Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
Jurnal Komunika is a scientific communication media publishing research finding/critical analysis focused on communication, media, and information technology. It is published twice in a year, in June and November.
Articles
104 Documents
PENENTUAN JADWAL KERJA BERDASARKAN KLASIFIKASI DATA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE C4.5 (Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Triuli Novianti;
Iwan Santosa
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 1 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.171 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i1.633
Banyaknya karyawan yang telah dan yang baru bekerja di sebuah lembaga, menuntut adanya kebijakan dalam penempatan dan pembagian jadwal kerja karyawan yang tepat. Dengan adanya penempatan dan pembagian jadwal kerja tersebut diharapkan bisa mensinergikan semua unsur yang ada di lembaga tersebut sehingga kuantitas dan kualitas kerja karyawan bisa meningkat dan terselesaikan tepat pada waktunya. Salah satu teknik yang ada pada data mining adalah klasifikasi. Dengan menerapkan teknik klasifikasi pada data-data karyawan dan jadwal kerja, diharapkan nantinya dapat menghasilkan suatu pola-pola tertentu.Metode yang digunakan adalah metode Decision Tree dan algoritma yang digunakan untuk membentuk pohon keputusan adalah algoritma C4.5. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Teknik memperoleh data didapat dari observasi data karyawan UM Surabaya. Beberapa tahapan pada penelitian ini antara lain : eksplorasi data karyawan UMSurabaya tahun 2015, transformasi data. Kemudian, dilakukan pengujian validitas model. Dari pohon keputusan ini dapat dibuat aplikasi untuk menampilkan jadwal kerja karyawan berdasarkan klasifikasi data umur dan jenis kelamin. Pada tahap akhir, hasil klasifikasi kinerja karyawan ini dievaluasi dan validasi dengan cross validation. Hasil penelitian berupa aplikasi penjadwalan kerja karyawan dengan metode decision tree algoritma C4.5 sebagai acuan dalam membuat kebijakan dan tindakan untuk efektifitas manajemen kinerja karyawan dengan memakai cross validation 5 fold di dapatakurasi pengujian sebesar 70%.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP ECOMMERCE
Putri Pradnyawidya Sari
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 3 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (616.735 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i3.1235
Tingginya pengguna media online di Indonesia menimbulkan optimisme para pelaku industri untuk mulai beralih kebisnis media online. Para creator digital mulai mengkonvergen segala bentuk perkembangan gaya hidup masyarakat dengan teknologi digital termasuk ecommerce. Banyaknya ecommerce yang bermunculan di internet menyebabkan masyarakat mempunyai banyak pilihan untuk memanfaatkannya. Oleh karena itu ketika media online ecommerce menjadi sangat produktif di internet maka menjadi menarik apabila melakukan analisis mengenai parameter-parameter yang mempengaruhi media online ecommerce dan sejauh mana tingkat kepercayaan masyarakat terhadap website travel. Dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda maka diharapkan dapat memberikan analisa yang compatibel mengenai media online ecommerce. Berdasarkan analisa yang sudah dilakukan terhadap data yang diperoleh dari survei online untuk penelitian analisis faktor kepercayaan masyarakat terhadap media online ecommerce adalah dari semua variabel pada faktor personality hanya variabel pendidikkan saja yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tingkat kepercayaan media online ecommerce. Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikkan merupakan variabel terpenting dalam pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan media online ecommerce.
ANALISIS ISI OPINI PUBLIK TENTANG KEBIJAKKAN PEMERINTAH PUSAT DI BIDANG SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA
Fita Sari Purwandini
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.672 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1035
Berdasarkan data kajian Opini Publik pada Surat kabar Jawa Pos edisi Februari 2015 dapat disimpulkan bahwa 1). Issue kebijakan pemerintah ditemukan sebanyak 40 bidang pemberitaan , sektor sandang sebanyak 1 kali, sektor pangan sebanyak 8 kali, sektor papan sebanyak 8 kali, sektor kesehatan sebanyak 9 kali, sektor Pendidikan sebanyak 13 kali. Sector Peran Serta Masyarakat sebanyak 1 kali. Informasi terkait kebijakan pemerintah lainnya seperti sanitasi tidak terekspos oleh surat kabar Jawa Pos edisi Februari. Melihat Surat kabar Jawa Pos terbukti mengtamakan berita dan pendidikan sesuai fungsi media, sebagai sumber informasi. 2) Hasil kajian pada Surat kabar Jawa Pos edisi Februari terkait pemberitaan Subyek Berita, menemukan Frame Tentang Kementerian/Lembaga, bekerja sudah maksimal tetapi belum berhasil. Hal ini karena kurang profesional 3). Kesan berita; terkait pemberitaan kebijakan pemerintah yang di ekspos surat kabar Jawa Pos edisi Februari adalah kesan positif. 4). Jenis kelamin narasumber, lebih besar berjenis kelamin laki-laki saja. Dari pada nara sumber perempuan.
