cover
Contact Name
inggar prayoga
Contact Email
inggar.prayoga@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipsi@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
ISSN : 20861109     EISSN : 25811541     DOI : -
JIPSi: Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi is an academic journal published two times annually (December and June) by Faculty of Social and Political Studies (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Komputer Indonesia. This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on Political and Communications studies.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
ISU KELANGKAAN AIR DAN ANCAMANNYA TERHADAP KEAMANAN GLOBAL Martha, Jesicca
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.543

Abstract

Since the 1970s, environmental issues have become one of the important issues discussed in International Relations Studies, even becoming increasingly important at this time. International Relations’ scholars explained, nowadays, global security is not only threatened by wars, territorial seizures, or other military action. Global security can also be disturbed by non-traditional issues, one of which is environmental issues. The issue of water scarcity became warmly discussed because water became a vital necessity required by all the inhabitants of the world and could not be replaced by other resources. In this short paper, the author try to explore the reasons water scarcity issues can threaten global security and create conflict. The author uses qualitative research methods with literature study techniques. The result is water scarcity can threaten global security because of competition from countries to control the resources of the increasingly limited number of water. In this paper, the author also uses the theory of realism, especially egosentrism.Sejak 1970-an, isu lingkungan hidup menjadi salah satu isu penting yang dibahas dalam Studi Hubungan Internasional, bahkan menjadi semakin penting pada saat ini. Para penstudi Hubungan Internasional menyadari bahwa saat ini, keamanan global tidak hanya terancam oleh karena peperangan, perebutan wilayah, atau aksi militer lainnya. Keamanan global dapat terganggu pula oleh adanya isu-isu non-tradisional, salah satunya isu lingkungan hidup. Isu kelangkaan air pun menjadi hangat dibahas karena air menjadi kebutuhan vital yang dibutuhkan oleh semua penduduk dunia dan tidak dapat digantikan oleh sumber daya lainnya. Di dalam tulisan ini, penulis mencoba untuk menggali alasan isu kelangkaan air dapat mengancam keamanan global dan menciptakan konflik. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik studi pustaka/literatur. Dari penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa kelangkaan air ternyata dapat mengancam keamanan global karena adanya persaingan dari negara-negara untuk menguasai sumber daya air yang jumlahnya semakin terbatas. Dalam tulisan ini, penulis pun menggunakan teori realisme, khususnya egosentrisme.
EPIDEMI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) SEBAGAI POTENSI ANCAMAN BIOWEAPONS & BIOTERRORISM DI ASIA TENGGARA Anggraini, Melaty; Irawan, Angga Danu Fadil
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.544

Abstract

HIV is now more than a quarter-century old. The disease has killed 20 million people worldwide, and it is estimated that 40 million more are infected with HIV (human immunodeficiency virus), the virus that causes AIDS. As the potential securitization on „Health as Security Threat‟ The broad scale of the epidemic leads the United Nations Security Council to do historical effort by adopting 1308 resolution that not only stated health issue in the first time, but also specifically linked the spread of HIV and AIDS to nurture peace and global security. On this paper, the writer would analysis a potential of the HIV on "weaponization" probably as a bioweapons threat on biowarfare potential on South East Asia region.Fenomena penyebaran HIV sekarang berumur lebih dari seperempat abad. Penyakit ini telah membunuh 20 juta orang di seluruh dunia, dan diperkirakan 40 juta lebih orang terinfeksi HIV (human immunodeficiency virus), virus penyebab AIDS. Sebagai proses sekuritisasi yang potensial dalam 'Health as Security Threat' , Skala epidemi yang luas membuat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan upaya historis dengan mengadopsi resolusi 1308 yang tidak hanya menyatakan sebagai masalah kesehatan untuk pertama kalinya, namun juga secara khusus terkait dengan penyebaran HIV Dan AIDS untuk memelihara perdamaian dan keamanan global. Pada makalah ini, penulis akan menganalisis potensi HIV terhadap 'senjata' mungkin sebagai ancaman bioweapon terhadap potensi biowarfare di kawasan Asia Tenggara.
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT DI BURSA EFEK INDONESIA Suryanto, Suryanto; Muhyi, Herwan Abdul
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.548

Abstract

This study aims to determine the volume of stock trading before and after the stock split on the Indonesia Stock Exchange. The research method used a quantitative approach to verification research type. Primary data obtained from the observation of trading volume of shares. While secondary data obtained through documentation report, and literature study. This study is an event study of stock trading volume activity 5 days before and after issuers do the stock split. Data analysis was performed using nonparametric statistical test of Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the average trading volume activity before and after stock split shows the market tends to react negatively. The negative public perception of the stock split is due to several things, among others: (a) The stock does not have good fundamentals (overpriced); (b) Bearish market condition, as well as the unfavorable condition of the Indonesian economy, make investors unwilling to invest in the capital market. There is a significant difference of stock trading volume before and after the stock split announcement as measured by trading activity volume. However, the difference is not to increase trading volume activity, but instead lower trading volume activity.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume perdagangan saham sebelum dan sesudah stock split di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian verifikatif. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan volume perdagangan saham. Sedangkan data sekunder diperoleh malalui dokumentasi laporan, dan studi literatur. Penelitian ini merupakan event study dari aktivitas volume perdagangan saham 5 hari sebelum dan sesudah emiten melakukan stock split. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah stock split memperlihatkan pasar cenderung bereaksi negatif. Rekasi negatif dari masyarakat terhadap stock split ini dikarenakan beberapa hal, antara lain: (a) Saham tersebut memang tidak memiliki fundamental yang bagus (overpriced); (b) Kondisi pasar yang bearish serta keadaan perekonomian Indonesia yang kurang baik membuat keenganan investor untuk berinvestasi di pasar modal. Terdapat perbedaan yang signifikan volume perdagangan saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split yang diukur dengan trading volume activity. Namun, perbedaan tersebut bukannya menambah trading volume activity, tetapi justru menurunkan trading volume activity.
PERAN AGENDA SETTING MEDIA MASSA DALAM KEBIJAKAN PENETAPAN HARGA ECERAN TERTINGGI (HET) BERAS OLEH PEMERINTAH Martha, Triagustina; Irwansyah, Irwansyah
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.549

Abstract

In daily life - the mass media presents a variety of information, news, issues, events that occur in society. Technological developments that make it easier for people to receive information quickly make people more open with a variety of information. The mass media agenda that preaches an information event issue can have an impact on the determination of government policy. Agenda setting describes the strength, influence, the media are very strong against the formation of public opinion because the media put pressure on an event then the media can influence the audience to assume important. The media setting agenda has a role in determining the government's policy of setting the rice HET. Rice is a basic necessity of Indonesian society, so any issues related to rice will cause a polemic. The media considers rice issues to be a potential media agenda for priority. Moreover, the regulation on rice stipulation has not existed before and this regulation has been proven in the last 5 months has experienced 3 changes.Dalam kehidupan sehari – hari media massa menyajikan beragam informasi, berita, isu, peristiwa yang terjadi di masyarakat. Perkembangan teknologi yang memudahkan masyarakat menerima sebuah informasi dengan cepat menjadikan masyarakat semakin terbuka dengan berbagai macam informasi. Agenda media massa yang memberitakan suatu isu peristiwa informasi dapat berdampak terhadap penentuan kebijakan pemerintah. Agenda setting menggambarkan kekuatan, pengaruh, media yang sangat kuat terhadap pembentukkan opini masyarakat karena media memberi tekanan pada suatu peristiwa maka media dapat mempengaruhi khalayak untuk mengganggap penting. Agenda setting media mempunyai peranan dalam penentuan kebijakan pemerintah dalam menetapkan HET beras. Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, maka isu apapun yang berkaitan dengan beras akan menimbulkan polemik. Media menganggap berita isu mengenai beras menjadi agenda media yang potensial untuk diprioritaskan terlebih lagi peraturan mengenai penetapan beras belum ada sebelumnya dan peraturan ini terbukti dalam 5 bulan terakhir ini telah mengalami 3 kali perubahan.
INTERPRETASI TEKS ÉLING-ÉLING MANGKA ÉLING (Analisis Semiotik Michael Riffaterre Mengenai Interpretasi Teks Éling-éling Mangka Éling Pupuh Asmaradana Karya R.A Bratawijaya) Solihin, Olih; Ramdhani, Imanuddin
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.550

Abstract

This study aims to describe heuristic readings, hermeneutic readings, matrices, models, variants, and hipograms in Asmarandana "Éling-éling Mangka Éling". This research is literature research because of primary data and secondary data of books or related documents.The approach in this research is semiotic approach. This research data is bait and row in Asmarandana pupil of R.A Bratawijaya which analyzed by Semiotika Michael Rifaterre. Source of data derived from the book GUGURITAN essay Ajip Rosidi. Data acquired by observation, heuristic and hermeneutic readings. Data were analyzed by using qualitative descriptive analysis technique.The results showed (1) This heuristic reading tells about compassion to fellow human beings and advises. (2) The result of hermeneutic reading shows the meaning contained in Asmarandana pupil is about the image of a human who has a sense of regret. (3) The matrix in this poem is compassion. The model in this poem is the lust that becomes a sense of regret. The variant is found on the first stanza of the fourth line and the second line of the second line. (4) Hipogram in this poem is the condition of a human being who has a sense of joy in the life of his life.Suggestions that can be reviewed is in conducting research with semiotic analysis devoted to the community to be more thorough in reading a text. For the University to be divided. Semiotics in Qualitative Research Methods. For further research to give more attention in his research.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, matrik, model, varian, dan hipogram di Asmarandana "Éling-éling Mangka Éling". Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan karena data primer dan data sekunder berupa buku atau dokumen terkait. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotik. Data penelitian ini berupa umpan dan deretan pada siswa Asmarandana R.A Bratawijaya yang dianalisis oleh Semiotika Michael Rifaterre. Sumber data berasal dari buku ajar GUGURITAN Ajip Rosidi. Data diperoleh dengan observasi, pembacaan heuristik dan hermeneutik. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan (1) Bacaan heuristik ini menceritakan tentang kasih sayang kepada sesama manusia dan nasihatnya. (2) Hasil pembacaan hermeneutik menunjukkan makna yang terkandung dalam murid Asmarandana adalah tentang citra manusia yang memiliki rasa penyesalan. (3) Matriks dalam puisi ini adalah kasih sayang. Model dalam puisi ini adalah nafsu yang menjadi rasa penyesalan. Varian ini ditemukan pada bait pertama dari baris keempat dan baris kedua dari baris kedua. (4) Hipogram dalam puisi ini adalah kondisi seorang manusia yang memiliki rasa sukacita dalam kehidupan hidupnya. Saran yang bisa ditinjau adalah dalam melakukan penelitian dengan analisis semiotik yang dikhususkan masyarakat agar lebih teliti dalam membaca teks. Agar Universitas bisa dibagi. Semiotika dalam Metode Penelitian Kualitatif. Untuk penelitian lebih lanjut untuk lebih memperhatikan penelitiannya.
EMPLOYEE RELATIONS PADA KOPERASI-KOPERASI DI KABUPATEN PANGANDARAN Muhyi, Herwan Abdul; Suryanto, Suryanto
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.551

Abstract

This study aims to determine and describe the condition of employee relations from the point of view of communication. How employees express themselves to the environment both as a communicator and as a communicant. This study uses a qualitative approach to describe the actual conditions occur in more depth. The informants in this study are leaders and employees of the cooperatives in Pangandaran Regency. Triangulation techniques are used in order to test the validity of data.The results showed that the ability of employees in maintaining relationships between employees both vertically, horizontally and diagonally quite well. In terms of communication they are able to act as active communicators and listeners. However, there is an interruption when the other person has not finished talking and some employees are less able to deliver the message descriptively.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi employee relations dari sudut pandang komunikasi. Bagaimana karyawan mengekspresikan dirinya terhadap lingkungannya baik sebagai komunikator maupun sebagai komunikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan kondisi yang sesungguhnya terjadi secara lebih mendalam. Adapun informan pada penelitian ini adalah pimpinan dan para karyawan koperasi-koperasi di Kabupaten Pangandaran. Teknik triangulasi digunakan dalam rangka menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan karyawan dalam menjaga hubungan antar karyawan baik secara vertikal, horisontal dan diagonal cukup baik. Dalam hal komunikasi mereka mampu berperan sebagai komunikator dan pendengar yang aktif. Namun demikian masih terjadi interupsi ketika lawan bicara belum selesai bicara dan beberapa karyawan kurang mampu menyampaikan pesan secara deskriptif.
21st CENTURY STATECRAFT: DIPLOMASI DIGITAL AMERIKA SERIKAT ERA PRESIDEN OBAMA Fitriah, Putri Athifah; Haryanto, Agus
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v7i2.552

