cover
Contact Name
Augusta Adha
Contact Email
augusta.adha@eng.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintis@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL SAINTIS
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14107783     EISSN : 25807110     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Saintis is devoted to research on civil engineering related fields including geotechnics, transports, structures, water resources and others related with civil engineering topics.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN SECARA BERKELANJUTAN di KECAMATAN SAIL PEKANBARU: Community Participation in Sustainable Waste Management in Sail District, Pekanbaru City Febrana, Inggra; Leksono, Ronny B.; Astuti, Puji
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.587 KB)

Abstract

[ID] Sampah merupakan permasalahan yang sangat kompleks, terutama di kota-kota besar. Pada penelitian ini diuraikan ke Kecamatan Sail yang merupakan bagian dari Kota Pekanbaru. Terlihat di kecamatan ini sampah yang terbuang dilahan kosong dan menghandalkan peran pemerintah dalam pengelolaannya. Pengelolaan sampah sebaiknya melibatkan masyarakat daerah tersebut, sehingga dapat memberikan keuntungan moril maupun materil bagi masyarakat itu sendiri. Menemukenali alternatif peran serta masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan merupakan tujuan dari penelitian ini. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode pendekatan deskriftif kualitatif dan kuantitatif dengan analisis SWOT. Bentuk pengelolaan sampah di Kecamatan Sail masih menggunakan sistem lama yaitu dikumpul, diangkut, lalu dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan ada juga yang dibakar. Dilihat dari analisis, peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah dikenali dengan menggunakan konsep 3R (Reuse, Recycle, Reduce) yang secara langsung diterapkan kepada masyarakat. Untuk menerapkan konsep 3R perlu adanya kerjasama dengan pemerintah, agar konsep dapat dilakukan secara berkelanjutan. [EN] Garbage is a very complex problem, especially in big cities. In the study described, Sail District which is part of the city of Pekanbaru. Seen in this district, garbage dump in vacant land and wasted government's role in its managemet . Waste management as well as involving the local community, so it can provide moral advantages and material benefit to the society itself . Identifying alternatives to community participation in sustainable waste management is the goal of this study . In The method used is descriptive method qualitative and quantitative approach to SWOT analysis . Forms of waste management in the Sail District is still using the old system that is collected, transported, and disposed of to landfill and some are burned. Judging from the analysis, community participation in waste management identified by using the concept of 3R ( Reuse , Recycle , Reduce ) which are directly applicable to the community. To implement the 3R concept of the need for cooperation with the government, so that the concept can be done on an on going basis.
PENGARUH PENAMBAHAN AIR LOKASI KERJA UNTUK NILAI KUAT DAN TEKAN BETON NORMAL: Influence Of Addition Of Work Location Water To Value Of Slump Strength And Depress Normal Sinaga, Ronal; Harmiyati, Harmiyati
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.593 KB)

