cover
Contact Name
Aref Vai
Contact Email
arefvai@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggaseptiadi37@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE)
Published by Universitas Riau
ISSN : 26544474     EISSN : 26549069     DOI : 10.31258
Core Subject : Education,
JOPE adalah wadah penerbitan jurnal-jurnal pendidikan olahraga yang sudah bersistem OJS (Open Journal System), terindeks Google Scholar dengan p-ISSN : 2654-4474 dan e-ISSN : 2654-9069 serta secara berkala terbit pada bulan desember dan juli. Artikel ilmiah yang dipublikasikan ialah hasil penelitian, gagasan-gagasan konseptual serta kajian teori yang bisa teraplikasi dalam seluruh perkembangan ilmu olahraga terkhusus pada pendidikan olahraga.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Tendangan Kuda Atlet Kategori Seni Tunggal Pencak Silat: Analisis Biomekanika Tafriyadhur Risa Billah; Fajar Awang Irawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 4 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/0wedd682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian gerakan dari tendangan kuda yang merupakan salah satu gerakan yang dinilai mempunyai seni keindahan paling tinggi, seorang pesilat harus mampu memperagakan secara efesien, dikarenakan bernilai 12,5 sampai 15 point dan dianggap memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dari teknik gerakan lainnya. Hal ini tentu dapat menjadikan tendangan kuda sebagai dasar serangan dalam kategori seni yang efektif untuk menghasilkan poin dalam sebuah pertandingan pertandingan pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode observasi. Sampel penelitian ini atlet dengan kategori seni tunggal kabupaten Jepara berjumlah 9 atlet remaja. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan software Dartfish versi 8 Analyzer. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian gerak pada fase 2 pelaksanaan tahap satu hingga 4 memperoleh rata-rata 3,26. Hasil penelitian ini menunjukan keseluruhan indikator gerak tendangan kuda masuk dalam kriteria “Sesuai”. Perlu adanya perbaikan dan peningkatan yang signifikan gerakan yang sesuai kaidah yang berlaku agar mendapatkan gerak yang masuk dalam nominasi sangat sesuai dalam kategori ini, sehingga layak di pertandingkan dan mencegah dari kesalahan yang beresiko menimbulkan cedera bagi atlet.
Minat Belajar Peserta Didik terhadap Pembelajaran Daring PJOK Kelas X Sekolah Menengah Atas Putu Ngurah Bende Saputra; I Ketut Budaya Astra; I Made Satyawan; I Wayan Artanayasa; Ni Luh Putu Spyanawati
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 4 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/f0903s20

Abstract

Proses pembelajaran online sangat berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi besarnya minat belajar siswa yang ada pada siswa yang mengikuti pembelajaran PJOK berbasis online. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan survei digunakan dalam hal ini. Penelitian ini mengikutsertakan 144 siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2021/2022 sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah minat siswa untuk belajar. Pendekatan analisis statistik deskriptif diterapkan dalam bentuk persentase dalam tabel dan grafik selama proses pengolahan data. Pembelajaran PJOK ditemukan minat rendah sebesar 7,6 persen (11 orang), minat sedang sebesar 41 persen (59 orang), dan minat cukup sebesar 28,5 persen (41 orang). Kategori “tinggi” memiliki tingkat minat 13,2 persen (19 orang) dan kategori “sangat tinggi” memiliki tingkat minat 9,7 persen, menunjukkan bahwa siswa sangat berminat mengikuti pembelajaran PJOK berbasis online (14 orang). Rata-rata nilai minat belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK berbasis online menempatkan mereka pada kategori “cukup” . Oleh karena itu, penting untuk dilakukan inovasi sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Analisis Manajemen Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Provinsi Lampung Heru Sulistianta; Joan Siswoyo; Candra Kurniawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 4 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/p91hpx19

Abstract

Manajemen meruapakan salah satu cara baik untuk mengetahui pengelolaan organisasi organisasi olahraga yang akan berhubungan secara efektif terhadap keberhasilan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang manajemen pada PERBASI Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menjelaskan bahwa 1) PERBASI provinsi Lampung dalam menerapkan manajemen organisasi masih belum terlalu maksimal sesuai dengan sistem organisasi, (2) sistem yang diterapkan dalam pembinaan yang dilakukan PERBASI Provinsi Lampung sudah terprogram walaupun dalam penerapan setiap Kabupaten dan Kota berbeda, (3) pembinaan yang dilakukan pada para atlet PERBASI Provinsi Lampung kurang. Sistem manajemen organisasi, bola basket dan olahraga di PERBASI Provinsi Lampung belum berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil tersebut kesimpulan manajemen PERBASI Provinsi Lampung sudah berjalan dengan baik dan terprogram walaupun masih terdapat beberapa kendala tetapi secara keseluruhan sudah dapat diterapkan dengan baik.
Kajian Penelitian Literatur Review: Metode Student Teams Achievement Division dalam Pendidikan Jasmani Wahyunal Wahyunal; Novri Gazali
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jy8h2p93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai artikel yang sudah terpublish dengan tema STAD dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Student Teams Achievement Divison (STAD) merupakan metode pembelajaran kooperatif yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Dalam kurun waktu 5-10 tahun terakhir, metode pembelajaran STAD sering digunakan untuk meningkatkan motivasi dan memecahkan permasalahan dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Pada penelitian ini membahas tentang pengertian STAD, kelebihan, dan kekurangan dari metode pembelajaran STAD. Hasil penelitian ini mengungkapkan jika STAD memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penerapnya di pembelajaran penjas. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi referensi dan sebagai dasar teoritis penelitian selanjutnya dalam pemecahan suatu masalah pembelajaran dan meningkatkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani.
Profil Fleksibiltas Kaki, Pinggul dan Punggung Atlet Pencak Silat Klub PSP M. Riski Adi Wijaya; Bachtiar Bachtiar; Nanda Alfian Mahardika; Danang Firmansyah; Aref Vai
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/10vvn798

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran profil fleksibilitas atlet klub pencak silat prestasi. Profil fleksibilitas pada penelitian ini berfokus pada kelentukan kaki, pinggul dan punggung bagian bawah. Penelitian ini menggunakan survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah atlet klub pencak silat prestasi (PSP) dengan jumlah 13 orang. Pengumpulan data menggunakan tes paramater fleksibilitas pencak silat yaitu sit and reach test. Data hasil penelitian diolah menggunakan persentase untuk masing-masing klasifikasi sesuai norma tes paramater fleksibiltas pada cabang olahraga pencak silat. Hasil pengukuran profil fleksibilitas atlet pencak silat klub psp dengan menggunakan sit and reach test diperoleh hasil 23 % memiliki fleksibiltas dengan klasifikasi baik dari tiga atlet perempuan, 31 % memiliki fleksibilitas dengan klasifikasi cukup dari dua atlet laki – laki serta dua atlet perempuan, 8 % memiliki fleksibilitas dengan klasifikasi kurang dari satu atlet perempuan, 38 % memiliki fleksibilitas dengan klasifikasi sangat kurang dari empat atlet laki – laki serta satu atlet perempuan. Peneliti memberikan kesimpulan bahwa profil fleksibiltas atlet klub pencak silat prestasi belum sepenuhnya memiliki kondisi yang baik. Peneliti merekomendasikan agar latihan kelentukan atau fleksibilitas agar tetap menjadi fokus untuk peningkatan prestasi pada olaharga pencak silat dikarenkan komponen fleksibilitas merupakan komponen penting yang harus dimiliki oleh atlet pencak silat dalam mendukung berbagai aktivitas gerak untuk mencapai prestasi yang diharapkan.
Analisis Gerak Backhand Short Serve pada Atlet Bulutangkis Mirza Arif Ma’dum; Fajar Awang Irawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ws7x8a33

Abstract

Tujuan dari review research ini adalah untuk mengintegrasikan informasi secara singkat, rinci, dan lugas terkait analisis gerakan servis backhand (short serve) dalam olahraga bulutangkis. Analisis ini disajikan dalam bentuk ringkasan singkat melalui sudut pandang biomekanika serta kesesuaian pukulan di dalamnya untuk mencapai kesempurnaan gerakan. Metode yang digunakan dalam review research ini adalah kualitatif, dengan pendekatan tertiary study, sedangkan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi partisipatif, hal ini karena penulis sendiri adalah pemain bulutangkis jadi mampu mengamati dan menganalisis perkembangan di lapangan. Metode pengumpulan data dengan teknik kajian dokumen juga menjadi salah satu faktor pendukung yang sangat penting karena banyak data yang digunakan dari penelitian terdahulu. Basis data yang digunakan dalam penelitian kali ini mengacu pada ResearchGate, PubMed, Google Scholar, Academia.edu dan beberapa jurnal artikel yang relevan lainnya. Sumber mengacu pada data tahun 2020 hingga tahun 2002 untuk mendapatkannya sumber terkait materi analisis gerak, biomekanika dan kesesuaian gerakan servis dalam bulutangkis. Hasil review research menyebutkan bahwa seorang atlet bulutangkis harus memiliki kekuatan, kecepatan, akurasi, dan fokus yang tinggi terlebih dalam pelaksanaan pukulan serve. Penelitian selanjutnya diharapkan mampu mengidentifikasi secara lebih detail terkait komponen pendukung lain dalam gerak backhand short serve (jarak, waktu, kecepatan, sudut) melalui ilmu biomekanika.
Peningkatan Pembelajaran Dasar Long Serve Menggunakan Metode Inquiry dalam Permainan Bulutangkis Alimuddin Alimuddin; Nurhidayah Hasyim; Liza Liza; Yahya Eko Nopiyanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/7x5epz71

