cover
Contact Name
Augusta Adha
Contact Email
augusta.adha@eng.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintis@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL SAINTIS
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14107783     EISSN : 25807110     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Saintis is devoted to research on civil engineering related fields including geotechnics, transports, structures, water resources and others related with civil engineering topics.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Evaluasi Perencanaan Struktur Kuda-kuda Baja Gedung Kargo Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Suhajri, Afti; Dewi, Sri Hartati
JURNAL SAINTIS Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.158 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada perencanaan struktur kuda-kuda baja gedung kargo Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Kuda-kuda tersebut memiliki bentang yang cukup besar yaitu 21,6 m dengan jarak antar kuda-kuda 7,2 m. Bentangan yang besar akan memberikan pengaruh yang besar juga terhadap pembebanan yang akan dipikul oleh kuda-kuda dan lendutan yang akan terjadi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kekuatan profil tersebut dalam memikul beban-beban yang ada dan untuk mengetahui seberapa besar lendutan yang terjadi, apakah telah memenuhi persyaratan. Penggunaan bahan yang efisien akan berpengaruh terhadap biaya yang akan dikeluarkan, sehingga akan dilakukan juga penelitian untuk mengetahui sejauh mana efisiensi dari profil tersebut. Pembebanan yang dipikul oleh kuda-kuda gedung kargo Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru akan dihitung sesuai dengan ketentuan PPIUG 1983 dengan faktor beban sesuai dengan SNI 03-1729-2002. Metode yang digunakan dalam analisa gaya dalam dan lendutan pada kuda-kuda portal gable adalah metode matrik kekakuan langsung untuk sistem portal 2 dimensi. Untuk pengecekan terhadap profil baja dan sambungan digunakan SNI 03-1729-2002 yang mengacu pada metode LRFD (Load and Resistance Factor Design). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa profil CNP 125.50.20.3,2 yang digunakan pada gording mempunyai kekuatan yang cukup dalam memikul beban-beban yang ada dengan sisa kekuatan sebesar 12,23%, tetapi lendutan yang terjadi masih terlalu besar melebihi lendutan izin yaitu 3,42 cm > 3 cm lendutan izin. Untuk profil WF 350.175.7.11 yang digunakan pada kuda-kuda cukup kuat dalam memikul beban-beban yang ada dengan sisa kekuatan profil sebesar 48,93% pada profil balok dan 60,55% pada profil kolom. Lendutan vertikal yang terjadi pada kuda-kuda adalah sebesar 0,55 cm < 9 cm lendutan izin, dan lendutan horizontal sebesar 0,03 cm < 0,2 cm lendutan izin. Profil yang digunakan di lapangan masih terlalu boros jika dibandingkan dengan profil alternatif dengan perbedaan berat sebesar 16,73%. Hasil analisa profil alternatif, profil WF 346.174.6.9 untuk balok rafter didapat sisa kekuatan sebesar 33,18%, dan profil WF 175.175.7,5.11 untuk kolom sebesar 20,66%, sehingga profil alternatif pun masih cukup kuat memikul beban-beban yang ada.
Analisa Tingkat Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (Pci) Studi Kasus : Jalan Soekarno Hatta Sta. 11 + 150 s.d 12 + 150 Mubarak, Husni
JURNAL SAINTIS Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.033 KB)

Abstract

Analisa Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI)(Studi Kasus: Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Sta. 11+150 s/d 12+150) sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan kadar kerusakan yang terjadi, dan dapat digunakan sebagai acuan dalam usaha pemeliharaan perkerasan jalan. Beban lalu lintas yang tinggi menyebabkan banyak terjadi kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Sta. 10+600 s/d 13+000. Penelitian dilakukan secara visual dengan metode Pavement Condition Index. Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Sta. 10+150 s/d 12+150 dengan panjang 1.0 km dibagi menjadi beberapa segmen dengan ukuran 100 x 7 m per segmennya. Masing-masing segmen di evaluasi dengan mengukur dimensi, identifikasi jenis dan tingkatan kerusakannya untuk mendapatkan nilai PCI. Hasil analisa menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi antara lain Retak Buaya (Alligator Crack), tambalan (patching), Pengausan Agregat, Retak Kotak, dan Lubang. Nilai PCI rata-rata untuk Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Sta. 10+150 s/d 12+150 adalah 46.10 yang dikategorikan dalam kondisi Cukup (Fair), sehingga perlu suatu penanganan serius dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
Optimasi Struktur Rangka Batang Menggunakan Metode Algoritma Genetika Dengan Kendala Tegangan Dan Probabilitas Kegagalan: Truss Structure Optimization Using Genetic Algorithms Method with Stress and Probabilities of Failure Constraints Kurniawan, Mahadi
JURNAL SAINTIS Vol. 19 No. 1 (2019)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.354 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2019.vol19(1).3043

