cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016" : 10 Documents clear
Motivasi Bidan dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Grace Esti Cahyani; putri kusuma wardhani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.719 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.63

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat Kesehatan masyarakat, 22% kematian bayi baru lahir yaitu kematian bayi yang terjadi dalam satu bulan pertama dapat dicegah melalui IMD. IMD diyakini mampu mengurangi risiko kematian balita hingga 22% namun pelaksanaan IMD di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa sudah dilaksanakan oleh para Bidan walaupun tidak dilakukan selama satu jam penuh (antara 30 menit sampai satu jam). Tujuan Penelitian: untuk mengeksplorasi motivasi bidan dalam pelaksanaan IMD di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (indeph interview). Teknik pengambilan sampling dengan teknik  purposive sampling. Jumlah partisipan sebanyak 3 orang bidan di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa. Hasil: Hasil wawancara mendalam pada partisipan didapatkan informasi tentang pengetahuan IMD, prinsip IMD, keuntungan IMD berfokus pada ibu dan bayi, adanya faktor pendukung IMD dari pelatihan dan sosialisasi serta dukungan keluarga, faktor penghambat sangat kecil karena budaya dan adat istiadat yang masih ada di suatu desa. Kesimpulannya motivasi Bidan tentang pelaksanaan IMD sudah baik, namun masih ada penghambat dari adat istiadat dan budaya. Kata kunci: Motivasi; Bidan; Pelaksanaan IMD.  MIDWIFE MOTIVATION IN THE IMPLEMENTATION OF EARLY INITIATION OF BREASTFEEDING IN THE WORKING AREA OF PUSKESMAS AMBARAWA Abstract Background: Infant Mortality rate (IMR) is one of important indicator in determining the level of public health, 22% of newborn deaths that occurred in the first month can be prevented through the EIB. EIB is believed to reduce the risk of infant mortality by 22%. The implementation of EIB in Puskesmas Ambarawa already carried out by the midwives although not conducted for one hour (between 30 minutes to one hour). Purpose: The purpose of this study was to explore the motivation of midwives in the implementation of the EIB in Puskesmas Ambarawa. Method: A qualitative method which uses indepth interview was conducted in this study. Sampling technique that uses was purposive sampling technique. The participants of the study were three midwives in Puskesmas Ambarawa..Result:  The result of the study based on indepth interviews in participants show that the knowledge of EIB, principle of EIB, the benefit of EIB are focused on mothers and babies. The supporting factors of EIB derived from training, sosialization and family suport. Several inhibitting factors occured because of culture and customs that still exist in the village. The conclusionis that midwives motivation about the implementation of EIB has been good, but there is an obstacle that derived from traditions and culture. Keyword : Motivation, Midwife, Implementation of the EIB
Persepsi tentang Perilaku Seksual Pra Nikah di SMA Setia Budhi Kota Semarang Siti Nur Umariyah Febriyanti; Rose Nurhudhariani; Risa Rahmatin Syamsuddin
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.078 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.59

Abstract

Latar Belakang : Remaja adalah masa peralihan masa kanak-kanak ke masa dewasa mulai 14-20 tahun. Masa remaja merupakan masa kritis seseorang yang dihadapkan pada berbagai tantangan dan masalah karena sifatnya yang sensitif dan rawan menyangkut moral, etik, agama, salah satu resiko yang bisa terjadi adalah perilaku seksual pra nikah. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengetahuan, penyebab dan akibat perilaku seksual pra nikah pada siswi SMA Setia Budhi Semarang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sampai data mengalami saturasi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil : Persepsi remaja tentang perilaku seksual pra nikah yaitu ciuman dan berhubungan intim, penyebab terjadinya yaitu karena adanya kebebasan dan izin dari orang tua untuk berpacaran tanpa adanya pengarahan dan pemantauan dari orang tua dan keluarga, sehingga dampaknya dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan dan putus sekolah, kurangnya pengetahuan dan informasi yang didapatkan remaja tentang perilaku seksual pra nikah sehingga pacaran dan melakukan perilaku seperti ciuman, pelukan dan meraba daerah payudara sudah dianggap biasa. Saran: Pihak sekolah diharapkan meningkatkan kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar melakukan program kesehatan reproduksi remaja secara rutin di tiap SMA berupa penyuluhan. Kata Kunci : Pengetahuan; Perilaku seksual; Pranikah; Remaja THE PERCEPTIONS OF PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR AT SETIA BUDHI HIGH SCHOOL SEMARANG ABSTRACT Background : The adolescents is the transition period from child to adult. between 14 to 20 years old. The adolescents is the critic time for someone who faces threat and problem, because they have sensitive and troubled character in morality, ethic and religion. One of the risk is the premarital sexual behavior. Purpose : To explore the knowledge, the causes and consequences of premarital sexual behavior of female students at Setia Budhi High School Semarang. Method of The Research : This research used qualitative method with ethnographic approach. The sampling of this research used purposive sampling until data experiencing saturation. The data collection technique was interview. Result : The perceptions of premarital sexual behavior are kissing and having sex. The causes because the parents gave permission freely to make a date without any briefing and monitoring. It can make unwanted pregnancies and the female students can be dropout from school. Because of the less of the students knowledge and information about premarital sexual behavior, they usually make a date by doing kissing, cuddling and touching breast freely considered normal. Suggestion : This research is hoped that the school management can improve the cooperation with public health office and public health service in creating the continuing program about reproduction health like health education. Keywords: Knowledge; Sexual behavior; Premarital;  Adolescents;
Hubungan Karakteristik Pekerja Seks Komersil (PSK) dengan Tingkat Pengetahuan tentang HIV/AIDS di Stasiun Poncol Kota Semarang Lisa Ardiningtyas; sawitry sawitry
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.689 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.64

Abstract

Latar Belakang Penyakit HIV/AIDS telah menyita perhatian berbagai kalangan, tidak hanya yang terkait dengan domain kesehatan saja. Kasus penyakit yang menyerang sistem kekebalan ini, di Indonesia senantiasa meningkat dari tahun ke tahun. Angka yang dirilis oleh ditjen PP&PL Kemenkes RI menyebutkan bahwa kasus HIV tahun 2011 (Januari samapai dengan September) tercatat sebanyak 15.589 kasus, sedangkan kasus AIDS sebanyak 1.805,sedangkan di Jawa Tengah menempati urutan pertama dengan penderita AIDS sebanyak 373 orang dengan jumlah akumulasi AIDS sebanyak 1315 orang dan kasus HIV sebanyak 877 orang dengan jumlah akumulasi HIV sebanyak 2.400, dan di kota Semarang dilaporkan data akumulasi kasus AIDS sebanyak 197 orang dan HIV sebanyak 769. Jumlah kasus AIDS menurut pekerjaan penjaja seks sebanyak 681 orang, terdapat 57% PSK lokalisasi dan 68% PSK jalanan.Tujuan: menganalisa hubungan karakteristik PSK dengan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS di stasiun Poncol Semarang. Metode: Jenis penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah 37 sampel responden. Uji hubungan antar variabel dalam penelitian ini menggunakan uji chi Square. Hasil: sebagian besar PSK berumur 21-36 tahun sebanyak 25 orang (67,6%), tingkat pendidikan sebagian besar PSK berpendidikan SD/SMP sebanyak 18 PSK (48,6%), sosial ekonomi sebagian besar PSK berpendapatan < Rp. 991.500 yaitu 26 (70,3%), dan 18 PSK (48,5%) berpengetahuan kurang. Dari uji chi square diperoleh hasil ada hubungan antara karakteristik PSK dengan tingakat pengetahuan tentang HIV/AIDS.Saran: hasil penelitian tersebut diharapkan responden untuk melakukan pemeriksaan rutin ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Kata Kunci: Karakteristik; Pengetahua; , HIV/AIDS CORRELATION CHARACTERISTICS OF COMMERCIAL SEX WORKERS WITH KNOWLEDGE OF HIV/AIDS IN PONCOL STATION SEMARANG CITY  Abstract Introduction Background HIV / AIDS has seized the attention of various circles, not only related to the health domain only. Cases of a disease that attacks the immune system is, in Indonesia constantly increasing from year to year. Figures released by the directorate general PP & PL Strathmore University states that HIV cases in 2011 (January samapai to September) there were 15 589 cases, while as many as 1805 cases of AIDS. While in Central Java topped the list with as many as 373 people with AIDS with cumulative total of 1315 people AIDS and HIV cases as many as 877 people with cumulative total of 2400 HIV, and in the city of Semarang accumulated data are reported as many as 197 cases of AIDS and HIV as many as 769 people. The number of AIDS cases by sex workers work as many as 681 people, there were 57% and 68% localization PSK PSK streets. Purpose  to analyze correlation characteristic of comercial sex workers with knowledge of HIV/AIDS in Poncol Station Semarang City.  Method This type of correlational studies using cross sectional approach by the number of 37 samples of respondents. Test of relationship between variables in this study using the chi Square. Result the majority of 21-36 year-old prostitute as many as 25 people (67.6%), level of education most educated prostitutes SD / SMP as much as 18 prostitutes (48.6%), mostly socioeconomic PSK income <USD . 991 500 ie 26 (70.3%), and 18 sex workers (48.5%) are less knowledgeable. Obtained from the chi square test result there is a relationship between the characteristics of PSK with tingakat knowledge about HIV / AIDS. Suggestion From the results of these studies are expected to conduct routine checks of respondents to the nearest health centers.  Keywords: characteristics;  knowledge; HIV / AIDS
Penurunan Tingkat Fungsi Seksual sebagai Salah Satu Efek Samping Pemakaian Aontrasepsi DMPA Jangka Panjang isy royhanaty; Antick Gitanurani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.349 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.60

Abstract

Latar belakang : Kontrasepsi DMPA menjadi salah satu kontrasepsi yang paling diminati di Indonesia. Kontrasepsi ini dianggap paling praktis, sederhana, murah dan tidak perlu takut lupa. Setiap akseptor sebaiknya menyadari efek samping dari setiap kontrasepsi, supaya dapat memilih kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhannya. Salah satu efek samping yang mungkin terjadi akibat dari pemakaian kontrasepsi DMPA adalah penurunan libido (gairah seksual). Tujuan : Mengetahui korelasi lama pemakaian kontrasepsi DMPA dengan tingkat fungsi seksual. Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor DMPA di BPM Christine Sulastri Lamper, Semarang yang berjumlah 81 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Pada penelitian ini menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian : Rata-rata responden telah memakai DMPA 2,39 tahun dengan nilai tengah 2 tahun. Rata-rata responden memiliki nilai fungsi seksual 72,27 dengan nilai tengah 72. Ada korelasi yang bermakna antara lama pemakaian kontrasepsi DMPA dengan tingkat fungsi seksual (p=0,000), korelasi kuat dan berlawanan arah (r=-0,799). Kesimpulan : Semakin lama pemakaian kontrasepsi DMPA akan semakin menurunkan tingkat fungsi seksual. Pemberi pelayanan kontrasepsi DMPA, terutama Bidan diharapkan untuk dapat memberikan penjelasan yang bijak tentang adanya penurunan fungsi seksual sebagai salah satu efek sampingnya. Para akseptor DMPA sebaiknya tidak memakai kontrasepsi DMPA lebih dari 2 tahun, supaya fungsi seksual tetap optimal. Kata Kunci : Kontrasepsi DMPA; Fungsi Seksual   DECRESED OF SEXUAL FUNCTION AS A SIDE EFFECTS OF LONG-TERM USE OF CONTRACEPTIVES DMPA Abstract Background : Contraceptive DMPA become one of the most popular in Indonesia. Contraception is considered the most practical, simple, cheap and does not need to be afraid of forgetting. Each acceptor should be aware of the side effects of any contraception, in order to choose a suitable contraceptive health conditions and needs. One of the side effects that may occur as a result of the use of contraceptive DMPA is decreased libido (sexual desire). Objective : To determine the long correlation with the level of contraceptive use DMPA sexual function. Methods : This type of research is quantitative with cross sectional approach. The sample in this study is the acceptor of DMPA in BPM Christine Sulastri Lamper, Semarang numbering 81 respondence. The sampling technique is accidental sampling. In this study, using the Spearman Rank. Result : The average respondent has used DMPA 2.39 years with a median value of 2 years. The average respondent had sexual function value of 72.27 by the middle value 72. There is a significant correlation between the duration of use of contraceptive DMPA with the level of sexual function (p = 0.000), and the opposite direction is a strong correlation (r = -0.799). Conclusion : The longer the contraceptive use DMPA will further reduce the level of sexual function. DMPA contraceptives service providers, especially midwives are expected to be able to provide an explanation wise about their decline in sexual function as a side effect. The acceptor DMPA DMPA contraceptives should not take more than two years, so that sexual function remains optimal. Keywords : Contraception DMPA; Sexual Function
Hubungan Pendidikan dan Paritas dengan Kejadian Kehamilan Tidak Diinginkan pada Akseptor KB di PKBI As Sakinah Kabupaten Pemalang Kiki Ayu Apriliana; maftuchah maftuchah; Rose Nurhudhariani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.873 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.61

Abstract

Latar belakang : Tingginya angka aborsi akibat kehamilan tidak diinginkan adalah sebuah fakta yang tidak dapat dilihat hanya dari salah satu faktor saja. Kadang seseorang merasa jumlah anak yang dimiliki sudah cukup, tetapi ternyata hamil lagi. Dengan kata lain kehamilan itu tidak dikehendaki. Tingginya angka kematian ibu ini disebabkan oleh berbagai penyebab yang kompleks yaitu sosial, budaya, ekonomi, paritas, tingkat pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan gender. Pasien yang datang ke klinik dengan akseptor KB pada tahun 2014 karena kehamilan yang tidak diinginkan yaitu sebanyak 108 pasien dari jumlah total 136 pasien yaitu sebanyak 38 pasien dengan tindakan Aspirasi Vakum Manual (AVM) dan sisanya melanjutkan kehamilannya yaitu 70 pasien. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pendidikan dan paritas dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan pada akseptor KB di klinik As Sakinah Pemalang. Metode Penelitian : survei analitik dengan pendekatan retrospektif, menggunakan instrument rekam medik yang ada di klinik PKBI As Sakinah Pemalang Tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan riwayat KB yang datang ke klinik PKBI As Sakinah Pemalang pada tahun 2014 sebanyak 108 orang. Hasil Penelitian : Ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan pada akseptor keluarga berencana di klinik PKBI As Sakinah Pemalang (p value 0,008 < 0,05). Ada hubungan antar paritas dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan pada akseptor keluarga berencana di klinik PKBI As Sakinah Pemalang (p value 0,009 < 0,05). Saran : Memberikan informasi yang berguna untuk peningkatan pelayanan kesehatan yang bermutu dalam rangka mensukseskan gerakan keluarga berencana. Kata kunci : Pendidikan, Paritas; Kehamilan Tidak Diinginkan  THE CORRELATION BETWEEN EDUCATION AND PARITY WITH THE UNWANTED PREGNANCY AT KB ACCEPTOR IN CLINIC PKBI AS SAKINAH PEMALANG DISTRICT 2014 YEAR Abstract Background : The height of number abortion of effect pregnancy not wanted was a fact which cannot be seen only from one of just just factor. Sometime somebody felt the child amount owned have enough, but pregnant in the reality again. Equally that pregnancy was not desired. This mother Mortality height because of various complex cause that were social, cultural, economic, parity, mount the education, facility of health service, and gender. Incoming patient to clinic with the acceptor KB in the year 2014 because undesirable pregnancy that were 108 patient from full scale 136 patient that were 38 patient with the Vacuum Aspiration Manual action ( AVM) And the rest continue its pregnancy that were 70 patient. Objective : To identify the correlation between education and parity with the unwanted pregnancy at KB acceptor in clinic PKBI As Sakinah Pemalang. Methods : In this research the writer used the analytic desain survey research with the approach of retrospectiv study. Research instrument used the note record of exist in clinic of PKBI As Sakinah Pemalang Year 2014, secunder date. Population in this research were all pregnant mothers with the incoming history KB to clinic of PKBI As Sakinah Pemalang in the year 2014 they were 108 people. Results : There was a significant correlation between the education with unwanted pregnancy at KB acceptor in clinic of PKBI As Sakinah Pemalang. Chi Square value of 11,792 and with a p value of 0,008 < 0,05 so Ho refused. There was a significant correlation between the parity with unwanted pregnancy at KB acceptor in clinic of PKBI As Sakinah Pemalang. Chi Square value of 9,439 and with a p value of 0,009 < 0,05 so Ho refused. Suggestion : Giving information which was good for make-up of certifiable health service in order to success of family planning (KB) movement. Keywords : Education; Parity; Unwanted Pregnancy
Pengaruh Pemberian Suplemen Besi Saat Menstruasi terhadap Kadar Hb Mahasiswi Tingkat I DIII Keperawatan STIKes Karya Husada Semarang Rose Nurhudariani; Siti Purwati
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.805 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.66

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang sangat penting di Indonesia khususnya anemia defisiensi besi. Remaja putri secara normal akan mengalami kehilangan darah melalui menstruasi setiap bulan. Bersamaan dengan menstruasi akan dikeluarkan sejumlah zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. Remaja putri mudah terserang anemia, karena pada umumnya masyarakat Indonesia (termasuk remaja putri) lebih banyak mengkonsumsi makanan nabati yang kandungan zat besinya sedikit. Prevalensi Anemia Defisiensi Besi (ADB) di Indonesia masih cukup tinggi dan menempati urutan pertama. Hal ini ditunjukkan dimana lebih dari separuh remaja putri di Indonesia yang menderita anemia adalah sebesar 26,50%. Tujuan Penelitian: untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Suplemen Besi Saat Menstruasi terhadap Kadar Hb Mahasiswi  Tingkat I  D III  Keperawatan Asrama STIKES Karya  Husada  Semarang. Metode: Penelitian ini  menggunakan jenis  penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Quasi Eksperiment (One Group Pre-test and Post-test). Populasi penelitian ini adalah mahasiswi tingkat I D III Keperawatan asrama STIKES Karya Husada Semarang sebanyak 42 mahasiswi dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian yang telah dilakukan di STIKES Karya Husada Semarang diperoleh hasil ada pengaruh pemberian yang signifikan suplemen besi saat menstruasi terhadap Kadar Hb mahasiswi   tingkat I   D III Keperawatan Asrama   STIKES Karya Husada Semarang dengan   p value sebesar 0,000 (p<0,05). Kata Kunci :  Anemia; Hemoglobin; Menstruasi; Suplemen Besi. The Influence Of Iron Supplement Towards Haemoglobin Levels During Menstruation in First Grade Female Students Of Diploma Nursing Study at Karya Husada Health Science College of Semarang Abstract Background: Anemia is one of particularly important nutritional problems in Indonesia, especially iron deficiency anemia. Normal young women will experience blood loss through menstruation every month. Along with periods will be issued a number of iron is needed for the formation of hemoglobin. Young women prone to anemia, because in general people of Indonesia (including women) consume more plant-based foods for iron bit. Prevalence of Iron Deficiency Anemia (ADB) in Indonesia is still quite high and ranks first. This is shown in which more than half of young women in Indonesia who suffer from anemia amounted to 26.50%. Purpose: This research was to know the effect of the giving iron suplement during menstruation toward hemoglobin concentration to the college students of level I Diploma of Nursing at dormitory  Karya Husada Health And Science College of Semarang. Method: This research used the type of quantitative   research, with Quasy Experiment (One Group Pre-test and Post-test) approach. In this research, population was  student level I Diploma of Nursing  in dormitory at  Karya Husada Health and Science College of Semarang, as many as 42 university students with purposive sampling technique. The data obtained were analyzed using test of Wilcoxon. Result: The result of research that used in Karya Husada Health And Science College Semarang that be obtained result there was a significant the effect of the giving of iron suplementation during menstruation toward Hemoglobin concentration to the college students of level I Diploma of Nursing at dormitory  Karya Husada Health And Science College of Semarang  with  p value as much as 0,000 (p<0,05). Keyword : Anemia; Hemoglobin; mestruation; Fe
Persepsi Ibu tentang Pemberian Obat Filariasis untuk Pencegahan Elephantiasis pada Balita di Desa Jono Tawangharjo Grobogan Emma Nur Chayati; dita wasthu prasida
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.572 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.57

Abstract

Latar Belakang:Penyakit filariasis sampai saat ini masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Tahun 2015 angka kejadian penderita mencapai 11 kasus, termasuk data yang ada di Tawangharjo yaitu ada 3 kasus, yang terdapat di Desa Jono.  Pada pemberian obat pencegahan filariasis di desa Jono yaitu mencapai 682 jiwa kecuali anak dibawah 2 tahun, ibu hamil, penderita penyakit berat dan usia lebih dari 70 tahun. Menurut data yang bersumber dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Republik Indonesia, saat ini Indonesia ada 302 kabupaten/kota yang endemis filariasis serta Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2014 Tentang Penanggulangan Filariasis yaitu Pemutusan rantai penularan sebagaimana yang dimaksud dilaksanakan paling sedikit melalui Pemberian Obat Pencegahan Secara Masal (POPM) Filariasis pada wilayah endemis Filariasis dan upaya perlindungan dari gigitan nyamuk. Tujuan penelitian: untuk melihat implementasi pelaksanaan pemberian obat massal pencegahan filariasis di kabupaten Grobogan tahun 2015. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain ,melalui wawancara terarah. Subyek penelitian adalah ibu-ibu yang mempunyai anak balita (2-5 tahun) yang mendapatkan pengobatan massal. Hasil penelitian: Pemberian obat secara massal untuk pencegahan filariasis pada balita (2-5 tahun) sangat diperlukan dan didukung oleh masyarakat, karena pengobatan massal ini akan berpengaruh terhadap rantai penularan penyakit filariasis yang mengakibatkan penyakit menahun dan cacat permanen pada penderitanya apabila tidak ditangani secara cepat. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan sosialisasi tentang cara pencegahan filariasis dan memberikan pengobatan massal filariasis secara berkelanjutan untuk memutus rantai penyakit filariasis. Kata kunci : Persepsi; Pencegahan; Obat Filariasis  Mother’s  Perception About Drug For Prevention Elephantiasis Filariasis In Toddlers In Tawangharjo Grobogan ABSTRACT Background: Filariasis is still a problem for public health. Data health departementGrobogan 2015 the incidence of patients reached 11 cases, including data on the Tawangharjo namely 3 cases, contained in Jono village. Filariasis prevention of drug administration in Jono village, reaching 628 inhabitants except children under 2 years old, woman pregnant, patients with severe disease and the elderly over 70 years. According to data from the Directorate General of Disease Control and Environmental Health Department of the Republic of Indonesia, Indonesia there are 302 districts / cities are endemic filariasis as well as the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 94 Year 2014 About the Countermeasures Filariasisie Termination of the chain of transmission within the meaning carried out at least through Prevention off Mass Drug Administration (POPM) Filariasis in endemic areas of filariasis and protective measures against mosquito bites. Purpose: The purpose of this study is to see the implementation of the implementation of preventive filariasis mass drug administration in Grobogan 2015. Method: This study used qualitative methods to design, through targeted interviews. Subjects were mothers who have young children (2-5 years) who received mass treatment. Result: The results of this study indicate that mass drug administration for filariasis prevention in infants (2-5 years) is required and supported by the community, because this mass treatment would affect the chain of transmission of filariasis disease resulting in chronic diseases and permanent physical disabilities of patients if not treated rapidly.Health workers are expected to increase the socialization and give filariasis mass treatment on an ongoing basis to break the chain of filariasis. Key word : Perception; Prevention; Filariasis Drug
Persepsi Terapi ARV (Anti Retroviral Virus) pada Orang yang Terinfeksi HIV/AIDS di Kota Salatiga Maria Suprihaningsih; Dewi Mayang Sari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.83 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.62

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah. Menurut laporan tahunan terbaru dari Badan Dunia untuk penanggulangan HIV/AIDS atau UNAIDS, Indonesia kini berada diurutan nomor satu. Terkait laju peningkatan kasus HIV di Indonesia pada tahun 1998 jumlah kasus HIV baru 591 orang, tetapi pada bulan September 2007 jumlahnya telah mencapai 5.904 orang. Tujuan Penelitian: Mengetahui persepsi terapi ARV (Anti Retroviral Virus) pada orang yang terinfeksi HIV/AIDS di Kota Salatiga. Metode Penelitian: Jenis penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi. Rancangan fenomenologi ini dilaksanakan dengan berpedoman pada tahapan deskriptif yaitu tahapan intuitif analisis dan deskriptif. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang penderita HIV/AIDS di Kota Salatiga atau sampai saturasi data. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian: Persepsi  dalam menjalani terapi ARV (Anti Retroviral Virus) di Kota Salatiga sudah baik, mereka mengetahui tentang ARV dan mengetahui tentang  efek samping yang ditimbulkan dari terapi ARV. Upaya orang yang terinfeksi HIV/AIDS dalam menjalani terapi ARV (Anti Retroviral Virus) di Kota Salatiga. ODHA mengatasi efek samping dengan konsultasi ke dokter dan minum obat yang diberikan dokter. Dukungan petugas manajemen kasus dalam menjalani  terapi ARV (Anti Retroviral Virus) di Kota Salatiga sudah baik. Dukungan  kelompok sebaya terhadap orang yang terinfeksi HIV dalam menjalani terapi ARV (Anti Retroviral Virus) di Kota Salatiga baik. Dukungan suami terhadap istri yang dalam menjalani terapi ARV (Anti Retroviral Virus) di Kota Salatiga baik. Kata kunci            :   Persepsi; ARV; sikap; HIV/AIDS; kelompok sebaya  PERCEPTION THERAPY ARV (ANTI-RETROVIRAL VIRUS) IN PEOPLE INFECTED WITH HIV / AIDS IN THE CITY SALATIGA ABSTRACT Background: The number of people living with HIV / AIDS in Indonesia each year continues to grow. According to the latest annual report of the World Agency for HIV / AIDS or UNAIDS, Indonesia now comes out number one. Related to the rate of increase in HIV cases in Indonesia in 1998, the number of new HIV cases 591 people, but in September 2007 the number had reached 5,904 people. Objective Research: Knowing perception of antiretroviral therapy (Anti Retroviral Virus) in people infected with the H IV / AIDS in Salatiga. Methods: Type research using a phenomenological approach. draft of this phenomenology is guided by the descriptive stage stages intuitive and descriptive analysis. The number of participants in this study were 3 people with HIV / AIDS in Salatiga or until saturation of data. The sampling technique used was purposive sampling. Results of the study: Perception in therapy ARV (Anti-Retroviral Virus) in Salatiga has been good, they know about the drugs and find out about the side effects of antiretroviral therapy. Efforts of people infected with HIV / AIDS in antiretroviral therapy (Anti Retroviral Virus) in Salatiga. PLWHA cope with the side effects consult a doctor and take medicine that doctors prescribe. Support case management officer in antiretroviral therapy (Anti Retroviral Virus) in Salatiga has been good. peers Support against people infected with HIV in antiretroviral therapy (Anti Retroviral Virus) in Salatiga well. Support husbands against wives in antiretroviral therapy (Anti Retroviral Virus) in Salatiga well. Keywords    : Perception; antiretroviral therapy; attitude; HIV / AIDS; officers peer  
Perilaku Sadari (Periksa Payudara Sendiri) pada Mahasiswa Tingkat II Prodi DIII Kebidanan di STIKes Karya Husada Semarang Dyah Ayu Wulandari; Lestari Puji Astuti; Martina Dewi Megasari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.937 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.58

Abstract

Latar Belakang : SADARI merupakan salah satu langkah deteksi dini untuk menemukan adanya kelainan pada payudara sehingga dengan pemeriksaan payudara sendiri maka kemungkinan adanya perubahan atau kelainan pada payudara diharapkan bisa dideteksi secara dini dan prognosisnya akan lebih baik lagi jika dilakukan pengobatan lebih awal. Tujuan : Mengeksplorasi perilaku SADARI pada mahasiswa tingkat II Prodi D III Kebidanan di STIKES Karya Husada Semarang tentang pengetahuan SADARI, keteraturan pelaksanaan SADARI, teknik melakukan SADARI, hambatan melakukan SADARI. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Jumlah partisipan 3 mahasiswa tingkat II prodi D III Kebidanan yang pernah melakukan SADARI di STIKES Karya Husada Semarang. Hasil : Pengetahuan mahasiswa tentang SADARI sudah baik. Keteraturan mahasiswa dalam melaksanakan SADARI masih belum teratur setiap bulan serta melakukan SADARI ketika mengingatnya saja. Teknik SADARI mahasiswa sudah baik, memeriksa dari payudara sampai ketiak, jika ada kelainan segera memeriksakannya. Hambatan dalam melakukan SADARI yaitu sering lupa, solusi yang dilakukan yaitu membuat pengingat atau agenda. Kata Kunci : Perilaku;  SADARI  PHENOMENOLOGY STUDY OF BSE (BREAST SELF EXAMINATION) BEHAVIOUR ON STUDENTS LEVEL II OF DIPLOMA III OF MIDWIFERY AT KARYA HUSADA HEALTH SCIENCE COLLEGE SEMARANG ABSTRACT Background : BSE is one of methods early detection to find any abnormalities in the breast so that the breast self examination the possibility of changes or abnormalities in the breast are expected to be detected early and the prognosis would be better if done early treatment. Purpose : To explore the BSE behaviour on students level II of Diploma III of Midwifery at Karya Husada Health Science College Semarang, the regularity of the implementation of the BSE, techniques perform BSE, barriers perform BSE. Method : The research used qualitative method with phenomenological approach. The data collection techniques with in-depth interviews. Number of participants 3 sophomore II Program DIII Midwifery ever perform BSE in STIKES Karya Husada Semarang. Result : The results of in-depth interviews in participants obtained information about Student knowledge about BSE has been good. Regularity of students in conducting BSE is still not regularly perform breast self-exam every month and when remembering it. BSE engineering students has been good, checking of the breast to the armpit, if there is any abnormality checked immediately. Barriers to BSE that is often forgotten, solutions do is make a reminder or agenda. Keywords : Behavior;  BSE
Pengaruh Permen Jahe terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kendal Ainul Maghfiroh; Lestari Puji Astutti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.572 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.65

Abstract

Latar Belakang : Mual dan muntah(emesis gravidarum) adalah gejala yang sering muncul pada kehamilan trimester 1.mual biasanya terjadi di pagi hari,tetapi dapat pula terjadi setiap hari dan malam hari, ini terjadi karena relaksasi pada otot-otot pencernaan antara lain peristaltik dilambung sehingga pencernaan makanan oleh lambung menjadi lebih lama dan mudah terjadi peristaltic balik ke esophagus, selain itu juga karena pengaruh dari homon HCG, Di Wilayah Puskesmas Kaliwungu sebanyak 87,9 % ibu hamil trimester 1 mengalami mual muntah, berbagai macam cara yang dilakukan untuk mengatasi mual muntah salah satunya adalah pemberian permen jahe.. Menurut Dr.Borelli dari University of  Naples Frederica di Itali mengatakan  bahwa jahe bisa menjadi terapi yang efektif untuk mengatasi mual dan muntah dalam kehamilan. Tujuan : untuk menganalisa pengaruh permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Kendal. Metode Penelitian : metode penelitiahan ini adalah penelitian pre eksperimen dengan desain static group comparison/ posttest only controlgroup design, menggunakan sampel 38 responden, masing-masing 19 responden untuk kelompok perlakuan dan 19 responden untuk kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur mual muntah adalah lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan sendiri oleh peneliti dan data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji test mann whitney. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh permen jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 dengan nilai p value (p=0,022, α = 0,05). Kesimpulan :  Ada pengaruh permen jahe terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Kendal. Diharapkan permen jahe bisa menjadi alternatif pilihan dalam mengatasi emesis gravidarum pada ibu hamil. Kata Kunci: Permen Jahe;  emesi;  gravidarum Trimester 1 THE EFECT OF GINGER CANDY TO REDUCING EMESIS GRAVIDARUM IN FIRST TRIMESTER OF PREGNANT IN KENDAL KALIWUNGU PUBLIC HEALTH DISTRICT 2016 AbstractBackground : Nausea and vomitus(emesis gravidarum) are symptoms that often arises in first trimester pregnancy, ussually occurs in the morning, but can also occurs everyday and night. This occurs due to the relaxztion of the muscles of the digestive include gastric peristaltis so digestion by the stomach longer and forth easily occur peristalsis to esophagus, and also efect from HCG hormone, Kaliwungu Public Health Distric in the region as much as 87,9% of the first trimester pregnant experience nausea and vomitus. Dr.Borelli dari University of Naples Frederica di Itali say that ginger may be an effective therapi to treat emesis gravidarum. Purpose : to identify the efect ginger candy to reducing emesis gravidarum in first trimester pregnant in Kaliwungu Public Health Kabupaten Kendal. .  Method : This reseach used pre eksperiment with static group comparison/ posttest only controlgroup design.each 19 respondent for intervention and control groups. Instrument used to measure emesis gravidarum is cheklist. Collected of the data was carried out by the researcher herself and the collected data was analyzed in univariate, bivariate by using test mann whitney. Result :The result of the research shows that efect ginger candy to reducing emesis gravidarum in first trimester one pregnant (p=0,022, α = 0,05). Conclusion: Ad a ginger candy effect to decrease nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester Kaliwungu Regional Health Center Kendal. The expected ginger candy can alternative choice to reduce emesis gravidarum in first trimester pregnant. Key words ; Ginger candy, emesis gravidarum trimester 1

Page 1 of 1 | Total Record : 10