Academy of Education Journal
Academy of Education Journals are journals that contain online diffusion media articles and the exchange of the latest information on the latest research findings. This journal covers various perspectives on education, social, law with special interest in the field of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) as the main focus and scope.
Articles
536 Documents
Birokrasi sebagai Sentralisasi Kekuasaan Politik-Ekonomi di Indonesia
Tri Wahyu Budiutomo;
Arif Wahyuanriawan
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.226 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.129
Integrasi suatu negara dengan sistem ekonomi internasional yang kapitalis menyebabkan sistem ekonomi nasional negara menjadi subordinasi dari internasional ekonomi karena teori ini melihat dunia terbagi menjadi dua kelompok, yaitu : negara pusat, negara yang dapat dikatakan sebagai negara yang memiliki sistem kapitalisme modern (misalnya : negara-negara G7) dan kelompok negara satelit (bekas negara koloni). Suatu hal menarik dari teori ini adanya pembagian kerja internasional di mana negara- negara metropol adalah negara yang memproses bahan-bahan mentah yang disediakan oleh negara-negara satelit menjadi produk-produk industri yang kemudian dijual kembali sebagai produk industrial di negara-negara yang sedang berkembang. Dalam hal ini sektor ekonomi tradisional mendapat fungsi baru yaitu sebagai penyedia tenaga yang murah dan lahan yang murah untuk kepentingan pengembangan sektor modern yang merupakan wakil kapitalisme modern. Akibatnya muncul kelompok birokrat politik sebagai sebagai pusat kekuasaan, birokrasi sebagai penunjang kebijakan-kebijakan ekonomi. Jadi negara dengan aparatnya oleh pendekatan ini dianggap sebagai Comprador : kelompok yang memberikan fasilitas utama bagi kepentingan- kepentingan modal asing dengan memperoleh bayaran tertentu. Ia juga merupakan kelompok yang menyebarluaskan prinsip-prinsip dasar kapitalisme itu sendiri, karena industrialisasi mula muncul di negara-negara yang sedang berkembang.
Membangun Moralitas dalam Hubungan Anak dan Orang Tua
Joko Wahono
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.807 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.130
Sebagaimana kita ketahui, bahwa manusia lahir di dunia ini tidaklah dapat lepas dari keberadaan orang tua kita masing-masing. Ketika Allah telah membuat satu ketentuan bahwa Manusia dilahirkan adalah dijadikan sebagai khalifah Nya di muka bumi, maka terkandung konsekuensi bahwa manusia harus diperkembang-biakkan.Maka dalam hubungan kodrati ini akan timbul pula hubungan antara yang lahir dengan yang dilahirkan. Dalam hal ini disebut dengan anak dan orang tua. Dari hubungan antara keduanya ini akhirnya melekat pula hubungan hak dan kewajiban antara keduanya. Berbakti kepada orang tua merupakan perbuatan yang mulia dan termasuk kewajiban seorang anak. Tanpa orang tua tak mungkin kita bisa hadir di dunia ini. Sejak di dalam kandungan seorang anak telah merepotkan orang tuanya. Begitu pula disaat kelahiran, ibunya telah mempertaruhkan myawanya demi kelahiran sang buah hati di dunia ini dengan selamat, bahkan ia lebih rela kehilangan nyawanya asalkan anaknya selamat. Setelah lahir, seiring dengan masa pertumbuhannya, kedua orang tua memelihara dan merawat dengan segenap kasih sayangnya. Dengan senang hati kedua orang tua mengasuh dan menafkahi agar anaknya dapat tumbuh sehat sehingga dapat berkembang secara layak sebagaimana manusia yang lain. Waktu, tenaga, pikiran , nafkah hidup diprioritaskan untuk sang buah hati. Hal seperti itu mereka curahkan hingga anaknya benar-benar dewasa dan dapat hidup mandiri, berkarya dan selanjutnya mampu memenuhi kebutuhannya sebagai manusia dewasa. Untuk mengingatkan hubungan kodrati tersebut, maka perlu kiranya dibentuk keluarga yang sarat dengan moralitas.
