cover
Contact Name
Roma Irawan
Contact Email
romairawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
romairawan@fik.unp.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Hamka, Air Tawar, Padang 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Performa Olahraga
ISSN : 25286102     EISSN : 2714660X     DOI : https://doi.org/10.24036/po
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Performa Olahraga adalah publikasi online dan cetak yang berisi artikel ilmiah bidang ilmu kepelatihan, manajemen olahraga, filsafat, pedagogi, fisiologi, biomekanika, psikologi, dan sosiologi olahraga. Terbit dua kali setahun edisi Januari-Juni dan edisi Juli-Desember. Jurnal berisi naskah hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian teori, atau aplikasi Iptek Kepelatihan olahraga.
Articles 162 Documents
EVALUASI PEMBELAJARAN PADA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG TAHUN 2016 Maidarman Maidarman
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo54019

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi pelaksanaan pembelajaran Semester Juli- Desember 20016 di Fakultas Ilmu Keolahragaan Unuversitas Negeri Padang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang dilakukan secara formal melalui pengumpulan data dan mendeskripsikanya. Evaluasi dilakukan pada aspek Kegiatan Awal Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran, dan Penilaian Hasil Belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian (1) Prodi Penjaskesrek, Kegiatan Awal Pembelajaran dengan nilai rerata 4,33 , Pelaksanaan Pembelajaran nilai rerata 4,27, dan Penilaian Hasil Belajar dengan nilai rerata 4,28. (2) Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Kegiatan Awal Pembelajaran nilai rerata 4,28, Pelaksanaan Pembelajaran nilai rerata 4,23, dan Penilaian Hasil Belajar rerata 4,24, (3) Prodi Ilmu Keolahragaan, Kegiatan Awal Pembelajaran nilai rerata 4,32 , Pelaksanaan Pembelajaran dengan nilai rerata 4,17, dan Penilaian Hasil Belajar dengan nilai rerata 4,18. , (4) Pada prodi Pendidikan Olahraga (S2), Kegiatan Awal Pembelajaran nilai rerata 4,32, Pelaksanaan Pembelajaran 4,17 dan Penilaian Hasil Belajar 4,18. Secara keseluruhan ke empat prodi yang ada pada Fakultas Ilmu Keolahragaan mendapat nilai baik.
VALIDITAS DAN RELIABILITAS TES BATTING CABANG OLAHRAGA KRIKET ”DRIVE SHOT CRICKET BATTING TEST” Romi Mardela; roma irawan
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo56019

Abstract

Cabang olahraga (cabor) Kriket adalah salah satu cabang yang baru berkembang, oleh karena itu penting untuk membuat alat ukur tes keterampilan pada cabor tersebut. Sehingga nantinya peningkatan prestasi dapat terus dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Validitas dan Reliabilitas Tes Keterampilan Batting atau memukul bola Kriket dengan tes yang diberi nama ”Drive Shot Cricket Batting Test” dimana penelitian ini akan dilaksanakan pada atlet Tim Kriket Sumatera Barat. Populasi penelitian berjumlah 34 orang, penarikan sampel menggunakan teknik Total Sampling di mana semua populasi dijadikan sampel. Pengambilan data dilakukan dengan pelaksanaan tes kemampuan Batting. Data di ambil sebanyak dua kali pelaksanaan untuk mencari validitas dan reliabilitas. Hasil tes yang dirancang dengan nilai kriterium menggunakan judgement (pakar) dengan membuat kisi-kisi tes dengan fase awal, fase inti dan fase akhir. Untuk reliabilitas tes dalam penelitian ini dicari dengan mengkorelasikan nilai hasil tes Kemampuan Batting dengan nilai Tes Keterampilan Batting, menggunakan rumus Product Moment. Selanjutnya menentukan norma penilaian dengan rumus Skala 5. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, tingkat Validitas Tes Batting Cabang Olahraga Kriket “Drive Shot Kriket Batting Test” pada Atlet Kriket Sumatera Barat diperoleh sebesar 0,642 (baik). Kedua, tingkat Reliabilitas Tes Batting Cabang Olahraga Kriket “Drive Shot Kriket Batting Test” pada Atlet Kriket Sumatera Barat, di peroleh sebesar 0,740 (dapat diterima).
AKTIVITAS FISIK SUKU MENTAWAI PEDALAMAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI PROVINSI SUMATERA BARAT umar kepel; Laydi Yulifitrya
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo57019