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB DI BALAI PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA SURABAYA
Ines Dwi Rahayu
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 3 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.878 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i3.851
Badan Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Surabaya merupakan salah satu organisasi Eselon III yang bergerak dalam bidang penelitian dibawah lembaga Pemerintahan Kementerian Republik Indonesia. Sebagai organisasi penelitian, sangat diperlukan sumber daya ilmiah yang berkualitas bagi seorang peneliti untuk sarana penunjang menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Adanya pelayanan perpustakaan yang lambat serta pengolahan data adminisrasi perpustakaan yang manual menghambat kinerja peneliti dalam studi kepustakaan. Sehingga, dalam tulisan ini akan dikaji suatu model dan desain pengembangan sistem informasi perpustakaan yang dapat menjadi suatu sistem perpustakaan berbasis web dan dapat di implementasikan di perpustakaan BPPKI Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan studi literatur, pengamatan, dan wawancara untuk analisis kebutuhan sistem. Metode perancangan sistem menggunakan metode analisis terstruktur yaitu dengan mengidentifikasi proses saat ini, merumuskan permasalahan yang terjadi, mendesain database dan desain form input dan output, membangun program berbasis web, dan terakhir dilakukannya sebuah pengujian sistem.Kesimpulan dari kajian ini yaitu dengan perancangan dan membangun sistem informasi perpustakaan barbasis web di BPPKI Surabaya untuk mempermudah proses pelayananan kinerja perpustakaan dan menghasilkan suatu laporan yang otomatis dan akurat.
KESIAPAN APARATUR SIPIL NEGARA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU MEMBERIKAN PELAYANAN BERBASIS ONLINE
Wahyudiyono Wahyudiyono
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 2 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.657 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i2.1705
Di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2014, Pemerintah telah menetapkan peraturan untuk memberikan pelayanan terpadu satu pintu secara online pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Namun, sampai saat ini masih banyak Kabupaten/ Kota yang belum melaksanakan pelayanan secara online. Pemerintahan Presiden Jokowi Widodo terus mendorong dilaksanakannya pelayanan terpadu satu pintu secara online dalam pengurusan perizinan berusaha. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana kesiapan aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan terpadu satu pintu berbasis online. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki pengetahuan yang baik terhadap standar operasi prosedur pelayanan publik. Sebagian sudah melaksanakan pelayanan secara online tetapi sebagian besar belum melaksanakannya. Mereka siap melaksanakan pelayanan terpadu satu pintu secara online tetapi mereka belum bisa melaksanakan sebab jaringan dan aplikasi untuk melaksanakan pelayanan secara online belum disiapkan. Menurut ketentuan, pemasangan jaringan dan perangkat untuk memberikan pelayanan secara online tersebut menjadi tugas Dinas Kominfo.
