Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Jurnal Bisnis dan Akuntansi is biannual publication issued in the month of June and December. Jurnal Bisnis dan Akuntansi is a scientific journal which prioritizes the publication of articles (research and non-research based) regarding to business and accounting issues that deal with social issues such as management, accounting, economic and others. This is an opened-journal where everyone can submit their articles, as long as they are original, unpublished and not under review for possible publication in other journals.
Articles
673 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UNDERPRICED DI BURSA EFEK JAKARTA
IMAM GHOZALI;
MUDRIK AL MANSUR
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 1 (2002): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1930.812 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i1.545
Penelitian ini bertujuan meneliti faktor-faktor yang diperkirakan menjadi penyebab underpriced dalam penentuan harga saham perdana pada saat initial public offering (IPO). Faktor-faktor yang diperkirakan tersebut adalah reputasi underwriter, jumlah saham yang masih lama, skala/ukuran perusahaan, umur perusahaan, ROA serta financial leverage perusahaan. Sampel penelitian adalah perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta dari tahun 1997-2000 dan mengalami underpriced. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria tersebut ada 37 perusahaan. Hipotesis diuji dengan model regresi berganda. Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap 37 sampel perusahaan, menunjukkan bahwa semua independen variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap underpriced dengan tingkat signifikansi 10%. Kalau dilihat secara parsial ada 3 variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu reputasi underwriter, ROA dan financial leverage.
PERANAN BUDAYA DALAM IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE
CHAIRUMAN ARMIA
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 1 (2002): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1776.064 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i1.546
This paper uses Hofstede's (1991) organizational cultural dimension to analyze the implementation of good corporate governance. This paper descriptitively examines the research opportunity about the relationship between organization culture, behavior, and good corporate governance
HUBUNGAN ANTARA JUDGEMENT AUDIT DENGAN RESIKO DAN MATERIALITAS
ARIFUDDIN;
FARIDAH;
YUSNI WAHYUDIN
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 1 (2002): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1149.805 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i1.547
Proses audit atas laporan keuangan dilaksanakan oleh auditor melalui empat tahap utama yaitu: perencanaan, pemahaman, pengujian struktur pengendalian interen serta penerbitan laporan audit (Mulyadi dan Kanaka, 1998). Dalam membuat laporan audit seseorang auditor harus mempertimbangkan beberapa permasalahan yaitu materialitas, resiko dan judgment. The Institute of Chartered Accountants in England dan Wales (1996) menyatakan suatu persoalan dikatakan materialitas jika tidak adanya pengungkapan atas salah saji material atau kelalaian dari suatu account dapat mengubah pandangan yang diberikan terhadap laporan keuangan. Materialitas berhubungan dengan judgment, ketika dikaitkan dengan cara evaluasi resiko pertimbangan inilah yang akan mempengaruhi cara-cara pencapaian tujuan audit, ruang lingkup dan arah pekerjaan terperinci serta disposisi kesalahan dan kelalaian (Taylor, 2000). Sedangkan resiko menunjukkan tingkat resiko kegagalan auditor untuk mengubah pendapat atas laporan keuangan yang sebenarnya berisis salah saji material. Hubungan judgment didasari oleh dua konsep yaitu konsep resiko dan konsep materialitas dan dikaitkan dengan laporan keuangan judgment yang diputuskan dengan mempertimbangkan dua konsep tersebut akan berpengaruh kepada opini auditor mengenai kewajaran laporan keuangan. Ponemon dan Ghabart (1990), Shaub dan Lawrence (1996) serta Windsor dan Ashkanasy (195) dalam Laouwers et al, 1998) dimana hasil penelitian menunjukkan hasil yang sama bahwa moral judgment berpengaruh secara signifikan terhadap indenpendesi auditor. Janne Chung dan gary S Monroe (2000) meneliti tentang pengaruh pengalaman dan tingkat kesulitan tugas pada ketepatan dan keyakinan diri penilaian auditor yang menunjukkan hasil pengalaman audit berkorelaso signifikan negatif dengan tingkat kesulitan dan berkorelasi signifikan positif dengan tingkat keyakinan akan tetapi pengalaman audit tidak berkorelasi signifikan dengan ketepatan penilaian.
EXPERTISE, TRUST, COMMITMENT AND BEHAVIOR INTENTIONS IN RELATIONSHIP MARKETING: CASE STUDY NORTH BANDUNG DAIRY COOPERATIVE
HARSINI SOETOMO
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2002): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1845.182 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i2.548
Most of farmers in Indonesia are small scale, so the role of an agribusiness co-operative is very important in helping them to develop their business. The dairy co-operative is one of such type of agribusiness co-operative. The working partnership between co-operative and its members can ve categorized as relational, a working partnership in channel of distribution. This study exhibited co-operative's expertise in managing the working partnership impacts on trust, which in turns affects commitment relationship and loyalty of the members.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TJHAI FUNG JIN
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2002): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1397.525 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i2.549
This study investigates the influence factors of AIS performance. user capability, top management support, organization size, formalization of IS development, existence of steering committe, program user training and education and location of IS department as influence factors and on AIS satisfactiction and user system usage as surrogate of AIS performance. Sixty-seven respondents from 140 manufacturer company listed in Jakarta Stock Exchange and have a representative office or headquarter at Jakarta, that questionnaire sent were involved in this study. The research questionnaire is to be completed by users of the AIS in those companies and assist in measuring user perception in relation to both influence factors and AIS performance. The questionnaires were spread to staff level on general accounting, finance, tax and cost accounting department. This study found that user will be satisfied with the information system used in their company if top management support increase, higher formalization in information system development, bigger company size, introduce the user training and education program, and department of IS locate under anaother department (dependent). On the another hand, higher system usage will be receipt when higher user involvement and steering committe exist
KETEPATAN WAKTU ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN INDONESIA
BANDI;
SANTOSO TRI HARTANTO
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2002): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1182.311 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i2.550
Many of researches on the market capital reactions have been conducted, both in Indonesia and in other countries. Surprisingly, there is little empirical evidence of such research investigates the timeliness of the Indonesian annual reports, brief research methodology is needed especially associated with market reactions. The result of this study shows generally the distributions of timeliness of the Indonesia firm's financial statement announcement positively skewed, it is consistent with prior research (Dyer and McHugh, 1975). In addition in term of company size the result indicates that there are not significant differences. Further more, unlike the results of the study by Chambers and Penman (1984) this study shows that the reports published earlier than expected have price effects not differ with when they of sum sample and by sensitivity test there is different market reactins of them.
OLIGOPOLI DAN KARTEL PADA INDUSTRI SEMEN INDONESIA: 1998-2001
BUDI SANTOSA
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2002): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1223.921 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i2.551
Fenomena yang selalu terjadi berulang secara tahunan atas komoditi semen Indonesia adalah sering hilangnya produk ini di pasar yang disusul dengan naik harga. Kendatipun alasan klasik yang sering dikemukakan adalah karena pengaruh musim dan kenaikan biaya produksi akibat penyesuaian harga BBM dan listrik, namun tetap saja tersimoan suatu pertanyaan. Adakah suatu penyebab, yang sesungguhnya adalah akar dari persoalan tersebut? Dengan maksud untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini dilakukan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ekonomi Industri. Dengan menggunakan alat analisis Concentration Ratio (CR4) dan Indeks Linda, penelitian ini diarahkan untuk mengungkap tiga aspek utama dalam industri semen, yakni struktur (structure), perilaku (conduct), dan kinerja (performance). Sedangkan data yang digunakan adalah informasi tentang pangsa pasar perusahaan-perusahaan semen yang ada dalam pasar semen Indonesia dalam kurun waktu 1998-2001. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur pasar industri semen Indonesia bercorak oligopoli. Hal ini ditunjukkan dengan sedikitnya perusahaan yang beroperasi dalam pasar sebagai pemain utama (5-7 perusahaan). Corak pasar yang demikian semakin nyata dengan temuan tingkat konsentrasi empat perusahaan dengan pangsa terbesar (CR4) yang berkisar antara 75-85 persen. Mencermati perkembangan jumlah perusahaan yang beroperasi sebagai pemain utama dan angka rasio konsentrasi, ditemukan pula bahwa tingkat persaingan dalam pasar industri ini semakintidak kompetitif. Struktur pasar seperti dijelaskan di atas pada kenyataannya telah mendorong perusahaan-perusahaan semen untuk melakukan kartel di antara mereka melalui Asosiasi Semen Indonesia (ASI). Dengan kartel ini selanjutnya mereka melakukan pengaturan tingkat produksi dan pada gilirannya hal yang sama dilakukan pula terhadap harga. Maka tak mengherankan jika harga semen selalu meningkat meskipun penetapan harga ini ditentukan oleh pemerintah. Disisi lain, kenaikan harga ini juga dipicu oleh tingkat produksi perusahaan semen yang masih di bawah kapasitas produksinya. Struktur, perilaku dan kinerja pasar industri semen seperti di atas pada kenyataanya juga telah menjadi hambatan masuk (barrier to entry) bagi calon-calon perusahaan semen baru untuk beroperasi ke dalam pasar semen Indonesia.
