cover
Contact Name
Muhammad Putra Dinata Saragi
Contact Email
putradinatasaragi@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
annadwah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
An Nadwah
ISSN : 18541477     EISSN : 26544393     DOI : 10.37064/nadwah
An-Nadwah Jurnal Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan is an academic journal published twice annually (January-July) by Dakwah and Communication Faculty of UIN North Sumatera Medan . This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on da’wah studies related to social and cultural context in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
THE INFLUENCE OF INSTAGRAM ACCOUNT @REPUBLIKAONLINE TOWARD THE FULLFILLMENT OF INFORMATION NEEDS FOR MUSLIM MILLENIAL Andini Nur Bahri; Ahmad Zueni
An Nadwah Vol 27, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v27i2.10981

Abstract

This study aims to find out the influence of the @republikaonline Instagram account has on meeting the online information needs of the Muslim millennial generation. This study uses a quantitative approach, which is a search or use of data in the form of numbers as a tool to analyze information or events that by using simple linear regression analysis which aims to analyze the magnitude of the influence of the independent variable on the dependent variable. The sample is 100 North Sumatra State Islamic University students who are followers of the @republikaonline Instagram account. Based on the results of the study, the significance value is smaller than 0.05 (0.000 <0.05), so it can be concluded that the X variable has a very significant influence on the Y variable.
TAREKAT SEBAGAI MEDIA DAKWAH (Studi Terhadap Metode Dakwah Syekh Abdul Wahab Rokan) Syawaluddin Nasution
An Nadwah Vol 27, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v27i2.10982

Abstract

Tarekat memainkan peran penting dalam sejarah agama dan budaya di Melayu-Indonesia. Bahkan dikatakan bahwa bentuk sufi adalah bentuk yang paling cocok dengan mentalitas masyarakat Asia Tenggara. Berdirinya Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Babussalam tidak bisa terpisahkan dari sosok ulama kharismatik yaitu Syekh Abdul Wahab Rokan yang mengembangkan ajaran tarekatnya di Langkat, tepatnya di kampung Besilam. Besilam langkat dijadikan Rokan sebagi pusat pengembangan taekatnya tidak terlepas darim peran Sultan langkat yang bernama Musa Al-Mua’zzamsyakh sekitar tahun 1875 M dengan memberikan sebidang tanah kepada Syekh Abdul Wahab Rokan, untuk dijadikan sebagai tempat pusat pengembangan ajaran tarekatnya. Pengembangan dakwahnya melalui saluran tarekat yang diperolehnya dari Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabal Qubis Makkah. Perkembangan tarekatnya sangat cepat dan mudah diterima oleh masyrakat, hal ini ditandai dnegam berdirinya cabang-cabang tarekat Besilam di Sumatera timur, banhkan sampai ke luar negeri seperti Malaysia dan China.
Telaah Islamisasi Pengetahuan (Islamization of Knowledge) Syed Naquib al-Attas Ryandi Ryandi
An Nadwah Vol 27, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v27i2.10983

Abstract

Penelusuran lebih jauh konsep Islamisasi Pengetahuan (Islamization of Knowledge) Syed Naquib al-Attas dari aspek kerangka filosofisnya, makna esensialnya dan metodologinya.Al-Attas mendasari setiap pemikirannya dari metafisika Islam yang merupakan sintesa dari pemikiran teolog Muslim (mutakallim), filosof dan sufi.Ta’rif islamisasi pengetahuan al-Attas merujuk pada idenya tentang Islamisasi sebagai respon terhadap sekularisasi atau westernisasi. Bagi al-Attas Islamisasi adalah “the liberation of man first from magical, mythological, anismistic, national-cultural tradition and then from secular control over his reason and his language”.Lebih jauh al-Attas menjelaskan bahwa islamisasi pengetahuan adalah “the deliverance of knowledge from its interpretations based on secular ideology; and from meanings and expression of the secular”.al-Attas menggunakan metode integral (tawhidic) dalam menilai Islamisasi pengetahuan yaknu integrasi antara metode empiris dan rasional, serta metode deduktif dan induktif.Al-Attas secara eksplisit kemudian menunjukkan konsep-konsep kunci Islam tersebut mencakup konsep manusia (insan), agama (din), pengetahuan (‘ilm dan ma’rifah), kebijaksanaan (hikmah), keadilan (‘adl), etika (‘amal-adab), dan juga konsep universitas (kulliyah jami’ah). Keseluruhan konsep-konsep tersebut dapat dihubungan dengan konsep tawhid, shari’ah, sirah, sunnah dan tarikh.Dalam pendefinisiannya, al-Attas mengartikan Islamisasi pengetahuan sebagai pengisoliran konsep-konsep kunci Barat dalam sebuah cabang ilmu yang kemudian digantikan dengan konsep-konsep kunci Islam. Pada intinya islamisasi tersebut adalah upaya pengarahan manusia kepada nilai-nilai Islam yang berlandaskan kebenaran wahyu, yang selama ini tidak dimasukkan dalam konsep pengetahuan Barat kontemporer.
PENGARUH AKUN INSTAGRAM @HANEENAKIRA TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN PARA FOLLOWERS-NYA Nur Afni Nasution
An Nadwah Vol 27, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v27i2.11207

