cover
Contact Name
Syarief Fajaruddin
Contact Email
syarief.rieffa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 23383372     EISSN : 26559269     DOI : -
Core Subject : Education,
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan publishes high-quality manuscripts of evaluation, assessment, and measurement in varied instructional settings, including economics, mathematics, physics, vocation, engineering, and linguistics with their own particular phenomena, and significant studies that address issues of current education concern. The journal seeks high-quality research on how evaluation, measurement, and assessment can improve educational outcomes; research on how different disciplines can inform theoretical, practical, and political perspectives at the local, provincial, regional and international levels, with an effect on elementary, secondary and tertiary education stages.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2021)" : 10 Documents clear
METODE MIND MAPPING SALAH SATU CARA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP Nur Rahayu
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.2686

Abstract

Guru harus pandai mengatasi permasalahan yang ada dikelasnya. Kelas VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman memiliki masalah yaitu nilai rata-rata pelajaran IPA rendah. Metode Mind Mapping diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan hasil Belajar IPA. Tulisan ini memberikan kajian metode Mind Mapping dapat dijadikan variasi pembelajaran IPA terutama untuk materi yang bersifat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Penelitian ini merupakan PTK yang dilatar belakangi rendahnya nilai rata-rata IPA di kelas VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman yaitu sebesar 58. Setelah Penerapan metode Mind Mapping dengan dua siklus penelitian diperoleh peningkatan hasil belajar IPA yaitu sebesar 14,50 yaitu nilai rata-rata pada siklus pertama nilai  menjadi 72,50. Pada siklus kedua juga terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 1,88 yaitu nilai rata-ratanya menjadi 74,38 . Penerapan metode Mind Mapping pada kelas VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman Juga dapat meningkatkan ketuntasan belajar.Pada siklus pertama nilai ketuntasan belajarnya 87,50 % dan pada Siklus kedua meningkat menjadi 90,63%.   Mind mapping method to improve science learning outcomes for junior high school students   Abstract: Teachers must be good at overcoming the problems that exist in the class. Class VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman has a problem that is the average value of science lessons. The mind Mapping method is expected to be a solution to improve the results of Science Learning. This paper provides a review of methods of Mind Mapping that can be used as variations of science learning, especially for materials that are knowledge. This study aims to describe the application of the Mind Mapping method that can improve the learning outcomes of science students of grade VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman. This research is a Class Action Research background of low-grade average IPA in class VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman that is equal to 58.  After the application of the Mind Mapping method with two research cycles obtained an increase in science learning outcome of 14.50 which is the average value in the first cycle of the value to 72.50. The second cycle also increased the learning outcome by 1.88 ie the average value to 74.38. Implementation of the Mind Mapping method in class VIII B SMP Muhammadiyah 1 Sleman Also can improve mastery learning. In the first cycle, the learning comprehension value was 87.50% and in the second cycle increased to 90.63%.
Contribution of Learning Motivation, Pedagogic Competence, and Learning Facilities to Student Competency Test Wahyuni Wahyuni
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.8711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi motivasi belajar, kompetensi pedagogik dan fasilitas belajar terhadap uji kompetensi siswa kelas XII OTKP SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo tahun pelajaran 2019/2020.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian130 siswa dan sekaligus sebagai sampel. Menggunakan metode angket/kuisioner. Uji Prasyarat analisis menggunakan uji linearitas dan multikolinearitas. Analisa data disajikan dalam analisis deskriptif, uji hipotesis dilakukan  dengan regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif yang signifikan motivasi belajar siswa, kompetensi pedagogik dan fasilitas belajar terhadap terhadap hasil uji kompetensi pada siswa kelas XII OTKP SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Tahun Pelajaran 2019/2020 baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Motivasi belajar terhadap uji kompetensi siswa memberikan sumbangan efektif sebesar 30,93% dan sumbangan relatif sebesar 37,22%. Kompetensi Pedagogik terhadap uji kompetensi siswa sumbangan efektif sebesar 40,84% dan sumbangan relatif sebesar 49,14%. Fasilitas belajar terhadap uji kompetensi siswa sumbangan efektif sebesar 11,33% dan sumbangan relatif sebesar 13,64%. Terdapat pengaruh positif yang signifikan motivasi belajar, kompetensi pedagogik dan fasilitas belajar secara bersama terhadap uji kompetensi siswa SMK, sumbangan efektif sebesar 83,10%.   Contribution of learning motivation, pedagogic competence, and learning facilities to student competency test   Abstract: This study aims to determine the contribution of learning motivation, pedagogic competence and learning facilities to the competency test of students of class XII OTKP SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo academic year 2019/2020. This study uses a correlational quantitative approach. The study population was 130 students as well as the sample. Using a questionnaire method / questionnaire. The prerequisite test analysis used the linearity and multicollinearity tests. Data analysis is presented in descriptive analysis, hypothesis testing is carried out by simple and multiple regression. The results showed that there was a significant positive effect on student learning motivation, pedagogic competence and learning facilities on the results of competency tests in class XII OTKP students of SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Academic Year 2019/2020, either individually or collectively. The learning motivation towards the student competency test gave an effective contribution of 30.93% and a relative contribution of 37.22%. Pedagogic competence on student competency test effective contribution of 40.84% and relative contribution of 49.14%. The learning facilities for the student competency test had an effective contribution of 11.33% and a relative contribution of 13.64%. There is a significant positive effect of learning motivation, pedagogic competence and learning facilities together on the competency test of vocational students, the effective contribution is 83.10%.
Evaluasi Program Implementasi Budaya Industri 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) Di SMK PN 2 Purworejo Sugiri Sugiri
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.9031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauhmana keberhasilan program implementasi budaya industri 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di SMK PN 2 Purworejo ditinjau dari kontek, input,proses dan produk.Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Evaluasi Program model CIPP (Context, Input, Process, Product). Lokasi penelitian di SMK PN 2 Purworejo jalan Kesatrian nomor 17 Purworejo. Subyek penelitian yaitu warga sekolah yang terdiri dari Pejabat Struktural,Guru, dan Siswa di SMK PN 2 Purworejo. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan evaluasi context, input, process, dan product, didapatkan data yang menunjukkan bahwa secara context, input, process, maupun product program implementasi budaya industry 5R di SMK PN 2 Purworejo  telah  dikategorikan sangat baik. Dibuktikan dengan perolehan data pada kuesioner/angket yang menjelaskan tentang proses dan hasil yang di peroleh melalui kegiatan pelaksanaan Program implementasi budaya industry 5R di SMK PN 2 Purworejo.Program implementasi budaya industri 5R perlu dilanjutkan karena hal ini sangat penting untuk membentuk karakter baik Guru dan Siswa guna menyiapkan tenaga kerja yang siap bekerja di Industri   Evaluation of the 5R industrial culture implementation program (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin) at SMK PN 2 Purworejo   Abstract: The research This study aims to determine to what extent the success of the 5R industrial culture implementation program (Brief, Neat, Clean, Careful, Diligent) at SMK PN 2 Purworejo in terms of context, input, process and product. The research method used is the CIPP Model Program Evaluation Research ( Context, Input, Process, Product). Research location at SMK PN 2 Purworejo Kesatrian street number 17 Purworejo. The research subjects were school members consisting of structural officers, teachers and students at SMK PN 2 Purworejo. The research data was obtained using questionnaires, interviews and documentation. Based on the evaluation of context, input, process, and product, data was obtained which showed that in context, input, process, and product program implementation of the 5R industrial culture at SMK PN 2 Purworejo was categorized as very good. Evidenced by the collection of data on the questionnaire/questionnaire that explains the process and results obtained through the implementation of the 5R industrial culture implementation program at SMK PN 2 Purworejo. The 5R industrial culture implementation program (concise, neat, clean, care, diligent) needs to be continued because this is very important to shape the character of both teachers and students in order to prepare a workforce that is ready to work in industry
Pengembangan Media Audio Visual Menggunakan Aplikasi Wondershare Filmora dalam Menunjang Pembelajaran Saat Pandemi Covid-19 Siska Margareta; Supratman Zakir
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.9374

Abstract

Pada saat pandemi covid-19, pelaksanaan pendidikan seakan diterpa badai. Di mana pendidikan dipaksa berevolusi ke arah yang lebih baik agar dapat menyesuaikan dengan keadaan. Proses pembelajaran peserta didik yang hampir satu tahun dilakuan dari rumah, menimbulkan banyak kegelisahan dalam memahamkan materi kepada peserta didik. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian pengembangan media audio visual menggunakan aplikasi wondershare filmora yang menghasilkan video edukasi untuk dapat dinikmati peserta didik selama belajar dari rumah. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4D. Produk diuji lapangan di MIS REY Diniyyah Puteri Padang Panjang. Hasil validasi dan tanggapan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media audio visual layak digunakan sebagai video edukasi belajar dari rumah saat pandemi covid-19 dengan score rata-rata 87,93% pada ahli materi, 83,45% pada ahli media pembelajaran, 85,2% pada ahli pembelajaran, 84,69% pada guru mata pelajaran fikih dan 87,18% menurut peserta didik MIS REY kelas III. Hasil efektivitas produk menggunakan uji n-gain­ ternormalisasi rata-rata sebesar 0,5143. Berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas produk, maka media audio visual meggunakan aplikasi wondershare filmora pada mata pelajaran fikih yang dikembangkan layak dijadikan media pembelajaran berupa video edukasi untuk peserta didik belajar dari rumah pada masa pandemik covid-19 dan dapat meningkatkan pengetahuan peserta didik.   Audiovisual media development using wonder share filmora application to support  learning during Covid-19 pandemic   Abstract: At the time of the Covid-19 pandemic, the implementation of education seemed to have been hit by a storm. Where education is forced to evolve for the better in order to adapt to the circumstances. The learning process of students, which has been carried out for almost one year from home, causes a lot of anxiety in understanding the material to students. Therefore, researchers conducted research on the development of audio-visual media using the Wondershare Filmora application, which produces educational videos for students to enjoy while learning from home. The method used is development research with the 4D model. Products were field tested at MIS REY Diniyyah Puteri Padang Panjang. The results of validation and field trial responses show that audio-visual media is suitable for use as educational videos for learning from home during the Covid-19 pandemic, with an average score of 87.93% for material experts, 83.45% for learning media experts, 85.2 % for learning experts, 84.69% for jurisprudence teachers and 87.18% for MIS REY class III students. The results of the effectiveness of the product used the normalized n-gain test with an average of 0.5143. Based on the results of feasibility tests and product effectiveness tests, the audio-visual media using the Wondershare Filmora application in the developed jurisprudence subjects are suitable as learning media in the form of educational videos for students to learn from home during the Covid-19 pandemic and can increase students' knowledge.
PENGGUNAAN MIND MAPPING SEBAGAI ALAT EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN MATAKULIAH BIOLOGI SEL Alysia Nurul Faizah; Leilana Octaviani; Muhammad Faiz Mubarok; Nur Khasanah; Elina Lestariyanti
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.10360

Abstract

Pemetaan pikiran yaitu suatu teknik mencatat yang diciptakan oleh Tony Buzan. Mind mapping ini juga sudah banyak digunakan dalam pembelajaran Biologi salah satunya yaitu dalam mata kuliah Biologi Sel. Salah satu peran utama dari mind mapping dalam pelaksanaan pembelajaran adalah sebagai tolak ukur atau alat evaluasi, yang dipergunakan dalam mengukur seberapa tingkat penguasaan materi peserta didik. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang berarti mendeskripsikan objek penelitian melalui sampel atau populasi penelitian yang akan diambil menggunakan suatu data. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan mind mapping sebagai alat evalusi dalam pembelajaran biologi sel dan mengetahui tanggapan mahasiswa terkait penggunaan mind mapping. Hasil dari penelitian yakni alat evaluasi dengan mind mapping  dapat dijadikan sebagai penilaian secara keseluruhan untuk menilai isi suatu materi dalam proses pembelajaran, mind mapping juga mampu meningkatkan level kognitif bagi setiap mahasiswa.   The use of mind mapping as an evaluation tool in learning cell biology courses   Abstract: Mind mapping is a note-taking technique created by Tony Buzan. Mind mapping has also been widely used in Biology learning, one of which is in Cell Biology courses. One of the main roles of mind mapping in the implementation of learning is as a benchmark or evaluation tool, which is used to measure the level of mastery of the students' material. This study uses descriptive quantitative research methods, which means describing the object of research through the sample or research population to be taken using data. The purpose of this article is to determine the effectiveness of using mind mapping as an evaluation tool in cell biology learning and to determine student responses regarding the use of mind mapping. The results of the research, namely an evaluation tool with mind mapping can be used as an overall assessment to assess the content of a material in the learning process, mind mapping is also able to increase the cognitive level of each student.
MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DALAM LITERASI MEMBACA PEMAHAMAN Wimbo Sirating Sito Resmi
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.10403

Abstract

Media pembelajaran yang menarik dapat digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar peserta didik sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca pemahaman pada peserta didik. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan keefektivan media pembelajaran komik dalam literasi membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu SLR (Systematic Literature Review). Untuk dapat mengumpulkan data maka dapat dilaksanakan dengan mendokumentasi semua artikel yang memiliki penelitian yang serupa dengan laporan penelitian ini. Artikel yang digunakan sebanyak 10 artikel jurnal nasional yang terakreditasi pada sinta 1 sampai 4 dan diperoleh dari google scholar. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa media pembelajaran komik dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca pemahaman pada peserta didik Sekolah Dasar. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan media pembelajaran komik dapat dikembangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar.   Systematic literature review: Increasing motivation in literacy reading comprehension through comic learning media   Abstract: Interesting learning media can be used to foster students 'learning motivation so that it can improve students' reading comprehension skills. In this study, the aim of this research is to conduct a literature review related to the effectiveness of comic learning media in reading literacy in Indonesian language subjects in elementary schools. The research method used is SLR (Systematic Literature Review). To be able to collect data, it can be carried out by documenting all articles that have similar research to this research report. The articles used are as many as 10 national journal articles that are accredited in Sinta 1 to 4 and are obtained from Google Scholar. Based on this research, it was found that comic learning media can improve literacy skills in reading comprehension in elementary school students. Based on the literature review carried out, comic learning media can be developed in learning Indonesian Elementary Schools.
Pengembangan instrumen penilaian sikap kejujuran siswa sekolah dasar Kecamatan Wadaslintang Maryani Maryani; Pardimin Pardimin; Ari Setiawan
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.11512

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen sikap kejujuran siswa sekolah dasar yang baku dan mengetahui hasil penilaian sikap kejujuran. Lokasi penelitian di SD Kecamatan Wadaslintang. Jenis penelitian ini penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dipakai adalah model pengembangan menurut Djemari Mardapi. Strategi evaluasi yang digunakan untuk mengukur indikator adalah metode penilaian diri (self assessment). Subjek penelitian adalah siswa SD kelas IV, V, dan VI sejumlah 513 siswa di wilayah Kecamatan Wadaslintang dipilih dengan simple random sampling. Analisis data yaitu pembuktian validitas isi, validitas konstruk, dan reliabilitas. Validitas isi dengan penilaian dari tiga validator ahli dan dihitung menggunakan indeks Aiken. Validitas konstruk dibuktikan dengan analisis faktor, kemudian butir valid pada instrumen final dihitung reliabilitasnya dengan Alpha Cronbach. Validitas isi instrument bernilai 0,87 yang termasuk kategori Tinggi. Hasil analisis faktor ekploratori sejumlah 24 butir dalam 6  faktor yang terbentuk dan reliabilitas 0,897 . Hasil penelitian menunjukan  dari 300 siswa terdapat 0 siswa (0 %) termasuk “Membudaya”, 117 siswa (39 %) termasuk “Berkembang”, 124 siswa (41,33 %) termasuk kategori “Mulai Terlihat”, dan 59 siswa (19,67 %) termasuk kategori “Belum Terlihat”  yaitu siswa belum menunjukkan    dalam interaksi sehari-hari di sekolah.   Development of an instrument of honest attitude assessment  of elementary school students in the Wadaslintang District   Abstract: This study aims to produce a standard instrument of honest attitude of elementary school students and to know the results of the assessment of honesty attitude. The research location is in SD Wadaslintang District. This type of research is development research. The development model used is the development model according to Djemari Mardapi. The evaluation strategy used to measure indicators is a self-assessment method. The research subjects were elementary school students in grades IV, V, and VI a total of 513 students in the Wadaslintang sub-district were selected by simple random sampling. Data analysis is proof of content validity, construct validity, and reliability. Content validity was assessed by three expert validators and calculated using the Aiken index. Construct validity was proven by factor analysis, and then the valid items on the final instrument were calculated for reliability with Cronbach's Alpha. The content validity of the instrument is 0.87 which is included in the High category. The results of the exploratory factor analysis were 24 items in the 6 formed factors and the reliability was 0.897 . The results showed that from 300 students there were 0 students (0%) including “Cultivated”, 117 students (39%) including “Developing”, 124 students (41.33%) including the “Starting to Look” category and 59 students (19, 67%) included in the "Not yet Seen" category, i.e. students have not shown it in their daily interactions at school.
Ujian Nasional: Harapan dan tantangan Novi Mukhlishoh; M. Yunus Abu Bakar
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.11978