Abstract

[ID] Beton memiliki sifat yang berbeda tergantung pada menenun, rasio pencampuran, bagaimana untuk mengangkut, cara mencetak, mengompresi, cara merawat dan akan mempengaruhi sifat beton beton. Proses pencampuran beton adalah salah satu yang menentukan kualitas beton yang dihasilkan, lapangan sering terlihat bahwa waktu pengadukan diabaikan, yang membuat kehilangan air beton. Kehilangan air beton akan sulit dilakukan, terutama jika itu harus dipompa ke pompa beton. Untuk mengatasi masalah ini melaksanakan pekerjaan biasanya tidak menghitung penambahan air dan jumlah pengaruh tambahan pada kualitas beton itu sendiri. Untuk penelitian yang dilakukan di bidang efek menambahkan air dengan nilai kemerosotan dan kuat tekan beton normal, yang merupakan proses pengobatan (curing) beton dengan di merendam selama 28 hari. Penelitian menggunakan SK SNI T-15-1990-03. Persentase penambahan air adalah 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5% dan 15% dari volume rencana air, penambahan dibuat setelah diaduk selama 20 menit, aduk durasi dihitung menggunakan stopwatch . Dengan menggunakan tes ukuran spesimen kubus (15 x 15 x 15 cm). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Universitas Islam Riau. Pengaruh penambahan air setelah diaduk selama 20 menit dengan penambahan air 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15% dalam penelitian ini mendapatkan nilai kemerosotan dan kuat tekan beton 94, 6 (24,631), 113 (21,923), 116 333 (21,585), 121 (21,284), 146 (20,87), 158,7 (20,269), 198,3 (18,953). kekuatan beton di bawah kualitas rencana f'c = 20 MPa yang setelah diaduk selama 20 menit pada Selain air 15% kuat tekan beton menjadi 18,953 MPa. Sementara penambahan air dengan nilai kemerosotan setelah diaduk selama 20 menit pada interval 2,5% ditambahkan air meningkat kemerosotan menit, untuk penambahan nilai kemerosotan 15% mencapai 198,333 mm. Dapat disimpulkan volume yang lebih besar dari penambahan air akan menurunkan kekuatan tekan beton dan untuk nilai kemerosotan besar tambah Volume air menunjukkan beton kusut / encer sehingga mudah dalam konstruksi beton. [EN] Concrete has different properties depending on the weave, mixing ratio, how to transport, how to print, compressing, how to care for and so will affect the properties of concrete concrete. Concrete mixing process is one that determine the quality of concrete produced, the field is often seen that stirring time neglected, which makes concrete water loss. Concrete water loss will be hard to do, especially if it has to be pumped to the concrete pump. To overcome this problem executing the work usually do not quantify the addition of water and the amount of additional influence on the quality of the concrete itself. For the research done in the field effect of adding water to the value of the slump and compressive strength of normal concrete, which is the process of treatment (curing) concrete by soaking for 28 days.Research using SK SNI T-15-1990-03. The percentage of addition of water is 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5% ​​and 15% of the volume of water plans, additions were made after stirring for 20 minutes, stirring duration is calculated using a stopwatch. By using the test specimen cube size (15 x 15 x 15 cm). This research was conducted at the Laboratory of the Faculty of Engineering Department of Civil Engineering, Islamic University of Riau.Effect of the addition of water after stirring for 20 minutes with the addition of water 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5%, 15% in this study was getting value slump and compressive strength of concrete 94, 6 (24.631), 113 (21.923), 116 333 (21.585), 121 (21.284), 146 (20.87), 158.7 (20.269), 198.3 (18.953). strength of concrete below the quality of the plan f'c = 20 MPa which after stirring for 20 minutes at 15% water addition compressive strength of concrete becomes 18.953 MPa. While the addition of water to the slump value after stirring for 20 minutes at intervals of 2.5% added water was increasing slump minutes, for the addition of 15% slump value reached 198.333 mm. It can be concluded the greater volume of water addition will decrease the compressive strength of concrete and for the greater slump value added water volume shows the crumpled concrete / dilute so easy in concrete construction.
KAJIAN ARUS LALULINTAS PADA LOKASI FLY OVER (JALAN JENDRAL SUDIRMAN - JALAN IMAM MUNANDAR) KOTA PEKANBARU: Study On The Location Traffic Fly Over ( Road – Way Jenderal Sudirman- Imam Munandar) Pekanbaru City Susanto, Heri; Retno, Deddy Purnomo
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.622 KB)