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh akun instagram @haneenakira terhadap perilaku ibadah para followers, pemahaman akidah dan juga sikap sosial terhadap sesama (hablumminannas) dan motivasi diri/self healing para followers instagram @haneenakira. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana, dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan tentang bagaimana pengaruh akun instagram @haneenakira terhadap perilaku keagaamaan followers-nya. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa akun instagram @haneenakira berpengaruh terhadap perilaku ibadah para followers-nya, baik itu ibadah salat, puasa, sedekah, dan juga. Akun instagram @haneenakira juga berpengaruh terhadap pemahaman akidah para followers-nya. Dengan melihat akun instagram tersebut, para followers lebih paham akan akidah Islam sehingga para followers lebih mendekatkan diri kepada Allah serta meyakini setiap takdir yang telah ditetapkan allah didalam kehidupannya. Selain itu, akun instagram @haneenakira juga berpengaruh terhadap sikap sosial kepada sesama (habluminnanas), yang menjadikan para followers suka dalam membantu orang lain dan berbuat baik kepada sesama. Dengan melihat konten-konten akun instagram @haneenakira, para followers juga lebih mencintai diri sendiri, mencintai lingkungan sekitar, lebih percaya diri dan tidak insecure. Akun instagram @haneenakira juga berpengaruh terhadap motivasi diri para followers, baik itu rasa semangat dalam menggapai cita-cita, lebih mengerti arti dari rasa syukur, sabar dan ikhlas. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIK TOK TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA DI KECAMATAN BLANGKEJEREN Nabila Ghaisani
An Nadwah Vol 27, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v27i2.10980

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui bagaimana penggunaan media sosial Tik Tok yang dilakukan oleh para remaja di Kecamatan Blangkejeren dan mengetahui tindakan atau perilaku keagamaan seperti apa yang dilakukan oleh para remaja di Kecamatan Blangkejeren. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media sosial Tik Tok dan apakah terdapat pengaruh yang dapat disebakan dari penggunaan media sosial Tik Tok terhadap perilaku keagamaan remaja di Kecamatan Blangkejeren. Analisis ini menggunakan dua variabel, yakni media sosial Tik Tok dan perilaku keagamaan. Sampel pada penelitian ini adalah para remaja di Kecamatan Blangkejeren yang berusia 13 sampai 18 tahun yang aktif menggunakan media sosial Tik Tok. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 93 responden. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana dan uji hipotesisnya menggunakan uji determinasi atau R2. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa penggunaan media sosial Tik Tok yang mereka gunakan memiliki intensitas yang cukup tinggi setaip harinya dan terdapat pengaruh yang disebabkan oleh penggunaan media sosial Tik Tok terhadap perilaku keagamaan remaja di Kecamatan Blangkejeren dengan nilai presentase mencapai 52,3%. Hal ini berarti bahwa sangat besar pengaruh yang dapat ditimbulkan dari penggunaan media sosial Tik Tok sehingga dapat mempengaruhi perilaku keagamaan remaja di Kecamatan Blangkejeren. Baiknya ketika menggunakan media sosial Tik Tok, para remaja tidak meniru hal buruk yang dapat mempengaruhi perilaku keagamaan mereka.
Strategi komunikasi interpersonal antara orangtua dengan anak terhadap motivasi belajar anak di kelurahan setia kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai Dania Rizki
An Nadwah Vol 28, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i1.12006

Abstract

Dalam meningkatkan motivasi belajar kepada anak, orangtua harus menggunakan strategi komunikasi interpersonal yang baik agar anak mau mendengarkan apa yang orangtua sampaikan kepada mereka, ada orangtua yang menggunakan strategi komunikasi dengan memberikan imbalan ataupun ancaman kepada anaknya agar anaknya mau belajar dan meningkatkan nilai akademisnya.
IJTIHAD AS A SOURCE OF DYNAMICS ESTABLISHMENT OF ISLAMIC CULTURE Enny Nazrah Pulungan; Ali Akbar
An Nadwah Vol 28, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i1.12466

Abstract

Ijtihad is the third pillar of Islam, after the Qur'an and Sunnah. The literal meaning of ijtihad is, that it comes from the word ijtahada, which means to devote energy, squeeze the mind, try hard, and work as much as possible. The message of Islam is a blessing for all nature, and a blessing for humans, how Islam guides human life which includes spiritual and physical aspects according to its message. In the worldly life of Muslims, it is necessary to formulate and enforce an Islamic cultural system that can create goodness for all human beings. A cultural system that must experience continuous development and progress as the nature of culture itself, which is always in tune with the spirit and demands of the times, but still with the breath of Islam. So, to face the changing life and answer every challenge of the times, Islam puts down a doctrine of free thought called ijtihad. If the Qur'an and Sunnah are the two basic sources of Islamic teachings, then ijtihad functions as a driving force.
Village Government Communication Strategy in Efforts to Manage Village Owned Enterprises (BUMDES) Raya, Berastagi District, Karo Regency Ruslan Padli; Suci Ramadhani; Siti Rahmawati; Riris Silvia Tampubolon; Irma Yusriani Simamora
An Nadwah Vol 28, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i1.12441

Abstract

This study aims to determine the village government's communication strategy in managing the Village Owned Enterprise, Berastagi District, Karo Regency. This study uses the AED theory of development communication strategies. In this study, the authors used qualitative research with data collection techniques obtained through the stages of observation, interviews, and through exploratory stages. So the authors can draw the conclusion that in an effort to manage the Village Owned Enterprises (BUMDES) Raya Berastagi sub-district, village leaders carry out strategies based on instructional, participatory, and marketing designs. In managing BUMDES the strategy that can be done is by paying attention to social values in the management of BUMDES, paying attention to the impacts that will be received by the village community, paying attention to Village Potential, having sufficient human resources, being managed by people who have an entrepreneurial spirit, and must also involve the community in its management. and serve the community as best as possible so that BUMDES can be managed and developed properly.
STRATEGI KOMMUNIKASI BKM MESJID AGUNG SULTAN TAHF SINAR BASARSYAH DALAM MEMBANGUN PEREKONOMIAN UMKM ATAU PEDAGANG KAKI LIMA DISEKITAR MESJID Amar Fuad Marpaung; Ainil Husnah; Laila Fitriana Sari Batubara; Nurul Maisya. Aulia
An Nadwah Vol 28, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i1.12467

Abstract

Dalam pengembangan perekonomian UMKM serta pedagang kaki 5 disekitar masjid Agung Sultan Thaf Cahaya Basarsyah Deli Serdang memakai pendekatan strategi komunikais pembangunan. Riset ini bertujuan buat mengenali strategi yang dicoba oleh BKM masjid Agung Sultan Thaf Basarsyah Deli Serdang. Tata cara riset yang digunakan merupakan Deskriftif Kualitatif dengan pendekatan riset permasalahan. Hasil riset membuktikan kalau sebagian besar program serta aktivitas yang berkaitan dengan komunikasi pembangunan lebih memakai pendekatan strategi komunikasi pembangunan aktif. Pendekatan strategi ini menjadikan warga selaku komunikan semata dalam keberlangsungan proses komunikais. Oleh sebab itu, alternatif pendekatan strategi komunikasi pembanguna parsifatif serta konvergensi hendaknya dipertimbangkan dalam perencanaan komunikasi pembangunan oleh BKM masjid Agung Sultan Thaf Basarsyah Deli Serdang.
Apakah Memakai Cadar Merupakan Kebutuhan? Analisis Tematik Pada Motif Mahasiswi Memakai Cadar di Indonesia Rizky Andana Pohan; Syiva Fitria
An Nadwah Vol 28, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/nadwah.v28i1.11997

Abstract

Perdebatan tentang pemakaian cadar di seluruh dunia merupakan hal yang tidak pernah selesai. Penelitian-penelitian sebelumnya sudah banyak memaparkan temuan bagaimana pandangan itu baik dari sisi niqabis maupun masyarakat sebagai kelompok maupun institusi pemerintahan. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi tema-tema dan makna dari hirarki kebutuhan Maslow terhadap motif mahasiswi yang memakai cadar serta ancaman psikologis yang menyertainya. Penelitian ini melibatkan 35 partisipan dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan pertanyaan terbuka melalui Google Formulir dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memakai cadar merupakan representasi bagi pemenuhan kebutuhan dalam hirarki kebutuhan Maslow mulai dari kebutuhan rasa mana, cinta kasih, aktualisasi diri, dan transedence. Sementara itu memakai cadar bukanlah representasi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis dan penghargaan dari manusia. Ancaman psikologis yang dialami sifatnya hanya personal dan kelompok bukan bersifat kelembagaan. Hal ini menjelaskan bahwa kebutuhan penghargaan dari manusia bukanlah sesuatu yang dapat menghalangi individu untuk dapat memenuhi kebutuhan aktualisasi dirinya pada konteks mahasiswi yang memakai cadar.