Abstract

Ujian Nasional, biasa disingkat UN/UNAS, adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan mene-ngah secara nasional yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan. Pelaksanaannya didasarkan pada Undang-undang nomor 20 tahun 2003 yang menyatakan, bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasio-nal dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepen-tingan. Ujian Nasional Sebagai salah satu alternatif evaluasi pendidikan yang mengarah ke aspek kognitif siswa sebagai tolak ukur standarisasi siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan. Namun berbagai problematika silih berganti mengiringi pelaksanaan Ujian Nasional yang menggema secara nasional dari berbagai pihak dan masyara-kat luas.yang meliputi bahwa Ujian nasional terdapat kecurangan yang dilakukan pihak pihak yang berkepenting-an, kecemasan siswa yang meningkat, bahkan ketidakadilan pun terjadi di berbagai wilayah yang dilakukan oknum-oknum tertentu, termasuk di antaranya, dugaan kedaulatan guru yang dikebiri karena tidak mempunyai hak untuk menilai siswa yang telah dididik selama masa pendidikan.   National Exam: Hopes and challenges   Abstract: The National Examination, commonly abbreviated as UN/UNAS, is a national standard evaluation system for primary and secondary education conducted by the Education Assessment Center. Its implementation is based on Law number 20 of 2003, which states that in the context of controlling the quality of education nationally, an evaluation is carried out as a form of accountability of education providers to interested parties. National Examination As an alternative to Educational Evaluation that leads to the cognitive aspect of students as a benchmark for standardization, students are declared to have graduated from the Education unit. However, various problems alternately accompanied the implementation of the National Examination, which echoed nationally from various parties and the wider community, which included that the National Examination contained fraud committed by interested parties, increased student anxiety, and even injustice occurred in various areas carried out by unscrupulous individuals. certain individuals, including among others, the alleged sovereignty of teachers who were castrated because they did not have the right to judge students who had been educated during the education period.
Implementasi pembelajaran ekstrakurikuler bola basket di SMA Santo Mikael Sleman, Yogyakarta Lambertus Ayiriga; Samsi Haryanto; Mulyoto Mulyoto
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.12173