POLA PENGGUNAAN MEDIA SEBAGAI PENCARIAN KEBUTUHAN INFORMASI MASYARAKAT NELAYAN
Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 1 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.115 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i1.632
Latar belakang penelitian ini adalah desa nelayan yang merupakan bagian dari wilayah tertinggal dan jauh dari jangkauan komunikasi dan informasi sehingga perlu adanya penelitian dengan metodologi survei. Permasalahannya yakni sejauhmana penggunaan media untuk kebutuhan informasi kebudayaan kelautan oleh masyarakat nelayan dan sejauhmana saluran informasi kebudayaan kelautan yang digunakan oleh masyarakat nelayan. Permasalahan yang lain adalah sejauhmana perilaku pencarian informasi oleh masyarakat nelayan terkait kebudayaan kelautan serta sejauh mana kepuasan penggunaan media masyarakat nelayan. Penelitian ini mendiskripsikan bahwa masyarakat sebagian besar butuh informasi mengenai potensi-potensi pariwisata kelautan dan butuh informasi nilai-nilai budaya bahari kelautan. Masyarakat menggunakan saluran informasi melalui lembaga pemerintah untuk memperoleh informasi terkait kebudayaan kelautan. Meskipun lembaga pemerintah sebagai saluran informasi yang pertama, tetapi sebagian besar masyarakat menyatakan, televisi menjadi sumber informasi yang utama karena televisi sudah tersedia dirumah sehingga lebih mudah untuk memperoleh informasi tidak hanya kebudayaan kelautan tetapi berbagai informasi bisa diperoleh melalui televisi. Perilaku masyarakat nelayan dalam pencarian informasi untuk nilai-nilai budaya bahari masyarakat sebagian besar pasif. Mayarakat nelayan cukup aktif mencari informasi potensi-potensi pariwisata kelautan. Tujuan pencarian informasi terkait kebudayaan kelautan adalah untuk memperoleh pengetahuan baru. Kepuasan motif masyarakat menonton televisi untuk pemenuhan informasi, memperoleh variasi hiburan, untuk memperkuat hubungan sosial, memperoleh informasi mengenai apa yang terjadi dan untuk memperoleh pengalaman yang menyenangkan.
STRATEGI PENGUATAN IKNB MELALUI AUDIT TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA USAHA START UP MENGGUNAKAN COBIT FRAMEWORK (STUDI KASUS : OTORITAS JASA KEUANGAN)
Fifin Sonata
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.816 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1272
Perkembangan sektor usaha rintisan/startup berbasis teknologi informasi (TI) dari tahun ke tahun semakin meningkat pesat. Karena itu saatnya OJK membutuhkan metode khusus yang digunakan untuk audit tata kelola dan manajemen risiko TI bisnis startup untuk dapat mengevaluasi, memanajemen dan menjamin pesatnya teknologi informasi dalam usaha rintisan/startup menjadi lebih kondusif dan kredibel. Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan audit tata kelola dan manajemen risiko TI adalah COBIT (Control Objective for Information and Related Technology) Framework. COBIT framework berfungsi memberikan manajer, auditor, dan pengguna teknologi informasi dengan kumpulan umum tindakan, indikator, proses dan praktik terbaik untuk membantu usaha startup dalam memaksimalkankeuntungan yang diperoleh melalui penggunaan teknologi informasi dan berkembang sesuai IT Governance dan kontrol dalam sebuah perusahaan startup. COBIT yang diterapkan terhadap audit tata kelola teknologi informasi dan managemen risiko memberikan kebaruan bagi OJK dimana sebelumnya belum ada framework untuk startup yang dapat menunjang kerja audit tata kelola teknologi informasi beserta management risikonya. Dan yang dilakukan OJK masih sebatas audit managemen risiko pada intansi keuangan dan perbankan saja. Pada penelitian ini menggunakan model kuisioner terhadap 22 perusahaan startup dibawah naungan OJK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa domain PO (Planning & Organizing), AI (Acquisition & Implementation), DS (Delivery & Support), dan ME (Monitoring and Evaluated) yang digunakan dalam COBIT terhadap 28 perusahaan berada pada level 2, yang artinya bahwa perusahaan telah memiliki pola yang berulangkali dilakukan dalam melakukan manajemen aktivitas terkait dengan tata kelola teknologi informasi, namun keberadaannya belum terdefinisi secara baik dan formal sehingga masih terjadi ketidakkonsistenan. Penelitian ini mempunyai dampak positif bagi OJK dan pelaku bisnis rintisan/startup. Selain itu, standar COBIT ini juga dapat memberikan masukan dan solusi bagi OJK untuk perbaikan pengelolaan TI di masa yang akan datang.
