cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Koneksi@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Koneksi
ISSN : -     EISSN : 25980785     DOI : -
Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Koneksi published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
Representasi Ketakutan dalam Foto Jenazah Covid-19 Karya Joshua Irwandi Tiyo Sajdahfath; Gregorius Genep Sukendro
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.10672

Abstract

Photography is something to convey ideas, thoughts, ideas, stories and events. Photos can be conveyed in the form of embodiment or expression of ideas in the form of beauty. This photo of the corpse of Covid-19 taken by Joshua Irwandi raises a social message in it regarding the current pandemic conditions, this photo uploaded on Instagram social media has received many responses so that the photo is misinterpreted by some people after this photo was criticized by a public figure. This research will discuss the representation of fear in Joshua Irwandi's Covid-19 photo. This study used a descriptive qualitative research method with the semiotic analysis of Ferdinand de Saussure. There are several theories that the author uses in this study, namely journalistic photography theory, representation, Ferdinand de Saussure's semiotics and fear theory. Based on the results of the analysis and the author's findings about the representation of fear in the photo of the corpse of Covid-19 taken by Joshua Irwandi, it means sadness, deep fear, limited motion, breath, point of view and there is great hope for new life in the future.Fotografi ialah sesuatu untuk menyampaikan gagasan, pikiran, ide, cerita dan peristiwa. Foto dapat disampaikan berupa perwujudan atau pengungkapan ide dalam bentuk keindahan. Foto jenazah Covid-19 karya Joshua Irwandi mengangkat pesan sosial didalamnya yang berhubungan dengan kondisi pandemi saat ini. Foto yang diunggah di media sosial Instagram menuai banyak tanggapan sehingga foto tersebut disalahartikan oleh beberapa masyarakat setelah foto tersebut dikritik oleh seorang figur publik. Penelitian ini membahas tentang representasi ketakutan dalam foto jenazah Covid-19 karya Joshua Irwandi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Ada beberapa teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini, yaitu, fotografi jurnalistik, representasi, semiotika Ferdinand de Saussure, dan ketakutan. Berdasarkan hasil analisis dan temuan, foto jenazah Covid-19 karya Joshua Irwandi memiliki makna sebuah kesedihan, ketakutan yang mendalam, keterbatasan gerak, nafas, sudut pandang dan adanya sebuah harapan besar untuk kehidupan baru di kemudian hari.
Strategi Komunikasi Program Radio Pendidikan Sebagai Media Sumber Pembelajaran dan Informasi Syifa Nurhaliza; Farid Farid
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15464

Abstract

Suara Edukasi AM is an educational radio broadcast that has been organized by the Center for Data and Information Technology of the Ministry of Education and Culture. Radio requires a special communication strategy so that the information broadcast every day can be received and easily accepted by listeners and provides benefits to the listeners, especially in the Covid-19 pandemic situation. In the midst of many radio stations that are no longer active due to the existence of radio nowadays, many have been replaced by other, more modern mass media, but Suara Edukasi radio remains consistent and provides a lot of information about education and other entertainment. The purpose of the study was to identify and describe the planning, evaluation, management and challenges faced by Suara Edukasi radio in managing and providing information during the Covid-19 pandemic. In addition, it is also to describe the communication strategy carried out by Suara Edukasi educational radio in providing learning information, in order to retain and attract listeners in the midst of the Covid-19 pandemic through its broadcast program. This study will describe the stages of communication strategy described by Phil Jones. With a qualitative method research approach, the authors collect primary data with interviews and field observations. Then secondary data was obtained through websites, articles, and books. As a result, there are several challenges that must be faced by Suara Edukasi radio, but the radio can carry out the stages of communication strategy well, in order to achieve an organizational goal. At this time, communication strategies during the pandemic that have been defined and refined will continue to be used and developed.Suara Edukasi AM adalah siaran radio pendidikan yang telah diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Radio membutuhkan strategi komunikasi khusus agar informasi yang disiarkan setiap harinya dapat diterima dan mudah diterima oleh pendengar dan memberi manfaat kepada para pendengarnya terutama dalam situasi pandemi Covid-19. Ditengah banyaknya stasiun radio yang sudah tidak aktif dikarenakan eksistensi radio pada masa sekarang sudah banyak tergantikan oleh media massa lainnya yang lebih modern, namun radio Suara Edukasi tetap konsisten dan tetap memberikan banyak informasi seputar pendidikan maupun hiburan lainnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan dari mulai proses perencanaan, evaluasi, pengelolaan dan tantangan yang dihadapi oleh radio Suara Edukasi dalam mengelola dan memberikan informasi pada masa pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang dilakukan radio pendidikan Suara Edukasi dalam memberikan informasi pembelajaran, agar dapat mempertahankan dan menarik pendengar ditengah pandemi Covid-19 melalui program siarannya. Penelitian ini akan memaparkan tahapan strategi komunikasi yang dipaparkan oleh Phill Jones. Dengan pendekatan penelitian metode kualitatif, penulis mengumpulkan data primer dengan wawancara dan observasi dilapangan. Kemudian data sekunder diperoleh melalui website, artikel, dan buku. Hasilnya, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh radio Suara Edukasi, namun radio tersebut dapat melakukan tahapan-tahapan strategi komunikasi dengan baik, demi tercapainya sebuah tujuan organisasi. Pada saat ini, strategi komunikasi selama pandemi yang sudah ditetapkan dan disempurnakan akan terus digunakan dan dikembangkan.
Persepsi terhadap Perempuan Bertato (Analisis Deskriptif Remaja di Banda Aceh) Nathasia Nathasia; Gregorius Genep Sukendro
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15481

Abstract

Nowadays, the point of view of tattoos has begun to change, tattoos are starting to become a popular culture that is a trend among young people, not only for men, but also for women. especially teenagers in Banda Aceh, Indonesia, who have a negative perception of the phenomenon of women with tattoos that occur. There are 3 aspects that can influence a person's perception, namely cognitive aspects, affective aspects and conative aspects. The theory used is the theory of perception. This research will use phenomenology methods. The purpose of this study was to find out and understand the perspective of Banda Aceh teenagers towards women with tattoos. The results of the study show how teenagers in Banda Aceh explained their perceptions of women with tattoos and the aspects they believed could influence the formation of perceptions. Of the three aspects of perception, the affective aspect is the most prominent aspect in the formation of teenagers' perceptions in Banda Aceh. Affective aspects that influence the perception of teenagers in Banda Aceh are based on cultural values, and the existing value system.Pada masa kini, pandangan terhadap tato sudah mulai berubah, tato mulai menjadi sebuah budaya populer yang tren di kalangan muda, bukan hanya untuk laki-laki saja, namun juga bagi kalangan perempuan, Namun tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini, masih ada masyarakat di daerah khususnya remaja di Banda Aceh, Indonesia yang memiliki persepsi negatif terhadap fenomena perempuan bertato yang terjadi. Terdapat tiga aspek yang dapat mempengaruhi persepsi seseorang yaitu aspek kognitif, aspek afektif dan aspek konatif. Teori yang dipakai yakni Teori Persepsi. Metode penelitian ini adalah fenomenologi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengerti pandangan remaja Banda Aceh terhadap perempuan bertato. Hasil penelitian yakni, remaja di Banda Aceh menjelaskan persepsi mereka terhadap perempuan bertato serta aspek-aspek yang dipercayai dapat mempengaruhi pembentukan persepsi. Dari tiga aspek persepsi tersebut, aspek afektif merupakan aspek yang paling menonjol dalam pembentukan persepsi remaja di Banda Aceh. Aspek afektif yang mempengaruhi persepsi remaja di Banda Aceh didasari oleh nilai-nilai kebudayaan, dan sistem nilai yang ada.
Pengaruh Personal Branding terhadap Loyalitas Penggemar (Studi Kasus Kuantitatif pada Grup K-Pop BLACKPINK) Claudia Meliana Wendyanto; Lusia Savitri Setyo Utami
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15533

Abstract

BlackPink has a personal branding that has been created since its debut. The personal branding of the K-Pop group has a relationship with its fans. Therefore, there is the possibility that the personal branding of K-Pop groups will affect fan loyalty. This research aims to determine the effect of personal branding BlackPink on the loyalty of their fans. The theories and concepts in this research are communication theory, CMC (Computer-Mediated Communication), personal branding, and fan loyalty. This research uses a quantitative approach with a survey method. The population of this research is fans of BlackPink. The data collection technique in this research was determined by quota sampling which was calculated using the Lemeshow formula and distributed to 100 respondents in the form of Google Form. This research's data processing and analysis techniques were normality test, simple linear regression analysis, mean value per variable, and T-test. The data validity techniques in this research were validity and reliability tests. The result of this research is that there is a influence between BlackPink's personal branding on the loyalty of their fans. The influence of BlackPink's personal branding on the loyalty of their fans, only to the stage of knowing the works or products produced by BlackPink. Strongest dimension in the X variable is the law of specialization, while the strongest dimension in the Y variable is suspects. BlackPink mempunyai personal branding yang telah diciptakan dari mereka debut. Personal branding dari sebuah grup K-Pop itu memiliki hubungan dengan penggemar mereka. Maka dari itu, ada kemungkinan bahwa personal branding grup K-Pop akan mempengaruhi loyalitas penggemar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh antara personal branding BlackPink terhadap loyalitas penggemarnya. Teori dan konsep penelitian ini adalah teori komunikasi, CMC (Computer Mediated Communication), personal branding, dan loyalitas penggemar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dari penelitian ini adalah penggemar BlackPink. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ditentukan dengan quota sampling yang dihitung menggunakan rumus Lemeshow dan disebarkan kepada 100 responden dalam bentuk Google Form. Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, nilai mean per variabel, dan uji T. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh antara personal branding BlackPink terhadap loyalitas penggemarnya. Pengaruh tersebut hanya sampai pada tahap mengetahui karya atau produk yang dihasilkan BlackPink. Dimensi terkuat dalam variabel X adalah spesialisasi, sedangkan dimensi terkuat dalam variabel Y adalah terduga.
Strategi Penyajian Konten di Instagram LLDikti Wilayah III dalam Menginformasikan Program MBKM Alexandra Virginia Miharja; Moehammad Gafar Yoedtadi
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15630

Abstract

In the effort to provides Indonesia's education to be more advance, The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology have a new program called ‘Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)’. The program is an initial step for academics especially Indonesian student to have a chance to increase their skills in terms of talent and interest. The purpose of this research is to examine the strategy of publishing content by LLDikti Region III in Instagram platform to inform MBKM program. The theory that used in the research is Management Strategy and New Media Theory in government institution. This research use qualitative approach with case study method. The case study is being used on LLDikti Region III Instagram @humas.lldikti3. Data collection performed with interview with PR institution and publication chief in LLDikti Region III also by observation through video call with Zoom application. The result of this research is the strategy that being used by LLDikti Region III in Instagram is already based on planning and evaluation of strategies. Dalam upaya memajukan pendidikan di Indonesia supaya menjadi lebih unggul, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengeluarkan kebijakan baru berupa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM). Program tersebut merupakan langkah awal bagi para akademisi khususnya pelajar di Indonesia agar mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuannya dari segi bakat dan minat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti strategi yang telah dibentuk oleh pihak LLDikti Wilayah III untuk memperluas Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Rumusan masalah yang terdapat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penyajian konten di Instagram LLDikti Wilayah III dalam menginformasikan Program MBKM. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori strategi manajemen dan teori media baru (media sosial di pemerintahan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan pada Instagram LLDikti Wilayah III @humas.lldikti3. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara kepada Pranata Humas dan Penyusun Bahan Publikasi LLDikti Wilayah III serta melakukan observasi melalui video call di aplikasi Zoom. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyajian konten yang dilakukan oleh LLDikti Wilayah III di Instagram telah berdasarkan perencanaan dan evaluasi dari strategi yang telah ditetapkan.
Back Matters Koneksi Vol 6 No 1 Lydia Irena
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back Matters Koneksi Vol 6 No 1
Self-Presentation Komunitas Indonesian Subculture Melawan Stigma Kriminalitas Ronald Yehezkiel Jasita; Gregorius Genep Sukendro
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.10495

Abstract

In Indonesia, there are still many assumptions that people with tattoos are synonymous with criminal behavior. Seeing the stigma of criminality against tattoos in society, this is the beginning of the formation of the Indonesian Subculture community. Indonesian Subculture is one of the tattoo communities in Jakarta that has been formed since July 9, 2004. This community is slowly changing its assessment of people with tattoos. This is related to the self-presentation displayed by Indonesian Subculture in the community in fighting the stigma of tattooing as one of the characteristics of a criminal in society. Therefore, the authors are interested in conducting research with a qualitative approach and case study research methods. The purpose of this study is to determine the self-presentations presented by Indonesian Subculture in an effort to fight the stigma of crime in society. The data analyzed were the result of interviews, direct observation, and documentation. The results showed that the self-presentation shown by Indonesian Subculture in fighting the stigma of crime in society was to form a positive community concept through the slogan and vision and mission, namely always having safe and healthy tattoos / piercing, holding various positive activities. These activities include a coaching clinic, social service, tattoo and piercing competitions, as well as tattoo / piercing educational activities.Di Indonesia, masih banyak anggapan orang bertato identik dengan perilaku tindak kriminal. Melihat adanya stigma kriminalitas terhadap tattoo di masyarakat, menjadi awal mula terbentuknya komunitas Indonesian Subculture. Indonesian Subculture merupakan salah satu komunitas tattoo di Jakarta yang telah dibentuk sejak 9 Juli 2004. Komunitas ini perlahan mengubah penilaian terhadap orang bertato. Hal ini berkaitan dengan self-presentation yang ditampilkan Indonesian Subculture di masyarakat dalam melawan stigma tattoo sebagai salah satu ciri seorang pelaku tindak kriminalitas di masyarakat. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui self-presentation yang ditampilkan Indonesian Subculture dalam upaya melawan stigma kriminalitas di masyarakat. Data yang dianalisis merupakan hasil wawancara, pengamatan langsung, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-presentation yang ditunjukan Indonesian Subculture dalam melawan stigma kriminalitas di masyarakat adalah membentuk konsep komunitas yang positif melalui slogan dan visi misi yakni selalu bertato/piercing yang aman dan sehat, menyelenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan tersebut antara lain coaching clinic, bakti sosial, lomba tattoo dan piercing, serta kegiatan edukasi bertato/piercing.
Ekologi Media pada Generasi Z (Studi Kasus Penggunaan Instagram Mahasiswa Universitas di Jakarta Barat) Steven Steven; Muhammad Adi Pribadi
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.10674

Abstract

Instagram is a social media that offers digitization, convergence, interactivity, and development of network related to the creation and dissemination of its messages. Instagram is currently one of the most popular social media for generation Z. This study aims to determine the media ecology of students studying at universities in West Jakarta by focusing on the habit of using social media Instagram. This research uses the ecological theory of media and social media. The research approach used in this research is qualitative with the case study method. Researchers collected data by conducting in-depth interviews with eight resource persons who were university students and female students and literature study. The conclusion of this study is that the researchers found that McLuhan's assumption of media ecology is still valid today. The influence of Instagram on young people and female students at universities is still very large because in addition to using Instagram to interact with other people, entertainment, students also use Instagram as the dominant source of information from Instagram.Instagram merupakan media sosial yang menawarkan digitization, convergence, interactivity, dan development of network terkait pembuatan dan penyebaran pesannya. Instagram saat ini merupakan salah satu media sosial yang paling digemari oleh masyarakat generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ekologi media dari mahasiswa yang berkuliah di universitas di Jakarta Barat dengan berfokus pada kebiasaan menggunakan media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan teori ekologi media dan media sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti mengumpulkan data dengan melakukan wawancara mendalam dengan delapan orang narasumber yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi dan studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peneliti menemukan bahwa asumsi ekologi media dari McLuhan masih berlaku hingga saat ini. Pengaruh dari Instagram pada anak muda dan mahasiswa mahasiswi di universitas masih sangat besar karena selain memanfaatkan Instagram untuk berinteraksi dengan orang lain, hiburan, mahasiswa juga menggunakan Instagram sebagai sumber informasi dominan dari Instagram.
Pengaruh Citra Aplikasi Kitabisacom terhadap Minat Donasi Generasi Milenial di Masa Pandemi Covid-19 Chelsea Erwan; Farid Farid
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15467

Abstract

The Kitabisacom application is a well-known platform to raise funds and donate which is available in smartphone or website in Indonesia. During the Covid-19 pandemic, Indonesians experienced economic difficulties. Some were infected with Covid-19 and couldn’t pay for hospital fees. A lot of millennials use this application to make donations to those in need. To find out how the image of the Kitabisacom application affects millennial generation's interest in donations during Covid-19 pandemic and whether Kitabisacom application's image can increase millennial generation's interest in donations during Covid-19 pandemic is the purpose. The theory used is the image theory from Sumardi (2021): (dynamic, cooperative, business, character, successful, and withdrawn) and Gilchrist's theory of donation interest (2019): (attitude, norms, and behavioral intention). This study uses quantitative approach with 100 samples of @Kitabisacom Instagram followers through purposive sampling technique. From the simple linear regression test, every time there is an addition of a value or number for the influence of the Kitabisacom application image (X), there will be an increase in donation interest (Y) worth 0.443 (regression coefficient). The T-test shows the influence of the Kitabisacom application's image on the millennial generation's interest in donations during the Covid-19 pandemic.Aplikasi Kitabisacom merupakan platform untuk menggalang dana dan berdonasi yang tersedia dalam bentuk aplikasi smartphone maupun website yang terkenal di Indonesia. Selama pandemi Covid-19, sejumlah masyarakat Indonesia mengalami kesulitan ekonomi maupun terinfeksi Covid-19 dan tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Generasi milenial menggunakan aplikasi Kitabisacom untuk menggalang dana ataupun melakukan donasi kepada yang membutuhkan. Penelitian ini ingin mengetahui apakah citra aplikasi Kitabisacom dapat meningkatkan minat donasi generasi milenial saat pandemi Covid-19. Teori yang digunakan yakni teori citra menurut Sumardi (2021) yaitu dynamic, cooperative, business, character, successful, dan withdrawn. Selain itu juga teori minat donasi oleh Gilchrist (2019) yaitu attitude, norms, dan behavioral intention. Metode penelitian yang digunakan yakni pendekatan kuantitatif serta metode survei dengan 100 sampel dari pengikut Instagram @Kitabisacom dengan non-probability sampling serta teknik purposive sampling. Dari uji regresi linear sederhana didapati bahwa setiap adanya penambahan angka atau nilai untuk pengaruh citra aplikasi Kitabisacom, maka akan terdapat kenaikan minat donasi senilai 0,443 (koefisien regresi). Uji T juga menunjukan adanya pengaruh citra aplikasi Kitabisacom terhadap minat donasi generasi milenial saat pandemi Covid-19.
Komunikasi Interpersonal Dosen dan Mahasiswa Skripsi dalam Membangun Motivasi melalui Media Pesan Instan Felisitas Aurelia Virginia Dalentang; Roswita Oktavianti
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15492

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused the learning process to be carried out online, including thesis guidance. There is a change in interpersonal communication between lecturers and students, which previously took place face-to-face, turned into communication through instant messaging media, which affected the motivation of thesis students. This study aims to determine the process of interpersonal communication between lecturers and thesis students through instant messaging media in building motivation. The theory used in this research is the theory of communication, interpersonal communication, motivation, and instant messaging. The researcher uses the case study method, on interpersonal communication between lecturers and thesis students at Tarumanagara University, in West Jakarta. This research shows that interpersonal communication which is done online through message media, cannot build motivation, because through instant messaging media lecturers and thesis students cannot capture verbal and nonverbal reactions directly. Instant messages as a communication medium make it easier for lecturers and students to interact in real-time, but cause delays in students and can cause misunderstandings due to differences in message meaning.Pandemi Covid-19 menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara daring, tidak terkecuali bimbingan skripsi. Adanya perubahan komunikasi interpersonal antara dosen dan mahasiswa, yang sebelumnya berlangsung secara tatap muka, berubah menjadi komunikasi melalui media pesan instan, yang berpengaruh kepada motivasi mahasiswa skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal antara dosen dan mahasiswa skripsi melalui media pesan instan dalam membangun motivasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, komunikasi interpersonal, motivasi, dan pesan instan. Peneliti menggunakan metode studi kasus, pada komunikasi interpersonal dosen dan mahasiswa skripsi di Universitas Tarumanagara, di Jakarta Barat. Penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal yang dilakukan secara daring melalui media pesan, tidak dapat membangun motivasi, karena melalui media pesan instan dosen dan mahasiswa skripsi tidak dapat menangkap reaksi verbal dan nonverbal secara langsung. Pesan instan sebagai media komunikasi memudahkan dosen dan mahasiswa berinteraksi secara real-time, tetapi menyebabkan sifat menunda pada mahasiswa dan dapat menyebabkan kesalahpahaman akibat adanya perbedaan pemaknaan pesan.