Abstract

Tujuan utama penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan pembelajaran Teknik dasar Long Serve menggunakan metode inquiry dalam Permainan Badminton. Penelitian ini dilakukan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian yang digunakan adalah tiga puluh (30) orang peserta didik Sekolah Menengah Pertama Kota Padang dengan Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes kemampuan dalam pembelajaran bulutangkis dengan penggunaan teknik dasar long serve. Analisis deskriptif komparatif digunakan untuk menganalisis data. Sesuai dengan data hasil penelitian yang dilakukan dari perolehan siklus pertama sebanyak 11 orang peserta didik (36,7%) kategori tuntas dan 19 orang peserta didik (63,3%) kategori belum tuntas. Untuk siklus kedua diperoleh peningkatan 25 peserta didik (83,3%) kategori tuntas dan 5 peserta didik kategori tidak tuntas (16,7%). Dengan hasil tersebut yang telah diperoleh dari rata- rata maka dapat dikatakan terjadi sebuah peningkatan pada siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga kesimpulan yang dapat diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah Pembelajaran teknik dasar menggunakan long serve dapat meningkat pada permainan bulutangkis dengan penggunan metode inquiry terhadap peserta didik Sekolah Menengah Pertama Kota Padang.
Motivasi Berprestasi Atlet Bulutangkis di Kabupaten Tolitoli Ditinjau dari Bentuk Dukungan Sosial Eiredania Rynewati Terok; Arthur Huwae
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/5zj3m173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua, teman, dan pelatih dengan motivasi berprestasi atlet bulutangkis di Kabupaten Tolitoli. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan yang dilibatkan sebanyak 42 atlet bulutangkis di Kabupaten Tolitoli dengan menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi berprestasi atlet dan kuesioner dukungan sosial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial orang tua dengan motivasi berprestasi atlet (r = 0,328 dan sig. = 0,034 < 0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa meningkatnya motivasi berprestasi atlet, karena adanya peran dukungan yang diperoleh dari orang tua. Di sisi lain, dukungan sosial teman dan pelatih tidak berhubungan dengan motivasi berprestasi atlet karena nilai signifikan lebih besar dari 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa motivasi untuk mengembangkan diri dalam berprestasi masih sangat sulit diraih secara penuh karena dukungan dari teman maupun dari pelatih yang belum optimal diperoleh atlet bulutangkis di Kabupaten Tolitoli.
Kajian Penelitian Pembelajaran Pendidikan Jasmani: Quantum Learning atau Blended Learning? Hari Wisnu
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/rxy8k839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pembahasan serta gambaran mengenai model pembelajaran quantum dan blended dalam pembelajaran penjas. Kedua model pembelajaran ini Pada kurun waktu 5-10 terakhir pendekatan pembelajaran yang sering digunakan. Penelitian ini masuk dalam jenis kualitiatif metode yang digunakan kajian literatur yang akan dibahas adalah mengenai karakteristik, kelebihan serta kekurangan masing-masing model pendekatan pembelajaran. Hasil kajian literatur diharapkan mampu dijadikan kajian ataupun informasi yang dapat dijadikan sebagai dasar teoritis penelitian selanjutnya dalam penggunaan model pendekatan pembelajaran menyelesaikan atau meningkatkan pembelajaran pendidikan jasmani melalui model quantum dan blended leaning. Model pembelajaran quantum dirasa paling tepat diterapkan karena model ini dalam penerapannya terdapat lebih dari satu model yang dirangkum menjadi satu kesatuan sehingga lebih kompleks dan tepat digunakan untuk meningkatkan keberhasilan belajar penjas.
Pengembangan Latihan Imagery untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri pada Atlet Renang Usia Remaja di Garuda Aquatic Swimming Club Kabupaten Kediri Kurniati Rahayuni; Nadya Putri Sabilla; Yulingga Nanda Hanief
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/hdzkve02

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan latihan mental imagery guna meningkatkan kepercayaan diri atlet remaja atlet renang Garuda Aquatic Swimming Club Kabupaten Kediri dalam bentuk podcast atau rekaman suara. Imagery adalah bentuk latihan mental dengan membayangkan suatu aktivitas atau gerakan, baik yang sudah pernah maupun belum pernah dilakukan. Metode penelitian ini menggunakan metode model ADDIE (Anglada, 2007). Dengan urutan antara lain: (1) analisis kebutuhan awal yaitu melakukan wawancara pelatih Garuda Aquatic Swimming Club, (2) perancangan skrip produk imagery, (3) validasi oleh para uji ahli yaitu ahli psikologi olahraga; ahli kepelatihan renang; serta ahli media, (4) uji coba kelompok kecil (subjek 3 orang, yakni 1 pelatih dan 2 atlet) dan uji coba kelompok besar (subjek berjumlah 10 atlet). Hasil skor dari uji ahli adalah 88,89%, sedangkan hasil uji kelompok kecil 97,66% dan hasil uji kelompok besar 94,96%. Dapat diketahui bahwa dari hasil tersebut produk panduan imagery sangat valid, layak, dan dapat digunakan oleh atlet Garuda Aquatic Swimming Club. Sedangkan kelebihan dari produk panduan latihan imagery ini adalah mudah digunakan dan praktis; dan kelemahan produk ini yaitu tergantung pada jaringan internet dan membutuhkan piranti tambahan headphones bila digunakan di tempat ramai.