JENIS UMPAN BALIK DAN ESKALASI KOMITMEN: SUATU STUDI EKSPERIMENTAL
DENI DARMAWATI;
SYUKRIY ABDULLAH
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 2 (2002): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1624.104 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i2.552
Studi ini bertujuan untuk menguji hubungan jenis umpan balik negatif dengan eskalasi komitmen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimen dengan menggunakan subyek program strata satu (S1) fakultas ekonomi jurusan akuntansi salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Variabel independen dalam studi ini adalah keputusan ekspansi usaha dan keputusan menambah dukungan pemasaran. Jenis umpan balik negatif adalah kondisi basline (tidak ambigu, tidak ada laporan kemajuan, dan tidak ada informasi tentang benefits masa depan), kondisi umpan balik yang ambigu, kondisi umpan balik dengan laporan kemajuan (progress report), dan kondisi umpan balik dengan informasi manfaat di masa depan. Analisis dilakukan dengan menggunakan ANOVA. hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan diantara keempat jenis kondisi umpan balik negatif falam menjelaskan eskalasi komitmen. Hasil ini tidak konsisten dengan temuan Ghosh (1997), yang dalam studi ini merupakan acuan utama. Ketidakkonsistenan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengalaman subjek tentang pengambilan keputusan atas proyek-proyek yang sebelumnya pernah mengalami kegagalan.
PENGARUH ENTERTAINMENT, IRRITATING DAN INFORMATIVENESS TERHADAP NILAI IKLAN DAN SIKAP TERHADAP PERIKLANAN DI WEB DI KALANGAN MAHASISWA DI JAKARTA BARAT
M. ARY BUDI YUWONO;
FAUZIYAH HAYATI SYAHIR
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 3 (2002): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1839.247 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i3.553
The growth of advertising on the World Wide Web requires research on users' general perceptions since these attitudes toward individual advertisements. This article presents results of a survey among university students focusing on the perceived value of Web Advertising in the general media. Both the hypothesized model of advertising value and its role as an antecedent of overall audience attitudes are confirmed.
HARAPAN DAN KENYATAAN DALAM BERKARIR DI KANTOR AKUNTAN PUBLIK: SUATU PERBANDINGAN ANTARA MAHASISWA AKUNTANSI DAN AUDITOR
DEASY ARIYANTI RAHAYUNINGSIH
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 4 No 3 (2002): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1674.008 KB)
|
DOI: 10.34208/jba.v4i3.554
During the last few years, many researches in the job satisfaction of career in public accounting firms have been done. The previous research has shownn that there was a significant difference between auditor's perception and accounting student's perception on career in public accounting firms. Those differences based on job duties and responsibility, advancement, tarining and supervision (promotion and career advancement) and personal concern. The purpose of current study is to investigate whether there is a significant difference between auditors' perception and accounting students' perception on career in public accounting firms based on job duties and responsibility, advancement, training and supervision, personality concern and financial remuneration. This research adds financial remuneration which include salary, compensation, allowances and bonus as a variable that was not used ini the previous research. Results from statistical analysis indicate that there is no difference between auditors' perception and accounting students' perception based on job duties and responsibility in public accounting firms and there are significant differences between auditor's perception and accounting students' perception based on advancement, training and supervision, personality concern and financial remuneration in public accounting firms.