cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
KONTRIBUSI MUTU SDM TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWA DALAM MEMILIH PERGURUAN TINGGI SWASTA DI PEKANBARU -, Putri Wulandini Sukarni
Menara Ilmu Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i2.527

Abstract

Undang- Undang Sisdiknas yang baru pasal 1 ayat 1 tentang pendidikan yangmenyatakan "Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasanabelajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensidirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengenalan diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya masyarakat, bangsa, dannegara. Perkembangan perguruan tinggi swasta (PTS) yang cukup pesat ini diharapkan bisamemberi kontribusi maksimal dalam pembangunan dalam berbagai sektor namun sebaliknyaperguruan tinggi yang tidak mampu dan tidak memiliki daya saing akan merasakan dampakdari persaingan ini berupa kurangnya jumlah mahasiswa. Mengantisipasi fakta-fakta tersebutmaka proses pengambilan keputusan mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi swastatertentu sangat penting untuk diketahui oleh para pengelola perguruan tinggi swasta melaluikajian perilaku konsumen. Salah satunya yaitu mutu Sumber daya manusia (SDM). Penelitianini bertujuan untuk mengetahui: Kontribusi Mutu SDM terhadap pengambilan keputusanmahasiswa dalam memilih perguruan tinggi swasta. Desain penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah penelitian explanatory atau confirmation research . Populasi penelitian iniialah mahasiswa Universitas Swasta yang ada di Pekanbaru Riau dengan 400 sampel melaluiperhitungan proporsional random sampling. Hasil analisis siginifikansi atau uji statistik antarakontribusi Mutu SDM dengan pengambilan keputusan mahasiswa dalam memilih perguruantinggi swasta di pekanbaru didapatkan p value = 0.0001 maka hal ini bermakna ada hubunganantara kontribusi Mjutu SDM dengan pengambilan keputusan mahasiswa dalam memilihperguruan tinggi swasta, OR= 19.593 artinya kontribusi mutu SDM berpeluang 19 kali dalampengambilan keputusan mahasiswa saat memilih perguruan tinggi swasta dipekanbaru.Disarankan Bagi pengelola perguruan tinggi swasta dipeknabaru, diminta lebih seleksit, lebihkritis dalam membangun perguruan tinggi, guna menjaring siswa-siswa agar mau mampumenuntut keilmuan yang ada di PTS.Kata kunci: Pengambilan Keputusan, Mutu Sumber Daya Manusia
PENGARUH STRATEGI CUSTOMER BONDING TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSEO) Tbk (Studi pada Nasabah Taplus Bisnis Kantor Cabang Pekanbaru) DAMRI SM
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.637

Abstract

The present research sought to find out the effect of each customer bonding process including awareness, identity, relationship, community and advocacy bonding on the customer loyalty. The data were collected using a questionnaire of 250 Business Taplus Customers chosen using purposive sampling technique. The data were analyzed using partial least square because normality, homogeneity and outlier assumptions were not met.The results showed that the customer bonding process reciprocally had positive and significant relationships in that awareness bonding affected identity bonding and identity bonding affected relationship bonding, the relationship bonding had an effect on community bonding, the community bonding had an effect on advocacy bonding. Whereas, the relationship between customer bonding and customer loyalty were only positive and significant at two levels, advocacy bonding and relationship bonding. While on the levels of awareness bonding, identity bonding and community bonding had a positive but insignificant affect on the customer loyalty.Various actions should be done in order to strengthen the customer bonding so that the customer loyalty could be increased. These included advertisements, promotional programs, and public corporate social responsibility, the content and renewal of website information, and customer-focused community. Key words: customer bonding, awareness bonding, identity bonding, relationship bonding, community bonding, advocacy bonding, customer loyalty, Bank BNI Pekanbaru
ANALISIS PENDAPATAN USAHA KERUPUK TALAS DI KECAMATAN AKABILURU SP,Msi, Husnarti,
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendapatan dan nilai tambah  yang diperoleh dalam usaha kerupuk talas di Kecamatan Akabiluru, serta kendala yang dihadapai dalam pengembangan usaha kerupuk talas di kecamatan akabiluru. . Penelitian dilakukan di Kecamatan Akabiluru dari bulan November sampai Desember Tahun 2016 dengan menggunakan studi survey. Dari hasil penelitian ditemukan hasil bahwa pada setiap pengolahan dimana umbi talas yang diolah rata-rata setiap kali pengolahan adalah sebanyak 100 Kg umbi talas , pengusaha memperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp. 395,000 dan nilai tambah rata-rata sebesar Rp 485.000. Dalam melakukan usaha kerupuk talas ini umumnya pengusaha mengalami kendala dalam memperoleh modal untuk pengembangan usaha selain itu terkadang terkendala dalam pasokan bahan baku umbi talas dari petani.  Kata Kunci: pendapatan, keuntungan, usaha kerupuk talas
KELAYAKAN TARUSAN KAMANG SEBAGAI DESA WISATA DI KABUPATEN AGAM (ANALISA ASPEK PASAR DAN PEMASARAN) Dewi Anggraini. SE. MM
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.422

