cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 406 Documents
PENGUKURAN KOMPONEN BIOMOTORIK MAHASISWA PUTRA SEMESTER V KELAS A FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN IKIP PGRI BALI TAHUN 2017 I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.546 KB)

Abstract

Komponen biomotorik adalah kemampuan dasar gerak fisik atau aktvitas tubuh manusia. Komponen biomotorik yang diukur dalam penelitian ini adalah kekuatan otot tangan kanan, kekuatan otot tangan kiri, kekuatan otot bahu tarik dan dorong, kekuatan otot punggung, kekuatan otot tungkai, kelentukan, daya tahan kardiovaskular, daya tahan otot lengan, kelincahan, balancing, serta kecepatan reaksi. Berdasarkan data di atas dapat ditarik simpulan bahwa dari dua belas komponen yang diukur satu komponen berada pada level baik sekali yaitu komponen kekuatan otot tungkai. Tiga komponen berada pada level baik yaitu komponen kekuatan otot punggung, komponen kecepatan reaksi (cahaya), serta kecepatan reaksi (suara). Selanjutnya enam komponen berada pada level sedang yang terdiri atas komponen kekuatan otot tangan kanan, kekuatan otot tangan kiri, daya tahan kardiovaskular, daya tahan otot lengan, kelincahan, serta keseimbangan. Satu komponen berada pada level kurang yaitu komponen kekuatan dorong otot bahu. Dua komponen berada pada level kurang sekali yaitu komponen kekuatan otot bahu (tarik) dan kelentukan. Bagi pelatih dan dosen yang akan menangani mahasiswa di semester V kelas A Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali tahun 2017 agar menjadikan data di atas sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan yang optimal pada komponen yang masih berada pada levelkurang sekali, level kurang, serta level sedang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS IX-A SMP NEGERI 11 DENPASAR SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017 I Wayan Sugianta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.036 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran maka diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw . Model kooperatif sebagai metode pembelajaran inovatif diharapkan mampu mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran sehingga hasil belajar lebih optimal. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar Penjasorkes siswa kelas IX-A SMP Negeri 11 Denpasar Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes siswa kelas IX-A SMP Negeri 11 Denpasar semester I tahun pelajaran 2016/2017. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik menghitung rata-rata dan presentase. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes sedangkan aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Adapun tahapan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi dan tahap refleksi. Hasil dari meningkatnya hasil belajar Penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw siswa IX-ASMP Negeri 11 Denpasar Semester I Tahun pelajaran 2016/2017. Halini dapat dijelaskan berdasarkan peningkatan rata-rata untuk masing-masing siklus sebagai berikut:Pada awalnya, skor rata-rata kelas IX-Adalam mata pelajaran Penjasorkes tahun pelajaran 2016/2017 adalah sebesar 69,89 dengan total daya serap siswa sebesar 69,89% dan nilai ketuntasan klasikal sebesar 33,33%. Pada Siklus I skor rata-rata siswa kelas IX-Adalam matapelajaran Penjasorkes tahun pelajaran 2016/2017 adalah sebesar 74,47, daya serap 74,47% dan prosentase ketuntasan belajar 75%. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 81,06, dengan daya serap sebesar 81,06% dan prosentase ketuntasan belajar sebesar 100%. Dari penjabaran hasil kegiatan awal, siklus I dan siklus II maka dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes siswa kelas IX-A SMPNegeri 11 Denpasar semester I tahun pelajaran 2016/2017.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS VIDEO UNTUK MATERI RENANG GAYA DADA (BREAST STROKE) BERLANDASKAN TRI HITA KARANA I Kadek Suardika
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.811 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video untuk materi renang gaya dada (breast stroke) berlandaskan tri hita karan serta meningkatkan motivasi siswa melalui video pembelajaran renang gaya dada (breast stroke) berlandaskan tri hita karana. Jenis penelitian adalah pengembangan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D). dengan langkah: (1) identifikasi masalah: menentukan kebutuhan, tujuan. (2) pengumpulan informasi: mengumpulkan sumber, menghasilkan gagasan. (3) desain produk: tahap pra produksi, tahap produksi, tahap pasca produksi. (4) validasi desain: ahli cabang olahraga renang, ahli media. (5) perbaikan desain:revisi, tindak lanjut. (6) uji coba produk: sekala terbatas. (7) revisi produk: saran, tindak lanjut. (8) uji coba pemakaian: sekala lebih luas. (9) revisi produk tahap akhir: saran, masukan hasil analisis data validasi ahli cabang olahraga renang hasil valid sangat layak 100%, ahli media hasil valid sangat layak 100%. Sekala terbatas 32 siswa, penilaian evaluator 26,5 layak, respon siswa 8,21 sangat baik. Sekala lebih besar 95 siswa, penilaian evaluator 29 layak, respon siswa 8,27 sangat baik. Peningkatan respon siswa 0,06. Disimpulkan respon siswa terhadap video pemebelajaran renang gaya dada (breast stroke) meningkat melalui pengembangan bahan ajar berbaisis video untuk materi renang gaya dada (breast stroke) berlandaskan tri hita karana.
PEMANFAATAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X JB.3 SMK NEGERI 5 DENPASAR SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I Made Loka Yasa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.058 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar passing bola voli pada siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu peneliti sebagai guru, yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Diperoleh hasil belajar passing bawah pada awalnya sebesar 71,63 dengan prosentase ketuntasan belajar sebesar 25,71%, meningkat pada siklus I dimana nilai rata-rata diperoleh 78,51 dengan prosentase ketuntasan secara klasikal 71,43%. Sedangkan skor hasil belajar passing atas siklus II sebesar 83,11 dengan prosentase ketuntasan secara klasikal sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) hasil belajar passing bola voli pada siswa Kelas X JB.3 SMK Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TAI, karena terbukti tepat meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing dalam permainan bola voli.
UPAYA MAKSIMAL MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MELALUI PENERAPAN MODEL PERIKSA SENDIRI SISWA KELAS IV A SEMESTER I SD NEGERI 1 UBUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Anak Agung Raka Murningsih
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.878 KB)