Abstract

[ID] Jalan Jendral Sudirman adalah merupakan salah satu jalan utama di kota Pekanbaru karena beberapa instansi pemerintahan berada di jalan ini seperti kantor Gubernur Provinsi Riau, kantor Walikota Pekanbaru dan kantor Bank Indonesia, Rumah Sakit, Pusat Pembelanjaan selain itu jalan ini juga menjadi salah satu akses menuju bandar udara internasional Sultan Syarif Kasim II. Melihat begitu pentingnya peranan jalan Jendral Sudirman ini, Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau melakukan pembangunan dua buah fly over atau jalan layang di Jalan Jendral Sudirman untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut. Perhitungan analisa kinerja jalan terlebih dahulu dianalisa adalah kapasitas jalan (C), volume lalu lintas (Q), derajat kejenuhan (DS), kecepatan arus bebas (FV) dan tingkat pelayanan (LOS). Penelitian dilakukan di fly over (Jendral Sudirman-Jalan Imam Munandar) kota Pekanbaru ini menggunakan beberapa metode antara lain Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) dan literatur bahan perkuliahan teknik lalu lintas. Dari hasil penelitian kondisi pada saat ini di fly over (Jendral Sudirman-Jalan Imam Munandar) kota Pekanbaru adalah kapasitas jalan sebesar 5172,29 smp/jam, arus lalu lintas puncak terjadi pada hari Selasa 11 desember 2012 pukul 07.30-08.30 Wib dititik C yaitu sebesar 3799,8 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,73, artinya tingkat kinerja jalan Jendral Sudirman-Jalan Imam Munandar belum melampaui nilai derajat kejenuhan yang masih diterima yaitu <0,75. Tingkat pelayanan Jalan Jendral Sudirman-Jalan Imam Munandar untuk V/C = 0,14 dapat dikatagorikan pada tingkat pelayanan B yaitu merupakan keadaan arus yang masih stabil, dimana kecepatan kendaraan hanya kadang-kadang diganggu oleh hadirnya kendaraan lain, prediksi derajat kejenuhan tidak dapat dipertahankan hingga tahun 2013, hal ini dibuktikan dengan angka 0,80 derajat kejenuhan sudah di atas yang disyaratkan yaitu lebih dari 0,75 (DS≥0,75). Untuk menyeimbangi pesatnya pertumbuhan lalu lintas dan perkembangan wilayah, harus dilakukan peningkatan jalan untuk tetap menunjang kenyamanan penguna jalan dalam berlalu lintas di fly over (Jalan Jendral Sudirman-Jalan Imam Munandar). [EN] Jalan Jenderal Sudirman is one of the main streets in the city of Pekanbaru because some government agencies on this path as the office of Governor of Riau Province, the Mayor's office Pekanbaru and office of Bank Indonesia, Hospital, Central Shopping besides this road is also one of access to international airports Sultan Syarif Kasim II. Seeing the importance of the role of General Sudirman street, the Riau provincial government, through the Department of Public Works (PU) of Riau Province did the construction of two flyover or overpass on Jalan Sudirman to solve the congestion problem. Calculation of the performance analysis is first analyzed road capacity (C), traffic volume (Q), the degree of saturation (DS), free flow speed (FV) and the level of service (LOS). The study was conducted at the fly over (Sudirman-Jalan Imam Munandar) Pekanbaru city using several methods such as Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI 1997) and literature materials of traffic engineering lectures. From the results of research on the current conditions in the fly over (Sudirman-Jalan Imam Munandar) Pekanbaru is the capacity of 5172.29 smp / hour, the traffic peak occurred on Tuesday, December 11, 2012 at 7:30 to 08:30 pm dititik C ie amounted to 3799.8 smp / h, the degree of saturation of 0.73, meaning that the level of performance of the Sudirman-Jalan Imam Munandar not exceed the value of the degree of saturation are still accepted ie <0.75. Service level Sudirman Jalan-Jalan Imam Munandar for V / C = 0.14 can be categorized on the level of service and that the current situation is still stable, where the speed of the vehicle is only occasionally disturbed by the presence of other vehicles, predicted the degree of saturation can not be maintained until 2013, this is evidenced by the number of 0.80 degree of saturation already above the required that more than 0.75 (DS≥0,75). To balance the rapid growth of traffic and the development of the region, should be improving the road to continue to support the comfort of road users in the traffic on the fly over (jalan Jenderal Sudirman-Jalan Imam Munandar).
EVALUASI ANALISA TARIF BIAYA ANGKUTAN UMUM KOTA PEKANBARU (STUDI KASUS : BUS WAY TRAYEK RAMAYANA – PANDAU PERMAI): Evaluation Of Cost Analysis Of Public Transport City Rates Pekanbaru (Case Study : Busway stretch Ramayana - Pandau Permai ) Azriadi, Riza; Zaini, Abdul Kudus; Astuti, Astuti
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.545 KB)

Abstract

[ID] Untuk memenuhi kebutuhan angkutan umum kota Pekanbaru, pemerintah kota menyediakan Trans Metro Pekanbaru bus yang memiliki sembilan koridor. Trans Metro Pekanbaru diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi. Namun kenyataan di lapangan, bus Trans Metro Pekanbaru tidak optimal dalam melakukan perannya sebagai sarana yang layak untuk mengangkut mereka pekanbaru masyarakat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengnalisa biaya operasional busway dari angkutan umum (metro pekanbaru trans), biaya meminimalkan dan tingkat yang lebih rendah dari yang efisien dan memprioritaskan keselamatan. Metode Evaluasi Analisis Biaya Transportasi Umum Tarif Pekanbaru (Bus Way Route Ramayana - PandauPermai) didukung oleh studi pustaka dan data primer dan data sekunder. Trans Metro Pekanbaru di koridor 1 (Ramayana - PandauPermai) pada jenis penelitian yang digunakan kendaraan Mitsubishi, tahun pembuatan 2008, jumlah armada yang beroperasi di hamparan Ramayana - pemandangan Pandau saat ini berjumlah 13 armada. Analisis menunjukkan tingkat saat sejalan dalam hal biaya operasional kendaraan. Tarif dari hasil analisis yang diperoleh Rp. 2000, - Sedangkan tarif yang diberlakukan oleh perusahaan manajemen sebesar Rp. 3000, -. Jadi, dengan tingkat saat ini dapat disimpulkan bahwa manajemen perusahaan untuk mendapatkan keuntungan transportasi bus umum. Transporttation Bus cara yang berbeda dari transportasi umum lainnya. Dengan tingkat yang sama Rp. 3000, - cara transportasi umum penumpang bus bisa transit dari satu koridor lain untuk koridor lain. [EN] To meet the needs of the public transportation Pekanbaru city, the city government to provide Bus Trans Metro Pekanbaru which has nine corridors. Trans Metro Pekanbaru is expected to meet the needs of high mobility. But the reality in the field, Bus Trans Metro Pekanbaru is not optimal in performing its role as a viable means of transportation to their community pekanbaru. This study is intended to mengnalisa operational costs of public transport bus way (trans metro pekanbaru), minimizing costs and lower rates efficient and prioritizing safety. Evaluation Research Methods Analysis of Public Transport Cost Rates Pekanbaru (Bus Way Route Ramayana - PandauPermai) is supported by the study of literature and primary data and secondary data. Trans Metro Pekanbaru in the corridor 1 (Ramayana – PandauPermai) on the study type used vehicles are Mitsubishi, year of manufacture 2008, the total fleet operating in the stretch Ramayana - Pandau scenic currently number 13 fleet.The result of analysis shows the current rate is in line in terms of vehicle operating costs. Rates of analysis results obtained Rp. 2,000, - While the tariffs applied by the management company of Rp. 3000, -. So, with the current rate can be concluded that the freight management company gets public buses profit. Transporttation buses way different from other public transportation. With the same rate of Rp. 3000, - general transportation buses way passengers can transit from one another corridor to corridor other.
TINJAUAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI SUMURAN DI PEMUDA CITY WALK DI JL. PEMUDA PEKANBARU PROPINSI RIAU: Review of the Reduction and Support of Foundation of Pemuda City Walk at Jalan Pemuda Pekanbaru Riau Ridar, Masyriki; Khatib, Anwar
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.984 KB)

Abstract

[ID] Tujuan penelitian pada pembangunan Pemuda City Walk di Jl. Pemuda Pekanbaru Propinsi Riau ini, untuk mengetahui kuat dukung pondasi sumuran dengan data CPT (Cone Penetration Test) apakah memenuhi syarat yang telah ditetapkan agar konstruksi bangunan tersebut kuat, kokoh dan aman serta untuk mengetahui besarnya penurunan yang terjadi. Ketertarikan peneliti mengambil judul ini adalah dikarenakan kondisi tanah di kota Pekanbaru khususnya lempung dan rawa, sedangkan letak tanah keras pada pembangunan ini adalah dikedalaman 8,00 meter, yang terjadi dilapangan pada pembangunan ini adalah dikedalaman 5,20 meter. Oleh karena itu apakah pondasi ini aman pada kedalaman 5,20 meter. Penelitian yang dilakukan pada bangunan Pemuda City Walk Pekanbaru ini, menggunakan pondasi sumuran yang berbentuk silinder dengan diameter 1,20 meter dengan kedalaman pondasi 5,20 meter. Perhitungan daya dukung pondasi menggunakan data CPT (Cone Penetration Test), perhitungan yang dibahas adalah perhitungan daya dukung dengan metode Terzaghi dan metode Meyerhof, serta menganalisa penurunan pondasi yang terjadi. Dari hasil analisa daya dukung dengan metode Terzaghi dan Meyerhof diperoleh pondasi sumuran pada kedalaman 5,20 meter adalah 82,560 ton dan 203,17 ton, maka pondasi sumuran iniaman terhadap beban yang akan dipikul yaitu 78,131 ton (Qa>Pmaks). Dan darihasil analisa penurunan pondasi sumuran As 5-D diperoleh total penurunannya 0,0334mm < 12 mm dari penurunan yang diizinkan maka,pondasi sumuran ini aman terhadap penurunan yang terjadi (Stotal< Sizin). [EN] For the foundation of the building must be planned able to bear the burden of the upper structure to the bedrock beneath it. The purpose of research on the development of the Youth City Walk in Jl. Pekanbaru Riau province's youth, to find out strong foundation bearing wells with the data CPT (Cone Penetration Test) if eligible who have been assigned so that the construction of the building is strong, sturdy and safe as well as to determine the magnitude of the decline. Research carried out on the building's Youth City Walk Pekanbaru, using foundation pitting cylindrical with a diameter of 1.20 meters by 5.20 meters depth of the foundation. Foundation bearing capacity calculations using the data CPT (Cone Penetration Test), the calculations discussed are carrying capacity calculation method and the method Terzaghi Meyerhof, and analyze the decline occurring foundation.From the analysis of the carrying capacity of the Terzaghi method and obtained Meyerhof foundation wells at a depth of 5.20 meters was 82.560 tons and 203.17 tons of it, these wells are safe foundation for the load to be carried (Qa> Pmax). While the results of the analysis of the decline foundation sinks As 5-D obtained total reductions 0.0334 mm <12 mm of reduction is allowed then, these wells are safe foundation for the decline (Stotal<Sizin).
Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus : Jalan Simpang Beringin-Maredan): Optimization Of Construction Project (Case Study : Jalan Simpang Beringin - Maredan ) Retno, Deddy Purnomo
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.836 KB)

Abstract

[ID] Proyek peningkatan Jalan Simpang Beringin- Maredan merupakan Proyek Pemerintah Provinsi Riau yang diselenggarakan pada anggaran proyek tahun 2014. Proyek ini terletak pada ruas yang merupakan salah satu jalan akses menuju Kabupaten Siak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai berapa besar waktu dan biaya yang diperlukan jika dilakukan crash program dengan menggunakan metode penambahan tenaga kerja baru, serta alternatif yang digunakan pada Jalan Simp. Beringin-Maredan untuk mencapai hasil yang optimal. Metode yang digunakan adalah metode penambahan tenaga kerja baru. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan dengan network planning dengan metode lintasan kritis (CPM) dan dipercepat dengan menggunakan metode penambahan tenaga kerja baru dapat diambil kesimpulan bahwa dari 88 hari kerja menjadi 81 hari kerja, maka didapat efisiensi waktu pelaksanaan proyek sebesar 7,954% atau lebih cepat 7 hari dari durasi awal. Hasil dari komparasi didapat penambahan biaya akibat metode tenaga kerja baru sebesar Rp. 37.854.600,00 dan metode kerja lembur sebesar Rp. 23.280.000,00. Hasil dari penelitian menunjukan durasi optimal dengan biaya yang lebih efisien pada alternatif metode kerja lembur. [EN] The road improvement project Simpang Beringin- Maredan the Riau provincial government project which was held in the project budget in 2014. The project is located on a road which is one of the access roads to the Siak. The problem of this research is about how much time and cost required if done crash program by using the method of adding new workers , as well as the alternative use on Jalan Simp . Banyan - Maredan to achieve optimal results. The method used is the method of adding new workers . Based on the results of research and calculations with network planning method critical path ( CPM ) and accelerated by using the method of adding new workers can be concluded that from 88 working days to 81 working days , the importance of the efficiency of project implementation time amounted to 7.954 % or faster 7 days of the initial duration . The results of the comparison obtained additional labor costs due to a new method of Rp. 37,854,600.00 and methods overtime Rp. 23,280,000.00. Results from the study showed the optimal duration of more cost efficient on the alternative methods of overtime.
Analisa Teknis Daya Dukung Pondasi Bore Pile Pembangunan Gedung Kantor PT. PLN (Persero) P3B Sumatera-Pekanbaru: Technical Analysis Capability Bore Pile Foundation Of Office Building PT. PLN (Persero) P3B Sumatera - Pekanbaru Ardiansyah, Roni
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.887 KB)

Abstract

[ID] Pemilihan jenis dan dimensi pondasi tiang adalah suatu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan suatu gedung untuk memikul beban bangunan yang akan dibangun. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode statis berdasarkan data SPT dan terhadap material, dengan mengasumsikan dimensi dan kedalaman pondasi yang akan digunakan dengan menggunakan dua opsi dan enam asumsi yang bertujuan untuk memperoleh pemilihan permodelan perencanaan pondasi Bore pile. Selanjutnya dilakukan analisa daya dukung kelompok tiang, serta penurunan tiang yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan pondasi Bore pile dengan ukuran dimensi tiang yang besar, jumlah tiang sedikit akan menghasilkan daya dukung yang besar dibandingkan dengan pondasi minipile dengan ukuran dimensi tiang yang kecil dengan jumlah tiang yang banyak, karena dipengaruhi oleh nilai efisiensi tiang. [EN] Selection of the type and dimensions of the pile is a matter that needs to be considered in planning the construction of a building to carry the load building to be constructed. Analysis were performed using the static method based on SPT data and on the material, assuming the dimensions and depth of the foundation that will be used by using two options and six assumptions that aims to gain election Bore pile foundation design modeling. Furthermore, the analysis of the carrying capacity of pile groups, as well as the decline that occurred pile. The results showed using Bore pile foundation with a large pile dimensions, number of piles bit will generate a large carrying capacity compared with minipile foundation with dimensions smaller pile with the number of poles that a lot, because it is influenced by the efficiency of the pile.
Asesmen Pemulihan Potensi Daur Ulang Material Sampah Perkotaan Di TPA Sampah: Assessment for Recovery Potential of Municipal Solid Waste Material Recycling in Landfill Annisa, Bismi
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.808 KB)

Abstract

[ID] Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dimulai dari sumber timbulan sampah berdasarkan komposisinya masih sangat rendah, sehingga sampah basah dan kering tercampur. Dampaknya, potensi sampah sebagai sumber daya menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asesmen pemulihan potensi daur ulang material sampah perkotaan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah untuk pembangunan infrastruktur persampahan yang berkelanjutan. Sehingga sampah yang dianggap sebagai residu dapat menjadi sumber daya, memiliki nilai ekonomi, dan mengurangi beban TPA. Metode penelitian ini adalah survei dan wawancara dengan pemulung untuk identifikasi potensi daur ulang material sampah di TPA Cipayung, Depok. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata sampah yang dapat dijual dari TPA sampah adalah 45,74 kg/pemulung/hari. Komposisi sampah yang dikumpulkan oleh pemulung setiap hari terdiri dari sampah plastik (51,04%); kertas, kardus, karton (23,80%); substansi organik seperti tulang (14,27%); kaca (5,78%); serta aluminium dan logam (5,11%). Tingkat pemulihan material daur ulang dari TPA sampah terhadap laju pengangkutan sampah perkotaan yang masuk ke TPA adalah sebesar 3,16%. Pendapatan rata-rata setiap pemulung adalah sebesar Rp.65.000,-/hari. Disimpulkan bahwa sampah di TPA berpotensi untuk pemulihan daur ulang dan bernilai ekonomi. Untuk menghindari konflik kepentingan dari berbagai pihak, diperlukan skema kerja sama yang menguntungkan antara pihak pemerintah, pemulung, dan sektor industri (misalnya: swasta). [EN] Public awareness of waste sorting starts from the source based on its composition is still very low, so the wet and dry waste mixed. The impact, waste potential as a resource decreases. The purpose of this study is to assess the recovery potential for municipal solid waste material recycling in landfill (final processing) to the development of sustainable waste infrastructure. So that waste which considered as the residue could become as resource, have economic value, and reduce the burden on landfill. This research method is doing survey and interview with scavengers to identify potential recycling of waste materials in the landfill Cipayung, Depok. Based on the results, the average waste that can be sold from the landfill is 45,74 kg / scavenger / day. The composition of waste collected by scavengers each day consists of plastic waste (51,04%); paper, cardboard, paperboard (23,80%); organic substances such as bones (14,27%); glass (5,78%); as well as aluminum and metal (5,11%). The recovery rate of recycled material from landfill to the rate of municipal solid waste transport that goes to landfill amounted to 3,16%. Average revenue per scavenger amounted Rp.65.000, - / day. The conclusion, waste in the landfill has the potential for recovery recycling and economic value. To avoid conflicts of interest from various parties, the necessary cooperation schemes needed for benefit to government, scavengers, and the industrial sector (eg private).
EVALUASI STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA GEDUNG C FKIP UNIVERSITAS ISLAM RIAU BERDASARKAN SNI 03-1729-2002: Evaluation of Steel Truss on FKIP Building of Riau Islamic University Building with SNI 03-1729-2002 Suryadi, Suryadi; Dewi, Sri Hartati
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.728 KB)

Abstract

[ID] Penelitian ini dilakukan pada gedung C Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau berdasarkan SNI 03-1729-2002 dimaksudkan untuk melihat sejauh mana efektifnya penggunaan bahan baja seperti gording dan dimensi profil kuda-kuda. Perhitungan gording menggunakan peraturan SNI 03-1729-2002 dengan metode statis tertentu, untuk menghitung panjang batang menggunakan metode analitis dan untuk pendimensian profil kuda-kuda menggunakan peraturan SNI 03-1729-2002 yang berbasis pada metode LRFD (Load Resistance and Factor Design) dengan analisis balok-kolom (beam-column). Dari hasil analisa antara dimensi profil existing dan evaluasi terdapat perbedaan berat yang cukup signifikan, profil evaluasi lebih efisien sebesar 16,53% dan berpengaruh terhadap harganya. Untuk gording tegangan yang terjadi adalah 49,31% dari tegangan leleh minimum, untuk gaya geser yang terjadi adalah 74,57% dan untuk lendutan yang terjadi adalah 21,33% dari lendutan yang diizinkan. dapat disimpulkan bahwa gording masih bisa diperkecil dan profil yang paling efisien digunakan untuk struktur kuda-kuda pada gedung C FKIP-UIR adalah profil WF 346.174.6.9. [EN] This research on the C buildings of FKIP of Riau Islamic University used SNI 03-1729-2002 meant to see which effective of materials such as steel truss. This research was using SNI 03-1729-2002 with static method, the length of element was using the analytical method and dimensian profiles was using SNI 03-1729-2002 based on the LRFD (Load and Resistance Factor Design) methods for beam-column (beam-column) analysis. The result of analysis are significant differences in weight, more efficient profile of 16.53% and price. For Stressing of gording is 49.31% from the minimum yield stress, to shear force is 74.57% and for the deflection is 21.33% from the deflection allowed. it can be minimized and the most efficient profile is WF 346.174.6.9.
Perbandingan Nilai Kuat Tekan Beton Berdasarkan Beberapa Metode Persyaratan Penerimaan Beton di Indonesia: Comparison Values Concrete Compressive Strength Based on Several Methods Admission Requirements Concrete in Indonesia Abdullah, Abdullah; Harmiyati, Harmiyati
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.681 KB)