Abstract

Penelitian ini menggunakan acuan kualitatif. Teknik dan alat pengumpulamn data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data yang dipergunakan berdasarkan teori Spradley. Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa, aktivitas fisik yang dilakukan oleh Suku Mentawai Pedalaman sangat menentukan kelangsungan hidup mereka. Suku Mentawai Pedalaman mempunyai keterampilan dan kemampuan fisik yang sangat prima dibandingkan orang “luar” (masyarakat biasa), hal ini sama seperti yang dilakukan seseorang yang melakukan aktivitas olahraga sehari-hari. Suku Mentawai Pedalaman melakukan berbagai aktivitas fisik mempunyai tujuan yaitu mendapatkan hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup, sementara seseorang melakukan aktivitas olahraga sehari-hari mempunyai tujuan untuk membentuk kebugaran jasmani yang mempunyai tujuan akhir yaitu prestasi. Dengan demikian diharapkan kepada para pengambil kebijakan penggerak dan pemerhati olahraga agar dapat mengembangkan kemampuan untuk mengeploitasi dan menyalurkan kemampuan berolahraga yang terpendam dalam diri Suku Mentawai Pedalaman.
INDUSTRIALISASI DAN KOMERSIALISASI DALAM OLAHRAGA Yanuar Kiram
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo58019

Abstract

Olahraga telah menjadi bagian hidup masyarakat dunia dan menjadi budaya, serta profesi. Olahraga telah berubah dari kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan primer. Populasi pelaku olahraga telah merambah kepada semua tingkatan usia. Olahraga telah masuk ke area politik, ekonomi dan pariwisata. Kondisi demikian tidak terlepas dari dampak perbaikan pendidikan dan perbaikan ekonomi masyarakat. Peningkatan dan perluasan pendidikan, telah membuka cakrawala berpikir masyarakat akan manfaat dan pentingnya olahraga bagi individu dan masyarakat. Perbaikan ekonomi masyarakat, mengakibatkan daya beli/daya bayar masyarakat terhadap pilihan dan kebutuhan perlatan olahraga semakin meningkat. Peran media massa, terutama media elektronik, telah berperan dalam memberikan akselerasi terhadap perkembangan tersebut. Media massa telah menyebarluaskan dan memobilisasi berbagai informasi tentang olahraga. Perkembangan olahraga sebagaimana yang dikemukakan di atas, telah menyebabkan terjadinya pergeseran paradigma terhadap pembangunan dan pengembangan olahraga. Olahraga tidak lagi hanya merupakan aktifitas untuk pemeliharaan kesehatan bahkan bagi negara maju olahraga menjadi salah satu kekuatan ekonomi mereka. Amerika Serikat, Cina, Inggris, Perancis, Jerman, Korea Selatan, merupakan beberapa negara yang telah mengubah paradigma pembangunan dan pengembangan olahraga menuju suatu kekuatan ekonomi.
PENGARUH PEMBERIAN UMPAN BALIK (FEEDBACK) LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN GROUNDSTROKE Suci Nanda Sari
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo59019

Abstract

Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet yang mengikuti latihan tenis di kota padang, sedangkan sampel diambil dengan proportional random sampling sehingga sampel yaitu terdiri dari 2 klub tenis yang ada dikota padang yaitu klub tenis Semen padang dan PTL Gor Agus Salim. Tes yang digunakan adalah tes kemampuan groundstroke tenis lapangan yang terdiri dari tes forehand dan backhand. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t Dependent dan Independent sample. Hasil analisis data ditemukan bahwa: (1) Pemberian feedback langsung memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemempuan groundstroke tenis lapangan (2) Pemberian feedback tidak langsung memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemempuan groundstroke tenis lapangan (3) Pemberian feedback langsung tidak lebih efektif dibanding dengan feedback tidak langsung terhadap kemampuan groundstroke atlet tenis kota padang dan peningkatan rata-rata feedback langsung adalah 7,9 dan untuk feedback tidak langsung sebesar 5,25.
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN GERAK FUNDAMENTAL ANAK TAMAN KANAK-KANAK MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN Uray Gustian; Fitriana Puspa Hidasari
Performa Vol 2 No 02 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo60019