Abstract

[IN] Setiap struktur rekayasa harus memenuhi suatu kriteria tertentu agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Makalah ini menyajikan hasil kajian dari struktur rangka batang (truss) yang harus memenuhi kriteria optimal, yaitu berbiaya terendah namun berfungsi maksimal. Rangka batang yang ditinjau dalam penelitian ini merupakan struktur rangka baja statis tak tentu secara internal maupun eksternal yang mengalami sistem pembebanan jamak (multi load-systems). Biaya atau harga struktur direpresentasikan oleh volume bahan struktur sedang fungsi maksimal ditampilkan dalam tegangan yang tinggi dalam batas-batas tegangan yang diijinkan. Kekuatan bahan baja ditinjau sebagai variabel acak yang mengikuti distribusi Log Normal. Selain tegangan, struktur juga harus memenuhi kriteria probabilitas kegagalan Pfi ≤ 10-3. Nilai tersebut harus dipenuhi secara lokal oleh setiap elemen struktur maupun oleh keseluruhan struktur secara global. Kompleksitas masalah optimasi sangat bergantung pada banyaknya variabel desain yang ditinjau. Oleh karena itu, selain elemen dengan variabel desain tunggal, juga ditinjau elemen dengan desain variabel ganda. Penyelesaian masalah optimasi struktur pada umumnya diselesaikan secara iteratif dengan menerapkan pemrograman matematik (mathematical programming). Cara demikian adalah tidak mudah dan biasanya memberikan hasil yang tidak terpercaya (unreliable), bahkan sering kali tidak memberikan hasil sama sekali akibat terjebaknya proses iterasi yang diterapkan. Untuk mengatasi hal tersebut, disini diterapkan Algoritma Genetika yang melakukan iterasi secara stokastik. Dalam penelitian ini Algoritma Genetika selalu konvergen ke struktur optimum yang sama. Dengan demikian maka struktur optimum yang dihasilkan merupakan solusi yang terpercaya (reliable). [EN] Engineering structures need to satisfy certain criteria such that it may function properly. This paper presents the results of a study on trusses which need to satisfy optimal conditions, .i.e. lowest cost possible with maximal performance. The trusses considered were statically indeterminate steel structures with multi-system of loading. The cost is here represented by the material volume of the structure and the maximal performance is reflected by the high working stresses within allowable stress limits. The material strength was modeled as a random variable with a Log Normal distribution. Beside stresses, the structures are also required to meet a failure probability of Pf = 10-3, which may occur locally within the elements as well as globally on the structure as a whole. The complexity of optimization problems depends in general on the number of the considered variables. The larger the number of variables considered, the more complicated becomes the solution process. Therefore, cases of single variable elements as well as multi variables ones were considered in this study. Optimization problems are usually solved applying iterative procedures, frequently resorting to mathematical programming. In these procedures the process usually converges to unreliable solutions; it even may completely bogged down with no solution at all. To circumvent this problem, iteration was carried out applying Genetic Algorithms where the process proceeds in a stochastic manner. Genetic Algorithms usually deliver reliable solutions.
Kajian Perbandingan Penggunaan Berbagai Merek Semen Dengan Dan Tanpa Perawatan Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Pada Perkerasan Kaku: Comparative Study on the Use of Various Brands of Cement with and without Treatment of compresive and bending strength of concrete in Rigid Pavement Wiyono, Sugeng; Zulhendri, Zulhendri; Alfajrizal, Mohd.; Puri, Anas
JURNAL SAINTIS Vol. 18 No. 2 (2018)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.71 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2018.vol18(2).3148

Abstract

[ID] Semen merupakan suatu bahan pembentuk beton yang berperan sangat penting untuk mencapai mutu yang direncanakan. Selain pemilihan jenis merek semen, salah satu cara untuk mendapatkan kualitas beton yang baik yaitu dengan cara melakukan perawatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas tiga merek semen terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton disamping itu juga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan kekuatan dari masing- masing merek semen terhadap beton yang dirawat dan tanpa dirawat. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang sesuai dengan SK SNI T-15-1990-03. Penelitian ini menggunakan semen Padang, semen Holcim, dan semen Bosowa, dengan menggunakan jenis perawatan perendaman pada sampel beton, pengujian yang dilakukan adalah pengujian kuat tekan dan kuat lentur dengan mutu rencana fc 30 MPa dengan umur 7, 14, 28, dan 56 hari, untuk masing-masing umur dibuat 3 benda uji dirawat dan 3 benda uji tidak dirawat. Dari hasil uji kuat tekan rata-rata semen padang memiliki kekuatan 32,65 MPa, semen holcim 31,33 MPa dan semen bosowa 30,86 MPa. Sedangkan untuk pengujian kuat lentur semen padang 4,35 MPa, semen holcim 4,23 MPa dan semen bosowa 4,18MPa, sementara beton yang tidak dirawat memiliki nilai lebih rendah dari beton yang dirawat.. Dari hasil pengujian tersebut dapat dilihat bahwa pemakaian merek semen perlu diperhatikan karakteristiknya serta perawatan mempunyai konstribusi yang cukup besar dalam mendapatkan mutu beton hasil pelaksanaan. [EN] The cement concrete as product that consit of several element which is important for achieve the quality that be planed. To choose same kriteria for getting the good quality of concrete, one of way are choosing the brand of cement and doing curing. Therfore, the aim of this research is ro know about the strength of of each brand of cement toword cured and uncuret concrete. This research used cement padang, cement holcim, cement bosowa with soaking treatments of concrete samples. The used of the tests are compresive and bending strength of concrete with using quality plan fc’ 30 MPa and age range 7, 14, 28 and 56 days. The cement padang is better than others cement and by getting the the highest value also found cement Padang has the sensitivity to the curing. Cement Bosowa got high strength at the beginning of the age and for cement Holcim is relativity stable with the age. From the researh, knowed that is important the selection of cement brand and curing to get the good result consist of the quality by yhe first plan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Fasilitas Dan Pelayanan Angkutan Umum Trans Metro Pekanbaru: Public Perception To Facilities and Public Transportation Services of Trans Metro Pekanbaru Astuti, Puji; Marsela, Reka; Mardianto, Mardianto; Putri, Thalia Amanda
JURNAL SAINTIS Vol. 18 No. 2 (2018)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.404 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2018.vol18(2).3149

Abstract

[ID] Permasalahan yang terjadi pada angkutan umum Trans Metro Pekanbaru adalah kedatangan bus selalu tidak tepat waktu dan rute pelayanannya tidak ke semua tempat serta fasilitas halte yang kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap fasilitas dan pelayanan angkutan umum Trans Metro Pekanbaru dan mengidentifikasikan kebijakan pemerintah sebagai pengelola Trans MetroPekanbaru (TMP). Manfaat dari penelitian ini yaitu agar mengetahui pendapat masyarakat dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan angkutan umum Trans Metro Pekanbaru dalam melayani penumpang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan dengan pendekatan deduktif. Pendekatan deduktif merupakan penjelasan tentang prinsip-prinsip isi pelajaran, kemudian dijelaskan dalam bentuk penerapannya atau contoh-contohnya dalam situasi tertentu. Responden adalah penumpang Trans Metro Pekanbaru, jumlah responden yang dijadikan sampel penelitian yaitu 115 responden.Hasil dari penelitian ini yaitu tentang ketersediaan Trans Metro Pekanbaru yaitu sebanyak 90responden menjawab berguna. Alasan masyarakat memilih Trans Metro Pekanbaru yaitu sebanyak 79 responden menjawab tersedia. Akses menuju halte yaitu sebanyak 72 responden menjawab mudah. Tarif ongkos yaitu sebanyak 83 responden menjawab murah. Keamanan dan kenyamanan saat menaiki Trans Metro Pekanbaru serta di halte yaitu sebanyak 55 responden menjawab baik. Pelayanan petugas yaitu sebanyak 70 responden menjawab sopan. Penampilan interior halte dan bus yaitu sebanyak 80 responden menjawab tidak menyenangkan. Kedatangan bus Trans Metro Pekanbaru yaitu sebanyak 71 responden menjawab kurang tepat waktu. Penampilan petugas Trans Metro Pekanbaru yaitu sebanyak 85 respondenmenjawab rapi. Tentang tempat duduk selalu tersedia saat menaiki bus Trans Metro Pekanbaru yaitu sebanyak 78 responden menjawab tersedia. Total keseluruhan responden yaitu 115 responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dalam segi keamanan dan kenyamanannya baik, tarif/ongkosnya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, dari segi negatif yaitu kedatangan bus selalu tidak tepat waktu dan halte kurang memadai. Adapun saran kepada pemerintah yaitu memperbaiki halte yang rusak menjadi halte yang lebih memadai. [EN] The problems that occur on public transport Trans Metro bus Pekanbaru is always imprecise arrival time and route of delivery is not to stop all places and facilities are inadequate. The purpose of this study is to determine public perceptions of the facilities and public transport services Trans Metro Pekanbaru andidentify government policies as the manager of Trans Metro Pekanbaru (TMP). The benefits of this research is in order to know the public opinion and people's satisfaction of public transport services in the Trans Metro Pekanbaru airport passengers. The method used in this study is a qualitative research method anddeductive approaches. Deductive approach is an explanation of the principles of subject content, then described in terms of implementation or examples in certain situations. Respondents were passengers of Trans Metro Pekanbaru, the number of respondents that the research sample is 115 respondents.Results from this study is about the availability of Trans Metro Pekanbaru as many as 90 respondents answered handy. Communities choose Trans Metro Pekanbaru as many as 79 respondents provided. Access to the bus stop as many as 72 respondents answered easily. Rates / fees as many as 83 respondents answered cost.Safety and comfort while riding the Trans Metro Pekanbaru and at the stop as many as 55 respondents answered either. Ministry officials as many as 70 respondents answered politely. The interior appearance and bus stop as many as 80 respondents answered no fun. Trans Metro bus Pekanbaru arrival of as many as 71 respondents answered less timely. Appearance officer Trans Metro Pekanbaru as many as 85 respondents answered neatly. About seating is always available while riding the Trans Metro bus Pekanbaru as many as 78 respondents provided. The total respondents, 115 respondents. The conclusion of this analysis, in terms of both safety and convenience, tariff / fare is affordable by all levels of society, from the negative aspects of the arrival of a bus always untimely and inadequate shelter. The advice to the government is to improve bus stops are broken into more adequate shelter.
Korelasi Kuat Lentur Beton Dengan Kuat Tekan Beton: The Correlation Of Bending Strenght And Compressive Strength of Concrete Suryani, Anggi; Dewi, Sri Hartati; Harmiyati, Harmiyati
JURNAL SAINTIS Vol. 18 No. 2 (2018)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.294 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2018.vol18(2).3150

Abstract

[ID] Penggunaan konstruksi beton diminati karena beton memiliki sifat-sifat yang menguntungkan seperti ketahanannya terhadap api, awet, kuat tekan yang tinggi dan dalam pelaksanaannya mudah untuk dibentuk sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Tetapi konstruksi beton juga mempunyai kelemahan-kelemahan antara lain kemampuan menahan kuat lentur yang rendah sehingga konstruksinya mudah retak jika mendapatkan regangan lentur. Hal ini menjadikan pengujian kuat lentur beton sebagai persyaratan dalam penerimaan hasil pekerjaan. Namun disisi lain dalam hal pembuatan campuran beton yang selama ini mengacu pada kuat tekan, menjadi tantangan bagi pelaksana yang harus melakukan perencanaan beton (mix design) dan trial mix terlebih dahulu, sehingga perlu dilakukan pengkoreksian. Sehingga penelitian ini bermaksud untuk memperoleh hasil kuat lentur dan kuat tekan beton dengan menghasilkan nilai korelasi kuat lentur beton terhadap kuat tekan beton sesuai kuat lentur dan kuat tekan yang direncanakan maupun disyaratkan. Penelitian ini menggunakan metode Departemen of Environment (DoE) dalam SNI 03-2834-2000 untuk mix design beton. Perencanaan mutu beton K-500 dan kuat lentur rencana fs = 45 kg/ (4,4 MPa) dengan penggunaan bahan tambah superplaticizer 0,5% merk TanCem 20 RA dengan benda uji balok, silinder, dan kubus, dengan slump rencana 30-60 mm. hasil penelitian bahwa pada perawatan 14 dan 28 hari diperoleh hasil pengaruh terhadap beton tanpa superplaticizer 0,5% dengan beton penggunaan bahan tambahan superplaticizer 0,5% terjadi peningkatan pada perawatan 14 hari dengan benda uji balok sebesar 3,26% dan kubus sebesar 22,25%. Peningkatan pada perawatan 28 hari benda uji balok sebesar 3,36%, silinder sebesar 8,09% dan kubus sebesar 7,56%. Terjadi penurunan pada perawatan 14 hari dengan benda uji silinder sebesar 3,21%. Hasil korelasi kuat lentur dengan kuat tekan beton benda uji balok dan silinder, dari hasil mendapatkan nilai korelasi pada perawatan 14 hari tanpa dan dengan tambahan zat addiktif superplaticizer 0,5% didapat persamaan bahwa fs = K√f'c : nilai K sebesar 0,96 dan 0,87, sedangkan pada perawatan 28 hari tanpa dan dengan tambahan zat addiktif superplaticizer 0,5% didapat persamaan bahwa fs = K√f'c : nilai K sebesar 0,86 dan 0,99, maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini nilai korelasi kuat lentur beton dengan kuat tekan beton bahwa berhubungan sangat kuat yang mana nilai koefisien korelasi di antara 0,80 sampai 1,00. [EN] The use of concrete construction is desirable because concrete has beneficial properties such as resistance to fire, durability, high compressive strength and in its implementation it is easy to be formed in accordance with the desired shape. But concrete construction also has weaknesses such as the ability to hold low flexural strength so that the construction is easily cracked if it gets a flexible strain. This makes testing the flexural strength of concrete as a requirement in receiving work results. But on the other hand in terms of making concrete mixes which have been referring to compressive strength, it is a challenge for implementers who have to do concrete planning (mix design) and trial mix first, so correction is necessary. So that this study intends to obtain the results of flexural strength and compressive strength of concrete by producing a correlation value of the flexural strength of the concrete to the compressive strength of the concrete according to the flexural strength and compressive strength planned or required. This study uses the Department of Environment (DoE) method in SNI 03-2834-2000 for concrete mix design. Planning the quality of K-500 concrete and planned flexural strength fs = 45 kg / cm ^ 2 (4.4 MPa) with the use of added ingredients 0.5% superplaticizer TanCem 20 RA brands with beam specimens, cylinders and cubes, with slump plans 30-60 mm. The results of the study showed that the treatment of 14 and 28 days obtained the effect of concrete without a 0.5% superplaticizer with concrete using 0.5% superplaticizer was increased in 14 days treatment with beam specimens of 3.26% and cube of 22, 25%. The increase in the 28-day treatment of beam specimens was 3.36%, cylinders were 8.09% and cubes were 7.56%. There was a decrease in 14-day treatment with cylindrical specimens of 3.21%. The results of the correlation of flexural strength with concrete compressive strength of beam and cylinder specimens, from the results of obtaining a correlation value on treatment 14 days without and with additional additives 0.5% superplaticizer obtained the equation that fs = K√f'c: K value of 0 96 and 0.87, while the 28-day treatment without and with additional additives of 0.5% superplaticizer obtained the equation that fs = K√f'c: K value of 0.86 and 0.99, it can be concluded from the results of the study This correlation value of concrete flexural strength with concrete compressive strength is very strongly related where the correlation coefficient value is between 0.80 to 1.00.
Evaluasi Desain Struktur Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau Terhadap Gempa Berdasarkan SNI 1726:2012: Evaluation Of Building Structure Design Due To earthquake At The Faculty of Communication Islamic University Of Riau Based On SNI 1726:2012 Syahnandito, Syahnandito; Wiyono, Sugeng; Dewi, Sri Hartati
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.468 KB)

Abstract

[ID] Pada penelitian ini akan dihitung besarnya beban gempa yang dipikul oleh struktur gedung Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau berdasarkan peraturan terbaru SNI 1726:2012dengan gempa rencana periode ulang 2500 tahun menggunakan metode statis ekivalen, diawali dengan penentuan Kategori Desain Seismik (KDS) untuk wilayah Pekanbaru dan asumsi sistem struktur dasar penahan beban lateral yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Setelah itu dilakukan evaluasi desain struktur berupa evaluasi detailling komponen struktur dan Strong Column Weak Beam (SCWB) gedung Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau yang meliputi persyaratan geometri, tulangan lentur, dan tulangan transversal pada balok dan kolom apakah sudah memenuhi persyaratan agar mampu menerima gaya dalam yang diakibatkan oleh beban gempa berdasarkan standar peraturan terbaru SNI 1726 : 2012 dan SNI 03-2847-2002. Dari hasil analisa perhitungan, didapatkan gaya geser dasar gempa (V) yang dipikul oleh struktur gedung Fakultas Ilmu Komunikasi UIR sebesar 223,487 ton. Berdasarkan hasil analisa menggunakan SNI 03-2847-2002, detailing komponen struktur balok dan struktur kolom pada setiap portal yang ditinjau yang meliputi geometri, tulangan lentur, tulangan geser, dan tulangan torsi telah memenuhi persyaratan di mana gaya – gaya yang bekerja pada struktur lebih kecil dari gaya – gaya yang direncanakan. Selain itu juga diperoleh nilai –nilai momen nominal maksimal kolom (Me) lebih besar dari 6/5 momen nominal balok (6/5Mg) pada setiap kolom dan balok yang saling bertemu disetiap portal yang ditinjau, sehingga telah memenuhi persyaratan Strong Column Weak Beam (SCWB). [EN] This research will calculate the earthquake load in the structure of The Faculty of Communication Islamic University of Riau building based on the latest SNI 1726:2012 using equivalent static method with mapping the earthquake return period for 2500 years. Started by determining the Seismic Design Category in Pekanbaru area, and assuming the basic structure of the retaining lateral load is a Special Moment Resisting Frame. Afterwards, this research will evaluate the structural design of each detailing component of the building and determining whether the building can be classified as Strong Column Weak Beam (SCWB), to draw the conclusion whether the building has the ability to withhold the earthquake loads based on SNI 1726:2012 and SNI 03-2847-2002. Based on computation analysis ofthe structure of The Faculty of Communication UIR, the building has carried 223,487 ton of the seismic shear force(V). Using SNI 03-2847-2002 to analyze every detailing component of the beam and column structure in each portal, such as the geometry, flexure, shear and torsion, all of the actual forces acting on the building structure is smaller than the calculated forces as specified by the standard (requirements). Furthermore,using the same method, it can be gathered that the maximum nominal moment column(Me) is greater than 6/5 nominal torque beam(6/5Mg)in each columns and beams reviewed shows that the building has been classified as Strong Column Weak Beam (SCWB).
Kinerja Pelayanan Dan Operasional PDAM Tirta Kampar Terhadap Kebutuhan Air Bersih Kota Bangkinang, Provinsi Riau: Service And Operational Performance PDAM Tirta Kampar Needs To Clean Water Syafitri, Syafitri; Dinata, Apriyan; Asteriani, Feby
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.661 KB)

Abstract

[ID] Air bersih merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, khususnya di perkotaan. Semakin bertambah jumlah penduduk maka kebutuhan akan air bersih juga akan semakin meningkat. Untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Bangkinang diperlukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dan operasional PDAM Tirta Kampar yang mensuplai air bersih untuk Kabupaten Kampar. Kinerja pelayanan dan operasional dapat diketahui melalui penilaian terhadap kebutuhan air bersih domestik dan non domestik, kualitas air PDAM Tirta Kampar, tingkat kebocoran atau tingkat kehilangan air pada PDAM Tirta Kampar serta tingkat ketelitian meter air pada pelanggan PDAM Tirta Kampar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan air berih domestik dan non domestik, kebutuhan air domestik dan nondomestik dari tahun ke tahun semakin miningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Kualitas air yang diberikan PDAM kepada pelanggan cukup terjamin dari segi rasa, bau, warna sudah sesuai dengan standar depertemen kesehatan. Tingakat kehilangan air dari tahun ke tahun mengalami peningkatan pada tahun 2012 sebesar 3.008 liter/detik dan diperkirakan mencapai 6.805 liter/hari pada tahun 2025. ketelitian dalam pencatatan meteran air yang dilakukan oleh petugas PDAM dirasakan pelanggan dalam pembayaran rekening air baik dan sesuai. [EN] Clean water is a basic requirement for human life, especially in urban areas. Increasing the population of the need for clean water will also increase. To be able to meet the needs of clean water in the city Bangkinang necessary to evaluate the operational performance of the service and PDAM Tirta Kampar which supplies clean water to Kampar. Operational and service performance can be determined through an assessment of the water needs of domestic and non-domestic, water quality PDAM Tirta Kampar, the leakage rate or the rate of loss of water in PDAM Tirta Kampar and the level of accuracy of water meters on customers PDAM Tirta Kampar. Data was collected by observation, questionnaires, and documentation. The results showed that the amount of water needs berih domestic and non-domestic, domestic and non-domestic water needs from year to year is miningkat in line with population growth. The quality of water supplied to the customer taps is guaranteed in terms of taste, smell, color is in conformity with the standards of the Ministry of Health. Tertiary water loss from year to year has increased in 2012 amounted to 3,008 liters / second and is estimated to reach 6805 liters / day by 2025. The water meter accuracy in recording conducted by officers PDAM customer perceived in the payment of water bills is good and appropriate.
Perbandingan Perhitungan Perencanaan Tebal Perkerasan Jalan Lentur Dengan Dua Metode Pada Jalan Simpang Fajar – Lintas Bono Kabupaten Pelalawan: Calculation comparation for pavement thickness design of flexural road with two method in Fajar – Lintas Bono Crossroad Pelalawan District Mildawati, Roza
JURNAL SAINTIS Vol. 17 No. 2 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.482 KB)

Abstract

[ID] Kabupaten Pelalawan memprioritaskan pembangunan pada sektor transportasi darat dengan memperluas jaringan jalan, hingga menuju pelosok-pelosok desa yang selama ini masih terisolir sebagai akibatnya ketidaklancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat didaerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah lalu lintas harian rata-rata yang melalui jalan perkerasan lentur Simpang Fajar – Lintas Bono Kabupaten Pelalawan dan membandingkan tebal perkerasan lentur pada ruas jalan Simpang Fajar – Lintas Bono Kabupaten Pelalawan dengan menggunakan Metode Pt.T 01-2002 B dan Metode Bina Marga (analisa komponen 1987). Pada penelitian ini menghitung perkerasan lentur dengan menggunakan Metode Pt.T 01-2002 B dan Metode Analisa Komponen 1987 yang sesuai dengan tujuan penelitian dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan lingkungan sekitar, menghitung besar tingkat pertumbuhan lalu lintas pada ruas jalan Simpang Fajar –Lintas Bono Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan hasil analisa data lalu lintas tahun 2016 didapat besar persentase pertumbuhan lalu lintas pada ruas jalan Simpang Fajar –Lintas Bono Kabupaten Pelalawan adalah ( i ) = 4.7 %. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapat LHR untuk analisa lalu lintas harian rata-rata pada hari senin, rabu, jumat dan minggu pada ruas Jalan Simpang Fajar – Lintas Bono dengan total LHR pada tahun 2015 sebesar 1678 (kend/hari/2 arah) dan tahun 2016 yang berjumlah 1777 (kend/hari/2 arah). Untuk hasil analisa Metode Pt.T 01-2002 B diperoleh total tebal perkerasan 50 cm dengan D1 = 8 cm, D2 = 11 cm, D3 = 31 cm dan untuk Metode Analisa Komponen 1987 diperoleh total tebal perkerasan 58.5 dengan D1 = 7.5 cm, D2 = 15 cm, D3 = 36 cm. Berdasarkan hasil penelitian penulis mengambil kesimpulan bahwa Metode Pt.T 01-2002 B lebih sesuai dengan standart yang digunakan karena Metode Pt.T 01-2002 B sudah memperhitungkan koefisien drainase. [EN] Pelalawan Regency prioritizes the development of the land transportation sector by expanding the road network, to the remote areas of the village that has been isolated as a result of the lack of transportation to the area. The purpose of this research is to know the average daily traffic quantity through the flexible pavement road of Simpang Fajar - Lintas Bono Pelalawan Regency and compare the thickness of the flexible pavement on Simpang Fajar - Lintas Bono Road in Pelalawan Regency using Pt.T 01-2002 B and the DGH method (component analysis 1987). In this study, calculate the flexible pavement using Method Pt.T 01-2002 B and Component Analyzer Method 1987 in accordance with the objectives of the study by considering the condition of the soil and the surrounding environment, calculate the level of traffic growth on Simpang Fajar -Lintas Bono, Pelalawan.Based on the results of traffic data analysis in 2016 obtained a large percentage of traffic growth on the road Simpang Fajar -Lintas Bono Pelalawan District is (i) = 4.7%. Based on the research, LHR obtained for daily traffic analysis on Monday, Wednesday, Friday and Sunday at Simpang Fajar - Lintas Bono with total LHR in 2015 of 1678 (kend / hari / 2 arah) and 2016 which amounted to 1758 (kend / hari / 2 direction). For the result of Pt.T 01-2002 B method, the total of pavement thickness 50 cm with D1 = 8 cm, D2 = 11 cm, D3 = 31 cm and for Component Analyzer Method 1987 obtained total thickness of pavement 58.5 with D1 = 7.5 cm, D2 = 15 cm, D3 = 36 cm. Based on the results of research the authors conclude that the method Pt.T 01-2002 B more in accordance with the standard used because the method Pt.T 01-2002B has taken into account the drainage coefficient.
Analisa Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Di Sekolah Dasar Katolik Santa Maria Pekanbaru: Analysis of Traffic Noise In Santa Maria Catholic Primary School Pekanbaru Tarmizi, Tarmizi; Zaini, Abdul Kudus
JURNAL SAINTIS Vol. 15 No. 1 (2015)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.665 KB)

