cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
English Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 23023546     DOI : -
Core Subject : Education,
ENGLISH LANGUAGE AND LITERATURE: E- JOURNAL English Language and Literature Study Program of FBS UNP. Volume 1, Number 1, September 2012, ISSN 2302-3546. English Language and Literature Study Program journal is published three times a year (March, June, and September). It consits of scientific article and the result of reserach about language, literature and arts field.
Arjuna Subject : -
Articles 569 Documents
SWEARWORDS FOUND IN CHAT ROOM YAHOO MESSENGER Ririn Febrima Nasution, Rusdi Noor Rosa
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1828

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis-jenis katasumpah-serapah yang digunakan oleh orang-orang dalam ruangperakapan India di Yahoo Messenger, dan apa saja fungsi yangditemukan dari setiap jenis kata sumpah-serapah tersebut.Sumber data penelitian ini adalah skrip percakapan orang-orangdalam ruang percakapan India di Yahoo Messenger. Data yangdikumpulkan berupa kata-kata yang mengandung maknasumpah-serapah mulai dari tanggal 1 sampai 30 April 2012yang hanya terfokus pada ruang perakapan India di YahooMessenger. Penulis mengumpulkan data sebanyak 40 danditampilkan hanya 20 kata atau prase. Dari hasil analisis,penulis menemukan bahwa pengguna Yahoo Messengermenggunakan 6 jenis kata sumpah-serapah. Setiap jenis katasumpah-serapah memiliki fungsi yang berbeda dengan tipeyang lainnya. Penulis juga menemukan bahwa pengguna YahooMessenger menggunakan7 fungsi kata sumpah-serapah.Kata Kunci: pragmatics, swearword, yahoo messenger, typeof swearword, function of swearword
PHONOLOGICAL CHANGES OF MINANGKABAUNESE LANGUAGE FOUND IN PADANG AREA DIALECT USED IN KURANJI Sauqi Hadi Amri, Refnaldi, Rusdi Noor Rosa (p: 245-255)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perubahan secara fonologi yang terjadi di dialek standar Minangkabau dengan dialek Padang area Kuranji dengan menitik beratkan pada perubahan bunyi pada sebuah kata. Perubahan bunyi tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan tipe perubahan yang ada. Penelitian ini juga menentukan aturan perubahan bunyi pada kedua dialek tersebut Penelitian ini menggunakan metode perbandingan yang membandingkan perubahan bunyi sebuah kata yang ada pada dialek standar Minangkabau dengan dialek Padang area Kuranji, sehingga dapat diketahui tipe perubahan bunyi apa saja yang di temukan pada dialek standar Minangkabau dengan dialek Padang area Kuranji. Tipe perubahan bunyi yang ditemukan setelah membandingkan dialek standar Minangkabau dengan dialek Padang area Kuranji dua tipe, yaitu loss/deletion, dan epenthesis. Dari kedua tipe perubahan bunyi yang ditemukan, loss/deletion lebih mendominasi yang lainnya. Sedangkan untuk aturan perubahan bunyi, terdapat enam  aturan. Aturan tersebut juga diklasifikasikan berdasarkan dua tipe perubahan bunyi. Lima aturan perubahan terdapat pada loss/deletion dan satu aturan perubahan pada epenthesis. Kata Kunci : Comparison, Sound changes, Loss/deletion, Epenthesis
THE SYNTACTIC FUNCTIONS OF PREPOSITIONAL PHRASES IN SENTENCES USED IN SHORT STORIES IN STORYSTAR.COM Deny Setiawan, Rusdi Noor Rosa (p: 22-30)
English Language and Literature Vol 1, No 2 (2013): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i2.895

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah membandingkan fungsi sintaksis darifrasa preposisi dalam kalimat pada cerita pendek di situsstorystar.com berdasarkan tema fiksi pengetahuan dan cinta. Datapenelitian adalah 101 data dari dua tema cerita pendek yaitu fiksipengetahuan sebanyak 52 data dan cinta sebanyak 49 data. Sumberdata yaitu cerita pendek dalam situs storystar.com. Temuanpenelitian yaitu adjunct, conjunct, complementation of verb adalahfungsi sintaksis dari frasa preposisi yang terdapat pada kalimatdalam cerita pendek yang bertema fiksi pengetahuan. Adjunct,postmodifier, complementation of verb, complementation ofadjective adalah fungsi sintaksis dari frasa preposisi pada kalimatdalam cerita pendek yang bertema cinta.Kata Kunci: syntactic function, prepositional phrase, short story,science fiction, love/romance
Question Types and Patterns Used In Today’s Dialogue on Metro TV Amallia Fitri, Jufrizal, Amri Isyam
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1810