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model permainan untuk mengoptimalkan pencapaian perkembangan gerak fundamental anak taman kanak-kanak. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang terbagi dalam dua tahapan yaitu tahap pra-pengembangan dan tahap pengembangan. Tahap pengembangan terdiri dari penyusunan draft, validasi ahli, ujicoba skala terbatas, ujicoba skala luas, dan ujicoba operasional. Validasi ahli dilakukan melibatkan dua orang ahli dengan menggunakan teknik forus group discussion (FGD). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada tahap pra-pengembangan menggunakan pedoman wawancara, catatan lapangan sedangkan pada tahap pengembangan menggunakan angket dan Instrumen untuk mengukur tingkat keterampilan gerak anak menggunakan Fundamental Motor Pattern Assesment Instrument. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif (statistik). Hasil dari pengembangan model permainan Secara keseluruhan penilaian dari para ahli diperoleh nilai 169 (80%) termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil ujicoba skala terbatas menunjukan secara aspek substantif tergolong baik 14, 6 dan secara aspek pelaksanaan tergolong baik 49,9 sedangkan pada ujicoba skala luas menunjukan secara aspek substantif tergolong baik 14, 6 dan secara aspek pelaksanaan tergolong baik 49,3.
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN SEPAKBOLA Afrizal S
Performa Vol 2 No 01 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo61019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara kecepatan dan kekuatan otot tungkai sebagai dua variabel bebas terhadap kemampuan tendangan sepakbola sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan pada Tim Sepakbola Universitas Negeri Padang (PS-UNP). Pelaksanaan penelitian berdasarkan analisis korelasi dengan taraf signifikan alpha 0,05. Pengambilan sampel dengan cara total sampling mengingat jumlah populasi yang relatif kecil. Pengambilan data kecepatan menggunakan tes lari jarak 50 yard, untuk data kekuatan otot tungkai memakai peralatan leg extention, sedangkan kemampuan tendangan sepakbola menggunakan Sepak Jauh. Pengujian hipotesis penelitian dengan menggunakan teknik analisis korelasi dan analisis korelasi ganda, menyimpulkan bahwa ketiga hipotesis yang diajukan ditolak. Dengan demikian, (1) terdapat hubungan antara kecepatan dengan kemampuan tendangan sepakbola, karena r yang didapat 0,87 dengan memberi kontribusi 76%, (2) terdapat hubungan yang berarti antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan sepakbola, karena r yang dihasilkan 0,49 dengan memberi kontribusi 27%, (3) kecepatan secara bersama-sama dengan kekuatan otot tungkai mempunyai hubungan yang berarti dengan kemampuan tendangan sepakbola, karena r yang dihasilkan sebesar 0,68 dan memberi kontribusi sebesar 99%. Temuan penelitian ini adalah kecepatan, kekuatan otot tungkai, secara bersama-sama antara kecepatan dan kekuatan otot tungkai mempunyai hubungan yang berarti dengan kemampuan tendangan sepakbola.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN, DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN HASIL LOMPAT JAUH GAYA MENGGANTUNG Argantos Argantos; Muhammad Hidayat Z
Performa Vol 2 No 01 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo62019

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan yang dilakukan pada atlet PPLP Sumatera Barat menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai, kelentukan dan kekuatan otot perut yang dimiliki atlet PPLP Sumatera Barat masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai, kelentukan, dan kekuatan otot perut dengan hasil lompat jauh gaya menggantung atlet PPLP Sumatra Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet sepakbola PPLP Sumatera Barat yang berjumlah 23 orang. Pengambilan sampel dilakukan seluruh atlet sepak bola PPLP Sumbar, dengan jumlah sebanyak 23 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, flexiometer untuk mengukur kelentukan, sit-up 30 detik untuk mengukur kekuatan otot perut, melakukan lompt jauh sebanyak 3 kali lompatan, hasil yang terbaik diambil dari jarak lompatan terjauh. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) daya ledak memiliki hubungan dengan kemampuan lompat jauh, rxy= 0,53 > rtab = 0,41, thitung = 7,15 > ttabel = 2,07, (R2) 0,27 daya ledak berkontibusi sebesar 27,9%. (2) kelentukan memiliki hubungan dengan kemampuan lompat jauh, rxy= 0,75 > rtab = 0,41, thitung = 11,95 > ttabel = 2,07, (R2) 0,564 kelentukan berkontribusi sebesar 56,4 %. (3) kekuatan otot perut memiliki hubungan dengan kemampuan lompat jauh, rxy= 0,67 > rtab = 0,41, thitung = 9,05 > ttabel = 2,07, (R2) 0,38 kekuatan otot perut berkontribusi sebesar 38,1%. (4) ketiga elemen kondisi fisik secara bersama-sama memiliki hubungan dengan kemamappuan lompat jauh, rxy= 0,83 > rtab = 0,41, Fhitung = 14,34 > Ftabel 3,03, (R2) 0,69 dan memberikan hubungan secara bersama-sama sebesar 69,4 % terhadap kemampuan lompat jauh.
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN PINGGANG TERHADAP KEMAMPUAN START RENANG GAYA BEBAS ATLET WOMENS SWIMMING CLUB Maidarman Maidarman
Performa Vol 2 No 01 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo63019

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari prestasi perenang sprinter putra Women’s Swimming Club Padang yang belum memenuhi harapan. Kemampuan start renang gaya bebas dipengaruhi oleh beberapa faktor khususnya kualitas daya ledak otot tungkai dan kelentukan pinggang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar sumbangan daya ledak otot tungkai dan kelentukan pinggang terhadap kemampuan start renang gaya bebas. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik studi korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet renang gaya bebas jarak pendek putra berprestasi di Women’s Swimming Club Padang dengan jumlah 12 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan teknik tes dan pengukuran. Data yang diperoleh akan diolah dengan uji sigfikansi melalui teknik analisis korelasi product moment. Berdasarkan analisis data, deskripsi, pengujian hasil penelitian, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Daya ledak otot tungkai berkontribusi terhadap kemampuan start renang gaya bebas atlet putera di Women’s Swimming Club Teratai Padang sebesar 59,29%. (2) Kelentukan pinggang berkontribusi terhadap kemampuan start renang gaya bebas atlet putera di Women’s Swimming Club Teratai Padang sebesar 48,031%. (3) Daya ledak otot tungkai dan kelentukan pinggang secara bersama-sama berkontribusi terhadap kemampuan start renang gaya bebas atlet putera di Women’s Swimming Club Padang sebesar 38,44%.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BOLABASKET Erman Efendi
Performa Vol 2 No 01 (2017): Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo64019

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah tingkat penguasaan teknik keterampilan bermain bolabasket yang belum optimal yang antara lain dipengaruhi oleh kelincahan dan koordinasi mata-tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kontribusi kelincahan dan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan bermain bolabasket. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 3 Pekanbaru dengan jumlah populasi sebanyak 70 orang. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling dimana sampel yang diambil telah ditetapkan terlebih dahulu, siswa putra kelas X dan kelas XI yang berjumlah 38 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Zig-zag run test (lari berkelok-kelok) untuk mengukur kelincahan, melemparkan bola ke dinding (ballwarfen-und fangen) untuk mengukur koordinasi mata-tangan dan keterampilan bermain bolabasket diukur dengan tes keterampilan bermain bolabasket untuk siswa SMA dengan item tes menggiring bola dengan rintangan, passing ke dinding dan memasukan bola ke ring selama satu menit. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Kelincahan memberikan kontribusi yang berarti (61,9%) terhadap keterampilan bermain bolabasket. (2) Koordinasi mata-tangan memberikan kontribusi yang berarti 78,9% terhadap keterampilan bermain bolabasket. (3) Kelincahan dan koordinasi mata-tangan secara bersama-sama memberikan kontribusi yang berarti (85,5%) terhadap keterampilan bermain bolabasket.

Page 3 of 17 | Total Record : 162