Abstract

[ID] Tercapainya mutu beton yang direncanakan adalah salah satu hal penting dalam semua proyek yang menggunakan beton. Namun dalam upaya mencapai mutu beton sesuai dengan yang direncanakan itu harus mengikuti peraturan / pedoman standar yang ditetapkan di Indonesia. Bila kita melihat apa yang telah dialami selama ini diberbagai proyek, banyak sekali timbul permasalahan disekitar penerimaan mutu beton. Dengan cara mengenal lebih dekat segala persyaratan yang berkaitan dengan beton dan mengerti kaitan persyaratan satu dengan persyaratan lainnya akan membantu mempermudah dalam aplikasi code/pelaksanaan peraturan yang dikeluarkan dalam satu pengertian yang benar. Metode yang digunakan adalah Peraturan Beton Indonesia (PBI'71), Pedoman Beton 1989 (PB'89) dan Standar Nasional Indonesia 2002 (SNI 03-2847-2002), dengan menggunakan data hasil test kuat tekan beton benda uji kubus mutu beton (K-275) sebagai data analisis dan perbandingannya. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kekuatan tekan beton dengan kekuatan tekan rencana K-275 Kg/cm2 atau fc' = 22,83 Mpa mulai dari DATA I (0,0% sika cim), DATA II (0,3% sika cim), DATA III (0,6% sika cim), DATA IV (0,9% sika cim) secara keseluruhan memenuhi syarat 100% berdasarkan Persyaratan PBI’71 dan SNI 03-2847-2002, namun adanya mutu beton yang tidak diterima oleh Persyaratan PB'89. Hal ini terjadi hanya pada DATA I dimana terdapat sekitar 7,5 % yang tidak diterima oleh persyaratan PB'89. SNI 03-2847-2002 lebih efektif untuk diterapkan dilapangan karena kriteria Penerimaan Mutu beton lebih mudah diikuti dan dari hasil evaluasi dan penerimaan mutu beton semua data dinyatakan memenuhi syarat dan standar deviasi yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan standar deviasi menurut peraturan PBI'71 dan PB'89. untuk memperoleh mutu beton yang lebih ekonomis sebaiknya menggunakan SNI 03-2847-2002 sebagai acuan dalam mengevaluasi mutu beton. [EN] The achievement of the planned concrete quality is one important thing in all projects that use concrete. But in order to achieve the quality of concrete as planned it should follow the rules / guidelines established standards in Indonesia. When we look at what has been experienced so far in various projects, many problems arise around the reception quality of the concrete. By way get closer all the requirements relating to concrete and understood the association with the requirements of the other requirements will help facilitate the application code / implementation of regulations issued in one sense that is true. The method used is Rule Concrete Indonesia (PBI'71), Concrete Guidelines, 1989 (PB'89) and in 2002 the Indonesian National Standard (SNI 03-2847-2002), using data from the concrete compressive strength test specimen strength of concrete cube (K -275) as the data analysis and comparison. The result showed that the compressive strength of concrete with compressive strength of the plan K-275 kg / cm2 or fc '= 22.83 MPa from DATA I (0.0% sika cim), DATA II (0.3% sika cim), DATA III (0.6% sika cim), DATA IV (0.9% sika cim) overall qualified 100% based on the Terms PBI'71 and SNI 03-2847-2002, but their quality of concrete that is not accepted by the Terms PB '89. This happens only in DATA I in which there are around 7.5%, which is not accepted by PB'89 requirements. SNI 03-2847-2002 more effective to be applied in the field for Acceptance criteria quality of the concrete is easier to follow and the results of the evaluation and the reception quality of concrete all the data declared ineligible and the resulting standard deviation lower than the standard deviation according to the rules PBI'71 and PB ' 89. to obtain a more economical quality concrete SNI 03-2847-2002 should use as a reference in evaluating the quality of concrete.