Abstract

AbstractTujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi tipe-tipe pertanyaan yangdigunakan oleh presenter dalam forum today’s dialogue di Metro TV. (2)Mengidentifikasi bagaimana pola-pola yang digunakan ketika presenter bertanya.(3)mengidentifiksi tipe-tipe dan pola pertanyaan yang paling banyak digunakan olehpresenter. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan 353 pertanyaan dari 6 episodeToday’s Dialogue. Dari jumlah keseluruhan data, peneliti menemukan bahwa dariinformation-seeking question adalah jenis pertanyaan yang paling banyak digunakanoleh presenter. Dari pengelompokan tipe-tipe pertanyaan yang digunakan olehpresenter, ditemukan 226 (64,02%) information-seeking questions, 30 (8,50%)information-checking questions, dan 97 (27,48%) clarification questions. Kemudianberdasarkan cara presenter ketika bertanya, terdapat dua cara yaitu direct dan indirect.Dari 253 pertanyaan tersebut, presenter lebih banyak menggunakan Direct questionsyaitu sebanyak 286 (81,02%) dan indirect question sebanyak 67 (18,98%).Kata kunci: discourse analysis, speech act, rogatives, questioning. Today’s Dialogue
TYPES OF DIRECTIVE ACT USED IN SIKAMBANG SONGS IN SIBOLGA TAPANULI TENGAH Rahma Yati Hutapea, Rusdi Noor Rosa (p: 157-163)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2405

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa jenis-jenis direktif yang yang digunakan dalam lagu Sikambang dan apa jenis direktif yang paling banyak digunakan dalam lagu-lagu Sikambang tersebut. Sumber data penelitian ini adalah lagu-lagu Sikambang dari Sibolga Tapanuli Tengah. Data yang dikumpulkan berupa kalimat atau tuturan yang mengandung makna direktif dalam lagu Sikambang tersebut. Penulis mengumpulkan data sebanyak 40 dan ditampilkan hanya 12 kalimat atau tuturan. Dari hasil analisis, penulis menemukan ada 4 jenis direktif yang digunakan dalam lagu Sikambang, dan penulis  menyimpulkan jenis direktif yang paling banyak ditemukan adalah commanding dan jenis direktif yang paling sedikit ditemukan adalah suggestion. Key words: directive, sikambang songs.
Racial Stereotyping in Bruce Norris Play Script Clybourne Park (2010) Sofiani Sofiani; Muhd. Al-Hafizh
English Language and Literature Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v9i3.109418

Abstract

This thesis is an analysis of a play written by Bruce Norris, entitled Clybourne Park (2010). This study is aimed to expose the issue about racial stereotyping which is done by the white people toward the Black and to know contribution dramatic elements; character, plot (conflict), setting, and stage direction in revealing the issue of racial stereotyping. This analysis is related to the concept of Orientalism by Edward Said in the post-colonial approach and also supported by the concepts of stereotype by Gamble. The result of this analysis is to expose the forms of stereotype toward black people. White sees blacks as poor people and black as a barbaric group.
EMOTIONAL DEFICIT IN PAUL HARDING’S TINKERS Novarianti, An Fauzia Rozani, Muhd.Al-Hafizh
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1823

Abstract

AbstrakTujuan penganalisaan ini adalah untuk mengetahui (1) sejauh mananovel tinkers karangan Paul Harding memperlihatkan bentukbentukdefisiensi emosional yang dialami oleh karakter, (2) sejauhmana tokoh, konflik, dan latar mendukung penafsiran tersebut,dengan menggunakan perspektif depersonalization dari Stein danSimeon. Hasil analisis menunjukan bahwa tokoh utama dalamnovel tersebut mengalami defisiensi emosional yang dapat dilihatdari ketidak mampuannya mengenali emosi. Hal tersebut dapatdilihat dari kesulitan tokoh dalam mengenali dirinya, ceritanya, danorang tuanya. Selanjutnya, tokoh mengalami kesulitan dalammengidentifikasi memori emosional dengan tidak bisa mengontrolingatannya dan tidak bisa membedakan antara kenyataan denganimajinasi.Kata Kunci: defisiensi, depers
TYPES OF TABOO WORDS FOUND IN THE MOVIE LAW ABIDING CITIZEN BY RUPERT AMES, CLARENCE DARBY, NICK RICE, AND CLYDE SHELTON Dozaria Yuliana, Rusdi Noor Rosa (p: 83-89)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2396

