cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
hariefamily@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian
ISSN : 25273663     EISSN : 26214288     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Fokus bidang: Agroteknologi, Agribisnis, Sosial Ekonomi Pertanian, Pembangunan Pertanian dan bidang Ilmu Pertanian lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
JARINGAN KERJA ANGGOTA KELOMPOK TANI UNTUK MEMPERKUAT DAYA SAING USAHA TANI DI NAGARI TANJUANG ALAM KECAMATAN TANJUANG BARU KABUPATEN TANAH DATAR kanugraha pratama, gilank; husnarti, husnarti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No 1 2019
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i1.4319

Abstract

ABSTRAKIlmu usaha tani adalah ilmu yang mempelajari bagaimana seseorang mengalokasikan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien untuk memperoleh keuntungan yang tinggi pada waktu tertentu. Pelaku utama dalam usaha tani adalah petani, dimana jumlahnya yang banyak membuat pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Badan Penyuluhan Pertanian membuat satu kelembagaan petani, yang lebih dikenal dengan kelompok tani. Pengembangan kelompok tani juga menjadi wahana dan proses tukar menukar informasi serta menjadi jaringan sosial di antara mereka. jaringan kerja memiliki peran penting dalam memelihara dan membangun integrasi sosial, serta menjadi perekat sosial didalam masyarakat sehingga membuat sebuah rangka ikatan yang saling menguatkan dan membatu kegiatan dalam bentuk yang lebih nyaman yaitu konsep kerja sama atau gotong royong.Maka tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kondisi jaringan kerja yang terdapat antara anggota kelompok tani, menjelaskan kaitan jaringan kerja dan cara anggota kelompok tani dapat memperkuat daya saing usaha tani di Nagari Tanjuang Alam Kecamatan Tanjuang Baru Kabupaten Tanah Datar. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam pemilihan lokasi penelitian adalah metode purposive. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik wawancara, obsevasi dan dokumentasi.Dari hasil penelitian ini didapatkan beberapa kesimpulan yaitu : (1) Kondisi Jaringan kerja anggota kelompok tani di Kenagarian Tanjuang Alam dalam bentuk  kerja sama kelompok (Sistem Kongsi). Sistem kongsi yaitu bekerja secara bersama – sama pada lahan anggota secara bergantian ataupun lahan kelompok dengan tujuan meringankan kerja sesama anggota maupun kelompok, (2) Kaitan Jaringan Kerja Anggota Kelompok Tani untuk Memperkuat Daya Saing Usaha Tani di Kenagarian Tanjuang Alam yang terjadi dalam bentuk Sistem kongsi ini akan membantu anggota tani dalam kegiatan secara berkelompok. Seperti para anggota/petani lebih bersemangat dalam bekerja dan saling bertukar informasi dengan anggota lain sehingga mereka mendapat wawasan baru dalam meningkatkan usaha taninya, (3) Cara petani untuk meningkat daya saing usaha tani kelompok tani di Kenagarian Tanjuang Alam Selain partisipasi anggota maka dukungan penyuluh pertanian sangat besar. Peran penyuluh pertanian memberikan bimbingan dan pendampingan pada setiap kelompok tani sudah dilakukan secara rutin. Seperti pendampingan kelompok tani, sekolah lapang, bantuan modal, kegiatan pelatihan, kegiatan penyuluhan pertanian dan pertemuan kelompok. Kata Kunci: Lembaga, keuangan, agribisnis
PENGARUH BEBERAPA TAKARAN PUPUK KOMPOS JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccaratha Sturt) Restu Mulia, Dika
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No 1 2019
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i1.4337

Abstract

ABSTRAK              Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pengaruh Beberapa Takaran Pupuk Kompos Jerami Padi Terhadap  Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays sacaratha Sturt)” telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, yang teerletak di Kelurahan Tanjung Gadang, Koto Nan Ampek Payakumbuh. Jenis tanah tempat penelitian adalah Incepticol dengan ketinggian tempat ± 514 m di atas permukaan laut. Percobaan penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan November sampai Februari 2019.            Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga jumlah petakan seluruhnya adalah 20 petak. Ukuran Petak adalah 1 m x 1,2 m, dalam satu petak terdapat 6 tanaman dengan 3 tanaman sampel per petak. Perlakuannya adalah pemberian beberapa takaran kompos jerami padi sebagai berikut : 0 t/ha, 10 t/ha, 15 t/ha, 20 t/ha, , 25 t/ha. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf uji coba 5%.Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, saat muncul bunga jantan dan bunga betina, lebar daun terlebar, panjang daun terpanjang, jumlah daun, umur panen, panjang tongkol dan diameter tongkol, jumlah tongkol, berat tongkol dengan kelobot dan berat tongkol tanpa kelobot, berat tongkol per hektar.            Hasil percobaan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian takaran kompos jerami padi 0-25 ton/ha belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis.  Kata Kunci : Pengaruh, Pupuk Kompos Jerami Padi, Pertumbuhan dan Hasil, Tanaman                        Jagung Manis 
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN KOMPOS JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium Fistulosum L.) ROMADHANI, RAHMAD; Ramadhan, Fajri
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No 1 2019
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i1.4317

Abstract

ABSTRAK              Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pengaruh Pemberian Beberapa Takaran Kompos Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium FistulosumL.)” telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unversitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inceptisol, ketinggian tempat ± 514 mdpl. Waktu percobaan dilaksanakan bulan Desember 2018 sampai bulan Februari 2019.             Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan penelitian dan dalam setiap petak berjumlah 25 tanaman dan di ambil 5 tanaman sebagai sampel. Dengan perlakuan 0 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Data hasil pengamatan di rata-ratakan dan di analisis secara statistika dengan uji F pada taraf 5%.            Dari hasil percobaan tentang pemberian beberapa takaran kompos jerami padi terhadap tanaman bawang daun dapat di ambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa takaran kompos jerami padi belum dapat meningkat kan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun.  Kata Kunci : Takaran, Kompos Jerami Padi, Pertumbuhan dan Hasil, Tanaman Bawang Daun 
PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKMA) TERHADAP PERMODALAN PETANI DI KELURAHAN PADANG ALAI BODI KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR KOTA PAYAKUMBUH afri yanda, geri; reza, Muhammad
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No 1 2019
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i1.4318

Abstract

Tujuan dari penelitian yang hedak di capai dalam penelitian ini adalah :Mendeskripsikan kondisi peran LKMA dalam membantu permodalan petani untuk menjalankan usaha pertaniannya di Kelurahaan Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh timur, Kota Payakumbuh dan Mengidentifikasi dan mendeskripsikan aspek- aspek yang berkaitan dengan peran LKMA dalam menjalankan perannya sebagai sumber permodalan petani.Pendekataan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangakan metode yang digunakan adala metode deskriptif kualitatif. Menurut Febriani (2013) metode penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian, data deskriptif berupa kata-kata, tulisan, atau lisan dari orang-orang, dan perilaku yang dapat diamati. Melalui metode penelitian kualitatif merupakan cara untuk mendeskripsikan dan menganalisa fenomena peristiwa, aktifitas sosial,  pemikiran orang secara individual maupun kelompok.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Pincuran Bonjo di Kelurahaan Padang Alai Bodi telah menjalankan perannnya dalam membantu permodalan bagi petani. Adapun peran yang telah dijalankannya adalah berperan sebagai penyediaan modal kepada para petani, berperan meningkatkan akses modal terhadap petani, berperan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas petani, berperan dalam memberikan nilai tambah dan daya saing terhadap produk usaha agribisnis para petani, berperan mendorong perkembangan usaha agribisnis para anggota serta mendorong perekonomian perdesaan dan aspek-aspek yang berkaitan dengan peran Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) baik aspek internal dan eksternal juga telah  membatu kinerja pengurus Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Pincuran Bonjo dalam menyediakan kemudahan akses modal bagi para petani dan aspek internal dan eksternal juga terus mendorong petani untuk terus tumbuh dan berkembang dalam menjankan kegiatan usahataninya.Keywords: Institutions, finance, agribusiness
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA PENGOLAHAN GAMBIR DI NAGARI LUBUK ALAI KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Hatika, Mulia; Nasrul, Wedy; husnarti, husnarti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 1 (2019): Vol 3 No 1 2019
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i1.4593

Abstract

Penelitian ini dilakukan ditiga jorong (Jorong Sei Dua Anau, J.Koto Tinggi dan J.Rumbai) di Nagari Lubuk Alai Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis nilai tambah pada pengolahan gambir di Nagari Lubuk Alai. Metode yang dilakukan yaitu dengan meotode deskriptif kuantitatif. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan observasi langsung kerumah kempa tempat pengolahan gambir. Teknik analisa dalam penelitian ini dihitung menggunakan Ms.Excel. Analisis yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisa nilai tambah pada pengolahan gambir di Nagari Lubuk Alai. Hasil penelitian diperoleh bahwa proses dalam pengolahan gambir masih tergolong sangat sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan analisis nilai tambah yang dihitung menggunakan Metode Hayami,  nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan gambir di daerah penelitian masih tergolong rendah dengan rasio nilai tambah 50 % (49%). Masalah yang terdapat pada proses pengolahan gambir dan analisa nilai tambah yaitu proses pengolahan yang masih menggunakan alat yang sederhana sehingga tidak dapat memproduksi secara banyak, dan harga gambir yang selalu berubah bisa menjadi masalah dalam peningkatan nilai tambah terhadap pengolahan gambir. Permasalahan nilai tambah pada proses pengolahan gambir yang dihadapi petani ialah teknologi dan proses pascapanen/pengolahan. Permasalahan yang dihadapi dalam pengusahaan komoditas gambir adalah, 1) kualitas gambir rendah dan besarnya kehilangan dalam pengolahan yang memerlukan perbaikan mutu, 2) rantai tata niaga yang panjang dan didominasi pihak luar, 3) posisi tawar petani yang rendah dimana belum adanya jaminan harga yang stabil pada tingkat yang menguntungkan petani, 4) kurangnya informasi pasar internasional mengenai harga rill gambir, 5) adanya kebiasaan mencampur gambir dengan bahan-bahan lain sehingga harga jualnya lebih rendah, dan 6) peran pemerintah daerah yang terbatas. Permasalahan nilai tambah utama gambir saat ini ialah rendahnya produktivitas dan mutu produk yang dihasilkan, akibat dari cara budidaya dan proses pascapanen atau pengolahan yang belum optimal serta minimnya dukungan teknologi sehingga permasalahan ini sangat berkaitan dengan pendapatan petani dalam menghasilkan nilai tambah terhadap pengolahan gambir.
PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKMA) TERHADAP PERMODALAN USAHA TANI DI LKMA PINCURAN BONJO KELURAHAN PADANG ALAI KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR KOTA PAYAKUMBUH yanti, trisna; Nasrul, Wedy
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i2.5586

Abstract

ABSTRAK Lembaga keuangan mikro agribisnis (LKMA) adalah lembaga usaha yang mengelola jasa keuangan untuk membiayai usaha agribisnis di pedesaan. Salah satu LKMA yang  memberikan layanan permodalan untuk pengembangan usaha tani adalah LKMA Pincuran Bonjo yang terletak di Kelurahan Padang Alai, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat. LKMA Pincuran Bonjo mengatasi persoalan petani yang sebelumnya melakukan peminjaman kepada bank dengan prosedur yang cukup menyulitkan dan juga kepada rentenir dengan imbalan bunga yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan LKMA Pincuran Bonjo terhadap permodalan usaha tani berdasarkan persepsi petani, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang paling mempengaruhi keberlanjutan LKMA tersebut dalam memberikan permodalan kepada petani.  Adapun metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif.  Dalam pengumpulan data yang diperlukan, peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan studi kasus.  Teknik analisa data yang digunakan yaitu Skala likert dan rating scale serta analisis persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di LKMA Pincuran Binjo, secara umum LKMA ini berperan kuat terhadap terhadap permodalan usaha tani berdasarkan persepsi petani yaitu memperoleh persentase skor 84%. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi keberlanjutan LKMA Pincuran Bonjo yaitu (1) tujuan LKMA memperoleh persentase 80%, (2) jenis kegiatan usaha memperoleh persentase 60%, (3) struktur organisasi memperoleh persentase 50%, (4) pembagian peran/fungsi persentasenya 40%, (5) sumber ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) persentasenya 30%, (6) manajemen usaha persentasenya 20%, dan (7) faktor sistem koordinasi 10%. Kata Kunci :Permodalan usaha tani, peranan LKMA, faktor internal dan faktor   eksternal, LKMA Pincuran Bonjo. 
RANTAI PASOK JERUK SIAM (Citrus nobilis) DINAGARI TALANG ANAU KECAMATAN GUNUANG OMEH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Septian, M. Halim; Nasrul, Wedy
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 5, No 1 (2021): VOLUME 5 NO 1 JUNI 2021
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v5i1.5651

Abstract

ABSTRAK           Penelitian ini dilakukan di Nagari Talang Anau Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis rantai pasok jeruk siam di Nagari Talang Anau. Metode dalam penelitian ialah menggunakan metode deskriptif. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan wawancara langsung kekebun petani jeruk siam dan ketempat gudang toke jeruk siam. penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana aliran rantai pasok jeruk siam di Nagari Talang Anau. Berdasarkan hasil yang mengacu pada pelaksanaan penelitian ini di Nagari Talang Anau terdapat 3  pola rantai pasok dalam pemasaran jeruk siam yaitu, (1) Pola Rantai Pasok 1 yaitu aliran rantai pasoknya melibatkan Petani – Toke – Pedagang pengecer – Konsumen akhir, (2) Pola Rantai Pasok 2, aliran yang hanya melibatkan Petani – Pedagang Pengecer – Konsumen akhir (3) Pola Rantai Pasok 3, pola yang melibatkan Petani – Konsumen akhir. Peran lembaga pada rantai pasok jeruk siam di Nagari Talang Anau Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki peran yang berbeda-beda, dimana setiap lembaga melakukan perannya dengan tujuan yang menguntungkan lembaga itu sendiri ataupun lembaga lainnya. Adapun peran yang membedakannya ialah (1) Petani hanya berperan sebagai mulai dari budidaya, panen hingga penjualan, (2) Toke berperan sebagai pembelian, sortasi dan grading, packing, pengangkutan dan melakukan penjualan, (3) Pedagang pengecer mempunyai peran melakukan pembelian, sortasi dan grading, pengangkutan dan penjualan, sedangkan konsumen akhir hanya berperan sebagai pembeli (Fadilla, 2009).  Kata Kunci : Rantai pasok, Peran Lembaga,  Jeruk siam, metode deskriptif.
STUDI KELAYAKAN USAHA TANI PADI SAWAH DI NAGARI SUNGAI BERINGIN KECAMATAN PAYAKUMBUH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Putri, Ainil; Reza, Muhammad
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 2 (2020): VOLUME 4 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i2.5641

Abstract

ABSTRAK Pengembangan tanaman pangan merupakan salah satu bagian dari sektor pertanian yang mendapat perhatian serius dan terus dikembangkan sampai saat ini. Tujuan pembangunan pangan adalah untuk mewujudkan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan. Secara umum peningkatan produksi suatu usahatani dapat merupakan indikator keberhasilan dari usahatani. Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki hasil pertanian yang cukup baik. Dimana dua tahun terakhir luas panen dan produksi padi sawah meningkat, padi sawah dapat dikategorikan sebagai komoditi komersial karena sebagian besar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan harga yang berlaku di pasar. Selain itu perlu juga dikaji dari segi ekonomi usahatani padi sawah, yakni bagaimana tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui pendapatan usaha tani padi sawah di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota. 2) Mengetahui kelayakan usaha padi sawah di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota. penelitian ini mengunakan metode deskriptif Kuantitatif. Kesimpulan dalam penelitian ini 1) Rata-rata pendapatan yang di dapatkan oleh petani yang menjual gabah basah luas lahan ¼ha adalah Rp.1.688.579, ½ha sebesar Rp.3.484.700, 1ha sebesar Rp.5.884.703. Sedangkan pendapatan yang di dapatkan oleh petani yang menjual beras luas ¼ha sebesar Rp.2.098.236, ½ha sebesar Rp.4.496.183, 1ha sebesar Rp.10.159.940. 2) Usaha tani di Nagari Sungai Beringin ini layak di usahakan dilihat dari R/C ratio dan BEP Harga, R/C untuk petani yang menjual gabah basah lahan adalah  ¼ha=1.56, ½ha=1.57, 1ha=1.52. Sedangkan R/C ratio untuk petani yang menjual beras luas  ¼ha=1.53, ½ha=1.66, 1ha=1.80. Sedangkan BEP Harga untuk petani yang menjual gabah basah dinyatakan balik modal bila harga jualnya dengan luas ¼ha=Rp.4.206, ½ha=Rp.4.005, 1ha=Rp.4.052. Sedangkan untuk petani yang menjual beras dengan luas lahan ¼ha=Rp.8.459, ½ha=Rp.7.773, 1ha=Rp.6.928. Kata Kunci : Pendapatan, Kelayakan, Padi Sawah 
PENGARUH BEBERAPA TAKARAN KOMPOS KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca formatypica) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) Sunanda, Aan Aris; Akbar, Yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 6, No 2 (2022): VOLUME 6 NO 2 DESEMBER 2022
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v6i2.5670

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul “Pengaruh Beberapa Takaran Kompos Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)” yang telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kelurahan Tanjuang Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh pada tanggal 16 Agustus sampai 22 Oktober 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok sehingga terdapat 20 petakan dengan ukuran petak 1.2 m x 1 m dan dalam 1 petak terdapat 16 tanaman dengan 4 tanaman sampel yang dipilih secara acak. Hasil penelitian kacang merah dianalisis menggunakan uji F yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5% dengan perlakuan kompos kulit pisang kepok dengan takaran 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha. Parameter pengamatan yang diamati yaitu saat muncul lapang, tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, berat biji pertanaman, berat biji per petak dan per hektar.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian beberapa takaran kompos kulit pisang kepok 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang merah. Kata Kunci : Kacang merah, kompos kulit pisang kepok, pertumbuhan dan hasil
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM (Brassica juncea l.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN PUPUK BOKASHI KOTORAN SAPI Tanjung, Rina Rizky; ., Sevindrajuta
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 1 (2020): VOLUME 4 NO 1 JUNI 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i1.5627

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) Akibat Pemberian Beberapa Takaran Pupuk Bokashi Kotoran Sapi” telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unversitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inceptisol, ketinggian tempat ± 514 mdpl. Waktu percobaan dilaksanakan Bulan Oktober 2019 sampai Bulan November 2019.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan penelitian dan dalam setiap petak berjumlah 16 tanaman  dengan 3 tanaman sebagai sampel. Dengan perlakuan 0 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Data hasil pengamatan di rata-ratakan dan di analisis secara statistika dengan uji F.Adapun parameter yang dimati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun terlebar, panjang daun terpanjang, berat pertanaman, berat tanaman perpetak, berat tanaman perhektar.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan  didapatkan  bahwa pemberian bokashi kotoran sapi berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim.   Kata kunci : Takaran, Pupuk Bokashi Kotoran Sapi, Pertumbuhan Dan Hasil,        Tanaman Caisim  

Page 5 of 11 | Total Record : 108