Abstract

Tarusan Kamang as one of the newly developed tourist villages is an example of theempowerment of local communities to introduce west sumatera culture to tourists and toimprove their standard of living as a by-product. The purpose of this study is to analyse thefeasibility of developing a Tourism tarusan kamng by analysing aspects of markets andmarketing, legal, technical and operational, human resources, economic and financial.Through analysis of the three competitors it can be seen that tasusan kamng has anindependent website . Marketing strategies undertaken include: determination of the locationstrategy, pricing Strategy with the method of cost plus pricing, and product growth strategiesin which the services of a quality product better or different from other tourist , promotionthrough the website, the offensive strategy is a strategy which is focused on change efforts toachieve a better level and training of human resources.Key words: tourism potential, strategies, feasibility analysis
PENGARUH TUNJANGAN KINERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA ANGGOTA POLRI DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL POLRI DI LINGKUNGAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA USMIAR M.si
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.51

Abstract

Penelitian ini dilakukan di suatu perusahaan institusi kepolisian  Negara RI yaitu Polres Payakumbuh. Anggota kepolisian adalah sumberdaya yang dimiliki institusi kepolisian RI atau dapat dikatakan sebagai karyawan yang dimiliki oleh suatu organisasi; yang memiliki kepentingan  terhadap  kesejahteraan mereka. Seorang karyawan akan termotivasi untuk bekerja dengan baik, tentunya bila memperoleh motivasi kerja. Sehingga bekerja dengan motivasi yang kuat akan meningkatkan kinerja karyawan, baik secara kuantitas, maupun kualitas.  Alat motivasi kerja dimaksud, bisa berupa immaterial maupun material. Dalam penelitian ini akan diamati tentang alat motivasi kerja dari aspek material, berupa tunjangan yang ditambahkan kepada pendapatan gaji anggota Polri dan PNS Polri yang dibayarkan negara. Dalam kajian ini dikenal dengan tunjangan kinerja.Permasalahan yang diamati didalam penelitian ini adalah (a) Bagaimana pengaruh pemberian tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja anggota Polri dan PNS Polri di lingkungan Polres Payakumbuh? (b)Seberapa kuat hubungan tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja anggota Polri dan PNS Polri di lingkungan Polres Payakumbuh? Dan tujuan penelitian adalah (a) Untuk mengetahui pengaruh pemberian tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja anggota Polri dan PNS Polri di lingkungan Polres Payakumbuh. Dan (b) Untuk mengetahui kekuatan hubungan tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja anggota Polri dan PNS Polri di lingkungan Polres Payakumbuh.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana analisis data dilakukan secara deskriptif dan menafsirkan  data dan informasi yang ada secara kuantitatif, dilakukan analisis dengan pendekatan mode regresi sederhana.Hasil penelitian ini menunjukkan, beberapa temuan empiris sebagai berikut: Output analisis kuantitatif  mengungkapkan sebagai berikut : bahwa pengaruh tunjangan kinerja terhadap motivasi kerja karyawan cukup signifikan yang ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar b = 0,435 ; yang berarti bahwa setiap perubahan sebanyak 1 satuan pemberian tunjangan kinerja dapat mempengaruhi perubahan motivasi kerja karyawan sebesar 0,993 satuan. Dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,440 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara tunjangan kinerja dengan motivasi kerja anggota Polri dan PNS Polri pada Polres Payakumbuh.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASUPAN ZAT BESI REMAJA PUTRI DI SMP SABBIHISMA KOTA PADANG Wiwi Sartika
Menara Ilmu Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i11.1066

Abstract

Remaja putri mudah terserang anemia karena pada umumnya mereka lebih banyakmengkonsumsi makanan nabati dibandingkan dengan makanan hewani, sehingga kebutuhan tubuhakan zat besi tidak terpenuhi. Remaja putri biasanya ingin tampil langsing, sehingga membatasiasupan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungandengan asupan zat bezi remaja putri di SMP Sabbihisma Kota Padang. Sampel pada penelitian iniadalah seluruh remaja putri kelas VII dan VIII SMP Sabbhisma, dengan jumlah 48 orang sampel.Pengumpulan data melalui wawancara dan food recall. Data dianalisis secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan status pekerjaanibu, kebiasaan sarapan, serta konsumsi sumber heme dan non heme remaja putri dengan asupan zatbesi remaja putri.Kata Kunci : Remaja Putri, pola makan bahan makanan sumber heme dan non, asupan zat besiDaftar Pustaka : 24 bh ( 2007 – 2015)
Implementasi Kebijakan Peraturan Walikota Pariaman Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Uraian Tugas Staf Ahli Walikota Di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman. Lara Indah Yandri; Gusriyanto Gusriyanto
Menara Ilmu Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i6.1409

Abstract

Staf Ahli adalah pejabat yang ditunjuk untuk membantu Kepala Daerah yang bertugas menelaah suatu permasalahan yang terjadi atau mungkin akan terjadi di daerah untuk kemudian direkomendasikan pemecahannya. Dalam melaksanakan tugas, Staf Ahli sebagai pembantu Kepala Daerah bertugas untuk memberikan masukkan kepada Kepala Daerah sebelum membuat atau memutuskan suatu kebijakan tertentu agar kebijakan yang dihasilkan bisa maksimal. Sesuai dengan Peraturan Walikota Pariaman Tugas Pokok Staf Ahli berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 adalah melaksanakan pengkajian, penganalisaan, dan pengembangan terhadap semua kebijakan pemerintah baik yang telah ditetapkan maupun yang akan ditetapkan dan memberikan saran, masukan dan pendapat kepada Walikota berdasarkan data pengkajian dan penganalisaan sesuai dengan teori-teori ilmu pengetahuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait sesuai dengan bidang tugasnya. Namun kenyataannya Staf Ahli Kota Pariaman tidak sesuai dengan bidang pendidikannya, serta tidak banyak dilibatkan dalam pembuatan kebijakan. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Tupoksi yang dituangkan dalam Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009. Dengan demikian peneliti ingin melihat bagaimana Implementasi Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Uraian Tugas Staf Ahli di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan desain penelitian deskriptif dengan memakai 7 indikator keberhasilan implementasi yang dikemukakan oleh Daniel A. Mazmanian dan Paul A. Sabatier dengan indicator kesulitan teknikal, kejelasan dan konsistensi tujuan, integrasi hierarki didalam dan diantara lembaga pelaksana, aturan keputusan dari lembaga pelaksana, rekruitmen dari pejabat pelaksana, jangkauan formal oleh pihak luar dan komitmen dan skill pejabat pelaksana. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulakan bahwa Implementasi Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 tentang Uraian Tugas Staf Ahli di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman hanya 2 indikator yang mulai jalan yaitu kejelasan dan konsistensi tujuan, dan jangkauan formal pihak luar. Sementara itu 5 indikator lainnya kesulitan teknikal, keputusan aturan lembaga pelaksana, integrasi hirarki, rekruitmen dari lembaga pelaksana dan komitmen dan skill belum terlaksana dengan semestinya. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Peraturan Walikota, Uraian Tugas
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN PROGRAM SUPERVISI MELALUI PEMBINAAN BERKELANJUTAN DIGUGUS I TARAM,II BATU BALANG, DAN IV LUBUK BATINGKOK KECAMATAN HARAU Ramadani Ramadani
Menara Ilmu Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i10.1622