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan jenis-jenis kata tabu yang digunakan oleh karakter-karakter dalam film Law Abiding Citizen. Sumber data dikumpulkan dari skrip film dan fokus analisis jenis kata tabu ditujukan pada karakter utama film tersebut. Dari hasil analisa karakter-karakter utama dari  film tersebut meggunakan jenis kata, yaitu tabu kecabulan (taboo of obscenity), tabu ketidaksopanan (taboo of vulgarity), dan tabu tidak senonoh (taboo of profanity). Penulis mengumpulkan data sebanyak 53 data yang digunakan di dalam percakapan. Sebanyak 33 data berjenis kata tabu kecabulan (taboo of obscenity). Sementara itu sebanyak 13 data yang termasuk kedalam kata tabu berjenis tabu ketidaksopanan (taboo of vulgarity), dan sebanyak 7 data tabu yang termasuk kedalam tabu tidak senonoh (taboo of profanity). Dari hasil analisis kata tabu yang digunakan oleh by Rupert Ames, Clarence Darby, Nick Rice, And Clyde Shelton dalam film Law Abiding Citizen penulis menyimpulkan bahwa tipe kata tabu yang paling sering digunakan adalah kata tabu berjenis kecabulan (taboo of obscenity), karena dalam film Law adibing Citizen penutur lebih sering megekspresikan kemarahan.   Kata Kunci : Taboo Words, Movie “Law Abiding Citizen”.
THE STUDY OF METAPHORICAL EXPRESSION IN DREAM THEATER’S ALBUM IMAGES AND WORDS Muhammad Fadhil Z, Rusdi Noor Rosa (p:43-50)
English Language and Literature Vol 1, No 3 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i3.1804

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas penggunaan bahasa kiasan seperti metafora dalam kehidupan sehari-hari. Metafora tidak hanya dipakai dalam percakapan tapi juga dalam puisi, essay bahkan lirik lagu. Dalam artikel ini dikaji tentang ungkapan metaforik berdasarkan kategori, makna, dan fungsinya. Ketiga hal tersebut terdapat pada lirik lagu salah satu album Dream Theater yang berjudul Images and Words. Dengan menganalisa metaphorical expression, artikel ini memberi penjelasan, keterangan dan detail lebih lanjut mengenai jenis, makna, dan fungsi dari berbagai macam metaphorical expression yang terdapat pada lirik lagu Images and Words, sehingga pembaca bisa memperkaya pengetahuannya mengenai metaphorical expression secara optimal.   Kata kunci:   metaphorical expression, images and words
AN ANALYSIS OF PRESUPPOSITI1ON USED IN THE MOVIE HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2 Yuhezmi Aidil Fitri, Hamzah, Havid Ardi
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1838

Abstract

AbstractPenelitian ini membahas presuposisi (praanggapan) dalam film “HarryPotter and the Deathly Hallows part 2”. Penelitian ini bertujuan untukmengungkap jenis dan makna presupposisi dalam ujaran oleh penutur (HarryPotter) dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan teori yang diajukan olehYule (1996) mengenai tipe pra anggapan dan Searle dalam Levinson (1983)mengenai fungsi bahasa untuk menganalisa data. Data diambil dari ujaran HarryPotter. Data dikumpulkan secara deskriptif dengan memperhatikan kontekssehingga makna presuposisi pragmatik dapat diungkap.Dari 54 data, penulis menemukan 5 tipe pra-anggapan yang dikemukakanoleh Yule, yaitu pra-anggapan eksistential 18 ujaran (existential presupposition),faktif 21 ujaran (factive presupposition), struktural 10 ujaran (structuralpresupposition), leksikal 4 ujaran (lexical presupposition) dan konterfaktual 1ujaran(counterfactual presupposition). Tipe pra-anggapan yang dominandigunakan adalah pra-anggapan faktif (factive presupposition). Penulis jugamenemukan 4 fungsi bahasa yang disampaikan oleh Searle, yaitu fungsirepresentatif 32 ujaran (representative function), direktif 11 ujaran (directivefunction), kommisif 8 ujaran (commisive function) dan ekpresif 3 ujaran(expressive function).Kata kunci: Presupposition. Movie. Harry Potter and Deathly Hallow part 2.Language Functions