cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
PENGARUH SUMBER NEKTAR DAN JENIS STUP TERHADAP PRODUKSI MADU TRIGONA ITAMA DI DESA SAIT BUTTU SARIBU PAMATANG SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN Nurrachmania, Meylida; Sihombing, Benteng H.
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sumber nektar dan jenis stup dan produksi madu tertinggi sebagai pengaruh perlakuan sumber nektar dan kelompok jenis stup terhadap produksi madu lebah Trigona itama di Desa Sait Buttu Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun.Penelitian dilaksanakan dengan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) di mana perlakuan adalah sumber nektar dan kelompoknya adalah jenis stup. Hasil analisis data menyimpulkan pada percobaan I, perlakuan sumber nektar dan jenis stup berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Pada percobaan II, perlakuan sumber nektar berpengaruh siknifikan tetapi jenis stup tidak berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Hasil rata-rata kedua percobaan menunjukkan bahwa perlakuan sumber nektar dan jenis stup berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Pada Percobaan I perlakuan sumber nektar yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi dihasilkan oleh perlakuan P1 (351,01 gram) dan jenis stup yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi dihasilkan oleh kelompok K3 (355,30 gram) dan pada percobaan II perlakuan sumber nektar yang menghasilkan produksi lebah Trigona itama dihasilkan oleh perlakuan P1 (426,29) gram dan jenis stup yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi adalah kelompok K3 (366,30 gram), serta Pada produksi gabungan perlakuan sumber nektar rata-rata yang menghasilkan produksi tehadap produksi madu lebah Trigona itama adalah perlakuan P1 (388,65 gram) dan jenis stup yang menghasilkan produksi tertinggi terhadap produksi madu lebah Trigona itama adalah K3 (360,80 gram ).
HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 02 DANGUANG – DANGUANG KAB. LIMA PULUH KOTA Rahman, Nurhamidah
Menara Ilmu Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i1.2224

Abstract

ABSTRAK :Sarapan kerap menjadi tugas berat di pagi hari. Di negara maju seperti Amerika Serikat, menurut Amerika Dietetic Association, lebih dari 40% anak perempuan dan 32% anak laki-laki melewatkan sarapan setiap harinya ( Gunawan, 2008). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2006 di Kabupaten Majalengka, hanya 15,2% anak sekolah dasar yang mempunyai kebiasaan sarapan pagi. Penelitian Sibuea tahun 2002 menemukan 57,5% anak sekolah di Medan tidak pernah sarapan pagi. Tujuan penelitian ini untuk melihat Hubungan antara sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar SDN Danguang-Danguang Kab.Lima Puluh. Desain penelitian yang di gunakan adalah cross sectional study, penelitian dilakukan pada tanggal 5-7 April 2018 dengan populasi adalah murid kelas IV danVI di SD Negeri 02 Danguang – Danguang Kab.Lima Puluh Kota, besar sampel sebanyak 36 orang siswa, teknik pengambilan sampel simple random sampling. Dari hasil uji statistik didapatkan hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dan prestasi belajar siswa dengan nilai p=0,045. Sebagai saran dalam penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih dari orang tua dalam menyiapkan dan memberikan sarapan pagi bagi putra putri. Kata Kunci : Sarapan Pagi, prestasi belajar
EVALUASI RELAPS PASCA PERAWATAN ORTODONTI AKTIF : SCOPING REVIEW Edrizal Edrizal; Busman Busman; M.Thoriq Subhan Azmir
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2752

Abstract

Perawatan ortodonti merupakan prosedur jangka panjang yang bertujuan mendapatkan oklusi yang baik tanpa rotasi gigi dan diastema. Selain itu, juga didapatkan data yang menyebutkan bahwa perawatan ortodonti dapat meningkatkan fungsi dan estetik. Hal tersebut dapat dicapai jika susunan geligi teratur, stabil dan seimbang. Perawatan ortodoti aktif adalah periode digunakannya tekanan mekanis dari suatu piranti ortodonti. Setelah perawatan selesai dan piranti dilepas maka gigi mungkin masih dalam posisi belum stabil sehingga tekanan dari jaringan lunak di sekitarnya yang terus- menerus dapat memungkinkan terjadinya relaps. Relaps adalah kembalinya gigi ke bentuk maloklusi semula seluruhnya atau sebagian, atau terjadi hubungan gigi geligi yang berbeda dengan maloklusi semula. Hal tersebut dapat terjadi karena diakibatkan oleh banyak faktor. Maka dari itu, piranti retensi adalah aspek penting dalam perawatan ortodonti aktif karena dapat membantu gigi mempertahankan posisi idealnya tetapi penggunaannya tidak dapat menjamin tidak terjadinya relaps pada masa perawatan ortodonti pasif. Penelitian ini merupakan studi kualitatif menggunakan metode scoping review dengan basis data dari http://angleortodontic.go.id/ dan https://www.google.com. yang didapatkan 47 jurnal yang diidentifikasi dan dilakukan kriteria kelayakan. Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa tingkat kasus relaps pasca perawatan ortodonti aktif tegolong tinggi, namun kemungkinan relaps tidak terjadi dijumpai pada beberapa kasusKata Kunci : Relaps, pasca perawatan ortodonti, ortodonti aktif
MANAJEMEN KAWASAN WISATA LEMBAH HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Deki Yusman; Nursyirwan Effendi; Ifdal Ifdal
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2545

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengelolaan kawasan wisata Lembah Harau dan bagaimana peranan pemangku kepentingan (stakeholder) dalam mengelolanya. Metoda yang dipakai untuk mendapatkan hasil penelitian ini dilakukan dengan metode dekriptif kualitatif, dengan mendeskripsikan kondisi yang ditemukan dilapangan serta membandingkannya dengan literatur yang ada. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa manajemen dalam pengelolaan kawasan wisata Lembah Harau saat ini belum optimal karena fungsi-fungsi manajemen dalam pengelolaannya belum terlaksana dengan baik. Dalam pengelolaan Kawasan wisata Lembah Harau peran swasta dalam saat ini sangat menonjol, hal ini dapat terlihat dari semakin banyaknya atraksi, wahana, penginapan dan sarana penunjang wisata lainnya yang berkembang di kawasan wisata Lembah Harau, namun hal ini tidak diringi dengan pengawasan yang dilakukan dinas terkait Kata Kunci: Manajemen, Pengelolaan, Pariwisata, Peran, Stakeholder
ANALISIS PENGARUH INFILLED FRAME TERHADAP DISPLACEMENT STRUKTUR RANGKA Bastian, Elfania
Menara Ilmu Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i1.2119

Abstract

Perencanaan desain struktur merupakan hal yang penting sebelum melaksanakan pembangunan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas dari sebuah struktur. Struktur secara umum terdiri dari dua bagian yaitu struktur atas dan struktur bawah. Struktur atas terdiri dari kolom, balok dan pelat. Selain itu struktur juga memiliki komponen tambahan salah satunya dinding. Dinding pengisi dipasang apabila struktur utama selesai dikerjakan. Oleh sebab itu dinding pengisi dianggap sebagai komponen non-struktur. Karena dianggap non-struktur maka biasanya dinding pengisi pada saat permodelan struktur diasumsikan sebagai beban yang intensitasnya sudah di kondisikan terlebih dahulu. Namun, dinding pengisi memiliki kecendrungan berinteraksi dengan portal yang ditempatinya, terutama bila terjadi beban horizontal (beban akibat gempa) yang besar. Interaksi yang timbul akibat adanya dinding pengisi pada sebuah struktur merupakan hal yang perlu dikaji lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk memastikan interaksi yang terjadi tidak akan menimbulkan masalah bagi struktur utama. Untuk itu penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dinding pengisi terhadap dispacement struktur utama rangka. Penelitian ini dilakukan dengan metode analitik, dengan permodelan struktur rangka yang terdiri dari rangka terbuka (rangka kosong) dan rangka berisi (infill frame). Berdasarkan pengujian analitik diperoleh hasil dinding pengisi yang ditambahkan pada struktur rangka terbuka memiliki pengaruh terhadap nilai momen. Dimana nilai momen yang dipikul struktur utama mengalami penurunan saat permodelan rangka terbuka diberi dinding pengisi. Pengaruh yang signifikan juga terdapat pada hasil displacement struktur. Dengan penambahan dinding pengisi pada struktur rangka terbuka terjadi penurunan nilai displacement sebesar 28,76%. Hal ini menunjukkan bahwa dinding pengisi yang ditambahan pada struktur rangka akan meningkatkan kekakuan dari struktur tersebut. Kata Kunci: dinding, kekakuan, geser
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN LINIER DENGAN MENGGUNAKAN METODE GAUSS JORDAN PADA MATA KULIAH ALJABAR LINIER ELEMENTER Titi Sumarni
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2597

Abstract

Kita sebagai dosen matematika di Program Studi Pendidikan Matematika, harus bisa melahirkan calon-calon guru yang berkualitas dalam bidang matematika, harus mampu membuat mereka menjadi guru yang betul-betul menguasai matematika, sehingga ketika mereka menjadi guru mereka bisa mencetak siswa-siswa yang terampil matematika.Tapi kenyataan di lapangan, sering timbul kesulitan-kesulitan dalam proses belajar mengajar apalagi pada materi tentang sistem persamaan linier dimana mahasiswa harus dapat menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan metode gauss jordan dimana dalam menyelesaikan metode ini mahasiswa harus memiliki trik-trik dalam menyelesaikan metode ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan mahasiswa semeter III atau BP 2018 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tamansiswa Padang dalam menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan metode gauss jordan mata kuliah aljabar linier elementer. Kesalahan yang dilihat dari penelitian ini adalah kesalahan pemahaman, kesalahan proses penyelesaian dan kesalahan penerikan kesimpulan dari soal sistem persaman linier dengan menggunakan metode Gauss Jordan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III atau BP 2018 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tamansiswa yang terdaftar pada tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 6 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa persentase mahasiswa yang melakukan kesalahan pemahaman dalam soal sistem persamaan linier dengan metode Gauss Jordan adalah 7,06%, kesalahan mahasiswa dalam proses penyelesaian adalah 63,57%, dan kesalahan mahasiswa dalam penarikan kesimpulan adalah 29,41%.Kata Kunci : Keselahan Mahasiswa, Metode Gauss Jordan
POTENSI HOTEL MERSI BUKITTINGGI MENJADI HOTEL SYARIAH Anggraini, Dewi; Pantini, Intan
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2295

Abstract

ABSTRAK; Hotel merupakan salah satu unsur penunjang dalam industri pariwisata. Hadirnya hotel syariah menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan muslim yang melakukan perjalanan jauh dan tetap ingin menjadikan hotel syariah untuk tempat menginap dan beristirahat. Hotel syariah adalah hotel yang menjalankan syariah islam dalam semua penerapannya baik itu produk dan juga pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana potensi hotel Mersi Bukittinggi untuk menjadi hotel syariah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana variabel dan objek penelitiannya adalah hotel Mersi Bukittinggi, dengan jumlah informan penelitian sebanyak 5 orang yaitu GM hotel Mersi atau yang diwakili oleh HRD dan beberapa tamu yang menginap di hotel Mersi Bukittinggi. Dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah menyatakan bahwa hotel Mersi Bukittinggi memiliki potensi menjadi hotel syariah, karena dari segi penerapannya sesuai pedoman PERMEN PAREKRAF No. 2 Tahun 2014, hotel Mersi mendekati pada jenis hotel syariah hilal 1, karena ada 1 kriteria Mutlak yang belum terpenuhi dari segi aspek produk. Maka dapat disimpulkan bahwa hotel Mersi memiliki potensi menjadi hotel syariah dilihat dari semua peraturan yang sudah diterapkan, namun secara legal-formal belum bisa dikatakan hotel syariah karena hotel Mersi belum memiliki sertifikat halal dari DSN-MUI. Kata kunci; Potensi, Syariah hotel
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN KAWASAN INDUSTRI BATAMINDO YANG BERKUNJUNG KE BIP KLINIK TAHUN 2017 Sarmini, Sarmini
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2785

Abstract

Kesehatan kerja dapat dicapai secara optimal jika tiga komponen kerja berupa kapasitas pekerja, lingkungan kerja dan beban kerja dapat berinteraksi secara baik dan serasi. Setiap beban kerja yang diterima oleh seseorang harus sesuai atau seimbang baik terhadap kemampuan fisik, kognitif maupun keterbatasan manusia menerima beban tersebut. Beban kerja yang terlalu berat atau kemampuan fisik yang terlalu lemah dapat mengakibatkan seorang karyawan menderita gangguan atau penyakit akibat kerja. Selain itu, kurangnya mengkonsumsi kalori dapat menyebabkan penurunan energi (tenaga) secara drastis sehingga tubuh menjadi cepat lelah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan Kawasan Industri Batamindo yang berkunjung ke BIP Klinik
HUBUNGAN LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU LGBT DI YAYASAN TARATAK JIWA HATI KOTA PADANG Amelia, Weny; Alfitri, Alfitri; Jayenti Efendi, Retno
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2274

