan pengetahuan. Pengetahuan responden tentang penyebab dan faktor risiko kanker serviks masih rendah mempengaruhi Sikap wanita PUS pemeriksaan deteksi dini juga masih rendah. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan tentang sebab terjadinya kanker serviks dan manfaat pemeriksaan IVA. Pemeriksaan IVA yang dilakukan secara komprehensif dan multi sektor disiplin guna mencegah kanker serviks.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Air Susu Ibu Perah (ASIP) Terhadap Asi Eksklusif Di Kota Pekanbaru Tahun 2018 Dewi Sartika Siagian; Yusmaharani Yusmaharani
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 1 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.451 KB)

Abstract

Istilah ASI Perah merupakan teknik pemberian ASI yang tepat agar suplai kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi apabila ibu dalam kondisi terpisah dari bayinya. Kondisi seperti saat ibu kembali bekerja, menuntut ilmu, bepergian lama, dan saat payudara ibu mengalami masalah seperti payudara bengkak maupun bendungan ASI mengharuskan ibu memberikan ASI melalui ASI perah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan hubungan pengetahuan dan sikap tentang Air Susu Ibu Perah (ASIP) terhadap ASI Eksklusif pada ibu pekerja di kota pekanbaru tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu bekerja yang memiliki bayi usia 0-6 bulan sebanyak 80 orang. Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square diperolah nilai Pvalue<0,000 artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang ASI Perah terhadap pemberian ASI Eksklusif dan Chi-square diperoleh hasil Pvalue >0,000 artinya tidak ada hubungan antara sikap ibu tentang ASI Perah terhadap pemberian ASI Eksklusif. Tujuan pelaksanaan pemberian ASI pada ibu bekerja agar bayi tetap mendapatkan nutrisi yang baik, terlindungi dari infeksi, dan menyukseskan pemberian ASI eksklusif
Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Suami Tentang HIV AIDS Di Puskesmas Senapelan Kota Pekanbaru Tahun 2018 Dona Martilova
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.605 KB)

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus golongan RNA yang spesifik menyerang system kekebalan tubuh atau imunitas manusia yang kemudian akan menyebabkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Hasil laporan perkembangan dimana rasio HIV antara laki-laki dan perempuan adalah 2:1, artinya pihak laki-laki lebih besar jumlah penderita HIV/AIDS nya daripada perempuan. Rendahnya pengetahuan mengenai cara pencegahan HIV yang benar merupakan salah satu penyebab meningkatnya kasus HIV/AIDS pada suami yang selanjutnya ditularkan kepada istri atau sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sikap suami tentang HIV dan AIDS di Puskesmas Senapelan Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independennya adalah Pengetahuan, umur, pendidikan, sumber informasi sedangkan variabel dependennya adalah sikap suami. Teknik pengambilan sampel dengan stratifikasi dengan jumlah responden 99 orang di 6 kelurahan yang ada di wilayah kerja puskesmas senapelan. Hasil penelitian dihitung menggunakan uji statistic Chi-Square didapatkan hasil pengetahuan (P value 0.002 dan OR 3.7), umur (P value 0,035 dan OR 2,3), pendidikan (P value 9.8 dan OR 0,001), Sumber informasi (P value 0, 005 dan OR 3.3). Maka Ho ditolak dan Ha diterima dimana ada hubungan pengetahuan, umur, pendidikan, sumber informasi dengan sikap suami tentang HIV AIDS . Perlu dilakukan promosi kesehatan kepada masyarakat khususnya suami dengan cara memberikan penyuluhan tentang HIV AIDS meliputi pencegahan penyakit menular seksual agar dapat mengurangi penularan HIV AIDS.
Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Kenakalan Remaja Pada Siswa-Siswi MAN 2 Model Kota Pekanbaru Tahun 2018 Rahmi Pramulia Fitri; Yoneta Oktaviani
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.909 KB)

Abstract

Kenakalan remaja merupakan perilaku luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindak kriminal.Remaja melakukan perbuatan-perbuatan sesuai dengan keinginannya, sesuai dengan kesenangannya. Pada tahun 2015 terdapat kasus kenakalan remaja sebanyak 3 kasus, dan pada tahun 2016 kasus kenakalan remaja ini mengalami peningkatan menjadi 10 kasus.Berdasarkan survei yang telah dilakukan di MAN 2 Model Pekanbaru jumlah seluruh siswa yaitu 273 dan siswi 385 dengan total keseluruhan 658 siswa/i.Dari pelanggaran point yang telah ditetapakan oleh MAN 2 Model Pekanbaru, jika jumlah pelanggaran point telah mencapai 1000 maka siswa-siswi akan dikeluarkan oleh pihak sekolah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor yang mempengaruhi perilaku kenakalan remaja pada siswa-siswi MAN 2 Model Kota Pekanbaru Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desaincross sectional. Penelitian ini dilakukan Februari 2018 – Juli 2018 di MAN 2 Model Pekanbaru. Adapun jumlah populasi kelas X yaitu 198 dan kelas XI yaitu 213, jadi seluruh populasi kelas X dan XI yaitu 411 dan semua populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner .Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menyimpulkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara kontrol diri (Pvalue= 0,358>α = 0,05) dan pengaruh teman sebaya (Pvalue= 0,003<α = 0,05) dengan kenakalan remaja dan tidak ada pengaruh yang signifikan konsep diri (Pvalue = 0,600>α = 0,05) dengan kenakalan remaja dengan nilai CI 95%. Diharapkan siswa/i lebih bisa mengendalikan diri dan mengembangkan konsep diri yang positif pada dirinya, sehingga siswa/i tidak akan mudah terpengaruh oleh teman yang melakukan kenakalan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Remaja Putri Tentang Personal Hygiene Pada Saat Menstruasi Di SMP Negeri 12 Kota Pekanbaru Linda Suryani
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.252 KB)

