cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Koneksi@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Koneksi
ISSN : -     EISSN : 25980785     DOI : -
Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Koneksi published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
Analisis Komentar Followers terhadap Identitas Gender Beauty Influencer Laki-Laki di Instagram Valent Novitaria; Farid Rusdi
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10291

Abstract

A phenomenon that starts to become popular in social media, especially Instagram, is becoming a content creator that focuses on beauty, also known as beauty influencer. Beauty influencers are identical to pretty and feminine concepts, but as the time goes by, male beauty influencers started to emerge as well. This created positive and negative opinions in society, especially about their gender identities. In Indonesia, genderless issue starts to attract public attention. Many people started to question the stiff gender categories by expressing their opinions regarding this phenomenon. This research was conducted with qualitative approach with Teun Van Dijk text analysis method. Data collection was conducted by observations, interviews, and documentations. Based on analysis, it is found that changes in society may affect an individual's social system, attitude, value, and behavioural pattern. People in the past recognise that men are masculine and women are feminine. Nowadays, gender limitation line is getting thinner, prioritising human rights. This proves that the perception of gender identities in the society are slowly changing.Salah satu fenomena yang marak di media sosial khususnya Instagram adalah menjadi content creator di bidang kecantikan atau yang biasa disebut dengan beauty influencer.Beauty influencer identik dengan konsep cantik dan feminine. Seiring perkembangan zaman, saat ini ada pula beauty influencer berjenis kelamin laki-laki. Hal tersebut memunculkan berbagai opini positif maupun negatif dalam masyarakat, khususnya mengenai identitas gender yang mereka tampilkan. Di Indonesia, isu genderless semakin menjadi perhatian publik. Orang-orang mulai mempertanyakan kategori gender yang kaku dan mengemukakan berbagai pendapat atas fenomena ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis wacana Teun Van Dijk. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa adanya perubahan dalam masyarakat dapat mempengaruhi sistem sosial, sikap, nilai, dan pola perilaku individu. Masyarakat pada zaman dulu memiliki persepsi bahwa pria harus maskulin dan perempuan feminin. Sementara zaman sekarang, garis pembatasan gender semakin tipis dan lebih mengutamakan hak manusia. Hal tersebut membuktikan bahwa persepsi mengenai identitas gender yang ada dalam masyarakat sudah perlahan-lahan berubah.
Pengaruh Self Esteem dan Self Disclosure terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa di Universitas Tarumanagara Devin Devin; Riris Loisa
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10323

Abstract

This research aims to determine the impact of Self Esteem and Self Disclosure towards Students’ Adjustment at Universitas Tarumanagara. The theories used in this research are social penetration, Self Esteem, Self Disclosure, and Self Adjustment. This research uses quantitative approach with survey methods. The population in this research is Universitas Tarumanagara (Untar), with the sample of university student at Untar. The research technique used is non-probability sampling with a snowball sampling approach, with 155 respondents. The data validity test was done by using the validity, reliability and normality test. The requirements that must be met in multiple regression analysis are the classic assumption test, which consists of multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation tests. After that, the data processing and analysis tests were carried out using the F test, T test, multiple correlation coefficient, determination coefficient, and multiple linear regression analysis. All of the above tests were processed using the IBM SPSS 25 software. This results of this research indicate that Ha is accepted, which means that Self Esteem and Self Disclosure partially and simultaneously affect Students’ Adjustment at Universitas Tarumanagara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Self Esteem dan Self Disclosure terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa di Universitas Tarumanagara. Teori yang dibahas di penelitian ini adalah teori penetrasi sosial, Self Esteem, Self Disclosure, dan Penyesuaian Diri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah Universitas Tarumanagara (Untar) dengan sampel nya adalah mahasiswa dan mahasiswi yang berkuliah di Untar. Teknik penelitian yang digunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan snowball sampling, dengan responden yang berjumlah 155 orang. Uji keabsahan data yang dilakukan dengan menggunakan uji validitas, realibilitas dan normalitas. Adapun syarat yang harus dipenuhi dalam analisa regresi ganda yaitu uji asumsi klasik, yang terdiri dari uji multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Setelah itu diadakan uji pengolahan dan analisa data yang menggunakan uji F, uji T, koefisien korelasi berganda, koefisien deterninasi, dan analisis regresi linear berganda. Semua uji diatas diolah menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan Ha diterima, yang berarti Self Esteem dan Self Disclosure berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa di Universitas Tarumanagara.
Pengaruh Praktik Citizen Journalism terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masyarakat Pada Akun Instagram @JKTINFO di Jakarta Ryo Ryo; Farid Rusdi
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10333

Abstract

In an era that is all digital, where the exchange of messages occurs so fast and obtains information via the internet. The public can get national and foreign information and news. The most widely used information dissemination now is social media. The most popular social media in the past few years is Instagram. One of them is the @Jktinfo account, an online media that practices citizen journalism, which has been trusted as a credible media based on information content in the city of Jakarta. The author is interested in seeing the effect of citizen journalism practices on meeting the information needs of the public on the @Jktinfo Instagram account in Jakarta. The purpose of this study was to see the effect of citizen journalism practices on online media @Jktinfo on meeting the information needs of the community. The theories used in this research are (E) new media theory, social media, citizen journalism, usability and satisfaction theory, and information needs. The method used in this research is quantitative method. The sample selection technique used is a non-probability sampling technique with a convenient type of sample selection technique. Collecting data in this study is by means of a questionnaire to 150 respondents who are followers of the @jktinfo account and become citizen journalism in the Jakarta area. The results showed that citizen journalism has a significant influence on meeting the information needs of the public in Jakarta.Di era yang serba digital dimana pertukaran pesan terjadi begitu cepat dan mendapatkan informasi melalui internet. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan berita nasional maupun mancanegara. Penyebaran informasi yang sangat ramai digunakan sekarang adalah media sosial. Media sosial yang sangat populer beberapa tahun kebelakang adalah instagram. Salah satunya adalah akun @Jktinfo merupakan media online yang melakukan praktik jurnalisme warga yang telah dipercaya sebagai media yang kredibel dengan berbasis konten informasi di wilayah kota Jakarta. Penulis tertarik untuk melihat pengaruh praktik jurnalisme warga terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat pada akun Instagram @Jktinfo di Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh praktik jurnalisme warga pada media online @Jktinfo terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (E) teori media baru, media sosial, jurnalisme warga, teori kegunaan dan kepuasan, dan kebutuhan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jenis teknik pemilihan sampel secara nyaman. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara kuesioner kepada 150 responden yang merupakan pengikut dari akun @jktinfo dan menjadi citizen journalism di wilayah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citizen journalism memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat di Jakarta.
Penerapan Kode Etik Jurnalistik Pada Pemberitaan Covid-19 di Okezone.com Periode Agustus 2020 Vania Halim; Riris Loisa
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10382

Abstract

Covid-19 was first known in Wuhan, China in December 2019. The virus that attacks the respiratory system began to enter Indonesia in early March 2020. This virus is a new phenomenon in the world and takes many lives and must be broadcast so that the public continues to know the condition. current, educated and receive the information received in full. The formulations of the problems to be achieved include 1) how the Okezone.com editorial team spreads the news referred to from the Journalistic Code of Ethics on Covid-19 news, 2) how the Okezone.com editorial publishes news according to the 5W + 1H news elements in covid-19 news. The purpose of the research carried out by the author is to explain how Okezone.com implements 5W + 1H in Covid-19 news which is applied from a journalistic code of ethics. The theory taken for the research is online journalism, online media, and mass communication. Based on the content analysis in this study, the authors conclude that the Okezone editorial team makes news according to facts from the place of the event or from the source, everyone has the same rights in the news, besides writing news there is no coercion and other people's interference, no opinion. journalist personal. The Okezone editorial team always ensures that the news to be disseminated must contain 5W + 1H news elements. The 5W + 1H elements are usually placed in the opening paragraph and body of the news.Covid-19 dikenal pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Virus yang menyerang sistem pernapasan ini mulai masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020. Virus ini merupakan fenomena baru di dunia dan memakan banyak korban jiwa harus terus disiarkan agar masyarakat terus mengetahui kondisi terkini, teredukasi serta menerima informasi yang diterima secara utuh. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain 1) bagaimana redaksi Okezone.com menyebarkan berita yang dirujuk dari Kode Etik Jurnalistik pada pemberitaan covid-19, 2) bagaimana redaksi Okezone.com mempublikasikan berita sesuai unsur berita 5W+1H dalam berita covid-19. Tujuan dari penelitian yang dikerjakan oleh penulis yaitu untuk menjelaskan cara Okezone.com menerapkan 5W+1H dalam berita Covid-19 yang diaplikasikan dari kode etik jurnalistik. Teori yang diambil untuk penelitian ialah jurnalistik online, media online, dan komunikasi massa. Penulis menggunakan pendekatan campuran dan metode analisis isi. Berdasarkan dari analisis isi dalam penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa redaksi Okezone membuat berita sesuai fakta yang dari tempat peristiwa atau dari narasumber, setiap orang memiliki hak yang sama dalam berita, selain itu penulisan berita tidak ada paksaan dan campur tangan orang lain, tidak ada opini pribadi jurnalis. Redaksi Okezone senantiasa memastikan bahwa berita yang akan disebarkan harus berisi unsur berita 5W+1H.
Menguak Makna Manusia dan Spiritualitas (Studi Analisis Semiotika Pada Karya Seni Instalasi “Antara” oleh Monica Hapsari) Ricky Suryanto; Gregorius Genep Sukendro
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10406

Abstract

This research examines the meaning of human beings and spirituality contained in the artwork of Antara by Monica Hapsari. The theories used in this research are human theory, spirituality, visual communication and semiotics. This study uses a qualitative descriptive approach with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis technique consisting of signs, objects, and interpretations. The method used in this research is analytical method using Charles Sanders Peirce's semiotic triangle. In this study, it was found that Antara's artwork carries a message conveyed by the artist in the form of installation art about the meaning of humans and spirituality. The use of visual signs makes this work of art considered valid as a medium of visual communication because it becomes a forum for the artist to carry out communication activities with the audience.Penelitian ini membahas makna manusia dan spiritualitas yang terdapat dalam karya seni Antara oleh Monica Hapsari. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori manusia, spiritualitas, komunikasi visual dan semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang terdiri dari tanda, objek, dan interpretasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis menggunakan segitiga semiotika Charles Sanders Peirce. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa karya seni Antara membawa sebuah pesan yang disampaikan oleh senimannya dalam bentuk karya seni instalasi mengenai makna tentang manusia dan spiritualitas. Penggunaan tanda-tanda visual menjadikan karya seni ini dianggap sahi sebagai media komunikasi visual karena menjadi wadah bagi senimannya untuk melakukan aktivitas komunikasi terhadap khalayak.
Front Matters Vol 5 No 2 Lydia Irena
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matters Vol 5 No 2
Pola Komunikasi di Restoran Capten Nelayan dalam Membangun Motivasi Kerja Gabriella Amanda Rusli; H.H Daniel Tamburian
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15524

Abstract

Humans are social beings, meaning that humans need to communicate with others and cannot live without other humans. Humans need interaction with society or organizations in everyday life. Communication is the process of exchanging and receiving messages between communicators and communicants in a language or way that is understood by each other, occurs anywhere, including within organizations, namely organizational communication. Organizational communication patterns are ways that an organization uses to communicate such as send and receive messages. This study aims to determine how the pattern of communication in the Capten Nelayan restaurant and the obstacles faced. The type of research used is qualitative, namely taking data through actual events obtained directly from employees of the organization. Data collection techniques used are with observation, interviews with a number of informants and documentation. The results showed that the communication pattern applied to the Capten Nelayan was a chain pattern, and a circle pattern. The Capten Nelayan Restaurant uses a circular communication pattern when hold meetings so that information can be conveyed evenly and can straighten things that are not clear, and use a chain communication pattern when not in a meeting. The supporting factors are (1) good relations between fellow employees, (2) communication media, (3) commitment. Meanwhile, the factors that inhibit organizational communication patterns are more directed to (1) language (2) inadequate facilitie.Manusia adalah makhluk sosial artinya, manusia butuh berkomunikasi dengan sesama dan tidak dapat hidup tanpa manusia lain. Manusia membutuhkan interaksi dengan masyarakat atau organisasi dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi adalah proses bertukar dan menerima pesan antara komunikator dan komunikan dengan bahasa atau cara yang dimengerti satu sama lain, terjadi dimana saja, termasuk didalam organisasi, yaitu komunikasi organisasi. Pola komunikasi organisasi adalah cara yang diterapkan sebuah organisasi dalam berkomunikasi seperti penyampaian dan penerimaan pesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi di restoran Capten Nelayan dan kendala yang di hadapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yakni mengambil data melalui kejadian sesungguhnya yang diperoleh langsung dari anggota organisasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara terhadap sejumlah informan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi yang diterapkan di Capten Nelayan adalah pola rantai, dan pola lingkaran. Restoran Capten Nelayan menggunakan pola komunikasi lingkaran di saat melakukan rapat agar informasi dapat tersampaikan secara merata dan dapat meluruskan hal-hal yang kurang jelas, dan menggunakan pola komunikasi rantai jika tidak sedang rapat. Faktor yang menjadi pendukung ialah (1) Hubungan baik antar sesama anggota, (2) media berkomunikasi, (3) Komitmen. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat pola komunikasi organisasi lebih mengarah kepada hal (1) Bahasa (2) fasilitas yang kurang memadai.
Pengaruh Berita Efikasi Vaksin Covid-19 terhadap Pengambilan Keputusan Devon Ryanto; Riris Loisa; Sudarto Sudarto
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.15583

Abstract

This study discusses the influence of news on the efficacy of the Covid-19 vaccine on student decision making at Tarumanagara University. The purpose of this study was to determine the effect of efficacy news on student decision making. The theory used by the researcher is the theory of persuasion, diffusion of innovation, mass communication, and decision making. In this research, the approach used is a quantitative approach, with a self-administered questionnaire or questionnaire, which is a method of collecting data by asking questions to respondents, then processed using SmartPLS3. The total respondents in this study amounted to 100 people. Data analysis used validity, reliability, and SEM PLS tests. The results of this study found that there were variables or influences between the direct or indirect effects of both were positive and significant. The mediating effect obtained in this study is partially or partially mediated, which means that there is a mediating variable or not, both of which have a positive and significant effect.Penelitian ini membahas pengaruh dari berita efikasi vaksin Covid-19, terhadap pengambilan keputusan mahasiswa Universitas Tarumanagara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh-pengaruh yang disebabkan oleh berita efikasi kepada pembuatan keputusan mahasiswa. Teori yang digunakan peneliti adalah teori persuasi difusi inovasi, komunikasi massa, dan pengambilan keputusan. Pada penelitian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan self administered questionnaire atau angket adalah metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan kepada responden, kemudian diproses menggunakan SmartPLS3. Total responden yang ada pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta SEM PLS. Hasil pada penelitian ini ditemukan adanya variabel atau pengaruh antara pengaruh langsung atau tidak langsung keduanya adalah positif dan signifikan. Efek mediasi yang didapatkan pada penelitian ini adalah parsial atau partially mediated, Yang berarti ada atau tidaknya variabel mediasi, keduanya tetap berpengaruh secara positif dan signifikan.
Cover Koneksi Vol 6 No 1 Lydia Irena
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Koneksi Vol 6 No 1
Retorika Gaya Motivator dalam Pemberian Motivasi Sella Desember; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol 6, No 1 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i1.10459

Abstract

Rhetoric in communication is very necessary, because rhetoric is the basis for us to train our way of speaking to a wide audience. Rhetoric is also needed in the social, political, economic and educational fields. Rhetoric is very important for the motivator in conveying his motivational message. Apart from speaking the words motivator also requires oculesic and kinesic in the delivery. Motivators and characters are usually given great attention when it comes to conveying messages or words. The I'M POSSIBLE program on MetroTV, hosted by Merry Riana as a host as well as a motivator, is an inspiring, educational and motivating program. At the I'M POSSIBLE event, the writer saw that in giving motivation from Merry Riana there were aspects of rhetoric in it, because the delivery was not heavy and the topics presented were very relevant to all people then the colorful way of delivery made this program not boring. Therefore, the writer examines the rhetoric of motivator style in giving motivation (analysis on Merry Riana in the event I'M POSSIBLE on MetroTV). Based on a discussion that includes rhetoric on motivators, this study uses qualitative case study methods and semiotics to analyze every word and motion given by Merry Riana.Retorika dalam komunikasi sangat diperlukan, karena retorika merupakan dasar untuk individu melatih cara bicara di depan khalayak. Retorika juga diperlukan pada bidang sosial, politik, ekonomi dan pendidikan. Retorika sangat penting bagi motivator dalam menyampaikan pesan motivasinya. Selain bertutur kata motivator juga memerlukan okulesik dan kinesik dalam penyampaianya. Motivator dan para tokoh biasanya sangat diperhatikan dalam hal dia menyampaikan pesan atau kata-kata. Program acara I’m Possible di MetroTV yang dibawakan oleh Merry Riana sebagai pemandu acara sekaligus motivator merupakan sebuah program acara yang inspiratif, edukatif, dan memotivasi. Pada acara I’m Possible ini penulis melihat dalam pemberian motivasi dari Merry Riana terdapat aspek-aspek retorika didalamnya, karena penyampaiannya yang tidak berat dan topik yang dibawakan sangat relevan untuk semua masyarakat kemudian cara penyampaiannya yang penuh warna membuat program acara ini tidak membosankan. Maka dari itu, penulis meneliti retorika gaya motivator dalam pemberian motivasi pada Merry Riana dalam acara I’m Possible di MetroTV. Berdasarkan pembahasan yang meliputi retorika pada motivator, penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dan semiotika untuk menganalisa setiap kata-kata dan gerak yang diberikan oleh Merry Riana.