Abstract

The proliferation of information and communication technology has affected on the implementation of diplomatic practice. The rising of internet and social media have made diplomats and foreign policy practitioners easier for taking place in international arena. The gap between United State of America and Arab and Moeslim world has made President Obama to commit to make a more transparent and opened government to international public. To actualize his commitement, State Department of USA initiates 21st Century Statecraft as form of Obama's commitment. This research discusses 21st Century Statecraft as digital diplomacy of USA through the use of technology.Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi pelaksanaan praktik diplomatik. Maraknya media internet dan media sosial telah membuat diplomat dan praktisi kebijakan luar negeri lebih mudah untuk melakukannya di arena internasional. Kesenjangan antara Amerika Serikat dan Arab dan dunia Moeslim telah membuat Presiden Obama berkomitmen untuk membuat pemerintahan yang lebih transparan dan terbuka ke publik internasional. Untuk mengaktualisasikan komitmennya, Departemen Luar Negeri AS memprakarsai 21st Century Statecraft sebagai bentuk komitmen Obama. Penelitian ini membahas 21st Century Statecraft sebagai diplomasi digital USA melalui pemanfaatan teknologi.
Ekologi Politik Dalam Komunikasi Politik Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 Slamet, Adiyana
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v8i1.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai eksploitasi isu perubahan lingkungan Sungai Citarum karena konsekuensi kebijakan politik untuk meyakinkan hati pemilih dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, penelusuran data online, obervasi partisipatif dan dokumentasi. yang kemudian dianalisis secara sesuai dengan metode studi kasus. Penelitian ini menunjukan bahwa isu perubahan lingkungan karena konsekuensi politik menjadi komoditas untuk meyakinkan hati pemilih dalam komunikasi politik menjelang pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018. Proses komunikasi Politik Kandidat Gubernur dengan memanfaatkan isu ekologi politik revitalisasi Sungai Citarum menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018 menggunakan media dan tatap muka langsung dengan pemilih terutama pemilih yang berdekatan dengan sungai Citarum, seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung. Realitas isu ekologi politik revitalisasi Sungai Citarum menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018 hampir semuanya memanfaatkan isu penangulangan tercemarnya sungai Citarum, terlebih lagi komunikasi politik pemerintah pusat dengan keluarnya kebijakan mengenai rehabilitasi sungai Citarum juga sebagai isu strategis bagaimana relasi kebijakan pemerintah p
Diplomasi Kebudayaan Indonesia dalam Proses Pengusulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO Sutantri, Sintia Catur
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v8i1.876

Abstract

Artikel ini mengkaji diplomasi kebudayaan Indonesia dalam proses pengusulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Pembahasan meliputi deskripsi tentang aktifitas yang dilakukan oleh para aktor selama proses pengusulan menggunakan elemen budaya sebagai sebagai soft power untuk mencapai kepentingan nasional. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengkaji berbagai upaya dalam proses pengusulan yang dilakukan sejak tahun 2014 sampai dengan akhir Maret 2018 menggunakan konsep diplomasi kebudayaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya diplomasi kebudayaan yang dilakukan oleh aktor negara dan aktor non negara membantu proses pengusulan terutama dalam tahap penyusunan dan penyempurnaan naskah usulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang diajukan secara tunggal oleh Indonesia
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL TERHADAP KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SDLB KOTA BANDUNG Hadi, Saiful
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v8i1.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Kompetensi Profesional Terhadap Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling di SDLB Kota Bandung. Penelitian Yang Mendasari pegembangan Model Pelatihan Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SDLB Dalam Menerapkan Prinsip Bimbingan Dan Konseling. Penelitian ini diharapkan juga memberikan gambaran mengenai kinerja guru bimbingan dan konseling di SDLB, sehingga memperoleh input untuk pengembangan model diklat Guru Bimbingan dan Konseling SDLB. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksplanation. Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan angket sebagai alat pengumpul data utama, gunanya untuk mrnghimpun data atau informasi yang berhubungan dengan dimensi-dimensi dan indikator-indikator yang telah ditentukan. Pengumpulan data di lapangan dilaksanakan pada tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru bimbingan dan konseling, dengan kekuatan hubungan yang sedang.

Page 6 of 19 | Total Record : 183