cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Efektivitas Model Permainan Kolaboratif dalam Meningkatkan Sikap Penghargaan Keragaman pada Peserta Didik Sekolah Dasar Nur Rohmatul Izzah; Fatmawati Fatmawati; Muhammad Syaikhon
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5829

Abstract

Abstract: As a multicultural nation, Indonesia faces persistent challenges in fostering inclusive and tolerant attitudes among young learners. Elementary education represents a critical stage for shaping children’s social values and attitudes toward diversity. This study examines the effectiveness of a jigsaw-based collaborative game model in enhancing students’ appreciation of diversity in early elementary classrooms. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design. Two intact classes participated, consisting of an experimental group implementing the jigsaw game model and a control group receiving conventional instruction. Data were collected using a validated Likert-scale instrument and analyzed through independent sample t-tests on normalized N-Gain scores. The results indicate that students in the experimental group achieved a significantly higher mean N-Gain score (0.75, high category) compared to the control group (0.33, moderate category) (p < 0.05). These findings provide empirical evidence that collaborative jigsaw games are effective in strengthening students’ attitudes of respect for diversity and can serve as an inclusive instructional strategy in multicultural elementary school contexts.  Keywords: diversity; elementary education; jigsaw; collaborative learning; respect; tolerance              Abstrak: Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menumbuhkan sikap inklusif dan toleran pada peserta didik sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas model permainan kolaboratif berbasis jigsaw dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman pada peserta didik kelas awal Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group pretest–posttest. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan permainan jigsaw dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji-t terhadap skor N-Gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi), secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang) (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan kolaboratif berbasis jigsaw efektif dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman, sehingga berpotensi menjadi strategi pembelajaran inklusif yang relevan untuk pendidikan dasar di lingkungan multikultural.  Kata kunci: jigsaw; keragaman; pembelajaran kolaboratif; penghargaan; sekolah dasar; toleransi
Analisis Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah Noer Phytaloka; Azqia Salma Sujana; Hilma Marisya; Enan Kusnandar
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5925

Abstract

Abstract: Qur’anic learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) often encounters challenges related to students’ low motivation and limited memorization ability, which are frequently associated with monotonous and teacher-centered instructional approaches. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Ummi method in improving students’ engagement and Qur’anic learning outcomes. A qualitative case study approach was employed at MI Hidayatul Islam, Purwakarta, involving three certified Qur’an teachers, a tahfidz coordinator, and 20 early-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Ummi method enhances students’ active participation and memorization fluency through structured learning stages, including tartil, tahfidz, tahsin, and tahriim. The effectiveness of the method is supported by the integration of interactive visual media, rhythmic murottal recitation, narrative-based motivational strategies, individualized guidance, and a sharia-based reward system. These findings highlight the importance of combining structured pedagogical strategies with affective and collaborative learning environments to improve Qur’anic literacy among elementary-level students.Keywords: memorization learning; Qur’anic learning; Ummi method.           Abstrak: Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah sering menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan hafalan siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas metode Ummi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Hidayatul Islam, Purwakarta. Subjek penelitian meliputi tiga guru Al-Qur’an bersertifikasi Ummi, seorang koordinator tahfidz, serta 20 siswa fase awal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kelancaran hafalan siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu tartil, tahfidz, tahsin, dan tahriim. Efektivitas metode ini didukung oleh penggunaan media visual-interaktif, murottal berirama, strategi motivasi berbasis narasi keislaman, bimbingan individual, serta sistem penghargaan berbasis nilai syariah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi strategi pedagogis yang terstruktur dengan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif dapat meningkatkan literasi Al-Qur’an pada siswa Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: metode Ummi; pembelajaran Al-Qur’an; pembelajaran tahfidz.
PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KORUPSI TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Komang Gita Gusnata; I Putu Fadli Setiawan; Ni Made Mei Gesella; Ni Putu Dhea Chelsya putri; Nurhayati Sutan Nokoe
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i2.6017

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan sistemik yang menjadi tantangan besar dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. Upaya pencegahan membutuhkan pendekatan edukatif sejak dini, salah satunya melalui program pendidikan karakter anti korupsi di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mensintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu mengenai pengaruh program pendidikan karakter anti korupsi terhadap sikap dan perilaku siswa SMA. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis tematik-naratif terhadap 26 artikel ilmiah yang diterbitkan tahun 2021–2026, bersumber dari Google Scholar, GARUDA, dan SINTA dengan kriteria inklusi jurnal terindeks, relevan dengan pendidikan karakter anti korupsi, dan melibatkan subjek siswa SMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa program yang komprehensif dan konsisten terbukti meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen siswa terhadap nilai integritas, kejujuran, tanggungjawab, dan kedisiplinan. Keberhasilan program dipengaruhi oleh sinergi antara kurikulum, keteladanan guru, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, pengembangan ekosistem budaya integritas sekolah, dan penyusunan instrumen evaluasi yang komprehensif.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS MAHASISWA HUKUM DAN MENCEGAH PERILAKU KORUPSI Ni Putu Pande Windari; Haitul Iman; Yolamestika Angela; Nur Sera Rahmadani; Nurhayati Sutan Nokoe
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/2cjhgc32

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merusak tatanan bangsa, sehingga diperlukan upaya preventif melalui pendidikan karakter di perguruan tinggi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis pendidikan karakter dalam membentuk integritas mahasiswa hukum serta mengidentifikasi strategi efektif dan tantangan implementasinya dalam mencegah perilaku korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis (systematic literature review) terhadap 23 literatur ilmiah bereputasi dalam rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas merupakan konstruk multidimensional yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran interaktif, keteladanan pendidik, serta pemanfaatan teknologi digital terbukti efektif membangun ketahanan moral mahasiswa. Namun, tantangan seperti resistensi paradigma institusional dan kompleksitas sistem penilaian karakter masih menjadi hambatan utama. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan karakter bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan praktisi hukum yang berintegritas autentik. Sinergi antara kebijakan pemerintah, inovasi pedagogi, dan ekosistem kampus yang bersih sangat diperlukan untuk menciptakan agen perubahan yang mampu menjaga martabat profesi dan mewujudkan tata kelola bangsa yang bebas dari korupsi.
Pengaruh Model Pembelajaran CTL Berbantuan Media Audiovisual dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Yuda Nugraha; Rendra Gumilar; Ai Nur Solihat
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/xd5td183

Abstract

This study aims to examine the effect of the CTL assisted by audiovisual with a deep learning approach on the critical thinking skills of tenth-grade students at SMA Negeri 2 Tasikmalaya. Although the effectiveness of CTL has been widely investigated, studies integrating CTL, audiovisual media, and a deep learning approach simultaneously in economics learning remain limited, creating a research gap that underpins this study. The novelty of this research lies in examining the synergistic effect of these three components as a unified instructional intervention. The study employed a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The research instrument was an essay test measuring critical thinking skills based on Ennis's indicators. The results revealed a significant improvement in the experimental group, with the mean score increasing from 36.22 on the pretest to 85.84 on the posttest, while the control group improved from 35.55 to 73.13. The independent samples t-test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), with a Cohen's effect size of 1.29, indicating a very large effect. It can be concluded that the CTL model assisted by audiovisual media with a deep learning approach is effective in improving students' critical thinking skills in economics learning. 
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Berbantuan Kartu SoalTerhadap Hasil Belajar Ekonomi Ririn Oktaviani; Ai Nur Solihat; Yoni Hermawan
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/0hatsc86

Abstract

The low learning outcomes of students in Economics at SMA Negeri 2 Singaparna, evidenced by Grade XI Final Semester Assessment (PAS) scores falling below the Minimum Mastery Criteria (KKM), motivated this study. This research aimed to examine the effect of the cooperative learning model type Team Assisted Individualization (TAI) assisted by question cards on improving student learning outcomes in monetary and fiscal policy material. A quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design was employed. The research population is students in grade XI of SMA Negeri 2 Singaparna for the 2025/2026 school year. Using purposive sampling, class XI 7 (n = 39) served as the experimental group and class XI 8 (n = 39) as the control group. Data were analyzed using an independent sample t-test. Results showed a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, confirming the hypothesis. The experimental class mean score (85.41) significantly exceeded the control class mean (78.05). Therefore, the TAI cooperative learning model assisted by question cards is proven effective in improving student learning outcomes.
Analisis Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Pada Masa Pandemi Bayu Fitra Prisuna
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.664

Abstract

Abstract: This research is a study using a literature study technique with a qualitative approach that aims to analyze the implementation of the 2013 curriculum in mathematics in seven-year-old schools. Research using this literature study technique uses primary and secondary data from various written sources or scientific articles from national and international journals as well as documents deemed relevant to the study in this study. This study focuses on the implementation of the 2013 curriculum in mathematics in schools. The results of the study showed that the implementation of mathematics learning in the 2013 curriculum which consisted of planning, implementation, process assessment and learning outcomes was difficult to apply optimally. Constraints experienced by mathematics teachers in implementing the 2013 curriculum include the difficulty of changing the mindset of teachers and students, uneven student abilities due to online learning. This is due to the lack of readiness of teachers and students in implementing the 2013 curriculum during the pandemic. Keyword: 2013 curriculum; mathematics; pandemic  Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian dengan teknik studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 bidang matematika di sekolah yang telah berusia tujuh tahunan. Penelitian dengan teknik studi literatur menggunakan data primer dan sekunder dari berbagai sumber tertulis atau artikel ilmiah yang berasal dari jurnal nasional dan internasional serta dokumen-dokumen yang dianggap relevan dengan kajian dalam penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan pada implementasi kurikulum 2013 bidang matematika di sekolah. Hasil penelitian diperoleh bahwa Pelaksanaan pembelajaran matematika kurikulum 2013 yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian proses dan hasil belajar sulit untuk diterapkan secara maksimal. Kendala yang dialami guru matematika dalam penerapan kurikulum 2013 antara lain sulit merubah pola pikir guru dan peserta didik, kemampuan peserta didik yang tidak merata dikarenakan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Hal tersebut disebabkan kurangnya kesiapan guru dan peserta didik dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di masa pandemi. Kata kunci: kurikulum 2013; matematika; pandemi.
Peningkatan Hasil Belajar dan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya Tri Suhartati; Tatok Arianto
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.669

Abstract

The research was purpose to increase the learning achievement and learning activities of students in class XI IPS-2 SMA Kristen Immanuel Batam through peer teaching learning model. This research was conducted in the academic year 2019/2020 even semester and the research participants were 24 students. The study was cconducted in February until June 2020. The data collection technique was from primary data on learning achievement and student learning activity questionnaires. Qalitative descriptive data analysis technique. The results of this study have increased student learning achievement and learning activities after using the peer teaching learning model. The pre-cycle learning achievement completeness score was 4.67%, and the pre-cycle average score was 61.46. The score of completeness learning achievement in cycle I is 79.17%, and the average score of cycle I is 76.25. The score of completenees of learning achievement in cycle II is 91.67%, and the average score of cycle II is 83.96. The precentage of pre-cycle high category learning activities was 33.33%. The percentage of learning activities in the high category of cycle I was 70.83%. The percentage of learning activities in the high category of cycle II was 87.50%.
Analisis Kemampuan Penalaran Siswa Melalui Media Calculate Your Path Sri Rahmah Dewi Saragih; Syahriani Sirait; Andy Sapta; Nida Yusriani
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v8i2.695

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the reasoning ability of students in solving the problem of summing up the AL-Mudzakir Kisaran Integrated PAUD students. This research method is descriptive qualitative. The subjects in this study were 21 students of the Integrated PAUD Al-Mudzakir Kisaran. The data collection technique used is a test designed in the calculate your path media. The results of data analysis showed that the category of students as much as 15.4%, the reasoning ability of students in the medium category there were 14. students as many as 65.6%, the reasoning ability of students in the low category there were 4 students as much as 19%. From the data analysis, the percentage of the average value of the achievement of students' reasoning abilities is 61%. so it can be concluded that the reasoning ability of Al-Mudzakir Integrated PAUD students is in the medium category.Keyword: student's reasoning ability, Calculate Your Path Media Abstrak: Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan pada siswa PAUD Terpadu AL-Mudzakir Kisaran. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 21 siswa PAUD Terpadu Al-Mudzakir Kisaran.  teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes yang di desain di dalam media calculate your path. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kategori kemampuan penalaran siswa dalam kategori tinggi terdapat siswa sebanyak 15,4%, kemampuan penalaran siswa dalam kategori sedang terdapat 14.siswa sebanyak 65,6%, kemampuan penalaran siswa dalam kategori rendah  terdapat 4 siswa sebanyak 19%. Dari analisis data di peroleh persentase nilai rata-rata pencapaian kemampuan penalaran siswa adalah 61%. sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran siswa PAUD Terpadu Al-Mudzakir tergolong dalam kategori sedang.Kata kunci: kemampuan penalaran siswa, media Calculate Your Path
Dampak Penggunaan Permainan Kecil Pada Siswa Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Agus Himawan; Septyaningrum Putri; Heni Yuli
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.836

Abstract

Abstract: Education is a learning process for individuals to have an understanding of something, and make someone critical in thinking. Physical education is an educational process that utilizes physical activity that results in changes in the quality of individuals, both physically, mentally, and emotionally. Teachers must have fun learning strategies and can motivate students to follow every learning process that takes place. The game becomes a medium of movement activity during learning. Children's behavior in everyday life and at play have similarities, such as how to solve problems, make decisions, and also communicate. The game in question is a small game that can be modified as needed during the implementation of learning. Small games that are modified by taking into account the needs and interests of students will have a big influence on their growth and development. Physical fitness and student health can also be achieved through small games contained in Physical Education, Sports, and Health learning. Keyword: fitness; small game  Abstrak: Pendidikan merupakan proses pembelajaran kepada individu agar memiliki pemahaman terhadap sesuatu, serta menjadikan seseorang kritis dalam berpikir. Pendidikan jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik yang menghasilkan perubahan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, maupun emosional. Guru harus memiliki strategi pembelajaran yang menyenangkan dan dapat memotivasi siswa untuk mengikuti setiap proses pembelajaran yang berlangsung. Permainan menjadi sebuah media aktivitas gerak pada saat pembelajaran. Tingkah laku anak dalam kehidupan sehari-hari dan pada saat bermain memiliki kesamaan, seperti bagaimana cara memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan juga berkomunikasi. Permainan yang dimaksud adalah permainan kecil yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan saat pelaksanaan pembelajaran. Permainan kecil yang dimodifikasi dengan memperhatikan kebutuhan dan minat siswa akan memiliki pengaruh besar pada masa pertumbuhan dan perkembangan mereka. Kebugaran jasmani dan kesehatan siswa juga dapat tercapai melalui permainan kecil yang terdapat dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Kata kunci: kebugaran; permainan kecil