Abstract

Perilaku LGBT merupakan bentuk dari perilaku penyimpangan seksual. Salah satu faktor-faktor yang menyebabkan seseorang cenderung untuk menjadi bagian dari LGBT adalah lingkungan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan terhadap perilaku LGBT di Yayasan Taratak Jiwa Hati Kota Padang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan dengan perilaku LGBT di Yayasan Taratak Jiwa Hati Kota Padang.Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan desaincross sectional dengan jumlah sampel 49 orang.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Uji statistik menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkanlebih dari separoh (51,0%) responden tidak terpengaruh lingkungan, lebih dari separoh (53,1%) responden berperilaku LGBT danterdapat hubungan lingkungan terhadap perilaku LGBT pada responden di Yayasan Taratak Jiwa Hati Kota Padang (p=0,001).Diharapkan bagi pihak yayasan dalamhalini Yayasan Taratak Jiwa Hati Kota Padang untuk memberikan dukungan sosial kepada responden agar responden mampu menentukan identitas dirinya atau jati diri dengan baik dan bijak. Kata Kunci : Lingkungan, Perilaku LGBT
PERAN HUKUM DALAM PENGELOLAAN PERUSAHAAN DI ERA DIGITAL Aspan, Henry
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2779

Abstract

Perkembangan kehidupan sosial masyarakat dewasa ini menimbulkan permasalahan yang kompleks baik dari sisi hukum maupun masalah sosial lainnya. Era digital memberikan dampak yang cukup besar baik dampak positif maupun dampak negative bagi kehidupan masyarakat. Dampak positif dari perkembangan era digital yaitu membuat mobilitas lebih efektif dan efisien dengan kemudahan teknologi.Cyberspace telah menjelma menjadi ruang publik (publicsphere) sebagaimana diungkapkan oleh Hubermas. Internet menjadi media diskusi publik yang terbuka bagi setiap individu tentang berbagai tema tanpa pembatasan. Cyberspace juga telah mengalihkan kegiatan manusia yang semula dilakukan didunia nyata. Kehadiran email, weblog, chat, webcam sampai dengan facebook dan twiter, kemudian adanya elearning, e-commerce dan e-banking menjadi media baru beraktivitas yang selama ini dilakukan secara fisik. Era digital tidak terlepas dai cyberspace dimana seluruh informasi dapat diakses melalui berbagai situs. Akan tetapi hal tersebut menjadi celah untuk melakukan kejahatan karena kemudahan perolehan data. Masalah kebocoran informasi saat ini semakin beragam.Perubahan pola kehidupan masyarakat secara realita ini tidak selalu berdampak positif, bahkan terkandang dampak negative yang ditimbulkan sering tidak terkendali disebabkan belum adanya peraturan yang mengikatnya. Disatu sisi dampak perubahan pola hidup masyarakat dari era modern ke era digitalisasi memberikan kemudahan sekaligus memperluas tindak kejahatan secara global. Perkembangan teknologi senantiasa membawa dampak secara langsung maupun tidak langsung, baik dalam arti positif maupun negatif, dan akan sangat berpengaruh terhadap setiap sikap tindak dan sikap mental setiap anggota masyarakat. Permasalahan ini membuat perusahaan harus lebih cepat tanggap dalam menyesuaikan sistem kerja dengan perubahan cara kerja dunia digitalisasi. Istilah kejahatan maya (cybercrime) melahirkan hukum cyber (cyber of law). realitas di dunia dapat terkoneksi dengan dunia virtual melalui bantuan internet. Ini yang menyebabkan terjadinya berbagai perubahan dalam kehidupan manusia, terutama di dunia bisnis. Kemajuan teknologi yang ada di dalamnya membuat wajah industri dunia berubah secara drastis.Bagi berbagai perusahaan, era revolusi industri 4.0 merupakan fenomena yang mutlak dan tidak bisa dihindari. Perusahaan harus mempunyai strategi yang mampu melakukan transformasi dan inovasi untuk menghadapinya. Ini agar perusahaan dan bisnis yang telah dibangun tidak tergilas oleh zaman dan terhambat perkembangannya. Perusahaan harus sudah memiliki sebuah peta perjalanan yang terintegrasi sehingga arah pengembangan bisnis terlihat dengan jelas. Saat ini pemerintah Indonesia pun telah memunculkan strategi yang membuka jalan menuju Indonesia 4.0. Jika dikaitkan dengan perusahaan, peta strategi yang dikeluarkan ini digadang-gadang sebagai solusi untuk mempercepat pengembangan industri nasional di era digital ini.Perusahaan yang mampu bersaing adalah perusahaan yang mampu mengimplementasikan teknologi ke dalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce (e- Commerce) yang dapat membantu memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dalam penggunaan teknologi tersebut, berbagai pihak yang terkait dengan perusahaan seperti investor, konsumen, pemerintah akan ikut berperan dan dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelancaran proses-proses bisnis.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue