cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Perkembangbiakan Vegetatif Buatan dengan Cara Mencangkok Qadri, Insanil; Danil, M.; Aldyza, Nadia
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2523

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of implementing the Project Based Learning (PjBL) model assisted by Google Forms on students’ learning outcomes in Science subjects at Grade VI of SD Negeri 3 Simpang Mamplam. The research employed a quantitative approach with an experimental method using a one-group pretest–posttest design. The participants consisted of 30 students selected through purposive sampling. The research instruments included a learning achievement test and a motivation questionnaire, both of which were tested for validity and reliability. Data analysis involved normality, homogeneity, and Paired Sample T-Test to test the research hypothesis. The findings revealed a significant improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the PjBL model. The mean pre-test score of 66.67 increased to 84.50 in the post-test, with a t-count value (2.634) higher than the t-table value (2.060) at a 0.05 significance level. These results indicate that project-based learning assisted by Google Forms has a significant effect on students’ learning outcomes. Overall, the PjBL model effectively enhanced students’ motivation, creativity, and critical thinking skills through contextual and collaborative learning experiences.Keywords: Google Forms; Project Based Learning; science educationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Google Formulir terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas VI SD Negeri 3 Simpang Mamplam.  penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan kuesioner motivasi belajar yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample T-Test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan model PjBL. Nilai rata-rata pre-test sebesar 66,67 meningkat menjadi 84,50 pada post-test, dengan nilai t-hitung (2,634) lebih besar dari t-tabel (2,060) pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis proyek berbantuan Google Formulir berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model PjBL mampu meningkatkan motivasi, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui kegiatan belajar yang kontekstual dan kolaboratif. Integrasi teknologi digital seperti Google Formulir turut memperkuat efektivitas pembelajaran dan mendukung pengembangan literasi digital peserta didik.Kata Kunci: Google Formulir; pembelajaran IPA; Project Based Learning
Pengelolaan Kelas dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bahasa Indonesia Sujiwo, Idham Panji; Ulia, Nuhyal
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.3037

Abstract

Abstract: Classroom management is an essential competency that teachers must possess to create an effective and conducive learning process. This study describes the classroom management strategies implemented by pre-service teachers of the Indonesian Language Education Program during their Field Experience Practice (PPL) at SD Negeri Muktiharjo Lor. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that the pre-service teachers applied various classroom management strategies, such as physical classroom arrangement, time management, effective communication strategies, and positive discipline. These approaches successfully created an interactive and enjoyable classroom atmosphere, enhancing student engagement in the learning process. The findings conclude that classroom management skills possessed by pre-service teachers significantly contribute to the improvement of Indonesian language learning quality at the elementary school level.Keywords:  classroom management; Field Experience Practice; pre-service PPG.      Abstrak: Pengelolaan kelas merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas yang diterapkan oleh mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan bidang studi Bahasa Indonesia selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SD Negeri Muktiharjo Lor. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPG menerapkan beberapa strategi pengelolaan kelas, seperti pengaturan fisik ruang kelas, manajemen waktu, strategi komunikasi yang efektif, serta penerapan disiplin positif. Pendekatan-pendekatan tersebut mampu menciptakan suasana kelas yang interaktif dan menyenangkan sehingga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan pengelolaan kelas yang dimiliki oleh calon guru berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.Kata kunci: pengelolaan kelas; PPG prajabatan; PPL. 
Perspektif Mahasiswa PPG Prajabatan Terhadap Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Belajar Siswa Mawardi, Mawardi
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2891

Abstract

Abstract: This study aims to explore the perspectives of Pre-service Teacher Professional Education Program (PPG) students on the implementation of differentiated instruction as a strategy to meet students’ learning needs. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through in-depth interviews and documentation. The respondents consisted of four PPG pre-service students from the 2024 cohort, representing different subject areas, selected using purposive sampling. Data analysis was carried out using a qualitative thematic approach with Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction to extract essential information, data display in thematic categories, and conclusion drawing with iterative verification. The findings reveal that most students hold positive perceptions of the concept and urgency of differentiated instruction in creating an inclusive learning environment. However, the respondents also highlighted several challenges in its implementation, such as limited time, insufficient resources, and a lack of technical understanding of differentiation strategies. The study concludes that more intensive training and mentoring programs are needed for pre-service teachers to effectively implement differentiated instruction in Indonesian schools.Keywords:  differentiated learning; Pre-service Teacher Professional Education Program; student learning needs Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi pemenuhan kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri dari empat orang mahasiswa PPG Prajabatan angkatan 2024 dari bidang studi berbeda, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis tematik kualitatif model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang positif terhadap konsep dan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Namun para responden juga mengungkapkan berbagai tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu, sumber daya, serta kurangnya pemahaman mendalam terkait teknik-teknik diferensiasi. Simpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pelatihan dan pendampingan yang lebih intensif bagi calon guru agar mereka mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif di lingkungan pendidikan Indonesia.Kata kunci: kebutuhan belajar siswa; pembelajaran berdiferensiasi; PPG Prajabatan
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Gaya Belajar Nabila, Imaniar Salwa; Azizah, Dewi; Najibufahmi, Muhammad
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.3232

Abstract

Abstract: This research is motivated by the tendency of vocational high school (SMK) students to experience difficulties in understanding mathematical concepts. Understanding mathematical concepts is an activity of comprehending and interpreting a concept to solve mathematical problems. The purpose of this study is to measure the mathematical concept understanding ability of SMK students using the Project-Based Learning (PjBL) model compared to the Problem-Based Learning (PBL) model, viewed from the perspective of learning styles. To achieve this, an experimental method was used with a quasi-experimental design in the form of a posttest-only control design. Data were collected using test instruments and questionnaires, and the data analysis technique used was two-way Anova. This study shows that: (1) The PjBL model results in better concept understanding ability than the PBL model in the topic of statistics; (2) There are differences in the effects of auditory, visual, and kinesthetic learning styles on concept understanding ability; (3) There is an interaction between learning models and learning styles on the mathematical concept understanding ability. It is concluded that the PjBL learning model has a significant effect on the mathematical concept understanding ability of vocational high school students when viewed from their learning styles.          Keywords: conceptual understanding; learning styles; PjBL; vocational high school students Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan dari siswa SMK mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Pemahaman konsep matematika merupakan aktivitas dalam memahami dan menafsirkan suatu konsep untuk menyelesaikan persoalan matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan model Problem-Based Learning (PBL) yang ditinjau dari gaya belajar. Untuk keperluan tersebut, digunakan metode eksperimen dengan design yang digunakan adalah quasi experimental design berjenis posttest only control design. Data diperoleh menggunakan intrumen tes dan angket, dan teknik analisis data yang digunakan adalah Anava dua jalur. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model PjBL menghasilkan kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik daripada model PBL pada materi Statistika; (2) Terdapat perbedaan efek antara gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan pemahaman konsep; (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika yang ditinjau dari gaya belajar siswa SMK.  Kata kunci: gaya belajar; pemahaman konsep; PjBL; siswa SMK
Strategi Guru Dalam Mengatasi Perilaku Perundungan (Bullying) Pada Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Lailiyah, Nishfatul; Mukhoiyaroh, Mukhoiyaroh; Musthofa, M. Bahri
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2635

Abstract

Kekerasan di kalangan anak usia sekolah, khususnya perundungan (bullying), menjadi masalah serius yang mengancam tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mengatasi perundungan (bullying), seperti membuat peraturan kelas bersama, memberikan sanksi mendidik, memberikan penghargaan positif dan pemantauan intensif. Selain itu, guru memberikan konseling, nasihat, dan mediasi antara pelaku dan korban untuk saling memaafkan. Guru juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pelajaran dan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Maka dari itu, madrasah perlu meningkatkan layanan bimbingan dan konseling dengan melibatkan konselor profesional serta memperkuat pendidikan nilai-nilai karakter untuk mencegah perundungan (bullying). Pengawasan terhadap perilaku siswa harus diperkuat, termasuk di luar kelas. Kolaborasi intens antara guru, orang tua, dan pihak sekolah juga penting untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi siswa.
Analisis Penggunaan Quizizz sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Daya Tarik Belajar Siswa Hikmah, Laeli Mualinda; Nuroso, Harto; Poncowati, Lilik; Purnamasari, Iin
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2041

