cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Front Matters Prologia Vol 3 No 2 Asisten Jurnal Prologia
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matters Prologia Vol 3 No 2
Pengaruh Kredibilitas Brand Ambassador Non-Celebrity Analisa Widyaningrum terhadap Keputusan Pembelian Hijabenka Gaby Geraldine; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6422

Abstract

The concept of brand ambassadors is now widely used by companies to bring out product excellence in order to attract consumer buying interest. Some people still assume that the brand ambassador is a public figure who is a famous celebrity. However, Hijabenka chose to use non-celebrity brand ambassadors or those who did not come from the entertainment world but by seeing special expertise to represent Hijabenka products. The question of this study is to look at the influence of non-celebrity brand ambassadors on purchasing decisions for Hijabenka products. Advertising models are grouped into three namely lay endorsers (celebrity undercover advertisements), celebrity endorsers (celebrities), and expertise (experts). This research was conducted with a mixed method research approach, namely quantitative data through questionnaires distributed to members of Hijabers Mom and qualitative data namely interviews with Hijabenka brand manager, The conclusion in this study states that there is an influence between non-celebrity brand ambassadors on Widyaningrum's analysis of decisions purchase of Hijabenka products. This is aimed at the compatibility between Hijabenka brand ambassador criteria and purchasing decision factors, especially the Hijabers Mom Community community. Konsep brand ambassador sekarang ini mulai banyak digunakan oleh perusahaan untuk memunculkan keunggulan produk demi menarik minat beli konsumen. Sebagian kalangan masyarakat masih menganggap bahwa brand ambassador adalah seorang publik figur yang merupakan selebriti terkenal. Namun, Hijabenka memilih untuk menggunakan brand ambassador non-celebrity atau yang bukan berasal dari dunia hiburan tetapi dengan melihat keahlian khusus untuk mewakili produk Hijabenka. Pertanyaan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh brand ambassador non-celebrity terhadap keputusan pembelian produk Hijabenka. Model iklan dikelompokan menjadi tiga yaitu lay endorser (bintang iklan samaran), celebrity endorser (selebritis), dan expertise (para ahli). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian mixed method, yaitu data kuantitatif dengan melalui kuesioner yang disebar kepada anggota dari Hijabers Mom dan data kualitatif yaitu wawancara dengan brand manager Hijabenka , Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara brand ambassador non-celebrity Analisa Widyaningrum terhadap keputusan pembelian produk Hijabenka. Hal ini ditujukan dengan kesesuaian antara kriteria brand ambassador Hijabenka dengan faktor keputusan pembelian khususnya komunitas Hijabers Mom Community.
Pengaruh Terpaan Iklan Pahlawan Top Up Terhadap Brand Loyalty OVO (Survei pada Pengguna OVO usia Dewasa Awal) Selvina Suryanto; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6448

Abstract

In this digital era, the implementation of technology convenience us in several ways. For example, cashless transactions such as electronic money (e-money) transactions. One of the most popular e-money service providers today is OVO. To be able to compete in the market, strategies such as Marketing Communication Mix and Advertising are frequently used by OVO to communicate with its users. This research to find relevancy of advertising exposure to the impact of OVO brand loyalty among the young users. The author uses Quantitative Approach with Survey Method. Using 100 respondents which were chosen through Non-probability Sampling technique, Purposive Sampling type. The data collected using a questionnaire with Likert scale. The data is processed through the simple linear regression analysis and hypothesis testing. The test results indicate that each statement is valid and reliable. With the Simple Linear Regression test and hypothesis testing shows that Ha is accepted, it can be concluded that advertising exposure is relevant to the impact of OVO brand loyalty among the young users. Pada era digital saat ini banyak hal yang dipermudah oleh teknologi, salah satu nya pembayaran non tunai, seperti uang elektronik (e-money). Salah satu merek e-money yang banyak digunakan masyarakat saat ini adalah OVO. Agar dapat bertahan dalam persaingan maka dibutuhkan bauran komunikasi pemasaran, dan periklanan merupakan salah satu strategi yang sering digunakan OVO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal. Penulis menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik Nonprobability Sampling jenis Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji hipotesis dengan program SPSS 22 for windows. Hasil uji menunjukkan setiap pernyataan adalah valid dan reliabel. Hasil uji regresi sederhana dan uji hipotesis menunjukkan Ha diterima, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Keputusan Pembelian (Survei Terhadap Produk AHHA Atta Halilintar) Richard Antony; Roswita Oktavianti
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6462

Abstract

The credibility of a communicator is one of the factors for people to make purchasing decisions about a product. A communicator must have some ability in other words that the communicator must have the strength to compete, namely credibility and attractiveness. The research aims to examine the credibility of the communicator on the purchase decision of the AHHA Clothing Line Atta Halilintar product after watching YouTube Atta Halilintar. The independent variable in this study is the credibility of the communicator and the dependent variable is the purchase decision. The approach used in this study is quantitative descriptive. Research data were collected using non-probability sampling techniques or purposive sampling techniques. This study uses SPSS for Windows 23 test for Validity, Reliability, Hypothesis (simple linear analysis), T-test, Correlation Coefficient, and Determination Coefficient. Researchers obtain data that will be tested by distributing several questionnaires to all respondents, amounting to 100 respondents who have been determined and have been adjusted to the requirements in this study and respondents who represent the population of this study. The results obtained from the study showed that the communicator's credibility affected 29% in purchasing decisions while the remaining 71% was influenced by other factors. The relationship is positive, if the quality of the communicator's credibility increases, therefore the purchasing decision will also increase. And conversely, if the quality of the communicator's credibility decreases then the purchasing decision will also decrease. Kredibilitas dari seorang komunikator merupakan salah satu faktor bagi masyarakat untuk mengambil keputusan pembelian terhadap sebuah produk. Seorang komunikator harus memiliki beberapa kemampuan dengan kata lain bahwa komunikator harus memiliki kekuatan untuk bersaing yaitu kredibilitas (credibility) dan daya tarik (attractiveness).Penelitian bertujuan untuk meneliti kredibilitas komunikator terhadap keputusan pembelian produk AHHA Clothing Line Atta Halilintar setelah menonton YouTube Atta Halilintar. Variabel independen yang berada dalam penelitian ini yaitu kredibilitas komunikator dan variabel dependen adalah keputusan pembelian. Pendekatan yang dipergunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik non probability sampling atau teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan alat uji SPSS for windows 23 untuk Uji Validitas, Reliabilitas, Hipotesis (analisis linier sederhana), Uji T, Koefisien Korelasi, dan Koefisien Determinasi. Peneliti memperoleh data-data yang akan diujikan dengan cara menyebarkan beberapa kuesioner kepada semua responden yang berjumlah 100 responden yang telah ditentukan dan telah disesuaikan dengan syarat-syarat pada penelitian ini dan responden yang mewakili dari populasi penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas komunikator berpengaruh sebesar 29% pada keputusan pembelian sementara sisanya 71% dipengaruhi oleh faktor lain. Hubungan bersifat positif,apabila kualitas kredibilitas komunikator meningkat maka dari itu keputusan pembelian juga akan mengalami peningkatan. Dan sebaliknya, bila kualitas kredibilitas komunikator menurun maka dari itu keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan.
Strategi Digital Content Marketing Toyota Yaris Melalui Webisode “Mengakhiri Cinta dalam Tiga Episode” Janice Chika; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6472

Abstract

The dynamic changes of the advertising landscape make advertisers need to keep innovating. Advertisements are crafted by considering its missions, messages and media used. Utilizing the new media, Toyota applied new media advertising characteristics such as interactivity and integrated marketing. Content marketing requires consumers’ intention to consume its advertisements. Webisode is a form of creative content marketing using short episodic videos. This research uses qualitative methods and case study. Primary forms of data collection are interview and observation and secondary data is collected through literature review. Toyota Yaris’ mission for this advertisement is to gain awareness and build product image. Messages that Toyota Yaris is safe, comfortable and stylish is conveyed by storytelling. Media that is being used is new media with social media platform YouTube. New media characteristics are used as a part of their strategy. Webisode is well produced and starring famous actors to attract consumer’s interest. Dunia periklanan yang dinamis membuat para pembuat iklan harus selalu berinovasi. Iklan dibuat dengan mempertimbangkan tujuan, pesan dan media yang digunakan. Menggunakan media baru, Toyota menggunakan sifat-sifat iklan media baru seperti interaktivitas dan pemasaran integrasi. Pemasaran konten mengharuskan konsumen untuk datang ke iklan secara sukarela. Maka, harus memberikan nilai tambah agar membangkitkan inisiatif konsumen. Webisode adalah salah satu bentuk kreatif dari pemasaran konsumen menggunakan video pendek episodik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Metode pengumpulan data primer wawancara dan observasi, data sekunder dengan studi pustaka. Tujuan iklan Toyota Yaris adalah meningkatkan awareness dan membangun citra, pesan bahwa mobil ini aman, nyaman dan stylish disampaikan melalui cerita. Media yang digunakan adalah media baru, dengan media sosial YouTube. Sifat media baru digunakan sebagai bagian dari strategi ini. Untuk menarik minat konsumen menonton, webisode dibuat dengan sebaik mungkin dengan menggunakan tokoh-tokoh perfilman terkenal.
Cover Prologia Vol 3 No 2 Asisten Jurnal Prologia
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Prologia Vol 3 No 2
Strategi Public Relations SmartSpin PR dalam Membangun Brand Image Klien (Studi Pada Re:ON comics) Anastasia Stefany Susanto; Yugih Setyanto
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6349

Abstract

Public relations has a position and a very important role to support success of a company. However, not all companies know the application and function of public relations should be done to build the company's image. Therefore, a PR consultant appeared to help build the companies or brand image handled by presenting various creative communication strategies. Smartspin is one of the relatively new and expanding PR consultants that spreading its wings. The innovative PR strategy used by SmartSpin aims to help clients achieve their company's strategic goals. This research was conducted for explain the PR strategy used by SmartSpin in Re: ON comics as clients in building and enhancing their brand image. That approach used in this research is descriptive qualitative and with case study method. The research subject in this study is SmartSpin PR. While the object of research on this research is public relations strategy used by SmartSpin  to build brand client company image. Data is collected by doing interviews, documentation, and literature study. The conclusion of this research is SmartSpin uses the PR strategy in the form of events, publications, news, community involvement to build  the image of Re: ON comics. PR mempunyai posisi dan peran yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan dan kesuksesan suatu perusahaan. Namun, tidak semua perusahaan mengetahui penerapan dan fungsi PR yang seharusnya dilakukan untuk membangun citra perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, hadirlah konsultan PR untuk membantu membangun citra perusahaan yang ditangani dengan menghadirkan berbagai strategi komunikasi kreatif. Smartspin merupakan salah satu konsultan PR yang terbilang baru dan tengah melebarkan sayapnya. Strategi PR inovatif yang digunakan oleh SmartSpin bertujuan untuk membantu klien mencapai tujuan strategis perusahaan mereka. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan strategi PR yang digunakan oleh SmartSpin pada Re:ON comics sebagai kliennya dalam membangun dan membangun brand image mereknya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan dengan metode studi kasus. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah SmartSpin PR. Sedangkan objek penelitian pada penelitian ini adalah strategi PR yang digunakan oleh SmartSpin dalam membangun brand image perusahaan klien. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah SmartSpin menggunakan strategi PR berupa events, publications, news, community involvement untuk membangun citra Re:ON comics.
Pengaruh Viral Marketing Video Promosi Instagram terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Bakso Goreng iONG Velia Velia; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6358

Abstract

Current development is driving a growth for technology and media in marketing strategy. One of the marketing strategy is viral marketing. Viral marketing could be a strategy to do a promotion for delivering information from sales to consumer by social media. This research conducts to find out about whether there is any effect of viral marketing Instagram promotion video on consumer purchase decision Bakso Goreng iONG. This study uses a descriptive approach in descriptive method, with the amount of 114 respondents who were the viewers from Instagram promotion video and have purchased Bakso Goreng iONG product. The result of this research mentioned, by significance test partial effect, shows that viral marketing individually has an effect on purchasing decisions. One of the supporting component to running viral marketing is buzz, which is the content, ideas and topics from the promotional video submitted. With an interesting and clear topic about information from Bakso Goreng iONG, made the consumer has an interest to buy Bakso Goreng iONG product. Perubahan zaman mendorong adanya perkembangan teknologi dan media dalam melakukan strategi pemasaran. Salah satunya adalah viral marketing, yang dapat dilakukan sebagai strategi untuk menerapkan promosi guna menyampaikan informasi dari pemasar pada konsumen lewat media sosial. Penelitian ini berfungsi untuk mengetahui adakah pengaruh viral marketing video promosi Instagram, terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk Bakso Goreng iONG. Metode deskriptif merupakan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, dengan total jumlah 114 responden yang merupakan penonton dari video promosi Instagram, dan telah membeli produk Bakso Goreng iONG. Hasil penelitian menyebutkan, lewat uji signifikasi pengaruh parsial, menunjukkan hasil bahwa viral marketing secara individual memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian. Salah satu komponen dalam mendukung berjalannya viral marketing adalah buzz/content, yang merupakan isi, ide dan topik dari video promosi yang disampaikan. Dengan topik yang menarik dan jelas mengenai informasi dari produk yang dipasarkan oleh Bakso Goreng iONG, membuat konsumen tertarik untuk membeli produk Bakso Goreng iONG.
Pemanfaatan Media Sosial Oleh Komunitas Historia Indonesia Natasha Angela; M Gafar Yoedtadi
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6371

Abstract

Internet has become necessary for everyone in the current era of information technology. Technology allows millennial to be exposed to foreign cultures which are adapted to their current social life. This could be one of the reason that young generation do not have interest to explore traditional culture and history of Indonesia. By utilizing mass media, various historical communities have emerged as a place for people who care to preserve Indonesia’s historical and cultural heritage. This research examine social media usage by Indonesia Historia Community (KHI) in enhancing the nationalism of young generation. The theory used are New Media, Social Media, Cyber Public Relations, and Social Media Marketing. The research was conducted by case study method through depth interview and participant observation. The result shows that KHI utilize social media as a means of information, recruitment, education, interaction and communication, and creating differentiation as a strategy taken by KHI to reach public and teach history in fun and entertaining approach. KHI also carries out social media marketing technique to create space for those who wants to cultivate their interest and shape a history lover lifestyle, so it hoped that KHI will has a strong identity as Indonesia’s largest history community.Internet telah menjadi kebutuhan masyarakat diseluruh dunia pada zaman teknologi informasi saat ini. Dalam kehidupan sosial, teknologi membuat generasi milenial diperkenalkan pada budaya dan gaya hidup luar yang kemudian diadaptasi dalam kehidupan terkini. Hal ini yang membuat generasi muda saat ini tidak memiliki perhatian dan ketertarikan untuk mendalami budaya tradisional dan sejarah Indonesia. Dengan memanfaatkan media massa, muncul berbagai komunitas sejarah sebagai wadah bagi masyarakat yang masih peduli dan ingin bersama menjaga warisan sejarah dan budaya Indonesia. Sehingga penelitian ini dimaksudkan untuk meneliti pemanfaatan media sosial oleh Komunitas Historia Indonesia (KHI) dalam meningkatkan nasionalisme generasi muda. Penelitian berlandaskan teori New Media, Media Sosial, Cyber Public Relations, dan Social Media Marketing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan kegiatannya, KHI memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi, rekrutmen, edukasi, interaksi dan komunikasi, dan menciptakan diferensiasi sebagai strategi yang dilakukan KHI untuk menjadi pengajar sejarah dan budaya dan menjangkau publik yang memiliki minat dan misi yang sama untuk melestarikan sejarah. KHI juga melakukan teknik social media marketing untuk menciptakan ruang bagi publik dalam mengolah minat dan membentuk gaya hidup yang cinta sejarah, sehingga diharapkan KHI semakin memperkuat identitasnya sebagai komunitas sejarah terbesar di Indonesia.
Pengaruh Iklan Billboard Gojek Versi #UninstallKhawatir Terhadap Brand Awareness Rizky Ferdy; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6443

Abstract

Digital era already begun now it is the time of internet make everything so practical and lead many improvements for many fields, as one of it is business, business industry is developing so fast using digital media making new start-up businesses that need promotion to reach the society, this research purpose is to find Gojek #UninstallKhawatir billboard print-ads effect to Gojek’s brand awareness measured using AIDA: Attention, Interest, Desire, and Action. The research method is quantitative method using surveying. The technical field-research is using non-probability technique with the style of purposive sampling, the respondent was 30 people for pre-test and 50 people for post-test. Data technique collected by questionnaire and books study. The tests included are validity test, reliability test, normality test. Data analysis is using determination coefficient determination, simple regression analysis, T-test, F-test. The correlation coefficient result is 0,826 which shows strong link between variables, and determination coefficient’s result is 68% of brand awareness: AIDA affected by Gojek’s billboard print-ads. The conclusion of this research is “Reminder” that is in advertising purpose theory is the one that influences the “interest” level of brand awareness measured by AIDA.Era digital yang membuat semua hal menjadi lebih praktis membawa perkembangan pada banyak bidang, salah satunya bisnis, bisnis yang terus berkembang dengan menggunakan media digital melahirkan banyak bisnis baru yang membutuhkan media promosi untuk mencapai khalayak ramai, penelitian berikut bertujuan untuk mencari pengaruh iklan Gojek versi #UninstallKahwatir di billboard terhadap brand awareness yang diukur dengan AIDA: Attention, Interest, Desire, & Action. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan berjenis survey. Teknik yang digunakan adalah non-probability dengan sampel dari purposive sampling, jumlah responden adalah 30 orang untuk pre-test dan 150 orang untuk post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi kepustakaan. Uji  persyaratan  analisis  menggunakan  uji  validitas,  reliabilitas,  dan  normalitas. Data dianalisis dengan koefisien  determinasi, analisis  regresi sederhana, uji  T dan uji  F. Hasil dari koefisien korelasi sebesar 0,826 yang berarti ada hubungan yang kuat antar variabel, dan untuk koefisien determinasi mendapat hasil 68% brand awareness: AIDA dipengaruhi iklan billboard Gojek. Dimensi “pengingat” pada fungsi iklan (Variabel X) adalah dimensi yang paling menonjol dari variabel iklan dan dimensi ini adalah yang mempengaruhi dimensi “interest” pada Brand Awareness: AIDA (Variabel Y)