REVITALISASI FUNGSI HUMAS PEMERINTAH DALAM TATA KELOLA INFORMASI DI BIRO HUMAS PEMPROV JABAR
Syarif Budhirianto;
Risa Sunarsi
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 2 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.248 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i2.1122
Hubungan masyarakat (humas) pemerintah dalam menyampaikan informasi tentang program dan kinerja pemerintah kepada masyarakat, dituntut menyesuaikan dengan dinamika teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat. Upaya revitalisasi urgen dilakukan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana fungsi humas pemerintah dalam tata kelola informasi agar lebih optimal dimanfaatkan masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan informan kunci yang memunyai kapasitas dan pengalaman di bidangnya, selanjutnya peneliti mengeksplorasi dan konstruksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Biro Humas Pemprov Jabar sebagian besar telah melaksanakan tata kelola informasi publik dengan standar pelayanan yang baik, namun diperlukan perubahan paradigma baru sesuai tuntutan informasi yang lebih transparan dan aktual, yaitu memberikan penguatan fungsi perbaikan pelayanan publik yang lebih terarah dan komprehensif, serta membangun citra dan reputasi lembaga kehumasan. Kemampuan sumber daya manusia perlu dilakukan pembenahan untuk mendapat petugas humas yang kompeten dan professional dibidangnya sesuai Standar Kerja Nasional Indonesia.
PENERAPAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA PUBLIKASI YAYASAN SOSIAL ASSALAFIYAH SURABAYA DAN HIDAYATUSH’ SHIBYAN
Julianto Lemantara
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1194.586 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i1.738
Yayasan Assalafiyah Surabaya dan Yayasan Hidayatush’ Shibyan merupakan yayasan anak yatim piatu dan fakir miskin. Kedua yayasan ini membutuhkan sumber dana yang lebih banyak dari berbagai kalangan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan pengeluaran lainnya sehingga kedua yayasan membutuhkan publikasi yang lebih luas. Untuk menghasilkan website yang berguna sebagai sarana publikasi kedua yayasan, penelitian ini dilakukan dengan model waterfall. Tahapan pelaksanaan dimulai dari survei dan wawancara untuk pengumpulan data. Tahap selanjutnya adalah menganalisis sistem, mendesain sistem, membuat aplikasi, melakukan uji coba aplikasi, implementasi aplikasi, pelatihan aplikasi web, serta evaluasi sistem dengan pengisian dan pengolahan angket. Hasil penelitian menunjukkan website yang dibuat dapat menjadi sarana publikasi eksistensi kedua yayasan sosial di dunia maya. Selain itu, website dinilai baik dalam hal tampilan, kemudahan penggunaan, dan tingkat penerimaan pengguna. Website bahkan dinilai sangat baik dalam hal fitur dan kebermanfaatan.
IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS SEBAGAI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, DILINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DI JAWA TIMUR DAN NUSA TENGGARA BARAT
Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 3 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (858.043 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i3.1781
Survei Implementasi E-Government Public Relations Sebagai Peningkatan Pelayanan informasi Publik, Dilingkungan Pemerintah Daerah, telah dilaksanakan pada bulan april 2018. Menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, latar belakang penelitian ini, di era digital sudah seharusnya pelayanan publik menggunakan kanal-kanal yang terintegrasi untuk memudahkan masyarakat mencari informasi. Permasalahnya; Bagaimana pemahaman ASN terhadap pelayanan informasi publik secara online?. Bagaimana proses penggunaan media sosial sebagai peningkatan peran pelayanan informasi publik?. Seberapa besar penggunaan Instant Messaging untuk pelayanan informasi Publik?bagaimana sikap ASN Public Relations terhadap penerapan integrasi jaringan yang digunakan untuk proses komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah? Hasilnya sebagian besar ASN memahami pelayanan informasi publik secara online, ASN secara individu sebagian besar menggunakan media sosial, akun media sosial yang sering digunakan untuk pelayanan informasi publik facebook.ASN sebagian besar menggunakan Instant Messaging, aplikasi yang sering digunakan untuk pelayanan publik WhatsApp, informasi yang dibutuhkan masyarakat informasi pekerjaan. Sikap ASN terhadap penerapan integrasi jaringan sebagian besar sangat setuju. Hasil penelitian ini, termasuk kategori positif, karena ASN Public relations memiliki Pemahaman yang baik, kecenderungan dan perilaku setuju menggunakan TIK dan Media sosial serta penerapan integrasi jaringan. Dengan demikian ASN mendukung terhadap integrasi jaringan.