Abstract

Personal hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Hygiene pada saat menstruasi memegang peranan penting dalam status kesehatan seseorang, Keputihan yang abnormal bisa disebabkan oleh infeksi/peradangan yang terjadi karena mencuci vagina dengan air kotor, remaja putri yang mengalami keputihan yaitu (53,8%). Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Remaja Putri Tentang Personal Hygiene Pada Saat Menstruasi Di SMP Negeri 12 Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah analitik cross sectional. Dimana variebel independen yaitu pengetahuan, sikap, informasi, dukungan, dan sarana. serta variabel dependen yaitu melakukan Personal hygiene. Populasi berjumlah 452 orang dan sampel yang diambil sebanyak 82 responden dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis univariat, bivariat (Chi-Square (X)2) dan multivariat (uji logistik ganda). Hasil penelitian dihitung menggunakan uji statistic Chi-Square didapatkan hasil pengetahuan (P value 0,000), sikap (P value 0,000), informasi (P value 0,000), dukungan (P value 0,000), dan ketersediaan sarana (P value 0,000) mempengaruhi perilaku remaja putri tentang personal hygiene pada saat menstruasi di SMP Negeri 12 kota Pekanbaru, sedangkan faktor dominan yang mempengaruhi perilaku remaja putri tentang personal hygiene pada saat menstruasi di SMP Negeri 12 kota Pekanbaru adalah adalah ketersediaan sarana dengan Ratio Prevalens (RP) sebesar 14 dan nilai (Pvalue 0,007). Perlunya diadakan promosi kesehatan kepada remaja putri dengan cara memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang personal hygiene serta diperlukan dukungan dari semua pihak khususnya pihak sekolah dan keluarga dalam penerapan personal hygiene yang baik dan benar sehingga infeksi pada organ reproduksi dapat dicegah.
Evaluasi Keberhasilan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Tingkat Dasar Di Puskesmas Kota Bukit Tinggi Tahun 2016 Ade Febriani
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pelayanan Kesehatan Remaja (PKPR) adalah pelayanan kesehatan yang ditujukan dan dapat dijangkau oleh remaja dan mengakses semua golongan remaja, dapat diterima, komprehensif, efektif dan efisien. Data yang didapatkan berdasarkan laporan Polres Bukittinggi terdapat 68 kasus pelecehan seksual, diantara <10 tahun sebanyak 18 kasus, remaja yang usianya 10-24 tahun sebanyak 45 kasus dan diatas 24 tahun sebanyak 5 kasus. Pada tahun 2014 terjadi 11 kasus perkosaan, 3 kasus nikah paksa, 3 kasus pelecehan seksual, kekerasan seksual dalam berpacaran 2 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk Diketahuinya informasi yang mendalam tentang Evaluasi program PKPR Tingkat Dasar di Kota Bukittinggi Tahun 2016. Jenis Penelitian adalah analisis deskriptif, dengan metode Kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi dokumen.informan penelitian terdiri dari 7 informan utama dan 6 informan kunci. Hasil penelitian yang dilakukan dengan Puskesmas Guguak Panjang dan Rasimah Achmad yaitu kedua puskesmas sudah menjalankan program PKPR ini dan kedua nya tidak ada yang mendapatkan nilai aktual diatas 75%, hal ini dapat dilihat dari hasil nya yaitu Puskesmas Guguak Panjang hanya mendapatkan nilai 51 nilai aktual (52 %) sedangkan Puskesmas rasimah achmad hanya mendapatkan 38 nilai aktual (38,7 %). Dan disimpulkan bahwa kedua puskesmas masih pada tahap pembentukan dan belum dapat berlanjut ke tahap pengembangan, Kesimpulan penelitian ini kedua Puskesmas sudah menjalankan dan melaksanakan program tapi masih belum sesuai dengan pedoman yang telah diberikan dan persiapan dan pelaksanaanya. Saran Agar Puskesmas dapat meningkatkan upaya-upaya yang disarankan sehingga terpenuhi target pencapaian pelaksanan dan Puskesmas dapat mengembangkan puskesmas menjadi tahap pengembangan dalam PKPR ini.

Page 4 of 15 | Total Record : 144