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan siswa Kelas IV A semester I SD Negeri 1 Ubung tahun pelajaran 2016/2017 melalui penerapan model periksa sendiri. Peningkatan prestasi belajar tersebut datanya diperoleh lewat pemberian tes, setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang baru mencapai 71,72 dengan ketuntasan belajar 47,22% pada siklus I naik menjadi 74,94 dengan ketuntasan belajar 75%. Kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,83 dengan ketuntasan belajar100%. Hasil tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa upaya maksimal penerapan model periksa sendiri dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan siswa Kelas IV A semester I SD Negeri 1 Ubung tahun pelajaran 2016/2017.
KORELASI PANJANG TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP DAYA UKM MAHASISWA PUTRA FPOK IKIP PGRI BALI FPOK IKIP PGRI BALI Ni Luh Gde Widiantari
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.725 KB)

Abstract

Dari hasil pengamatan di lapanagan menunjukan bahwa UKM Mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali, Khususnya pada cabang olahraga bola voli masih belum mampu meraih prestasi yang optimal. Bertitik tolak dari latar belakang masalah tersebut di atas maka peneliti memberi judul”Korelasi Panjang Tungkai dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Daya Ledak UKM Mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh korelasi panjang tungkai dan kekuatan otot tungkai terhadap daya ledak UKM Mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional. Populasi target yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang Mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali. Dari jumlah tersebut diambil 30 orang Mahasiswa sebagai populasi terjangkau yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh dimana banyak anggota populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 30 orang Mahasiswa. Pengukuran ini dilaksanakan di GOR Lumintang Denpasar. Waktu pengukuran selama dua hari. Pengukuran panjang tungkai dengan Atropometer dalam satuan centi meter (cm), pengukuran kekuatan otot tungkai menggunakan Leg Dynamometer dalam satuan kilogram (kg), dan pengukuran daya ledak otot tungkai menggunakan Jump Md dalam satuan centi meter (cm). Data dikumpulkan melalui tes dan pengukuran, serta analisis menggunakan analisis statistik. Sebelum merumuskan kesimpulan sebagai hasil akhir dari suatu penelitian, maka perlu dilakukan pengujian taraf signifikan dengan rumus R. Berdasarkan analisis perhitungan didapat niali (r) dalam penelitian ini adalah x1y = 0,523, x2y= 0,706, x1x2= 0,376, x1x2y= 0,376. Dengan menggunakan taraf signifikan 5% maka di dapat Db senilai 28, sedangkan r tabel seniali 0,374 yang berarti korelasi dalam penelitian ini signifikan. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada korelasi panjang tungkai dan kekuatan otot tungkai terhadap daya ledak UKM Mahasiswa Putra FPOK IKIP PGRI Bali, sehingga hipotesis nol yang diuji ditolak dan hipotesis atletrnatif yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI DENGAN BIMBINGAN INDIVIDUAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI 1PELIATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Cok Agung Suryajaya; I Wayan Adnyana
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.204 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Peliatan di Kelas IV Semester I yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Penjasorkes masih di bawah KKM 73.Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 67, pada siklus I menjadi 70 dan pada siklus II menjadi 74.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan prestasi belajar Penjasorkes siswa Kelas IV Semester I SD Negeri 1 Peliatan.
PEMBERIAN BACK MASSAGE DURASI 60 MENIT DAN 30 MENIT MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADAMAHASISWA VI A PENJASKESREK FPOK IKIP PGRI BALI SEMESTER GENAP TAHUN 2016/2017 K.A.Tri Widhiyanti; N.W. Ariawati; N.W. Ari Rusitayanti
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.41 KB)

Abstract

Tidur pada remaja hingga dewasa muda mempunyai pola yang berbeda dibandingkan usia lainnya, ini disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi di akhir masa pubertas. Pada masa ini mereka mengalami pergeseran irama sirkadian, sehingga jam tidur pun bergeser. Orang muda sebenarnya mengalami kekurangan tidur, sehingga banyak diantara mereka yang tertidur di kelas atau terkantuk-kantuk di kantor.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianbackmassage durasi 30 menit dan 60 menit untuk meningkatkan kualitas tidur.Metode penelitian yang digunakan adalahkomparatif,dengan pendekatan quasi experiment dan desain pre and post test with controldesign. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa IKIP PGRI Bali kelas VI A pada semester genap tahun 2016/2017 sejumlah 36 responden. Sampel yang di ambil berjumlah 18 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dilakukan secara purposive sampling.Kedua kelompok sampel tersebut diukur mengunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) kemudian dianalisa dengan uji statistik.Uji normalitasShapiro-Wilkdengan hasil P>0.05 yang berarti distribusidata normal, maka di uji analisis data mengguanakan Paired Sampel t test. Dari hasil uji tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pemberian back massage dengan kualitas tidur dengan nilai p<0.05. Pada uji pengaruh mendapatkan hasil bahwa pemberian back massage kelompok durasi 60 menit lebih berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur. Dengan demikian pemberian back massage durasi 60 menit dan 30 menit dapat meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa VI A PENJASKESREK FPOK IKIP PGRI Bali semester genap tahun 2016/2017. Pemberian back massage durasi 60 menit lebih efektif daripada pemberian back massage durasi 30 menit. Untuk itu diharapkan bagimasyarakatuntuk mengatasi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidur dengan melakukan tindakan terapi berupa pemberian backmassage durasi 60 menit dibandingkan pemberian backmassage 30 menit.
HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER MAHASISWA PUTRA FPOK IKIP PGRI BALI I Made Yoga Parwata
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.685 KB)

Abstract

Atletik merupakan aktivitas jasmani yang terdiri dari gerakan-gerakan dasar yang dinamis dan harmonis. Pada nomor lari 100 meter komponen biomotorik utama adalah kecepatan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan berlari, yaitu faktor fisiologis dan anatomis. Ukuran berat badan, tinggi badan, panjang tungkai, panjang lengan merupakan unsur yang penting untuk mencapai prestasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode korelasi Dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas Tinggi Badan , Berat Badan dengan variabel terikat kecepatan lari 100 meter mahasiswa Putra FPOK IKIP PGRI Bali. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 orang yang memenuhi kriteria insklusi dan ekslusi dan dipilih secara random acak sederhana. Hasil analisis hubungan tinggi badan dengan kecepatan lari 100 meter maka diperoleh nilai ryx1 = -0.875 dan nilai p = 0,00. analisis hubungan berat badan dengan kecepatan lari 100 meter maka diperoleh nilai ryx2 = -0.807 dan nilai p = 0,00 dan analisis hubungan yang sangat kuat antara tinggi badan, berat badan terhadap kecepatan lari 100 meter diperoleh nilai Ryx1x2 = 881. Ada hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara Tinggi badan, Berat badan dengan kecepatan lari 100 meter pada mahasiswa Putra FPOK IKIP PGRI Bali.
PENGARUH LATIHAN SENAM LANTAI TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN STATIS MAHASISWA FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN (FPOK) IKIP PGRI BALI TAHUN PELAJARAN 2017 Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.283 KB)

Abstract

Keseimbangan memiliki peranan yang sangat penting, dimana keseimbangan merupakan unsur kondisi fisik yang dibutuhkan dalam kegiatan olahraga maupun aktivitas sehari-hari. Keseimbangan adalah salah satu komponen aktivitas jasmani yang wajib dimiliki setiap orang dengan level tertentu. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan senam lantai terhadap keseimbangan statis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa kelas B Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali yang berjumlah 40 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil analisis data ttest = 7.988, dengan ttabel = 2.093. Nilai dari ttest = 7.988 lebih besar dari nilai ttabel = 2.093. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan senam lantai terhadap keseimbangan statis pada mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali.