cover
Contact Name
imroatun
Contact Email
imroatun@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
imroatun@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 25415549     EISSN : -     DOI : -
a?-?iby?n: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, ISSN 2541-5549, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berdasarkan Surat Keputusan Rektor IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten No. In.10/F.I/HK.00.5/1201/2016, tanggal 04 April 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019" : 6 Documents clear
Upaya Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercakap-Cakap Di TK Darussalam Pipitan Mastariyah Mastariyah; Yahdinil Firda Nadhirah; Khaeroni Khaeroni
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2443

Abstract

This study was classroom action research study which conducted at TK Darussalam Piptan to improve conversation ability at 4 to 5 years old early childhood children by employing conversation method. This study used two cycles and the result of study shows that there was a significant improvement at 4 to 5 years old early childhood children at TK Darussalam Pipitan. Based on the result of study the completeness attainment on cycle I was 30% and did not reach treatment success indicator. Keywords: Children's speaking ability, conversation methode, effortReferencesBrown, D. (2007). Prinsip Pembelajaran Dan Pengajaran Bahasa. Jakarta: Pearson Education,Inc.Ciptarja, B. (2008). How To Teach Your Baby Talk. Yogyakarta: Andi Offset.Djiwandono, M. S. (1996). Bahasa Dalam Pengajaran. Jakarta: Index.Fitriyyah, D. (2016). Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–10.Humaeroh, H. (2016). Pembelajaran Bahasa Pada Anak Yang Mengalami Keterlambatan Berbicara Untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 126–138.Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Penerbit Erlangga.Imroatun, I. (2018). Alternatif Media Pengembangan Literasi Baca Tulis Berbahasa Nasional Bagi Siswa Raudlatul Athfal. Al Hikmah Proceedings on Islamic Early Childhood Education, 103–112. tuban: Program Studi PIAUD STAI Al Hikmah Tuban.Ma’isyah, N. (2018). Pengembangan Modul Membaca Lancar Pokok Bahasan Lingkungan Yang Bernuansa Kontekstual. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 137–146.McNiff, J., & Whitehead, J. (2002). Action research: principles and practice 2nd Edition. USA: Routledge Falmer.Moeslichatoen R. (2004). Metode Pengajaran Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.Mursid. (2015). Belajar dan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Suhartono. (2005). Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Upaya Peningkatan Rasa Percaya Diri AUD Melalui Kegiatan Bernyanyi Di Depan Kelas Himatul Munawaroh; Imroatun Imroatun; Busthomi Ibrohim
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2444

Abstract

This study aims to improve the confidence of early childhood by using the method of singing in front of the class in group B children at RA Uswatun Hasanah Kec. Kragilan. This research was conducted because of a lack of confidence in the B RA Uswatun Hasanah group. The type of research method used in this activity is Classroom Action Research (CAR) with a research model developed by Kurt Lewin consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The location object of Class Action Research at RA Uswatun Hasanah. The results showed that there was an increase in children's confidence that occurred in each Cycle of Cycle 1 and Cycle 2. Where at the 1st Cycle 1 meeting the number of students completed as many as 1 student or 17% of students who had completed, then experienced an increase in completeness at the second meeting as many as 2 students 33% students. In the 2nd cycle of the 1st meeting, there was an increase in completeness of singing activities in the 5th grade students of RA Uswatun Hasanah as many as 5 students or 83%, and at the 2nd meeting all students completed singing or 100% completion. Keywords: efforts, singing activities, self-confidenceReferencesFitriyyah, D. (2016). Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–10.Huliyah, M. (2016). Pengembangan Daya Seni Pada Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 149–164.Kamtini, & Tanjung, H. W. (2005). Bermain Melalui Gerak dan Lagu di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.Nadirah, Y. F. (2016). Mengoptimalkan Otak Anak Sejak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 186–195.Prihantoro, A., & Hidayat, F. (2019). Melakukan Penelitian Tindakan Kelas. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(1), 49–60.Rasyid, F. (2010). Cerdaskan Anakmu Dengan Musik. Yogyakarta: Diva Press.Setiani, R. E. (2019). Pemanfaatan Permainan Tradisional Dalam Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan Di TK Negeri Pembina 2 Purwokerto. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 39–52.Sofiani, T. (2008). Meningkatan Percaya Diri pada siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Visual Auditorial Kinestetik. UNS.Susiyati, Mayangsari, D., & Adhani, D. N. (2018). Pengaruh Metode Bernyanyi Terhadap Kemampuan Klasifikasi Benda Pada Anak Kelompok A Di TK Dharma Wanita Blaban Batumar-Mar Pamekasan. JURNAL CARE, 5(2), 14–20.Yamin, M. (2007). Profesionalisme Guru dan Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada.Zimmer-Gembeck, M. ., & Collins, W. (2003). Autonomy development during adolescence. In G. R. Adams & M. D. Berzonsky (Eds.), Blackwell handbooks of developmental psychology. Blackwell handbook of adolescence (pp. 175–204). Blackwell Publishing.
Intervensi Pada Anak Retardasi Mental Usia 7–8 Tahun Dalam Perkembangan Kognitif Nancy Riana; Lilis Karyawati
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2445

Abstract

The study aims to find out and describe interventions on children of mental retardation age 7-8 years in cognitive development. This research was conducted in SLB Negeri 5 West Jakarta in 2019. The research methods to be used in this study are qualitative methods, with a case study approach, using data triangulation techniques. Data collection techniques are based on observations, interviews and documentation. The research subject is the teacher of grade 1Cb and 1C1d and students. Based on the results of data Pegumpulan obtained that the intervention carried out in children of mental retardation in SLB Negeri 5 West Jakarta in students aged 7 -8 years in cognitive development ie; (1) Learn problem solving, which includes activities to understand classmates ' faces, understand their own objects and others, concentrating on the tasks given, following daily habits; (2) Logical thinking, which includes the activity of sticking mosaics, following the instruction of the teacher, knowing the parts of the body, understanding the concept of size, and counting activities; (3) Thinking symbolically, which includes activities mentioning numbers one to five, mimicking the way of holding stationery, and naming the work made. The results of this study have implications that children who experience mental retardation need special intervention in their development. It must be done early so that the development is optimal. Keywords: children with special needs, early Childhood, Intervention, cognitionReferencesAbdillah, Abu. (2018). Bunyi UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1,2,3,4,5 dan Penjelasannya. https://petikanhidup.com/bunyi-uud-1945-pasal-31-ayat-1-2-3-4-5-dan-penjelasannya.htmlBudiman, Asep. (2016). Pemahaman Rendah, Anak Berkebutuhan Khusus Masih Dianggap Negatif. Bandung: Pikiran Rakyat. https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2016/08/21/pemahaman-rendah-anak-berkebutuhan-khusus-masih-dianggap-negatif-377958Delphie, Bandi. (2006). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Refika Aditama. Desmita. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya. (2009)Hildayani, Rini dkk. Penanganan Anak Berkelainan. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka. (2013)Imroatun, I. (2017). Anak Dengan Kebutuhan Fisik Khusus. As-Sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(02), 175–185.Jamaris, Martini. (2010). Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Jakarta: Yayasan Penamas Murni. Juniarti, Fitri. (2014). Pengertian Retardasi Mental. https://www.e-jurnal.com/2014/01/pengertian-retardasi-mental.htmlKhodijah, Nyayu. (2016). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Kumar, Indra bhushan, Amool R. Singh, dan S. Akhtar. (2009) Social Development of Children With Mental Retardation (India: Ind Psychiatry J. Jan-Jun; 18(1): 56–59. doi: 10.4103/0972-6748.57862). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3016702/Miles, Matthew B & A. Michael Huberman. (1992). Analisis Dta Kualitatif: Alih Bahasa. Jakarta: UI-Press. Moleong, Lexy J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Pakar Komunikasi. 5 Jenis Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan dan Karakteristiknya. https://pakarkomunikasi.com/jenis-metode-penelitian-kualitatifPatilima, Hamid. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta. Santrock, John W. (2004). Educational Psychology. New York: McGraw-Hill. Somantri, T. Sutjihati. (2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukmadinata, Nana Syaodih. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2003.pdf
Urgensi Strategi Pembelajaran Karakter Pada Anak Usia Dini Samsul Bahri
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2440

Abstract

This study dicusses the issue of the urgency of character learning strategies in early childhood. This study uses descriptive analysis methods and authoritative resources related to the world of learning. This study proves that character building in early age students is very crucial. Therefore, character learning strategies must be begun Moral knowing / learning to know, Moral Loving / Moral Feeling, Moral Doing / Learning to do. These three strategies in learning can be carried out if the teachers First, apply a modeling approach or uswatun hasanah that is to socialize and uphold moral values ​​that are true through models and examples. Second, explain or clarify to students continuously about various good and bad values. Third, implementing character-based education. This can be done by applying a character-based approach to each subject. Keywords: learning strategy, character, modelReferencesAkbar, Sa’dun. (2011). Revitalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Naskah Pidato Pengukuhan Guru Besar Universitas Negeri Malang. Azra, Azyumardi. (2002). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Kompas.Dewantara, HM. Hajar. (2012). Pendidikan Karakter; Pemberdayaan Guru Agama dalam Pembentukan Karakter Islami, Yogyakarta, Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, FIAI UII, p. 8-10.Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Fatihah, N., & Difla Nadjih. (2017). Hubungan Pendidik Dan Terdidik Dalam Al-Quran. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 7(2), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004Hasbullah, Hasbullah. (2018). Karakteristik Pendidikan Islam Menurut Imam Al-Ghazali (Proses Pendidikan Islam Yang Berkelanjutan Dan Berangsur-Angsur). aṣ-ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, v. 3, n. 2, p. 81-88, Haroen, H. (2018). Gaya Belajar Siswa Bagi Burhanuddin Zarnuji. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 8(1), 17–34.Kusumawati, Intan. (2016). Pengembangan Karakter Siswa Raudlatul Athfal Berbasis Pendidikan Agama Islam. Aṣ-Ṣibyan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 131–139.Langgulung, Hasan. (1994). Manusia Dan Pendidika. Jakarta: Pustaka Al-Husna. Langgulung, Hasan. (1985). Pendidikan dan Peradaban Islam; Suatu Analisa Sosio-Psikologi. Jakarta: Pustaka Al-Husna. Langgulung, Hasan. (2001). Pendidikan Islam Abad 21. Jakarta. Al-Husna Zikra. Langgulung, Hasan. (2002). Peralihan Paradigma Dalam Pendidikan Islam dan Sains Sosial. Jakarta: Gaya Media Pratama. Langgulung. Hasan. (1992). Teori-Teori Kesehatan Mental; Perbandingan Psikologi Modern dan Pendekatan Pakar Pendidikan Islam. Kijang Selangor: Pustaka Huda. Madjid, Abdul dan Andayani. (2011). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya. Megawangi, Ratna. http/www. langit Perempuan. Com. pelopor Pendidikan Holistik berbasis karakter, diakses 23 april 2013Murshafi, Muhammad Ali. (2009). Mendidik Anak Agar Cerdas dan Berbakti. Surakarta: Ziyad Visi Media. Nata, Abuddin. (2012). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Grasindo. Nata, Abuddin. (2005). Pendidikan Menurut Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: UIN Jakarta Press. Nata, Abuddin. (2009). Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta. Kencana. Nizar, Samsul. (2012). Pengantar Dasar-Dasar Pemikiran Pendidikan Islam. Sahlan, Asmawan dan Angga Teguh Prastyo. (2012). Desain Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter. Jogjakarta: Ar-Ruzz. Media. Setiani & Difla Nadjih. (2016). “Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Agama Islam Di TK ABA Kalibulus Rogobangsan Bimomartani Ngemplak Sleman,” Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Volume 6, Nomor 2, h. 125-136Soebijantoro. (2006). Kecerdasan Emosional dalam Konteks Hidden Curriculum. Jurnal Pendidikan. Vol. 12 No. 1. Suwito. (1995). Konsep Pendidikan Ahklak Menurut Ibn Miskawaih. Disertasi. Pascasarjana IAIN. Jakarta. Zubaidi. (2012). Desain Pendidikan Karakter, Konsepsi dan Aplikasi dalam Lembaga Pendidika. Jakarta: Kencana.
Pengaruh Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Kecerdasan Jamak Anak Usia Dini Pada PAUD Di Kota Mataram Warni Djuwita; Mohammad Fakhri
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2441

Abstract

This study aims to explain the influence of traditional games in developing plural intelligence in early childhood. Playing is fun, learning through games allows a child to learn in a natural way, where excitement creates optimal enthusiasm. Learning does not have to be done seriously and indoors, with full concentration, but can be done by playing adapted to the stages of development, abilities and behavior of children. Because children will play in the most appropriate way for the things they have to learn. This research is a qualitative research. Subjects were 25 early childhood children with two traditional games, Long se and Congklak. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. Based on the results of the study it can be concluded that traditional games affect the development of plural intelligence of early childhood students. This is based on the results of the analysis of research data using the t test contained in the simple regression test obtained tcount = 3.755 while ttable = 2.069 at the significance level α = 0.05 with dk = 23 because it was obtained (tcount> t table). Keywords: traditional games, plural intelligence, Early ChildhoodReferencesArmstrong, Thomas. Smart Baby’s Brain, Merangsang Kegeniusan Anak di Tiga Tahun Pertama. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher. 2003 Auryn, Virzara. How to Create a Smart Kids, Seri Kecerdasan Anak, Jakarta: Penerbit Katahati. 2007Bredekamp, Sue dan Copple. Developmentally Approriate Practise in Early Childhooh Program, USA: NAECY, 1992Bruce, T dan Maggit C. Child Care & Education, USA: Hodder & Stoughton A Member of Hodeder Headline Group. 1999Budiwanti, Erni. Islam Sasak, Yogyakarta: LKIS. 2000Essa, Eva L. Introduction to Early Childhood Education, 4th Edition, Canada: Thomson Delmar Learning. 2003.Fathurohman, O. (2017). Hakikat Bermain Dan Permainan Anak Usia Dini Di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 27–36.Fitriyani, F. N. (2017). Perkembangan Bermain Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 125–140.Gopink, Alison. Andrew N Meltzoff. dan Patricia K Kuhl. Keajaiban Otak Anak. Jakarta: Mizan Mizan Media Utama. 2007Gunawan, Adi W. Genius Learning Strategy,. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2003 Hainstoock, Elizabeth G. Metode Pembelajaran Montessori untuk Anak Pra Sekolah, Jakarta: Pustaka Delapratasa. 1999Hidayatullah,Ahmad. Pendidikan Anak Muslim, Pendekatan Praktis Aplikatif Berdasarkan Nilai-Nilai Islam dan Teori Pendidikan Modern. Jakarta: Penerbit Fikr Rabbany Group. 2008Huliyah, M. (2016). Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 60–71.Imroatun, I. (2014). Permainan Tradisional Sebagai Pembelajaran Kecakapan Sosial Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Sains Psikologi, 3(1), 1–11.Jensen, Eric. Memperkaya Otak, Cara Memaksimalkan Potensi Setiap Pembelajar. Jakarta: PT Indeks. 2008Lukman, Lalu. Pulau Lombok dalam Sejarah Ditinjau dari Aspek Budaya. TT:TP. 2008Makaminan, Makagiansar. Saling Asih, Saling Asuh, Saling Asah. Jakarta: CSIS. 2002Manan, Imran. Dasar-Dasar Sosial Budaya Pendidikan. Jakarta : P2LPTK. 1989Margaret E. dan Bell Gredler. Belajar dan Membelajarkan. Jakarta: CV Rajawali. 1991Moleong. Metodology Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya. 2005 Musfiroh, Tadkiroatun. Bermain Sambil Belajar dan Mengasah Kecerdasan. Jakarta: Depdiknas. T.t. Nusa Tenggara Barat. Sejarah Daerah Nusa Tenggara Barat. Mataram: T.P. 2002Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Nusa Tenggara Barat. Adat dan Upacara Perkawinan Daerah NTB, Mataram. T.P. 1996Nusa Tenggara Barat. Pengkajian Nilai Budaya. Naskah Babad Lombok, Mataram: T.P. 1999Prihantoro, A., & Hidayat, F. (2019). Melakukan Penelitian Tindakan Kelas. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(1), 49–60.Santoso, Sugeng. Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Penerbit Citra Pendidikan. 2004.Santrock, John W. Life Span Development, USA: Times Mirror Higher Education Group. 1997Semiawan, Conny. Penerapan Pembelajaran Anak. Jakarta: Indeks. 2008.Setiani, R. E. (2019). Pemanfaatan Permainan Tradisional Dalam Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan Di TK Negeri Pembina 2 Purwokerto. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 39–52.Silberg, Jackie. Brain Games for Toddlers, Jakarta: Penerbit Erlangga. 2004. Slee, Fhilip and Rosalyn Shut. Child Development: Thinking About Theories, London: Oxford University Press Inc. 2003.Stone, Sandra J. Playing A Kid’s Curriculum, Good Year Book; USA: Harper Collins Publishers. 1993.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Balok Huruf Desy Ayu Refiani; Umayyah Umayyah; Uyu Mu’awwanah
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v4i2.2442

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize letters by using letter beam media in group B children at TK IT Afta Banten. The ability to recognize improved letters is to mention letters, show letters, and connect letters. This study was conducted because there were problems in recognizing letters in group B. This study employed classroom action research and conducted collaboratively between researchers and classroom teachers. The subjects of this study were 19 students of TK IT Afta Banten. The object of research in this study is to increase the ability to recognize letters using letter beam media. The data collection technique used observation and interviews. Meanwhile, for research instrument used a checklist observation. Based on the result findings it can be concluded that the ability to recognize the letters of group B children in TKIT Afta Banten can be improved using letter beam media in the process of playing media guessing letters in children's letters are made by groups and playing alternately then the child plays according to the teacher's instructions mention letters, show letters, and connect letters. The finding of study shows that the ability of students to recognize letters improve that is in the initial conditions of 59.78%, The finding of this study shows that there is an improvement from the first cycle was 73.53%, to the second cycle was 83.42%. Keywords: the ability to recognize letters, letter beam media, learning outcomesReferencesArikunto, S. (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.Fatihah, N., & Difla Nadjih. (2017). Hubungan Pendidik Dan Terdidik Dalam Al-Quran. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 7(2), 73–86. Hasanah, H. (2018). Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Huruf Melalui Metode Proyek Dan Media Bungkus Makanan Dan Minuman Ringan Pada Kelas B Di RA Riyadul Fata Tembongraja Kecamatan Salem Kabupaten Brebes. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 101–124.Huliyah, M. (2016). Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 60–71.Imroatun, I. (2018). Alternatif Media Pengembangan Literasi Baca Tulis Berbahasa Nasional bagi Siswa Raudlatul Athfal. Al Hikmah Proceedings on Islamic Early Childhood Education, 1, 103–112. Tuban: Program Studi PIAUD STAI Al Hikmah Tuban.Kurniawan, H. (2018). Pengembangan Lingkungan Belajar Literasi Untuk Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 45–56.Madyawati, L. (2016). Strategi Perkembangan Bahasa Pada Anak. Jakarta: Kencana.Martini, M., Biryati, B., & Wiyani, N. A. (2019). Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Huruf Melalui Metode Proyek Dan Media Bungkus Ajaib Pada Kelas B2 Di TK Pertiwi II Banteran Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 25–38.Mawadah, A. H. (2018). Pemanfaatan Big Book Sebagai Media Literasi Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 57–72.Prihantoro, A., & Hidayat, F. (2019). Melakukan Penelitian Tindakan Kelas. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(1), 49–60.Sudjiono, A. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo.Taniredja, T., Pujiati, I., & Nyata. (2012). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Pengembangan Profesi Guru Praktik. Praktis. Dan Mudah. Bandung: ALFABETA.

Page 1 of 1 | Total Record : 6