Abstract

[ID] Kenyamanan akustik merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan akibat lalu lintas pada ruas jalan Jenderal Ahmad Yani kawasan Sekolah Dasar Katolik Santa Maria, membandingkan tingkat kebisingan akibat lalu lintas dengan baku mutu tingkat kebisingan sesuai peruntukan kawasan/lingkungan serta memberikan solusi pengendalian/ penanganan kebisingan akibat lalu lintas. Metode yang digunakan untuk menganalisa tingkat kebisingan akibat lalu lintas mengadopsi pada model perhitungan tingkat kebisingan yang dikembangkan oleh Departmen of Transport United Kingdom yaitu Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN). Secara umum pengukuran dengan alat ukur maupun persamaan empirik, telah melebihi baku tingkat yang diizinkan. Solusi penanganan/pengendalian kebisingan di lokasi penelitian dilakukan dengan membangun penghalang buatan antara jalan dan bangunan sekolah. Penghalang dari bahan susunan bata dengan tinggi 2,5 meter akan menghasilkan efektifitas reduksi sebesar 15 – 16 dBA dan material berat minimal 15 kg/m². Karena Jalan Ahmad Yani terdapat area Sekolah sebagaimana perlunya ketenangan proses belajar mengajar, maka perlunya membuat, mengatur dan penerapan ZoSS oleh Dinas terkait. [EN] Acoustic comfort is an important factor in the design. The purpose of this study was to determine the level of noise due to the traffic on the roads General Ahmad Yani region of Santa Maria Catholic Primary School, comparing the level of traffic noise due to the quality standards appropriate noise level allotment area / environment as well as providing control solutions / handling noise due to the cross.The method used to analyze the level of traffic noise due to adopt the noise level calculation model developed by the Department of Transport, United Kingdom namely Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN). Because the value of the basic noise level calculation, prediction and measurement noise level SLM are not identical, then it should use the highest value. In general, the measurement of the measuring instrument or empirical equations, has exceeded the permissible level. Solution treatment / control noise in the study area by building an artificial barrier between the road and school buildings. Barrier of material brick structure with 2.5 meters high will result in effective reduction of 15-16 dBA and heavy material of at least 15 kg / m². Because there are areas of Jalan Ahmad Yani School as necessary peace of teaching and learning, the need to create, organize and ZoSS implementation by relevant agencies. Operating time is expressed by the board ZoSS additional traffic signs and limit the speed of the vehicle. The implementation of traffic lanes from two-way to one-way to divert the route of the vehicle.