cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 20 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Kuasi Eksperimen pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SDN 1 Pasirhalang) Abidin, Zenal
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan-permasalahan yang muncul terkait dengan masih rendahnya kemampuan menulis karangan narasi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Experimen dengan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang peneliti gunakan pada penelitian ini yaitu one group pretest and posttest design. one group pretest and posttest desig adalah suatu teknik untuk mengetahui efek dari sebelum dan sesudah pemberian perlakuan pada kelas ekperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melakukan tes menulis karangan narasi atau unjuk kerja. Objek yang dijadikan penelitian yaitu siswa kelas V SDN 1 Pasirhalang  yang berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa penerapan media gambar seri terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V  setelah menggunakan media gambar seri mengalami peningkatan yaitu 62% dengan kriteria baik sekali. Dari data hasil uji t menunjukan bahwa nilai t = 12,078 dan Sig. = 0,000 < 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan digunakannya media gambar berseri terhadap peningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas 5 siswa sekolah dasar.
PEMBELAJARAN MENULIS SURAT PADA SISWA SD KELAS III MENGGUNAKAN METODE KONTEKSTUAL Lestari, Nuni Puji
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis surat. Dimana kemampuan menyampaikan isi pesan menjadi hal yang sulit karena membutuhkan kecakapan dalam menceritakan berbagai ide baik berupa gagasan dan perasaan seseorang kedalam media tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah skenario dan implementasi, respon guru dan siswa, serta kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan tugas.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 28 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan pada pembelajaran menulis surat  pada siswa kelas III SD setelah diterapkannya metode kontekstual.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPS MATERI PEMANFAATAN KEKAYAAN ALAM DI INDONESIA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV Deti Daswati; Deden Herdiana Altaftazani; Uus Kuswendi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v4i1.4806

Abstract

Hasil dari penelitian dilihat dari test evaluasi belajar mengalami peningkatan dari test kemampuan awal (Pretest) dengan nilai rata-rata 35,82 menjadi 80,30 dengan enam kali pertemuan melalui test yang dilakukan di tiap akhir pertemuan yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan proses pembelajaran. Kemampuan sikap meningkat melalui sikap lebih mandiri dan dewasa, sanggup memberikan aspirasi dan dapat mendapatkan anggapan dari orang lain, serta memiliki sikap sosial yang positif dengan teman sekelasnya. Kemampuan keterampilan meningkat dengan ditandai oleh siswa mampu untuk mengidentifikasi, mengumpulkan data, dan membuat kesimpulan bersama kelompoknya tentang masalah pemanfaatan kekayaan alam yang ada di lingkungan sekitar (kota, kabupaten, dan provinsi). Peningkatan tersebut diperoleh dari tindakan menerapkan capa pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran IPS melalui lima tahapan, yakni siswa menemukan pemanfaatan kekayaan alam di Indonesia lewat media massa ( surat kabar, internet, atau televisi ); siswa membentuk kelompok belajar; melalui diskusi kelompok siswa melakukan penyidikan dengan mengidentifikasi pemanfaatan kekayaan alam yang ada di lingkungan sekitar; siswa membuat laporan dengan menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang tertera pada Lembar Kerja Siswa; siswa mempresentasikan hasil diskusi; dan siswa membuat kesimpulan. Kesulitan yang ditemukan pada saat proses belajar mengajar dengan cara pembelajaran berbasis masalah yakni diantaranya :Dalam suatu kelas setiap siswa mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, sehingga apabila dalam kelompok itu terdapat anak yang kemampuannya lebih tinggi membuat anak yang kemampuannya kurang menjadi santai atau tidak ikut dalam memecahkan masalah.Adakalanya siswa tak mempunyai ketertarikan atau tidak mempunyai kepercayaan bahwa persoalan yang dipelajari susah untuk diselesaikan, maka mereka akan merasa tidak mau untuk mencoba.Keberhasilan taktik pembelajaran lewat model Problem Based Learning membutuhkan cukup waktu untuk persiapan.
PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI SEDERHANA PADA SISWA SD KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EXPERIENTAL LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI Nia Kurnia; Deden Herdiana Altaftazani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SDN Ciwaruga 1 Kabupaten Barat.Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VB yang berjumlah 33 orang.Metode pengumpulan data yaitu observasi, pengumpulan angket, wawancara dan tes tertulis.Penelitian ini dilandasi karena masih rendahnya kemampuan anak dalam menulis narasi sederhana. Hal ini terbukti dengan hasil tes menulis narasi siswa kelas VB yang hampir 80,9% atau sekitar 28 dari 33 orang siswa yang mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu pendekatan Experiental Learning tidak hanya mengutamakan pengalaman anak saja namun membuat pengalaman baru yang berkesan pada diri siswa dan menumbuhkan rasa percaya diri mereka.Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan dalam pembelajaran menulis narasi sederhana dengan menggunakan pendekatan ExperientalLearning berbantuan media gambar seri.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA KELAS II SD PADA MATERI MENGKUR BERAT DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION Rusmiati Rusmiati; Siti Ruqoyyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematical communication is a basic skill that students must master since elementary school. Generally, this mathematical communication skill is still not honed in the field. Many students find it difficult to apply mathematics lessons in the real world and do not yet understand the importance of learning mathematics in everyday life. Realistic Mathematics Education approach is one solution to overcome this problem. Students get a more meaningful learning experience because they are directly related to the real world. The method used in this research is descriptive qualitative method in which the researcher performs an analysis to obtain solutions and conclusions in accordance with the research objectives. The instruments in this study consisted of a written test, observation sheets and an attitude scale questionnaire. The achievements of this study show the expected results. Teachers and students show a positive response to the learning given. Students' mathematical communication skills are better than before learning with the Realistic Mathematics Education approach.
PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI KEGIATAN EKONOMI PADA SISWA SD KELAS IV DENGAN MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM TEACHING Elis Nurhayati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning model is one of strategy to improve the quality of learning . Research aims to understand the influence of learning model quantum teaching to learning identify economic activities to their students primary school class IV  SDN 5 Galanggang Batujajar.In the process of learning model quantum teaching the role of requiring teachers more creative and active in will improve the motivation to study students .Teachers capable of create the conditions learning an effective and fun for students .In this research technique data collection and observation .This research use action class consisting of four meeting , in its implementation use lesson plans ( implementation plan learning ) as the concept to make learning more directed consistent with the objectives of of learning model quantum teaching .The results of the study showed learning use the model quantum teaching can increased the motivation to study students in learning identify.
PEMBELAJARAN MENULIS PROSA SEDERHANA PADA SISWA SD KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Lia Nurwianti; Lia Nurwianti; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1. Dari data di atas dapat kita ketahui bahwa skenario pembelajaran menulis prosa sederhana pada siswa SD kelas V dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching And Learning) menunjukkan peningkatan persentase ketuntasan siswa yang signifikan. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari jumlah hasil pretest 56.4% dengan kategori kurang baik pada tahap observasi awal menjadi 85.4% pada hasil posttest dengan kategori sangat baik.2. Berdasarkan angket guru dan siswa yang sudah dirumuskan oleh peneliti, guru memberikan reaksi bahwa peneliti mengajar materi menulis prosa sederhana menggunakan pendekatan CTL sangat baik dan sesuai dengan tahapan dan alokasi waktunya. Selain itu juga peneliti juga kreatif dan cocok menggunakan metode CTL pada materi menulis prosa sederhana. Peneliti dapat memfasilitasi siswa dalam pembelajaran menulis prosa sederhana. Sedangkan dari siswa sebagian besar menyatakan pendekatan CTL sangat menyenangkan dan menarik karena siswa dapat belajar menulis prosa (karangan) sederhana berdasarkan pengalaman atau peristiwa yang dialami siswa dalam kehidupannya, juga siswa mampu memahami komponen apa saja yang harus ada dalam prosa sederhana yang ditulisnya.3.  Hasil wawancara terhadap siswa untuk mengetahui kesulitan-kesulitan menyelesaikan tugas dalam pembelajaran keterampilan menulis prosa sederhana dengan mengaplikasikan pendekatan CTL dapat diketahui hasilnya bahwa siswa adakalanya susah untuk membedakan antara tema dan judul prosa. Sehingga guru memberikan solusi dengan menjelaskan kembali perbedaan antara tema dan judul prosa. Adapun dari hasil keseluruhan sebagian besar siswa tidak mengalami kesulitan selama pembelajaran dilakukan dengan pendekatan CTL ini. Bahkan siswa menjadi senang dalam belajar menulis prosa sederhana menggunakan pendekatan CTL.      Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa data hasil penelitian menggambarkan bahwa pembelajaran berbasis pendekatan CTL (Contextual Teaching And Learning) berdampak sangat positif dalam meningkatkan keterampilan menulis prosa sederhana pada siswa SD kelas V (lima). 
PEMBELAJARAN MENULIS SURAT UNDANGAN PADA SISWA SD KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN METODE ESTIGA (STAD, SCRAMBLE DAN PERMAINAN STABILO KALIMAT) Suminar Suminar; Muhammad Rizal Fauzi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan data awal di kelas 5 SD Negeri Cimahi Mandiri 4 mengenai keterampilan menulis surat undangan, beberapa masalah ditemukan, yaitu kurangnya keterampilan siswa dalam menulis surat undangan dengan perhatian pada ejaan dan pemilihan metode pembelajaran yang tidak tepat yang digunakan. Berdasarkan ini, desain penelitian menulis surat undangan disiapkan menggunakan metode ESTIGA. Metode ESTIGA adalah kombinasi dari model kooperatif tipe STAD, metode pengacakan dan tinggi kalimat. Pembelajaran terdiri dari pendekatan untuk presentasi mater, tim, perjuangan, menulis surat dan tinggi kalimat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dengan model spiral Kemmis dan Mc Taggart. Prestasi belajar siswa dalam data awal hanya 4 orang (20%) ada perubahan pada siswa yang menyelesaikan 17 orang (85%). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode ESTIGA dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam belajar menulis surat undangan di kelas V SD Cimahi Mandiri 4, Kecamatan Cimahi Tengah, Kabupaten Cimahi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Iqnatia Alfiansyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBased on the results of interviews and observations, several problems were found, namely the lack of students 'understanding of the mathematics subject matter of fractions and the textbooks used did not facilitate students' thinking processes. This study aims to develop a mathematics teaching module for grade IV fractions in elementary schools. This development research uses three stages of the 4-D model which includes define, design, and develop with the modification of the researcher. The subjects of this study were 14 grade students of SD Negeri Iker-Iker Geger Cerme Gresik. The data collection methods used were validation, student response questionnaires, and learning outcomes tests. Based on the results of data analysis, the results of validation and testing, it was found that the development of mathematics teaching modules for grade IV fraction material in elementary schools resulted in quality teaching modules, namely a) teaching modules categorized as very valid (86.25), b) teaching modules categorized as practical with little revision, c) the teaching module is categorized as effective with a classical completeness percentage of 85.71% and a questionnaire score percentage of students' responses to 88.57%.
MENINGKTKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEED READING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DIKELAS V SD LILIH ROSMAWATI; Agni muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading,  respon guru dan siswa dalam keterampilan membaca siswa dengan menggunakan metode speed reading dan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading. Metode penelitian yang digunakan dalan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Desain penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Sampel yang akan diteliti yaitu siswa kelas V SD tersebut yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen test, non-test (kuesioner), wawancara dan obervasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui penerapan metode metode Speed Reading berjalan dengan baik dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Dengan adanya penggunaan metode Speed Reading siswa menjadi lebih termotivasi dan tertarik dalam hal membaca. Guru memberikan tanggapan bahwa peneliti mengajar materi metode Speed Reading sangat baik dan sesuai dengan tahapan dan alokasi waktunya. Ketika pelaksanaan siswa terlihat lebih antusias dan semangat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia dibandingkan pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional siswa cenderung pasif karena seluruh kegiatan dipegang oleh guru, dimana guru lebih banyak memberikan penjelasan dan menyampaikan materi. Hal tersebut sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan respon siswa mengenai metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia telah dinilai baik. Dari analisis menunjukkan bahwa siswa merasa bahwa metode Speed Reading mampu memudahkan mereka dalam memahami bacaan yang mereka baca. Hal ini juga menunjukkan bahwa membaca cepat tidak hanya mengutamakan kecepatan namun tidak mengabaikan pemahamannya. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam menggunakan metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yakni masih terdapat siswa yang merasa kebingungan atau kehilangan pemahaman dari apa yang telah dibaca karena mereka belum atau kurang begitu menguasai keterampilan membaca dengan menggunakan teknik speed reading, maka dari itu perlu diadakan latihan agar mereka menguasai keterampilan membaca secara cepat.Kata Kunci: Speed Reading,  Bahasa Indonesia, Keterampilan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading,  respon guru dan siswa dalam keterampilan membaca siswa dengan menggunakan metode speed reading dan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode speed reading. Metode penelitian yang digunakan dalan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Desain penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Sampel yang akan diteliti yaitu siswa kelas V SD tersebut yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen test, non-test (kuesioner), wawancara dan obervasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui penerapan metode metode Speed Reading berjalan dengan baik dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Dengan adanya penggunaan metode Speed Reading siswa menjadi lebih termotivasi dan tertarik dalam hal membaca. Guru memberikan tanggapan bahwa peneliti mengajar materi metode Speed Reading sangat baik dan sesuai dengan tahapan dan alokasi waktunya. Ketika pelaksanaan siswa terlihat lebih antusias dan semangat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia dibandingkan pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional siswa cenderung pasif karena seluruh kegiatan dipegang oleh guru, dimana guru lebih banyak memberikan penjelasan dan menyampaikan materi. Hal tersebut sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan respon siswa mengenai metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia telah dinilai baik. Dari analisis menunjukkan bahwa siswa merasa bahwa metode Speed Reading mampu memudahkan mereka dalam memahami bacaan yang mereka baca. Hal ini juga menunjukkan bahwa membaca cepat tidak hanya mengutamakan kecepatan namun tidak mengabaikan pemahamannya. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam menggunakan metode Speed Reading pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yakni masih terdapat siswa yang merasa kebingungan atau kehilangan pemahaman dari apa yang telah dibaca karena mereka belum atau kurang begitu menguasai keterampilan membaca dengan menggunakan teknik speed reading, maka dari itu perlu diadakan latihan agar mereka menguasai keterampilan membaca secara cepat.Kata Kunci: Speed Reading,  Bahasa Indonesia, Keterampilan  

Page 2 of 2 | Total Record : 20