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatar belakangi masih banyak kepala sekolah yang tidak punya program supervisi kalau ada hanya berbentuk jadwal yang dibuat pada sebuah buku. Hal ini terjadi karena kurangnya pembinaan dari pengawas, karena selama ini kepala sekolah tidak dituntut harus ada program supervisi, dan karena kurangnya informasi bagaimana cara membuat program supervisi yang sesuai ketentuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang sabjek penelitiannya adalah kepala taman kanak-kanak (TK) digugus I Taram, gugus II Batu Balang, dan gugus IV Lubuk Batingkok Kecamtan Harau yang berjumlah 12 orang kepala TK. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dengan tabel. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun program supervisi di gugus I Taram, gugus II Batu Balang, dan gugus IV Lubuk Batingkok Kecamatan Harau. Berdasarkan penelitian tindakan sekolah kemampuan kepala TK dalam menyusun program supervisi dilakukan dua siklus dari 12 orang kepala TK mengalami peningkatan dengan jumlah persentase 91%. Dengan angka kenaikan antara siklus I yang persentasenya 43,2% menjadi 91% pada siklus II, berarti naik sebesar 47,8%. Hasil tersebut merupakan peningkatan kemampuan kepala TK yang cukup tinggi sehingga peranan pembinaan berkelanjutan sangat diperlukan oleh kepala TK. Hal ini disimpulkan bahwa dengan adanya pembinaan berkelanjutan kemampuan kepala sekolah jadi meningkat untuk itu perlu dilakukan pembinaan pada kemampuan kepala sekolah yang lainnya. Kata Kunci : Program Supervisi, Kepala Sekolah.
Kloning Genα-Amilase Pendegradasi Butir Pati dariBacillus aquimaris MKSC 6.2 pada Vektor pGEM-T Nurul Widya
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.716

Abstract

α-Amylase (EC 3.2.1.1) is an enzyme which hydrolyzes α-1,4 glicosidic bonds inpolysaccharides such as amylose and amylopectin. α-Amylase is widely applied in industry, such asstarch processing, detergent, and pharmaceutical industries. α-Amylase Bacillus aquimaris MKSC6.2 can degredate raw starch at low temperature, hence it has a potential economic value as analternative enzyme in starch processing. The long term goal of this research is to produce B.aquimaris α-amylase recombinant, while the short term goals of this research were to amplify thebaqA gene by PCR method and to clone the resulted DNA fragment gene in pGEM-T vector. The α-amylase gene amplified by PCR using forward primer and reverse primer has a size of 1.5 kb.Recombinant pGEM-T plasmid containing the 1.5 kb α-amylase fragment has been obtained.Keywords: raw starch,α-amylase,B. aquimarisMKSC 6.2, recombinant plasmid
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TENTANG SENAM LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN Agustika Antoni
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.860

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara di Asia mengalami peningkatan penduduk lansia (60tahun ke atas) yang cukup pesat. Dalam kurun waktu sekitar 50 tahun peningkatannyasudah mencapai tiga kali lipat.Di Sumatera Barat juga terjadi peningkatan jumlah lansiadari tahun ke tahun, berdasarkan data yang peneliti dapat dari biro pusat statistik yaitusebayak 346,574 jiwa berdasarkan sensus tahun 2011. (Data Statistik Indonesia, 2011).tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap lansiadi Panti Sosial Tresna Werda Sabai Nan Alui Pariaman. Jenis Penelitian ini adalahpenelitian Deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 54 lansia dengan teknikpengambilan sampel dengan simple random sampling. Hasil penelitaian 98,1% Respondenmemiliki pengetahuan tinggi tentang senam lansia di Panti Sosial Tresna Werdha SabaiNan Aluih Sicincin dan 83,3% Responden bersikap lansia positif tentang senam lansia diPanti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih SicincinKey Words : Senam Lansia, Lansia

Page 86 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue