cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
hariefamily@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian
ISSN : 25273663     EISSN : 26214288     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Fokus bidang: Agroteknologi, Agribisnis, Sosial Ekonomi Pertanian, Pembangunan Pertanian dan bidang Ilmu Pertanian lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
PEMASARAN GAMBIR (Uncaria Gambir Roxb) DI KENAGARIAN MANGGILANG KEC. KOTO BARU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Rahmi Yuristia
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No 1 Juni 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i1.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pemasaran gambir diKenagarian Manggilang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten LimaPuluh Kota. Penelitian ini dilakukan selama 2 ( dua ) bulan dari januari -maret 2017 dengan menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif danmetode survei . Berdasarkan hasil penelitian pemasaran gambir dilokasipenelitian berjalan cukup baik. Lembaga- lembaga yang terlibat dalampemasaran gambir berperanBaik dan saling bergantung satu dengan lainnya. Saluran pemasarangambir yang pendek dan sederhana yaitu hanya terdapat saluran pemasarandi daerah penelitian: petani - pedagang pengumpul - pedagang antarkecamatan - konsumen akhir, dimana konsumen akhir disini adalaheksportir di padang. Pendeknya rantai pemasaran membuat marginpemasaran yang terjadi cukup efisien.Kata kunci: pemasaran, gambir, manggilang
UJI KOMPOS SLUDGE DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus. L) R.Mirta Bestari; Elfi Indrawanis; Chairi Ezward
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Vol 2 No 1 Desember 2018
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v2i1.1150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompos sludge dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu faktor M (kompos sludge) terdiri dari 4 taraf : M0 (kontrol) M1 (pemberian 240 g/plot) M2 (pemberian 480 g/plot) M3 (pemberian 720 gr/plot). Faktor D (pupuk SP-36) terdiri dari 4 taraf : D0 (kontrol) D1 (pemberian 0,34 g/tanaman) D2 (pemberian 0,69 g/tanaman) D3 (pemberian 1,03 gr/tanaman). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian perlakuan kompos sludge (M) secara tunggal memberikan pengaruh nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman, perlakuan terbaik M2 (480g/plot) yaitu (28,88 cm), umur berbunga tercepat pada perlakuan M3 (35,78 hst), dan umur panen M3 (58.50 hst), jumlah polong M3 (35,97 buah) dan berat berat biji kering M3 (7,09 g/tanaman). Pemberian perlakuan pupuk SP-36 secara tunggal memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dengan perlakuan terbaik D3 (1.03 g/tanaman) yaitu (28,17 cm), umur berbunga pada perlakuan D3 (35,86 hst), umur panen pada perlakuan D2 (59,50 hst), jumlah polong D3 (26,75 buah), dan berat biji kering tedapat pada perlakuan D3 (6.10 g/tanaman). Pemberian perlakuan interaksi kompos sludge dan pupuk SP-36 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali pada pengamatan umur muncul bunga. Perlakuan terbaik tinggi tanaman M2D3 (58.00 cm), umur panen M3D2 (58.00), jumlah polong M3D2 (38.67 buah),dan berat biji M3 D2 (7.67 g/tanaman).Kata kunci : kompos sludge, pupuk SP-36, kacang hijau
ANALISIS VEGETASI GULMA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN (TBM) dan TANAMAN MENGHASILKAN (TM) DI DESA PETAI KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Kurnia Putrie Angga Pramana
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 No 2 Desember 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i2.473

Abstract

The aims of this study to the knowledge of the weeds mature and immature oil palm plantation(ElaeisquinensisJacq) in PetaisubdistrictSingingiHilir, Kuantansingingi. The study wasconducted from September to November 2016 by using quadrate method and survei withpurposive sampling technique.The results of the study show a weed on Immature of oil palmplantation , 14 species , as for the highest is panicumbrevifolium with 18,23 % SDR poaceaeweed of the family and lowest 0,67 % linearisgleichenia .A weed on palm oil plantationconsisting of 12 species , SDR the highest that is a kind of paspalumconjugatum , members ofthe family who dominant is the type poaceaewhile SDR lowest is melastomamalabatricum 1,19% of the family melastomaceae.Keyword: Weed, Immature of Oil Palm, Mature of Oil Palm, SDR
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Alium Ascalonikum L) PADA BEBERAPA MEDIA TANAM Yustitia Akbar Pinta Yuliani
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 No 2 Desember 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i2.478

Abstract

Penelitian tentang penggunaan bermacam media tumbuh terhadap pertumbuhandan hasil tanaman bawang merah telah dilasanakan di kebun percobaan fakultaspertanian Universitas Muhammadiya Sumatra Barat Kelurahan Tanjung Gadang KotoNan Ampek Kec. Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Jenis tanah yang digunakanadala inseptisol, ketinggian tempat 514 mdpl. Waktu penelitian Oktober 2016 sampaiDesember 2016. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan media tanam yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan5 kelompok sehingga semuanya berjumlah 20 petak dan setiap petak terdapat 5tanaman dan 2 merupakan tanaman sampel. Data hasil pengamatan dirata ratakan dandi analisis secara statiska dengan uji f. Bila f hitung perlakuan lebih besar dari f tabelpada taraf nyata 5 % maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test(DNMRT) pada taraf nyata 5%. Perlakuan pada percobaan ini adalah bermacammedia tanam sebagai berikut: A. Pupuk kandang campur tanah topsoil 1:1, B. Pupukkandang campur tanah topsoil 2: 1, C. Pupuk kandang campur tanah topsoil 3:1 , danD. Tanah topsoil.Dari percobaan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan pengguanaanbermacam media tumbuh memberikan hasil yang berbeda tidak nyata sesamanya.Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada waktu dan tempat yangberbeda.
PENGEMBANGAN KAWASAN PEDESAAN BERKELANJUTAN BERBASIS PERTANIAN LAHAN BASAH Rizqha Sepriyanti Burano
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No 1 Juni 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i1.264

Abstract

Pengembangan kawasan perdesaan tidak kalah penting dibandingkan denganpengembangan pada kawasan perkotaan, yang secara terintegrasi pengembangankeduanya ditujukan untuk mewujudkan penyelenggaraan penataanruang wilayahnasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Konsep pengembanganperdesaan berkelanjutan diperlukan guna mendukung terwujudnya saling keterkaitanyang kuat antara kawasan perdesaan dengan kawasan perkotaan. Bila pertumbuhandibiarkan tanpa intervensi dan tidak direncanakan secara berkelanjutan, dikhawatirkankawasan perdesaan menjadi terus berkurang di masa depan.Kabupaten Limapuluh Kota memiliki kawasan pedesaan yang sangat luas, dariseluruh wilayah kabupaten hanya ibukota kabupaten yakni Sarilamak yang bercirikanperkotaan. Oleh karena itu, mewujudkan ruang kawasan perdesaan berkelanjutan dalamrangka pengembangan wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota perlu dilakukanperencanaan pengembangan kawasan pedesaan berkelanjutan berbasis pertanian lahanbasah. Dimana kawasan yang akan dijadikan lokasi perencanaan adalah kawasan yangmemiliki potensi pada pertanian lahan basah. Nagari Sungai Rimbang di KecamatanSuliki merupakan kawasan yang sangat berpotensi untuk pengembangan kawasanpertanian lahan basah.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang mengkajibeberapa aspek yakni tipologi pedesaan, sumber daya manusia, sumber daya alam,kelembagaan, ekonomi, dan sarana prasarana. Selanjutnya untuk mengidentifikasipotensi dan masalah pengembangan wilayah Sungai Rimang dilakukanlah AnalisisSwot. Analisis ini tentu saja berpedoman pada aspek-aspek yang telah dikajisebelumnya. Hasil analisis swot dijadikan acuan dalam rencana pengembangankawasan yakni pengembangan kelembagaan, pengembangan sektor pertanian,pelestarian nilai budaya masyarakat, pengelolaan dan pelestarian lingkungan,pengembangan infrastuktur pedesaan, dan pengembangan komunitas pedesaan. Semuarencana ini akan dijabarkan dalam bentuk program pelaksanaan yang lebih terperinci.Kata Kunci :pengembangan pedesaan, berkelanjutan
PENGARUH LAMA INKUBASI LIMBAH PADAT PABRIK KARET PADA MEDIA TUMBUH PEMBIBITAN TANAMAN KAKAO (Theobrama cacao L.) Wahyudi Wahyudi; Andi Alatas
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Vol 2 No 1 Desember 2018
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v2i1.1151

Abstract

Cocoa plant was an export commodity that contributed in increasing Indonesia'sforeign exchange. For the development of cocoa plants to succeed properly was to prepare planting materials in the nursery well. The purpose of this research was to determine the effect of long incubation of solid waste rubber factory in growing mediaof planting breeding kakao. This research was conducted in Pebaun Hilir Village, Kuantan Mudik district, Kuantan Singingi Regency. The research was conducted for 5 months starting from March to July 2017.The design used in this research is non factorial Randomized Block Design, ie the incubation period of rubber plant solid waste consisting of 5 levels of treatmen,repeated as many as 3 replications so that 15 units of experiment were obtained. Each experimental unit consisted of 4 plants, 3 of which were used as sample plants. The treatment was as follows: S1: Incubate 1 week before planting, S2: Incubate 2 weeks before planting, S3: Incubate 3 weeks before planting, S4: Incubate 4 weeks before planting, S5: Incubate 5 weeks before planting.The observational data were analyzed statistically and continued with the Brightness Advanced Test (BNJ) at 5% level. The parameters observed were: Plant height (cm), stem diameter (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm). The long treatment incubation of solid waste rubber factory had an effect on observation parameter of plant height (42,7 cm) length of incubation 1 week before planting, number of leaf (16,4 strands) incubation length 1 week before planting.Keywords: waste incubation, growth of cocoa.
APLIKASI KOMBINASI KOMPOS KOTORAN KAMBING DENGAN KOMPOS KOTORAN AYAM DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH VARIETAS GAJAH (Arachis hypogeae L) Rahmawati Annesa Khairina
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 No 2 Desember 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i2.474

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul” Aplikasi kombinasikompos kotoran ayam dan kompos kotoran kambing dalam meningkatkan pertumbuhandan hasil tanaman kacang tanah varietas gajah (Arachis hypogeae L), telahdilaksanakan pada Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas MuhammadiyahSumatera Barat di Kelurahan Tanjung Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat KotaPayakumbuh Percobaan ini dimulai dari Agustus sampai dengan Oktober 2017.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5perlakuan dan 4 kelompok, sehingga seluruhnya terdiri dari 20 petak. Perlakuannyaadalah kombinasi kompos kotoran kambing dengan kompos kotoran ayam sebagaiberikut: 100 % kompos kotoran kambing + 0 % kompos kotoran ayam, 75 % komposkotoran kambing + 25% kompos kotoran ayam, 50 % kompos kotoran kambing + 50% kompos kotoran ayam, 25 % kompos kotoran kambing + 75 % kompos kotoranayam, 0 % kompos kotoran kambing + 100 % kompos kotoran ayam. Data pengamatandianalisis secara Statistika dengan Uji F, Apabila F hitung lebih besar dari F tabel,maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) padataraf nyata 5 %.Dari hasil penelitian terhadap kombinasi kompos kotoran kambing dengankompos kotoran ayam dapat diambil kesimpulan bahwa Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa kombinasi 25 % kompos kotoran kambing + 75 % kompos kotoranayam memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap hasil tanaman kacangtanahKey word : kombinasi, kompos, pertumbuhan, hasil, kacang tanah
UJI PERBANDINGAN ARANG SEKAM DENGAN KOMPOS KULIT KAKAO SEBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum.L) HIDROPONIK SISTEM WICK Ahmad Dodi; Seprido Seprido; Angga Pramana
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Vol 2 No 1 Desember 2018
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v2i1.1147

Abstract

The purpose of this research to know the Comparison Charcoal Husk withcompost skin cacao as cropping about the media and crop production and production red onio (Allium ascalonicum.L) hydroponic wick system. This study has been implemented dikebun experiment faculty agricultural kuantan singingi islamic university. This research use random design complete ( ral ) non factorials, using various the comparison media (factors M) consisting of 5 standard treatment and 3 test. Treatment M1 ( Charcoal Husk ) M2 (compost skin cacao) M3 (Charcoal Husk + compost skin cacao) (1:3) M4 (compost skin cacao + Charcoal Husk) (2:2) M5 (Charcoal Husk + compost skin cacao) (3:1). There is a unit of experiments 15, any unit experiment consisting of 4 plants , 3 plants constituting sample plants. The result showed that comparison media Charcoal Husk with compost skin cacao give real impact give influence the real thing to all observation parameter. Observation plant height with the best results on treatment M5 with hight plant 35.71 cm. And have a real influence on observation parameter number of leaves 28.44 helai,gross weight 18.76 g dan dry weight 14.79.Keywords : Red Onion, Charcoal Husk, Compost Skin Cacao, Hidroponics
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI SABUT KELAPA DAN BOKASHI CAIR DARI KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI CAISIM ( Brassica juncea L.) Yunita Sabri
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No 1 Juni 2017
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v1i1.265

Abstract

Penelitian tentang pengaruh pemberian pupuk organik cair dari sabut kelapadan bokashi cair dari kotoran ayam terhadap pertumbuhan tanaman sawi caisim(Brassica juncea L.), telah dilakukan di Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan GugukPanjang, Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organikcair dari sabut kelapa dan bokashi cair dari kotoran ayam berpengaruh nyata terhadaptinggi tanaman, berat basah, berat kering dan berpengaruh tidak nyata terhadapjumlah helaian daun. Tanaman yang diberi perlakuan D (pupuk organik cair dari sabutkelapa 125 ml + bokashi cair dari kotoran ayam 125 ml) memberikan hasil terbaikuntuk tinggi tanaman, jumlah helaian daun, berat basah dan berat kering.Kata kunci : pupuk organik cair dari sabut k
JENIS–JENIS GULMA DI SEKITAR PERTANAMAN CABAI SEBAGAI TUMBUHAN INANG Trips (Thysanoptera : Thripidae) DI NAGARI PAKAN SINAYAN KEC. BANUHAMPU KABUPATEN AGAM Yunita Sabri; Rika Ramadhani
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Vol 2 No 1 Desember 2018
Publisher : Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v2i1.1152

Abstract

Penelitian mengenai Jenis–Jenis Gulma di sekitar Pertanaman Cabai SebagaiTumbuhan Inang Trips (Thysanoptera:Thripidae) telah dilakukan di Nagari PakanSinayan Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja jenis gulma di sekitar pertanaman cabai sebagai tumbuhan inang trips (Thripidae : Thysanoptera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gulma apa saja yang dijadikan inang sementara oleh hama trips. Jenis penelitian ini adalah eksplorasi yang dilakukan di sekitar areal pertanaman cabai dengan luas 50 x 25 meter yang berumur 2 dan 3 bulan yang belum disiangi dan belum diberi pestisida serta ditanam tanpa menggunakan mulsa. Data mengenai gulma dan trips yang didapatkan berupa data primer dan dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan kunci determinasi flora lengkap yang dibuat oleh Nastiti dkk, sedangkan untuk trips yang didapatkan diverifikasi di Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit dan Pengembangan Agens Hayati Bukittinggi. Hasil penelitian didapatkan 22 spesies gulma yang termasuk kedalam 13 famili. Selanjutnya, didapatkan 3 spesies gulma yang menjadi inang dari hama trips, yaitu: Galinsoga parviflora, Rorippa indica, dan Physialis angulata. Kemudian, jenis gulma yang ditemukan di sekitar pertanaman cabai ini adalah: Mimosa pudica dari famili Fabaceae, Ageratum conyzoides, Galinsoga parviflora, Bidens pilosa, dan Gynura crepidioides dari famili Asteraceae, Cyperus kyllingia dan Cyperus rotundus dari famili Cyperaceae, Imperata cylindrica, Leptochloa chinensis, Cynodon dactilon, dan Paspalum conjugatum dari famili Poaceae, Portulaca oleracea dari famili Portulaceae, Lophaterum sp dan Eleusine indica dari famili Graminae, Rorippa indica dari famili Brassicaceae, Euphorbia hierta L. dan Phyllanthus niruri dari famili Euphorbiaceae, Physialis angulata dari famili Solanaceae, Hibiscus sp. dari famili Malvaceae, Amaranthus sp dari famili Amaranthaceae, Colocasia esculenta dari famili Araceae, dan Oxalis corymbosa dari famili Oxalidaceae.Kata kunci: Gulma tanaman cabai, inang Trips.

Page 4 of 11 | Total Record : 108