Dana Talangan Haji: Antara Kebutuhan dan Ironi
Citra Ayudiati
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.782 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.131
Untuk lembaga keuangan syariah agar menerapkan fatwa DSN dan tidak keluar dari fatwa, yaitu menarik biaya admnistrasi yang nyata-nyata diperlukan dengan besaran biaya tetap, tidak berdasarkan besarnya pinjaman. Jika ini dilanggar, maka akan menyebabkan terjaruh ke dalam praktik riba. Untuk DSN, selain mengeluarkan fatwa diharapkan dapat memberikan sanksi bagi lembaga-lembaga yang menerapkan produk tidak sesuai dengan yang difatwakan melalui Dewan Pengawas Syariah yang terdapat di setiap bank syariah. Untuk masyarakat yang mendaftar haji jangan sampai terjebak dalam produk ini karena mengandung syubhat riba yang berakibat terhadap kemabruran hajinya karena berangkat menggunakan harta yang diperoleh dengan cara riba. Hendaklah ia membayar tunai sebanyak Rp 20 juta agar bisa mendapatkan kepastian seat (nomor urut) untuk tahun keberangkatan, dan jangan menggunakan dana talangan bank.
Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar PKn Siswa SMP Negeri 1 Sewon Bantul
Sri Ayomi
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.767 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.132
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sewon Bantul Yogyakarta yang berjumlah 215 siswa. Sedangkan sampel penelitian ini sebanyak 78 responden, diambil dengan metode random samplingpada siswa kelas VII.Sedangkan Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda digunakan untuk menguji pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 1 Sewon Bantul Yogyakarta.Penggunaan analisis regresi berganda dikarenakan dalam penelitian ini beberapa variabel bebas (kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual) dan satu variabel terikat (prestasi belajar mata pelajaran PKn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berpengaruh secara positif signifikan terhadap prestasi belajar adalah kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual.Sedangkankecerdasan emosional tidak menunjukkan pengaruh terhadap prestasi belajar. Hal ini disebabkan karena tingkat signifikansi uji t di atas 0,05.
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui Penilaian Portofolio Siswa Kelas X SMK Bhina Karya Rongkop Gunung Kidul Tahun Pelajaran 2014/2015
Emiyatini Emiyatini
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.203 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.133
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui penilaian portofolio siswa kelas X SMK Bhina Karya, Rongkop, Gunungkidul tahun pelajaran 2014/2015. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas X SMK Bhina Karya, Rongkop, Gunungkidul. Untuk mendapatkan data digunakan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisa data digunakan analisa data kualitatif dan kuantitatif. Analisa data kualitatif digunakan untuk menganalisa data yang berupa keterangan-keterangan, dan analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisa data perubahan jumlah atau frekuensi dari hasil pekerjaan siswa, selanjutnya dianalisa dengan rumus persentase. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan penilaian portofolio bagi guru merupakan model yang efektif, tidak membebani dan dapat dilaksanakan secara baik. Bagi siswa merasa diperhatikan oleh guru dan hubungan guru dengan siswa terjalin secara baik.
Pembelajaran Tematik pada Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IV di SD Mendongan Playen Gunung Kidul Yogyakarta Tahun Pelajaran 2014/2015
Slamet Slamet
Academy of Education Journal Vol 6 No 2 (2015): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.521 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v6i2.134
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran tematik dan proses pembelajaran tematik serta evaluasi pembelajaran tematik di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Mendongan Playen Gunungkidul. Penelitian ini termasuk dalam penelitian diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini yang menjadi subyek adalah guru kelas IV serta siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Mendongan Playen Gunungkidul tahun 2014/2015 dengan jumlah siswa 16 ( L=11 dan P=5 ). Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini, di antaranya: (1) Guru kelas IV SD Negeri Mendongan Playen Gunungkidul belum melakukan perencanaan tematik sebagaimana mestinya seperti tidak merumuskan tema untuk pembelajaran selama satu semester tapi sudah melakukan perencanaan pembelajaran secara umum seperti pembuatan RPP dan lain-lain; (2) Evaluasi yang dilaksanakan di sesuaikan dengan konsep KTSP yaitu evaluasi dari seluruh aspek yakni aspek kognitif, afektif dan psikomotorik; dan (3) Hambatan-hambatan yang dialami guru kelas IV SD Negeri Mendongan Playen Gunungkidul yaitu kesulitan dalam pengelolaan kelas, kesulitan dalam penyatuan tema serta belum bisa melaksanakan pembelajaran tematik yang sesungguhnya yaitu mengintegralkan bidang studi dalam satu tema.
Peningkatan Prestasi Belajar Prakarya pada Materi Pokok Pengolahan Bahan Pangan Buah Menjadi Makanan Melalui Pendekatan Quantum Teaching
Anawati Hidayah
Academy of Education Journal Vol 9 No 1 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.351 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v9i1.251
Learning methods cannot always be used in every learning. A teacher must be able to provide interesting and fun lessons. Many methods and media that discuss about us that can be used in teaching and learning activities. The aim is to provide experience to students. Because professional teacher educators are required to prefer to use and use appropriate methods so that students can be interested and learn the results of learning in accordance with the learning objectives. The purpose of this Classroom Action Research is to discuss Quantum Learning to improve the learning achievements of the Workshop on Fruit Food for Food in class VII A of SMP Negeri 1 Nusawungu in the 2016/2017 Academic Year. Quantum Teaching in Subjects Teaching material Teaching Food Materials Into Food in class VII A SMP Negeri 1 Nusawungu in the 2016/2017 Academic Year is that discussing Quantum Teaching can improve learning in class VII A SMP Negeri 1 Nusawungu. Student learning achievement increases with the results of daily tests at each stage. The completeness rate in the initial study was 47%, cycle I 71%, and cycle II 88%. The average results of daily tests also increased by 65 in the initial study, 77 in the first cycle and 86 in the second cycle. Increase the average increase in total learning outcomes from the initial conditions to the second cycle 21.
Penggunaan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Naris Naris
Academy of Education Journal Vol 9 No 2 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.089 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v9i2.252
The research objective to be achieved is to find out the improvement of learning outcomes and the ability of Students About Organizational Learning for fifth grade students of SD Negeri 3 Dermaji UPK Lumbir through the Contextual Teaching and Learning (CTL) Learning Model. With the use of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model in this class action research results can be obtained: 1) the average value of the formative test results of students' ability about Organizational Learning students in pre-cycle is 60, in cycle I rises to 70. In the cycle II got an increase in the average value of students to 80. 2) The percentage of mastery learning students in the first cycle who received grades in accordance with KKM, as many as 69% of 13 students, 9 students. In the second cycle there was a significant increase in the completeness of student learning outcomes 92% or 12 out of 13 students completed learning, based on the information above, a conclusion can be drawn as follows: Through the use of Learning Models (CTL) can improve students' ability about Organizational Learning Class V Students of Semester II Elementary School 3 Dermaji UPK Lumbir Banyumas Regency 2015/2015 Academic Year.
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Kooperatif Team Assistend Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa
Suparti Suparti
Academy of Education Journal Vol 9 No 1 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (96.607 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v9i1.253
In learning activities there are many factors that determine learning success, not only from students, but also from the teacher and the learning methods used. Submission of boring material will make many students unmotivated in the learning process so as to make learning outcomes / learning achievements low, this also happens in SDN Kalisube Class Vl Semester I 2016/2017 school year. To increase students' motivation and learning achievement, the teacher applies and uses the Team Assisted Individualization (TAI) Cooperative learning model in the Science Basic Competency map comparing the nature of the ability to conduct heat from various objects. The study was divided into two cycles.After conducting research the results obtained by students are, in the initial study showed only 3 children or 15% of 20 students. completed learning, this is far above the established criteria that is a minimum of 90% of students completed from the total number of students, in cycle I there were 65% or 13 students who completed, cycle 2 there were 100% or 20 students who had already completed study, the average value obtained in the initial study 62 and in the first cycle increased to 75 in the second cycle an average value of 87.Judging from the acquisition of learning outcomes can be interpreted that the Learning Model Cooperative learning model Type Team Assisted Individualization (TAI) has a positive impact on the learning process. Students are more motivated to learn, more active and mastery learning increases. Thus the hypothesis that the researcher proposes in this Class action research is "proven"
Penerapan Pembelajaran TGT (Team Games Tournament) pada Materi Sistem Gerak pada Manusia untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa
Kurniasih Dwi Wilandari
Academy of Education Journal Vol 9 No 1 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (101.531 KB)
|
DOI: 10.47200/aoej.v9i1.254
This research is a type of Classroom Action Research (CAR) which is a research conducted systematically reflective of the actions taken by the teacher as a researcher, ranging from planning, implementing, to assessments to improve learning conditions. In this class action research researchers used two cycles, each of which consisted of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research instrument was in the form of a test aimed at finding out student learning outcomes and non-tests in the form of an observation sheet filled out by collaborators, and a student motivation questionnaire sheet filled out by students. The subjects of this study were students of class VIII G of SMP Negeri 1 Nusawungu, totaling 30 students. The data analysis technique used for the assessment process is quantitative descriptive to find out the improvement of student learning outcomes, and qualitative descriptions to determine student motivation.The results of this class action research are the application of the TGT learning model (Team Games Tournament) which provides an increase in student motivation and learning outcomes from pre-cycle, cycle I, cycle II in sequence which has a percentage of graduation of 33.33%; 43.33%; and 83.33%, while the motivation of students from the category is quite good. so it can be concluded that the application of the TGT type of learning model can increase motivation and student learning outcomes.