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memaknai Implementasi Pembelajaran ekstrakurikuler bola basket di SMA Santo Mikael Kabupaten Sleman Yogyakarta yang meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Kendala dan (4) Hasil yang dicapai dari Implementasi Pembelajaran Ekstrakurikuler bola basket terhadap peserta didik di SMA Santo Mikael Kabupaten Sleman Yogyakarta. Metode penelitian ini bersifat deskriftif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru pelatih bola basket dan Siswa/i yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler bola basket. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan analisis dokumentasi terhadap subjek penelitian. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut: (1) Perencanaan: Guru/Pelatih berperan aktif dan terlibat secara langsung dalam perencanaan Implementasi Pembelajaran ekstrakurikuler bola basket. Dalam implementasi kegiatan ekstrakurikuler bola basket Guru Penjas dibantu oleh kepala bidang Olahraga, untuk menjalankan kewajiban sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. (2) Pelaksanaan pembelajaran diawali dengan persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah meliputi: kebijakan kepala sekolah terkait pelaksanaan program ekstrakurikuler bola basket, persiapan sarana dan prasarana, persiapan instruktur dan persiapan dana. Sedangkan persiapan instruktur adalah persiapan materi dan alat-alat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler bola basket. (3) Kendala dalam implementasi pembelajaran ekstrakurikuler bola basket adalah Kurangnya pendanaan dari sekolah untuk mendukung terlaksanannya pembelajaran ekatrakurikuler bola basket. (4) Hasil yang di capai dari Implementasi Pembelajaran Ekstrakurikuler bola basket di SMA Santo Mikael adalah bertambahnya ilmu dalam bola basket dan menumbuhkan semangat peserta didik untuk menghasilkan prestasi akademik dan non akademik yang lebih tinggi.   Implementation of basketball extracurricular learning at SMA Santo Mikael, Sleman, Yogyakarta.   Abstract: The purpose of this study is to describe and interpret the implementation of basketball extracurricular learning at SMA Santo Mikael, Sleman Regency, Yogyakarta which includes: (1) Planning, (2) Implementation, (3) Obstacles and (4) Results achieved from the Implementation of Football Extracurricular Learning basketball for students at SMA Santo Mikael, Sleman Regency, Yogyakarta. This research method is descriptive and qualitative. The subjects of this study were basketball coaches and students who were involved in basketball extracurricular activities. Collecting data using interviews, observation and documentation analysis of the research subjects. The results of the study are as follows: (1) Planning: Teachers/Coaches play an active role and are directly involved in planning the implementation of basketball extracurricular learning. In the implementation of basketball extracurricular activities, Physical Education teachers are assisted by the head of the sports field, to carry out obligations according to their respective duties and functions. (2) The implementation of learning begins with preparations made by the school including the principal's policy regarding the implementation of the basketball extracurricular program, preparation of facilities and infrastructure, preparation of instructors and preparation of funds. While the preparation of the instructor is the preparation of materials and tools needed in the implementation of basketball extracurricular activities. (3) The obstacle in implementing basketball extracurricular learning is the lack of funding from schools to support the implementation of basketball extracurricular learning. (4) The results achieved from the implementation of basketball extracurricular learning at SMA Santo Mikael are increasing knowledge in basketball and fostering the enthusiasm of students to produce higher academic and non-academic achievements.
Mungkinkah gender mempengaruhi hasil belajar barbahasa anak? Syarief Fajaruddin; Heri Retnawati; Eko Wahyunanto Prihono; Eri Yusron; Yuli Prihatni
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v9i2.12273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh jenis kelamin terhadap hasil belajar bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab pada tingkat MTs/SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kauantitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Gunungkidul tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah sampel sebanyak 118. Data dianalisis menggunakan Uji Analisis Varian Multivariate (MANOVA). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab berdasarkan jenis kelamin. Jenis kelamin tidak berpengaruh pada hasil ujian Bahasa Indonesia, sedangkan pada hasil ujian Bahasa Inggris dan Bahasa Arab berpengaruh secara signifikan.   Could gender affect children's language learning outcomes?   Abstract: This study aims to describe the effect of gender on learning outcomes of Indonesian, English, and Arabic at the MTs/SMP level. The study used a quantitative approach with the research subjects being graded IX students of Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Gunungkidul in the academic year 2021/2022 with a total sample of 118. The data were analyzed using the Multivariate Analysis of Variance Test (MANOVA). The analysis results show significant differences in learning outcomes of Indonesian, English, and Arabic based on gender. Gender has no effect on the Indonesian language test results, while the English and Arabic tests have a significant effect.

Page 1 of 1 | Total Record : 10