Abstract

Abstract: One of the main challenges teachers face is a lack of student interest during the learning process, especially in science subjects in elementary school. To address this challenge, this study seeks to analyse the effectiveness of using Quizizz as an interactive learning medium in increasing students' interest in learning. This study uses a qualitative descriptive approach involving 26 fifth-grade students at SDN Wonotingal Elementary School in Semarang. Data were collected through observation, documentation, questionnaires, and formative tests, then analysed descriptively, emphasising patterns of change in student activities and learning outcomes. The findings show that Quizizz can significantly increase student participation. The questionnaire results reinforced this finding with an average score of 4.34 (very high category). In addition, the average score of the students' formative tests also increased, indicating improved learning outcomes. This study confirms that Quizizz is a technology-based entertainment medium that effectively increases students' interest, activity, and academic achievement. The implication of this study is the importance of teachers being more creative in utilising digital media to create interactive, enjoyable, and meaningful learning experiences for students.Keywords: learning appeal; learning media; student learning outcomes; Quizizz.      Abstrak: Salah satu tantangan utama yang dihadapi guru adalah kurangnya minat siswa ketika proses pembelajaran berlangsung, terutama pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini berupaya menganalisis efektivitas penggunaan Quizizz sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan daya tarik belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 26 siswa kelas V SDN Wonotingal Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, kuesioner, serta tes formatif, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menekankan pada pola perubahan aktivitas dan hasil belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Quizizz mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Hasil kuesioner memperkuat temuan ini dengan skor rata-rata 4,34 (kategori sangat tinggi). Selain itu, nilai rata-rata tes formatif siswa juga meningkat, yang menandakan adanya perbaikan pada hasil belajar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Quizizz tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan berbasis teknologi, tetapi juga efektif dalam meningkatkan minat, keaktifan, dan capaian akademik siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya guru untuk lebih kreatif memanfaatkan media digital dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi peserta didik.Kata kunci: daya tarik belajar; hasil belajar siswa; media pembelajaran; Quizizz.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Sawal, Fitria; Bumulo, Frahmawati; Ardiansyah, Ardiansyah
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2628

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajara Ekonomi Kelas XI Di SMA Negeri 2 Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini mengunakan metode pendekan kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 80 orang siswa, teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kusioner, dokumentasi serta teknik analisis data pada penelitian mengunakan regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajara Ekonomi Kelas XI Di SMA Negeri 2 Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Nilai koefesiensi determinasi dari analisis regresi yang diperoleh adalah 0,675. Atau sebesar 67,5%. Sedangkan sisanya 32,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. This study aims to analyze the effect of implementing the Student Facilitator and Explaining Learning Model on Student’s Learning Outcomes in Economics Subject for Grade XI at SMA Negeri 2 Dumoga, Bolaang Mongondow Regency’’. This study uses a correlational quantitative approach with a sampel size of 80 students. The data collection techniques include observation, questionnaires, and documentation, while data analysis employs simple linear regression.The results indicte a positive and significant effect of implementing the Student Facilitator and Explaining Learning model on students’ learning outcomes in Economics subject for Grade XI at SMA Negeri 2 Dumoga, Bolaang Mongondow Regency. The coefficiemt of determination obtained from regression analysis is 0.675 or 67.5% while the remaining 32.5% arrected by other variables examined in this study.   
Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup Menggunakan Model Inquiry Berbantu Media Digital Febriani, Sri Dhini; Imanillah, Anisa Lutfiah; Mutiara, Anisha; Sugiharti, Nisa; Ullum, Moh Hafidhull; Nugraha, Rana Gustian
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2575

Abstract

Abstract: Learning Natural and Social Sciences (IPAS) on the topic of special characteristics of living things requires students’ active involvement through inquiry and direct experience. However, classroom practices are often dominated by lecture-based instruction with limited use of engaging learning media, resulting in low student achievement. This study aimed to improve IPAS learning outcomes through the implementation of an inquiry learning model supported by digital media for sixth-grade students at MI Babakan Kondang. The research employed a quantitative approach using a Classroom Action Research design conducted in two cycles. The participants were 11 students. Data were collected through pre-tests, post-tests, observations, and questionnaires, and analyzed using descriptive statistical techniques. The results indicated that the mean pre-test score of 56.36 increased to 90.9 in Cycle I and 88.18 in Cycle II. Learning mastery improved from 0% at the initial stage to 90.91% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. These findings demonstrate that inquiry-based learning supported by digital media is effective in improving IPAS learning outcomes and enhancing student engagement.Keywords: digital media; inquiry; learning outcomes Abstrak: Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi ciri-ciri khusus makhluk hidup menuntut keterlibatan aktif siswa melalui proses penyelidikan dan pengalaman langsung. Praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah dan minim pemanfaatan media pembelajaran yang menarik sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbantu media digital pada siswa kelas VI MI Babakan Kondang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 56,36 meningkat menjadi 90,9 pada siklus I dan 88,18 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 0% pada tahap awal menjadi 90,91% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri yang didukung media digital efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS serta mendorong keterlibatan aktif siswa.Kata Kunci: media digital; inkuiri; hasil belajar 
Efektivitas Model Permainan Kolaboratif dalam Meningkatkan Sikap Penghargaan Keragaman pada Peserta Didik Sekolah Dasar Izzah, Nur Rohmatul; Fatmawati, Fatmawati; Syaikhon, Muhammad
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13, No 1 (2026): April 2026 (on progress)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5829

Abstract

Abstract: As a multicultural nation, Indonesia faces persistent challenges in fostering inclusive and tolerant attitudes among young learners. Elementary education represents a critical stage for shaping children’s social values and attitudes toward diversity. This study examines the effectiveness of a jigsaw-based collaborative game model in enhancing students’ appreciation of diversity in early elementary classrooms. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design. Two intact classes participated, consisting of an experimental group implementing the jigsaw game model and a control group receiving conventional instruction. Data were collected using a validated Likert-scale instrument and analyzed through independent sample t-tests on normalized N-Gain scores. The results indicate that students in the experimental group achieved a significantly higher mean N-Gain score (0.75, high category) compared to the control group (0.33, moderate category) (p < 0.05). These findings provide empirical evidence that collaborative jigsaw games are effective in strengthening students’ attitudes of respect for diversity and can serve as an inclusive instructional strategy in multicultural elementary school contexts.Keywords: diversity; elementary education; jigsaw; collaborative learning; respect; toleranceAbstrak: Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menumbuhkan sikap inklusif dan toleran pada peserta didik sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas model permainan kolaboratif berbasis jigsaw dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman pada peserta didik kelas awal Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu non-equivalent control group pretest–posttest. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan permainan jigsaw dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji-t terhadap skor N-Gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi), secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang) (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan kolaboratif berbasis jigsaw efektif dalam meningkatkan sikap penghargaan terhadap keragaman, sehingga berpotensi menjadi strategi pembelajaran inklusif yang relevan untuk pendidikan dasar di lingkungan multikultural.Kata kunci: jigsaw; keragaman; pembelajaran kolaboratif; penghargaan; sekolah dasar; toleransi 
Analisis Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi di Madrasah Ibtidaiyah Phytaloka, Noer; Sujana, Azqia Salma; Marisya, Hilma; Kusnandar, Enan
JURNAL PENA EDUKASI Vol 13, No 1 (2026): April 2026 (on progress)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5925

Abstract

Abstract: Qur’anic learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) often encounters challenges related to students’ low motivation and limited memorization ability, which are frequently associated with monotonous and teacher-centered instructional approaches. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Ummi method in improving students’ engagement and Qur’anic learning outcomes. A qualitative case study approach was employed at MI Hidayatul Islam, Purwakarta, involving three certified Qur’an teachers, a tahfidz coordinator, and 20 early-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Ummi method enhances students’ active participation and memorization fluency through structured learning stages, including tartil, tahfidz, tahsin, and tahriim. The effectiveness of the method is supported by the integration of interactive visual media, rhythmic murottal recitation, narrative-based motivational strategies, individualized guidance, and a sharia-based reward system. These findings highlight the importance of combining structured pedagogical strategies with affective and collaborative learning environments to improve Qur’anic literacy among elementary-level students.Keywords: memorization learning; Qur’anic learning; Ummi method.           Abstrak: Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah sering menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan hafalan siswa, yang umumnya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas metode Ummi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Hidayatul Islam, Purwakarta. Subjek penelitian meliputi tiga guru Al-Qur’an bersertifikasi Ummi, seorang koordinator tahfidz, serta 20 siswa fase awal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi mampu meningkatkan partisipasi aktif dan kelancaran hafalan siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu tartil, tahfidz, tahsin, dan tahriim. Efektivitas metode ini didukung oleh penggunaan media visual-interaktif, murottal berirama, strategi motivasi berbasis narasi keislaman, bimbingan individual, serta sistem penghargaan berbasis nilai syariah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi strategi pedagogis yang terstruktur dengan lingkungan belajar yang suportif dan kolaboratif dapat meningkatkan literasi Al-Qur’an pada siswa Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: metode Ummi; pembelajaran Al-Qur’an; pembelajaran tahfidz.