cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
PENGARUH EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE BARBADENSIS M) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DAN KADAR KALSIUM PADA TULANG TIBIA TIKUS WISTAR Edrizal, Edrizal; Busman, Busman; Damar Galuh, Ganda
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2041

Abstract

Salah satu bahan alami sebagai terapi biologis alternatif yang diketahui aman dan pilihan yang efektif adalah lidah buaya (Aloe barbadensis M) yang berkhasiat membantu proses regenerasi sel, anti bakteri, anti jamur dan anti inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan post test only control group design, sampel yang digunakan yaitu 24 ekor tikus yang terdiri dari 8 ekor tikus kelompok kontrol, 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya 9 mg, dan 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya sebanyak 11 mg dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji parametrik One Way ANOVA. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata jumlah fibroblas tertinggi yaitu pada kelompok dosis 11 mg hari 25 dengan nilai rata-rata 103,8 sel/lapang pandang, dan kadar kalsium tertinggi yaitu kelompok dosis 11 mg pada hari 25 dengan nilai rata-rata 228,804 mg/gr. Hasil analisa data dengan menggunakan uji One Way ANOVA didapatkan nilai p-value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe Barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar. Kata Kunci : Ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M), Jumlah Fibroblas dan kadar kalsium
INVENTARISASI DAN KARAKTERISASI MELINJO (Gnetum gnemon) Di KOTA SOLOK Suryani, Erma; Zulkarnain, Zulkarnain
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2594

Abstract

Tanaman melinjo (Gnetum gnemon) seluruh bagian tanamannya mempunyai manfaat, mulai dari batang, daun, bunga dan buahnya dapat dimanfaatkan oleh manusia. Untuk itu telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keragaman genetik dari tanaman melinjo di Kota Solok dengan metoda survai, pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan syarat-syarat yang telah ditentukan yaitu tanaman yang telah berumur diatas 25 tahun , tumbuh baik dan berproduksi tinggi. Pohon terpilih diberi label diamati habitusnya, sifat morfologi pohon dan daun. Hasil survai telah didapatkan sebanyak 17 nomor aksesi terpilih di kecamatan Tanjung Harapan sedangkan pada kecamatan Lubuk Sikarah sebanyak 1 nomor aksesi terpilih. Yang ditanam didaerah datar dan pada tanah jenis Ultisol didapat 13 nomor serta pada tanah jenis Andosol sebanyak 5 nomor. Dengan bentuk tajuk pyramid , selinder dan Oval. Kata Kunci: Inventarisasi, Karakterisasi, Melinjo
DAMPAK PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oriza sativa L.) Murnita, Murnita; Taher, Yonni Arita
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2314

Abstract

Penggunaan pupuk organik pada tanaman bukan untuk menggantikan pupuk anorganik, tetapi sebagai komplemen untuk meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, sebaiknya digunakan kombinasi antara pupuk organik dengan anorganik dalam budidaya tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kimia tanah akibat pemberian pupuk organik dan anorganik, serta kombinasi pupuk organik dan anorganik yang terbaik untuk produksi padi. Penelitian dilakukan di lahan sawah petani di Jorong Dalam Nagari, Nagari Kampung Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan (15 satuan percobaan) pada lahan 2 m x 3 m. Perlakuan pupuk anorganik (NPK) dan pupuk organik (pupuk kandang sapi) yaitu: P0 = 0% pupuk organik + 100% NPK; P1 = 25% pupuk organik + 75% NPK; P2 = 50% pupuk organik + 50% NPK; P3 = 75% pupuk organik + 25% NPK; dan P4 = 100% pupuk organik + 0% NPK. Takaran pupuk organik 5 ton/ha. Rekomendasi NPK yaitu: 200 kg/ha Urea + 200 kg/ha NPK Phonska. Analisis tanah setelah perlakuan yaitu: pH, C-organik, N, P, K, Ca, Mg dan Na. Parameter tanaman yang diamati adalah jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, bobot 1.000 butir gabah dan produksi padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik + anorganik memberikan peningkatan terhadap sifat kimia tanah: pH 0,02; C-organik 3,33%; N-total 0,21%; P-tersedia 86.56 ppm; K-dd 0,4 cmol/kg, Ca 0,21 cmol/kg, Mg 0,14 cmol/kg dan Na 0,12 cmol/kg. Pemberian 25% NPK + 75% pupuk organik merupakan rekomendasi terbaik untuk mencapai produksi padi 8,05 ton/ha.
BURNOUT PADA PERAWAT RSUD Dr. MUHAMMAD ZEIN PAINAN : KEPEMIMPINAN EFEKTIF SEBAGAI MODERATOR Yulia, Ayu; Defianti, Lidia; Sefnedi, Sefnedi; Zaitul, Zaitul; Akmal, Akmal
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kepemimpinan efektif sebagai moderator pada hubungan antara stres kerja, dukungan supervisor, terhadap burnout. Responden dalam penelitian ini adalah 119 perawat di Rumah Sakit Dr. Muhammad Zein Painan, Metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data adalah survei. Data pada penelitian ini dianalisis dengan metode SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja dan dukungan supervisor memiliki pengaruh signifikan terhadap burnout. Tetapi kepemimpinan efektif tidak mempengaruhi burnout kemudian ditemukan juga bahwa kepemimpinan efektif tidak memoderasi hubungan antara stres kerja dan dukungan supervisor terhadap burnout.
PRODUKTIVITAS PENYARADAN KAYU DI HUTAN TANAMAN INDUSTRI PT. TOBA PULP LESTARI SEKTOR AEK NAULI, KABUPATEN SIMALUNGUN Lubis, Rozalina; Nurrachmania, Meylida
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2361

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas penyaradan kayu di Hutan Tanaman Industri PT. Toba Pulp Lestari. Produktivitas penyaradan dihitung dengan cara mencatat waktu sarad dengan metode null-stop, jarak sarad dan volume kayu yang disarad dengan masing- masing ulangan sebanyak 30 rit. Adapun elemen kerja penyaradan adalah sebagai berikut berjalan kosong ke tempat kayu, memuat (meliputi persiapan memuat dan memuat kayu ke atas excavator), menyarad, membongkar kayu dan pengaturan kayu di TPn. Produktivitas penyaradan kayu dipengaruhi oleh jarak sarad, waktu kerja penyaradan, volume kayu yang disarad, keahlian operator, dan faktor topografi. Rata-rata produktivitas penyaradan kayu menggunakan Excavator Hitachi Zaxis 110 mf dengan bantuan Ponton Darat yaitu sebesar 16,128 m3hm/jam.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KAWASAN LINDUNG NGARAI SIANOK BUKITTINGGI Desriana Desriana
Menara Ilmu Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i2.1980

Abstract

The attitude of the community towards the environment is influenced by many factors, including the level of income and environmental knowledge. The level of income can be related to various characteristics such as achievement motivation, dropping out of school, academic achievement, and how a person can interact with his environment. Communities with low socioeconomic conditions with low incomes have low participation rates and attitudes, do not want to know, and do not care about environmental improvement both regarding regulations and garbage, even though they know that an unhealthy and irregular environment can lead to various kinds problem. This research uses quantitative methods with the type of research is descriptive analytic. The population of this study is the entire community who live in a protected area along the outskirts of the Siaonok Bukittinggi Gorge which is 100 m from the edge of the canyon, totaling 1,049 families (KK). The sampling technique uses a sampling area based on the number of HHs found in each village. Data collection techniques were carried out using the help of a questionnaire. Data analysis techniques using descriptive statistical techniques and inferential statistics. From the analysis of data there is a significant relationship between the level of environmental knowledge with community attitudes in environmental conservation with a relation coefficient of 0.602 and an observer probability value of 0,000. For this reason, it is recommended that (1) the government enforce the law regarding the prohibition of living above the Sianok canyon at a distance of less than 10 m and involve the community actively in the process of preservation in the process of environmental preservation by managing protected areas as community-based tourism areas. (2) the community is advised not to live above the canyon less than 100 m by renting or contracting land and houses in areas far from the Sianok canyon. Keywords: Knowledge, Attitude, Conservation, Environment
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEREMPUAN HAMIL DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TETANUS TOXOID (TT) DI PUSKESMAS SUNGAI PANAS KOTA BATAM, 2019 Mariyana, Mariyana; Sihombing, Sarmauli Franshisca
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2510

Abstract

Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan pembentukan kekebalan tubuh untuk mencegah penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada ibu dan janin. Imunisasi Tetanus Toxoid bertujuan untuk mencegah penyakit tetanus yang dapat menyerang semua orang, terutama ibu dalam proses persalinan dan nifas akibat terkontamisasi oleh kuman tetanus. Data dari World Health Organization (WHO) menghitung insidensi secara global kejadian tetanus di dunia secara kasar berkisar antara 0,5 – 1 juta kasus dan Tetanus Neonatorum (TN) terhitung sekitar 50% dari kematian akibat tetanus di negara – negara berkembang. Perkiraan insidensi tetanus secara global adalah 18 per 100.000 populasi per tahun.Tujuan umum penelitian Diketahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemberian imunisasi Tetanus Toxoid (TT) di UPT Puskesmas Sungai Panas Kecamatan Bengkong Kota Batam tahun 2019.penelitian ini bersifat cross sectional, tempat penelitian di UPT. Puskesmas Sungai Panas Tahun 2019, Populasi penelitian adalah ibu hamil Trimester II dan Trimester III yang berjumlah 115 orang yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Panas. Pengambilan sampel degan teknikrandom sampling, jumlah sampel 53 responden, Instrumen mengunakan kuesioner yang berisikan 15 pernyataan terkait pengetahuan dan sikap tentang imunisasi tetanus toxoid, uji Analisa yang digunakan yaitu analisa chi-square.Hasil univariat yakni dari sebanyak 53 responden dan diperoleh hasil, untuk pengetahuan baik sebanyak 31 orang (58.5%) dan pengetahuan kurang baik sebanyak 22 orang (41.5%) dan untuk sikap baik sebanyak 35 orang (66.0%) dan sikap buruk sebanyak 18 orang (34.0%). Hasil Bivariatterdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemberian imunisasi tetanus toxoid dengan analisis chi-square P-value 0.029, dan ada hubungan antara sikap ibu hamil dengan pemberian imunisasi tetanus toxoid dengan analisis chi-square P-value 0.008. Kesimpulan ada hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid Di Puskesmas Sungai Panas Kota Batam Tahun 2019. Saran bagi UPT. Puskesmas Sungai Panas Diharapkan dapat lebih meningkatkan promosi dan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil tentang pentingnya imunisasi tetanus toxoid (TT).Sehingga masyarakat khususnya ibu hamil mengetahui pentingnya imunisasi tetanus toxoid (TT) dan mendapatkan pelayanan imunisasi Tetanus Toxoid secara lengkap. Kata kunci :Pengetahuan, Sikap, Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid (TT).
UJI KOMPOSISI GIPSUM TIPE III PABRIKAN DAN GIPSUM TIPE III DAUR ULANG DENGAN TEKNIK X-RAY FLUORESENCE SPECTROMETER (XRF) DALAM UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH GIPSUM KEDOKTERAN GIGI Sari, Widya Puspita; Yandi, Satria; Chairunnisa, Fita
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2372

Abstract

Dental stone (gipsum tipe III) merupakan gipsum Kedokteran Gigi yang sering digunakan sebagai bahan pembuat model duplikat rongga mulut. Pembuatan model kerja dapat menimbulkan limbah kedokteran gigi. Limbah gipsum akan menyebabkan masalah pencemaran lingkungan karena tidak mudah diuraikan. Diperlukan upaya untuk mengurangi limbah gipsum, dimana salah satunya adalah dengan melakukan daur ulang. Tujuan penelitian ini untuk memeriksa komposisi kimia gipsum tipe III pabrikan dan gipsum tipe III daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan serta difungsikan kembali seperti gipsum tipe III pabrikan. Sampel terdiri dari gipsum tipe III pabrikan dan gipsum tipe III daur ulang. Masing-masing sampel dihaluskan, selanjutnya dianalisa menggunakan X-Ray Fluoresence Spectrometer (XRF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan oksida terbesar pada gipsum tipe III pabrikan adalah SO3 (69,29%), CaO (28,11%), Al2O3 (1,018%), SiO2 (0,435%) dan MgO (0,307%). Pada gipsum tipe III daur ulang kandungan oksida terbesar adalah SO3 (66,99%), CaO (29,58%), Al2O3 (1,272%), SiO2 (0,655%) dan MgO (0,149%). Gipsum tipe III daur ulang memiliki komposisi yang hampir sama dengan gipsum tipe III pabrikan dengan beberapa perbedaan konsentrasi. Perbedaan konsentrasi ini nantinya dapat dimodifikasi dengan penambahan zat tertentu. KATA KUNCI : Gipsum tipe III, daur ulang, XRF, limbah dental
ANALISIS RESIDU PESTISIDA GOLONGAN ORGANOFOSFAT DENGAN BAHAN AKTIF KLORPIRIFOS PADA SAYURAN KUBIS (BRASSICA OLERACEA) DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA PEKANBARU Puspita Sari, Nila; Puji Lestari, Dwi
Menara Ilmu Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i1.2122

Abstract

Pestisida adalah bahan racun yang disamping memberikan manfaat di bidang pertanian, tetapi dapat memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Klorpirifos merupakan salah satu insektisida organofosfat yang banyak digunakan petani sayuran, termasuk sayuran kubis. Tujuan penelitian ini menganalisa uji kadar residu pestisida golongan organofosfat dengan bahan aktif klorpirifos pada sayuran kubis yang dijual di beberapa pasar tradisional kota pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian ini adalah kubis yang berasal dari tiga sumber berbeda yang dijual di beberapa pasar tradisional. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa dari tiga sampel, nilai residu pestisida adalah
GAMBARAN KONSEP DIRI DAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI SMK I KABUPATEN AGAM Antoni, Agustika; Rahmi, Dian
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2750

Abstract

Konsep diri merupakan cara individu melihat dirinya meliputi citra tubuh, ideal diri, peran diri, harga diri dan identitas diri yang erat kaitannya dengan Interaksi social yaitu hubungan timbal balik antara dua orang atau lebih dan masing-masing orang yang terlibat didalamnya memainkan peran secara aktif..Penelitian ini dilator belakangi hasil wawancara pada 10 orang siswa SMK I Kabupaten Agam yang  mengatakan merasa kurang percaya diri, penampilannya kurang menarik, tidak aktif mengikuti kegiatan di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah, tidak suka di kritik oleh orang lain, susah berinteraksi dengan orang yang dikenal dan terkadang merasa canggung bila berada di tengah orang banyak, lebih suka memiliki beberapa teman dekat saja dan kurang suka menjalin hubungan pertemanan dengan banyak siswa, pendiam serta lebih suka menyendiri.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konsep diri dan interaksi sosial pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional,  analisa data  menggunakan Chi  Square. Instrumen penelitian menggunakan angket yang dibagikan pada responden dengan teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Hasil penelitian 41 orang (57,7%) siswa yang memiliki konsep diri negative 40 orang (56,4%) interaksi social tidak baik. Peneliti menyarankan dilakukannya bimbingan konseling kelompok untuk meningkatkan interaksi sosial siswa. Kata Kunci : Remaja, Konsep Diri, Interaksi Sosial

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue