cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
Efektivitas Model Permainan Kolaboratif dalam Meningkatkan Sikap Penghargaan Keragaman pada Peserta Didik Sekolah Dasar Nur Rohmatul Izzah; Fatmawati Fatmawati; Muhammad Syaikhon
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5829

Abstract

Abstract: As a multicultural nation, Indonesia faces persistent challenges in fostering inclusive and tolerant attitudes among young learners. Elementary education represents a critical stage for shaping children’s social values and attitudes toward diversity. This study examines the effectiveness of a jigsaw-based collaborative game model in enhancing students’ appreciation of diversity in early elementary classrooms. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design. Two intact classes participated, consisting of an experimental group implementing the jigsaw game model and a control group receiving conventional instruction. Data were collected using a validated Likert-scale instrument and analyzed through independent sample t-tests on normalized N-Gain scores. The results indicate that students in the experimental group achieved a significantly higher mean N-Gain score (0.75, high category) compared to the control group (0.33, moderate category) (p < 0.05). These findings provide empirical evidence that collaborative jigsaw games are effective in strengthening students’ attitudes of respect for diversity and can serve as an inclusive instructional strategy in multicultural elementary school contexts.  Keywords: diversity; elementary education; jigsaw; collaborative learning; respect; tolerance              Abstrak: Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menumbuhkan sikap inklusif dan toleran pada peserta didik sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas model permainan kolaboratif berbasis jigsaw dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman pada peserta didik kelas awal Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group pretest–posttest. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan permainan jigsaw dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji-t terhadap skor N-Gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi), secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang) (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan kolaboratif berbasis jigsaw efektif dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman, sehingga berpotensi menjadi strategi pembelajaran inklusif yang relevan untuk pendidikan dasar di lingkungan multikultural.  Kata kunci: jigsaw; keragaman; pembelajaran kolaboratif; penghargaan; sekolah dasar; toleransi
Analisis Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah Noer Phytaloka; Azqia Salma Sujana; Hilma Marisya; Enan Kusnandar
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5925

Abstract

Abstract: Qur’anic learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) often encounters challenges related to students’ low motivation and limited memorization ability, which are frequently associated with monotonous and teacher-centered instructional approaches. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Ummi method in improving students’ engagement and Qur’anic learning outcomes. A qualitative case study approach was employed at MI Hidayatul Islam, Purwakarta, involving three certified Qur’an teachers, a tahfidz coordinator, and 20 early-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Ummi method enhances students’ active participation and memorization fluency through structured learning stages, including tartil, tahfidz, tahsin, and tahriim. The effectiveness of the method is supported by the integration of interactive visual media, rhythmic murottal recitation, narrative-based motivational strategies, individualized guidance, and a sharia-based reward system. These findings highlight the importance of combining structured pedagogical strategies with affective and collaborative learning environments to improve Qur’anic literacy among elementary-level students.Keywords: memorization learning; Qur’anic learning; Ummi method.           Abstrak: Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah sering menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan hafalan siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas metode Ummi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Hidayatul Islam, Purwakarta. Subjek penelitian meliputi tiga guru Al-Qur’an bersertifikasi Ummi, seorang koordinator tahfidz, serta 20 siswa fase awal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kelancaran hafalan siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu tartil, tahfidz, tahsin, dan tahriim. Efektivitas metode ini didukung oleh penggunaan media visual-interaktif, murottal berirama, strategi motivasi berbasis narasi keislaman, bimbingan individual, serta sistem penghargaan berbasis nilai syariah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi strategi pedagogis yang terstruktur dengan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif dapat meningkatkan literasi Al-Qur’an pada siswa Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: metode Ummi; pembelajaran Al-Qur’an; pembelajaran tahfidz.
PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KORUPSI TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Komang Gita Gusnata; I Putu Fadli Setiawan; Ni Made Mei Gesella; Ni Putu Dhea Chelsya putri; Nurhayati Sutan Nokoe
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i2.6017

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan sistemik yang menjadi tantangan besar dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. Upaya pencegahan membutuhkan pendekatan edukatif sejak dini, salah satunya melalui program pendidikan karakter anti korupsi di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mensintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu mengenai pengaruh program pendidikan karakter anti korupsi terhadap sikap dan perilaku siswa SMA. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis tematik-naratif terhadap 26 artikel ilmiah yang diterbitkan tahun 2021–2026, bersumber dari Google Scholar, GARUDA, dan SINTA dengan kriteria inklusi jurnal terindeks, relevan dengan pendidikan karakter anti korupsi, dan melibatkan subjek siswa SMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa program yang komprehensif dan konsisten terbukti meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen siswa terhadap nilai integritas, kejujuran, tanggungjawab, dan kedisiplinan. Keberhasilan program dipengaruhi oleh sinergi antara kurikulum, keteladanan guru, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, pengembangan ekosistem budaya integritas sekolah, dan penyusunan instrumen evaluasi yang komprehensif.